Postingan

Menampilkan postingan dengan label sekolah

FEATURES

Selalu Mengabadikan Untuk Bersyukur

Gambar
Gontor, saya amati, punya tradisi untuk mengabadikan. Di setiap peristiwa pasti ada dokumentasinya. Bahkan di belakangnya selalu ada spanduk yang menjelaskan peristiwa itu. Oleh: Mochamad Yusuf* Seperti tradisi foto bareng kelas, angkatan atau sebuah peristiwa. Kalau dipikir buat apa, apalagi foto angkatan yang banyak orang. Tak terlihat. Maka mudah saja sekarang bagi Gontor untuk mengenang segala peristiwa baik di majalah tahunan, majalah bulanan dan lainnya. Gontor punya majalah tahunan Wardun, yang secara ajaib saya sudah punya sebelum anak saya jadi santrinya. Di Wardun itu ada rubrik menarik yang menampilkan segala sejarah dan kegiatan Gontor. Tradisi ini akhirnya ditiru santri dan alumninya. Mereka selalu mendokumentasikan segala kegiatan. Termasuk kedatangan mereka saat libur dari pondok. Jauh sebelum kenal Gontor pun, saya pun juga sudah punya kebiasaan untuk mengabadikan. Apa pun itu. Untung dulu saya kerja di perusahaan media, sehingga pinjam kamera digital yang masih mahal w...

MENGETAHUI & MEMILIH PESANTREN YANG TEPAT Buat Buah Hati Kita | Motivasi & Inspirasi Pendidikan

Gambar
Tahun sudah berganti, bahkan bulan sudah berganti. Tinggal menghitung beberapa waktu lagi, maka ganti tahun ajaran. Bagi yang putra/putrinya di tingkat atas, seperti kelas 6 SD dan 9 SMP, maka saatnya mulai berburu sekolah. Mungkin sudah agak terlambat, karena beberapa sekolah sudah membuka pendaftaran akhir tahun lalu. Namun mungkin gelombang berikutnya masih dapat mengikutinya. Salah satu alternatif pendidikan adalah dengan disekolahkan di Pesantren. Konsep berasrama yang membuat mereka bisa lebih fokus sekolah. Bahkan terbukti di masa pandemi ini, mereka tetap normal belajar. Belum keunggulan lain seperti tak terganggu gadget yang bisa mengakibatkan kecanduan. Namun ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum menyekolahkan di Pesantren. Pertama, harus mengenal jenis-jenis pesantren. Karena banyak ragamnya. Ada pesantren tahfidz, pesantren plus dll. Maka untuk jelasnya bisa melihat video ini: MENGENAL 7 JENIS PESANTREN - Jangan Salah Pilih! https://youtu.be/tJ2G3smHwcs Kedua, adal...

Sekolah Berasrama

Gambar
Beberapa tahun terakhir sepertinya ada peningkatan animo para pemuda untuk menempuh pendidikan di sekolah berasrama. Entah itu pondok atau boarding school/taruna. Seperti pondok Gontor tiap tahun meningkat yang mendaftar. Peningkatannya sampai ribuan. Padahal Gontor tidak mungkin meningkatkan kapasitasnya lebih banyak lagi. Sekolah kedinasan berasrama demikian juga. Bahkan peminatnya tetap banyak saat dibuka jalur mandiri. Padahal biaya jalur ini relatif mahal dan nantinya cari kerja sendiri. Ada banyak faktor penyebabnya. Tapi kisah-kisah keren seperti Harry Potter, Negeri 5 Menara dll menginspirasi para pemuda untuk ingin mengincipi suasana sekolah asrama. Sedang sekolah kedinasan akan semakin menarik terlebih jadi PNS terasa lebih asyik daripada pegawai swasta. Terlebih nanti UU Cilaka (Cipta Lapangan Kerja) di Omnibus Law diberlakukan. (Rasanya saya juga ingin membalikkan jam ke masa muda untuk sekolah di asrama, hehehe). Bagaimana menurut Anda?

Mengantar Anak Ke Sekolah

Gambar
Hal yang selalu saya suka di pagi hari sebelum berangkat kerja adalah: MENGANTAR ANAK KE SEKOLAH. Bahkan makin menikmatinya, seringkali saya tunggu-tunggu sejak malam sebelumnya. Saat mengantar mereka adalah waktu yang paling luar biasa untuk bercengkerama, berdekatan (naik motor), memberi nasehat, memarahi atau hal lainnya. Dan saya lihat mereka juga menyukainya. Sehingga sesaat setelah berangkat saya diam saja, anak-anak sudah protes, "Ayo Yah, bicara..." Karena itu dalam kondisi seperti ini, saya tidak mau pakai helm dan menutup muka. Karena selain dekat dan hanya lewat perkampungan, ini akan mengganggu komunikasi dengan mereka. Pagi ini saya akan merindukan hal ini... Karena meski hari ini kalender tidak merah, mereka sejak kemarin sampai Minggu akan libur. Ya, libur 4 hari, baru masuk Senin. Sedangkan saya tetap masuk seperti biasa. Btw, bagaimana dengan anak Anda? Libur atau masuk sekolah?

Mengapa Ada Tawuran Pelajar?

Gambar
Sebuah tawuran (perkelahian ramai-ramai) antar pelajar terjadi di Jakarta. Tapi kali ini memakan korban jiwa. Seorang siswa yang katanya tidak ikut-ikutan, makan dan mau mengambil motor yang diparkir di luar sekolah, jadi korban. Oleh: Mochamad Yusuf* Tawuran pelajar sebenarnya bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Sejak bapak-ibu kita sekolah, kita sekolah, sampai anak kita sekolah. Ya, namanya anak muda yang memiliki gairah, semangat dan belum dewasanya berpikir, maka mudah saja meletup emosinya. Biasanya pemicunya sepele: rebutan pacar, solidaritas teman, corps sekolah dll. Tapi meski begitu, tawuran seharusnya tidak ada. Kenyataannya tidak setiap kota ada tawuran pelajar. Seperti di Surabaya, sudah lama saya tidak dengar baik dari koran atau radio adanya tawuran. Minimal di radio saya pasti dengar, karena saya sering pantau sebuah radio swasta yang selalu mendapat input dari pendengarnya. Jangankan tawuran, ada mobil mogok saja, kita tahu. Saya kira untuk kasus Jakarta sangat k...

Rezeki Lancar Orang Tua Yang Anaknya Sekolah di Pondok Pesantren | Motivasi & Inspirasi Pendidikan

Gambar
Kini para santri baru Pondok Modern Gontor sudah mulai belajar. Bahkan juga santri dari Jawa yang ditempatkan di pondok cabang di luar Jawa. Demikian pula sebaliknya. Proses seleksi penerimaan santri baru usai sudah. Maka sekarang para wali kembali konsentrasi melakukan tugasnya yakni 3D. Daya, dana dan doa. Ini mungkin yang jadi kekhawatiran bagi sebagian wali yang anandanya ditempatkan jauh. Wali yang tinggal di Jawa dan anandanya di luar Jawa atau sebaliknya. Betul, saat penempatan menjadi tanggungan pondok. Namun saat liburan dan kembali ke pondok maka menjadi tanggungan wali. Ini perlu tambahan biaya seperti transportasi. Apalagi kelak boleh dikunjungi (mudifah), maka biaya mudifah cukup besar. Belum biaya mendadak yang dimintakan ananda. Seperti baju, sepatu, timba hilang dan lainnya. Sebenarnya wali cukup konsentrasi menjemput rezeki secara maksimal. Anak mondok malah wali bisa lebih fokus bekerja. Dan tentu diiringi doa agar pekerjaan lancar. Selanjutnya kita serahkan pada Alla...

Ke Gontor Putri 1, 2 & 3 di Ngawi dengan Kereta Api | Vlog Gontor

Gambar
Insya Allah tahun ini pemerintah mengizinkan untuk mudik. Bila mudik ke timur Jawa dari barat Jawa atau sebaliknya, pasti akan melewati Pondok Gontor Putri (GP) 1 & 2. Ya, kecuali lewat tol. Karena GP 1 & 2 berada di jalan nasional Surabaya - Solo. Maka angkutan umum paling mudah adalah menggunakan bus. Karena bisa turun persis di depannya. GP 1 & 2 ini memang paling enak transportasinya. Selain mudah diakses dengan mobil, stasiun kereta api juga tak terlalu jauh. Sehingga ada alternatif lain yakni menggunakan kereta api yang turun di stasiun Walikukun. Lalu dilanjutkan dengan Bentor atau ojek ke pondok. Jarak stasiun ke GP 1 & 2 adalah 8 km (GP 1 & 2 bersebelahan). Lebih dekat lagi kalau ke GP 3. Biayanya sekitar 20.000-30.000 rupiah. Kenyamanan, keamanan, tepat waktu dan kecepatan adalah keunggulan angkutan kereta api ini yang dapat jadi pertimbangan. Berikut kereta api yang berhenti di stasiun Walikukun: Sancaka Tambahan (jadwal sore, arah Surabaya), Ma...

Saat Liburan Sekolah Tiba bagi Santriwati Pondok Gontor Putri | Pondok Gontor

Gambar
Beberapa hari lagi ananda kita akan liburan akhir tahun ajaran. Mereka akan kembali ke rumah tercinta kita. Setelah hampir 2 semester tak bertemu secara langsung. Tentu ini sangat ditunggu. Karena ah... betapa rindunya kita pada mereka. Khususnya wali santri generasi Corona. Para santri yang masuk tahun 2020 kemarin. Mereka yang baru lulus SD/SMP sudah harus jauh dari kita sebagai orang tua dengan seabrek kegiatan. Biasanya bersama kita tiba-tiba harus jauh menuntut ilmu tanpa dapat dijenguk secara langsung. Kepulangan santri Gontor sangat unik. Dulu sebagai wali santri, kami cukup heran. Kenapa tak tinggal pulang saja. Atau langsung dijemput. Tapi kenapa harus bareng dengan teman sedaerah? Akhirnya saya pahami, bahwa itu etika Gontor untuk kembali menyerahkan kepengasuhan para santri kembali ke orang tuanya. Sekarang tanggung jawab kembali pada orang tua. Termasuk membuat dan mengawasi kegiatan selama seharian di rumah (ah, beraat..) Maka saat kepulangan itu akan diantar pula oleh pa...

Saat Santriwati Piket Bersih Lingkungan di Gontor Putri 1 | Vlog Gontor

Gambar
Saat pandemi ini saat ananda tak bisa dikunjungi, maka muncul rasa rindu yang memuncak. Sabar tinggal beberapa hari kok bisa bertemu kembali setelah selama 2 semester tak bisa bertemu. Maka kegiatan-kegiatan ringan yang dulu bisa kita saksikan saat kunjungan (mudifah) sekarang bisa jadi berharga. Sesuatu yang bisa jadi obat pelepas rindu. Yakni kegiatan piket bersih-bersih pondok saat sore hari. Tentu yang kita saksikan di lingkungan antara batas pagar dalam dan pagar luar. Yakni kita orang luar masih diizinkan masuk sebelum ananda keluar dari pagar dalam. Ya, Gontor Putri 1 memiliki 2 pagar. Tapi sekarang kedua pagar itu ditutup. Orang luar tidak bisa masuk ke dalam pagar luar sekslipun, yang dulu hanya pada pagar dalam. Mari kita saksikan kegiatan yang dilakukan oleh santriwati kelas 1-4 dengan ditemani 2 santriwati kelas 5 yang mendapat tugas membersihkan lingkungan sekitar pondok. Ini khusus di sore hari. Kalau di pagi hari hanya dilakukan oleh petugas piket rayon. Siapa tahu ada a...

Pelipur Kangen Di Awal Nyantri

Gambar
Masa-masa berat santri khususnya santri baru dimulai sekarang. Yakni sesaat setelah dimulai tahun ajaran baru. Bagi santri lama karena liburan cukup panjang (hampir 2 bulan), kebiasaan di rumah kadang masih mengikuti. Tapi saat bertemu teman-teman kembali, mereka lupa dan beraktivitas normal lagi. Namun tidak demikian bagi santri baru. Apalagi yang barusan lulus SD. Mereka masih tak percaya harus meninggalkan kampung halaman bahkan keluarga yang selama ini menaunginya. Ada rasa cemas, takut, kangen, terlebih di lingkungan yang sama sekali baru jauh dari rumah. Namun Pondok Modern Gontor sudah punya resepnya. Sejak langsung pembukaan tahun ajaran baru, langsung digenjot dengan berbagai kegiatan. Salah satunya dengan diadakannya PKA (Pekan Khutbatul ‘Arsy). Kegiatan Khutbatul ‘Arsy adalah kegiatan mengenalkan pesantren kepada masyarakat baik yang baru saja menghirup udara di pesantren maupun yang sudah lama, supaya mereka lebih mengenal, memahami dan menjiwai kembali jiwa-jiwa pesantren....

Suntikan Motivasi Kyai Sebagai Ilmu Kehidupan Yang Jarang Diajarkan di Sekolah | Pondok Gontor

Gambar
Saat ini ada beberapa daerah menggila kembali pandeminya. Rencana tahun ajaran baru, beberapa waktu lagi, dengan pembelajaran offline yang terbatas, bisa jadi mundur lagi. Di lain pihak para siswa yang belajar di pondok, tetap berjalan normal. Selain itu, ada yang menarik belajar di pondok itu. Seperti dikisahkan di buku 'Negeri 5 Menara', ada tokoh bernama Kyai Rais yang selalu memberi motivasi para siswanya. Sebuah ilmu kehidupan yang tak hanya berguna saat di pondok, tapi juga setelah di pondok. Selama kehidupannya kelak. Motivasi itu seperti 'Man Jadda wa Jadda'. Barangsiapa bersungguh-sungguh, Insya Allah akan mencapainya. Motivasi-motivasi seperti itu bertebaran di pondok, selain diucapkan Kyai dan para guru, juga ditempelkan di berbagai tempat. Seperti yang bisa kita lihat dalam video ini. https://youtu.be/AmOe4DnNGYo Ini salah satu kelebihan sekolah di pondok Gontor. Maka tak heran ustadz sekelas Ust Abdul Somad menyesal tak sekolah di Gontor. Kalau waktu bisa d...

Mengapa Saya Gagal Masuk PTN Lewat SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri? | Motivasi & Inspirasi Pendidikan

Gambar
Kemarin sore, Senin 14/6/2021, diumumkan kelulusan masuk PTN lewat jalur SBMPTN. Ada yang bahagia karena setelah berjuang siang malam akhirnya diterima di PTN favorit. Tapi banyak yang lebih sedih dan kecewa karena kali ini gagal menembus PTN. Bagi yang gagal, SBMPTN bukanlah akhir dari segalanya. Gunakanlah beberapa hari ini untuk rehat sejenak untuk merelakan semua. Berkumpul dengan teman-teman, siapa tahu ada informasi yang luput. Luangkan untuk mengerjakan hobi. Kata orang, 'heartbreak can be a good business'. Dan pupuk terus optimis. Karena masih banyak jalan untuk meraih harapan. Masih ada jalur-jalur lain lewat PTN. Atau browsing PTS-PTS yang tak kalah bagus dan menterengnya dengan PTN. Atau sekolah kedinasan yang banyak informasinya di channel ini. Sekarang belajar lagi dan bersiap lagi berjuang meraih cita-cita. Ada baiknya melihat kisah seseorang ini. Meski sudah berjuang habis-habisan baik lewat jasmani dan rohani, dunia maupun akhirat, dia gagal juga masuk PTN yang ...

Belajar Ilmu Kehidupan di Sekolah Berasrama Yang Jarang Diajarkan di Sekolah

Gambar
Saat ini ada beberapa daerah menggila kembali pandeminya. Rencana tahun ajaran baru, beberapa waktu lagi, dengan pembelajaran luring yang terbatas, bisa jadi mundur lagi. Di lain pihak para siswa yang belajar di sekolah berasrama seperti di pondok, tetap berjalan normal. Selain itu, ada yang menarik belajar di sekolah berasrama ini. Yakni belajar ilmu kehidupan. Seperti tangguh, mencari solusi, berkawan dll. Ilmu ini didapat saat bergaul dan hidup 24 jam dengan teman-teman sekolah. Juga didapat dari para pendidiknya. Seperti dikisahkan di buku 'Negeri 5 Menara', kisah yang diangkat dari kehidupan di Pondok Gontor. Ada tokoh bernama Kyai Rais. Beliau yang selalu memberi motivasi para siswanya. Sebuah ilmu kehidupan yang tak hanya berguna saat di sekolah, tapi juga setelah lulus dari sekolah. Motivasi itu seperti 'Man Jadda wa Jadda', barangsiapa bersungguh-sungguh, Insya Allah akan mencapainya. Motivasi-motivasi seperti itu bertebaran di pondok, selain diucapkan Kyai dan...

Membuat Kelas Produktif

Gambar
Ada hal yang menarik saat halal-bihalal di kampus kemarin. Ada kegiatan 'pembekalan' oleh psikolog Astrid Wiratna. Tema hari itu sebenarnya berat, "membentuk karakter bangsa dengan pendidikan." Tapi dia sendiri mengangkat tema ringan "membuat kelas produktif." Yang ingin saya garis bawahi dari pembekalannya Astrid adalah para guru di Amerika sangat worry kalau siswa-siswanya tidak jujur, tidak inisiatif, tidak kreatif dll. Mereka tidak worry kalau tidak bisa membaca, menulis, berhitung dll. Karena menurut mereka kemampuan seperti ini bisa dipelajari dengan intens hanya 6 bulan. Tapi karakter seperti jujur, integritas, kreatif, inisiatif harus dipelajari dalam waktu lama. Berapa lama? 15 tahun! Saya di situ sebenarnya sebagai dosen. Tapi saya tersentak sebagai orang tua yang anak-anak masih duduk di bangku SD. Betulkah saya jadi lebih care masalah kemampuan seperti menulis, membaca, rumus Archimedes dll? Tapi hati saya masih agak tenang, karena anak-anak seko...

19 Alasan Mengapa Harus Ke Pondok Pesantren | Motivasi & Inpirasi Pendidikan

Gambar
Hari-hari ini putra-putri, cucu, keponakan kita di SD SMP SMA sibuk bersiap menempuh ujian sekolah. Ujian sekolah SMP/SMPLB, SMA/SMALB, SMK, dan USBN SD diperkirakan mulai pertengahan bulan ini. Setelah itu mereka harus bersiap mencari sekolah lanjutannya. Kebanyakan mereka para siswa SD SMP akan melanjutkan ke sekolah negeri atau swasta favorit. Tapi ada alternatif lain. Yakni masuk pondok pesantren. Ada banyak keunggulan bersekolah di pesantren. Salah satunya mereka dibekali kemampuan bahasa asing. Bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Arab bukan sekedar dipelajari di sekolah, tapi langsung dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Maka pendidikan langsung praktek adalah paling efektif belajar bahasa asing. Selain itu terbukti di saat pandemi, mareka yang sudah me-'lockdown' sendiri di pondoknya tak terpengaruh pandemi. Mereka tetap menuntut ilmu dan berkegiatan seperti layaknya masa normal. Padahal teman-teman seangkatannya banyak yang terpengaruh terhadap ilmu yang harus ...

Saya Adalah Dosen?

Gambar
Banyak teman bahkan tetangga yang menganggap profesi saya adalah dosen. Bahkan pernah ditelpon, apakah saya saat itu sedang di kampus? Ini kadang membuat saya bertanya-tanya, kok bisa mereka beranggapan demikian. Padahal tidak. Status resmi saya adalah pegawai. Pegawai swasta. Sejak lulus kuliah, saya kerja di SCTV (TV swasta), terus ke perusahaan web design, konsultan IT dan sekarang konsultan SDM. Betul saya mengajar. Tapi itu hanya hobi. Hanya selingan yang menyenangkan. Dapat uangnya atau mata pencaharian saya ya pegawai swasta. Yang membuat saya kaget, Zidan, anak saya, juga menganggap saya dosen. Peristiwa ini baru beberapa minggu lalu. Saya ketahui saat dia mengisi formulir pendaftaran ke Gontor yang mengisi profesi ayahnya adalah dosen. Aneh. Karena saya yakin Zidan tahu pekerjaan ayahnya. Apa di mata anak, khususnya Zidan, profesi dosen lebih baik? Apa perlu saya jadi dosen sekalian? Biar Zidan senang... Hehehe. Bagaimana menurut Anda?

Alternatif Sekolah di Sekolah Berasrama Saat Godaan Penggunaan HP

Gambar
Beberapa waktu lalu ramai diberitakan banyak kasus pelecehan seksual digital. Saking tertekannya banyak gadis yang ingin bunuh diri. Ini dampak negatif dari pemakaian HP secara dini tanpa bimbingan. Belum lagi semakin banyak pelajar yang semakin kecanduan game HP. Sebenarnya kuncinya mudah menghindarkan hal ini semua. Yakni memberi mereka banyak kegiatan dan mengawasinya. Sayangnya karena kesibukan wali seperti bekerja maka hal ini sulit dilakukan. Maka sebaiknya diserahkan pada orang lain seperti di sekolah berasrama. Tak perlu khawatir mereka gagap teknologi. Ketrampilan menggunakan HP bisa dipelajari dengan cepat. Yakni saat sudah dewasa dan sudah mampu membuat prioritas kegiatan. Apalagi sekolah berasrama terbukti lancar-lancar saja menjalankan fungsi pendidikan saat pandemi seperti ini. Tak hanya itu manfaat sekolah di sini, masih banyak yang lain. Mumpung masih ada waktu. Karena beberapa waktu setelah ini siswa kelas akhir lulus dan mencari sekolah, seperti siswa SD mencari SMP. ...

4 Sekolah Menengah Atas Berasrama Terbaik Seperti Pondok Pesantren

Gambar
Tahun ini dunia pendidikan geger karena untuk pertama kali, minimal jarang sekali terjadi, nilai UTBK sempurna. Alias bernilai 1.000. UTBK adalah Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk seleksi masuk PTN (SBMPTN). Tak hanya 1 subtes yang sempurna tapi 2 yakni TKA Saintek Fisika dan Kimia. Dia adalah Safira Azzahra Rizwandi asal SMA Pradita Dirgantara, Boyolali. Sekolah SMA Pradita Dirgantara sebenarnya sekolah baru. Baru berdiri 3 tahun lalu. Jadi tahun ini adalah lulusan pertamanya. Salah satunya Safira. Yang menarik sekolah ini adalah sekolah berasrama yang didirikan oleh TNI AU. Biaya pendidikannya gratis padahal fasilitasnya cukup lengkap. Semua lulusannya diterima di PTN, perguruan tinggi luar negeri dengan bea siswa dan sekolah ikatan dinas seperti AKMIL/AKPOL. Model penyelenggaraan sekolah berasrama sebenarnya bukan hal baru dalam dunia pendidikan di Tanah Air. Dalam sejarah pendidikan di Indonesia, model asrama telah dikenal sejak lama dengan berbagai nama, seperti pondok, pergurua...

Sekolah Daring Bikin Siswa Depresi - Apa Solusinya?

[video width="426" height="426" mp4="https://enerlife.id/wp-content/uploads/2021/07/sekolah-daring-bikin-depresi.mp4"][/video] Laporan terbaru Koran Tempo menyebut semakin lamanya sekolah daring menyebabkan siswa semakin depresi. Laporan lain juga melaporkan meningkatnya pernikahan usia dini (anak). Oleh: Mochamad Yusuf* Beberapa orang tua mensiasati dengan memberi lingkungan baru bagi anandanya. Yakni menciptakan suasana yang menyenangkan. Atau mengajak mereka ke desa atau tempat wisata. Ya, pandemi menggila kembali di Indonesia. Rencana sekolah luring terbatas yang dimulai tahun ajaran baru nanti, bisa jadi ditunda. Padahal daring ada dampak lain seperti kecanduan HP dan akses internet terlarang. Sekolah berasrama mungkin bisa jadi solusi sementara. Karena sekolah berasrama sudah bisa melakukan lockdown mandiri. Isolasi dari pihak luar. Sehingga para siswa belajar dan beraktivitas normal. Ini 19 keuntungan sekolah berasrama salah satunya seperti di pondo...

Rahasia Rejeki (16): Sekolah Sebagai Rejeki Yang Lain

Gambar
Kadang saya bertanya-tanya mengapa hal ini bisa terjadi. Karena banyak orang yang tak cerdas, tak memiliki keinginan sekolah dan malas sekolah, tapi tetap bisa bersekolah dan kelak jadi pimpinan. Oleh: Mochamad Yusuf * Saat keluar dari masjid jumat kemarin, saya terkejut disapa teman lama. Saat konsentrasi bagaimana mengeluarkan motor yang terjepit di parkiran yang rapat, tiba-tiba teman ini di depan saya. Saya sungguh senang melihatnya kembali. Maklum sejak pindah rumah karena berkeluarga, saya jarang melihatnya. Sebenarnya dia adalah tetangga, karena umurnya lebih tua dari saya. Waktu saya masih SD dia mungkin sudah duduk di SMP. Kita tinggal di kampung yang penduduknya berpendapatan menengah ke bawah. Kebanyakan bekerja di sektor informal: sopir, penjual makanan, pedagang kecil dan sebagainya. Kalaupun ada yang pegawai, tingkatannya mungkin juga rendah. Jadi kebanyakan tak terlalu kaya. Maka tak heran kalau selepas SMA rata-rata sudah bekerja. Bahkan ada yang hanya lulus SMP. Salah ...