Postingan

Menampilkan postingan dengan label percakapan

FEATURES

Dialog yang Akan Dikenang

Gambar
Setiap hari di dunia ini terjadi jutaan dialog. Dari sekian dialog yang terjadi, ada beberapa dialog yang menarik untuk disimak. Diantaranya malah diabadikan di buku. Ada dialog antara Prabu Krisna dan Arjuna sebelum pertempuran BharataYudha. Lalu ada dialog ketuhanan antara seorang pendeta dan kyai di Madura, yang buku dokumentasinya jadi best seller. Tapi ada satu dialog yang paling saya suka. Dialog ini percakapan ringan dan sederhana yang dilakukan antara seorang Bapak dan anaknya. Dialog ini sampai diabadikan di kitab suci. Bapak itu dikenal sebagai Lukman. Saya ingin juga bisa berdialog seperti itu dengan anak-anak. Melakukan percakapan yang bermakna dan bermanfaat buat saya dan anak-anak. Namun karena rumah di luar kota, perjalanan pulang pergi rumah-kantor praktis menjadikan waktu terbatas di rumah. Itupun dengan kualitas yg menyedihkan, yakni saya dan anak-anak pada capeknya. Dan kita memiliki kesibukan sendiri-sendiri saat di rumah. Namun sekarang ini saya temukan sebuah mome...

Etika Ber-WA di Kantor

Gambar
Siapa yang tidak tahu WhatsApp (WA) sekarang ini? Kini hampir semua orang yang memiliki ponsel pintar menginstall WA. WA adalah aplikasi perpesanan (chatting) yang ada di ponsel. Dengan WA bisa berkomunikasi via teks, suara, gambar, video, dokumen bahkan untuk digunakan bertelpon. WA semakin populer karena semakin tumbuhnya grup-grup yang memiliki ikatan sejarah seperti sekolah, kelas, kantor. Atau kesamaan minat, hobi, lokasi (tetangga atau satu masjid) dan lainnya. Sehingga yang tidak memiliki WA pun didorong untuk memilikinya. Apalagi saat ini ponsel pintar semakin terjangkau harganya. Untuk ber-WA hanya butuh koneksi internet baik lewat seluler atau wifi. Karena kemudahannya ini beberapa kantor mengakomodasi untuk keperluan kantor. Namun tidak semua perusahaan membolehkan karyawan ber-WA-an. Bila perusahaaan Anda membolehkan, bersyukurlah. Tapi tidak berarti Anda boleh sebebas-bebasnya menggunakan WA. Ada beberapa aturan tidak tertulis menggunakan WA dan sejenisnya seperti Line, We...

Tips Membuat Akrab dengan Orang Baru Bertemu

Gambar
Seringkali kita bertemu dengan orang-orang baru. Misal: di bandara saat menunggu masuk pesawat. Atau saat menunggu dokter di ruang tunggunya. Atau sebagai karyawan baru di kantin/ruang makan. Dan masih banyak kesempatan lain dimana kita bertemu dengan orang-orang baru. Biasanya yang dilakukan adalah berdiam diri atau tiduran. Atau membaca kalau ada koran atau majalah. Atau menonton TV bila ada TVnya. Namun kadang kita tidak ingin melakukan itu semua. Untuk tiduran, tidak ngantuk. Untuk membaca, malas. Untuk menonton TV, acaranya tidak menarik. Dan lainnya. Maka paling enak dibuat untuk mengobrol. Masalahnya tidak semua orang pandai berkomunikasi dan berani memulai percakapan dengan orang sekitar. Ini akan jadi momok khususnya bagi orang yang pemalu. Lalu apa yang harus dilakukan? Menyapa dengan isu hangat. Mulailah dengan kalimat yang menjadi perhatian Anda dan mereka. Sesuatu yang menjadi perhatian saat itu. Kalau tidak, bisa dimulai dengan topik-topik hangat yang dibahas oleh m...

Bagaimana Melihat Orang Lain Bosan dengan Pembicaraan Anda

Gambar
Salah satu ketrampilan yang harus dikuasasi di kantor adalah ketrampilan berkomunikasi. Ketrampilan ini sangat penting khususnya untuk menjaga hubungan sosial dan memperluas networking Anda. Dengan mahir berkomunikasi Anda akan mengetahui banyak hal yang sebelumnya menimbulkan banyak pertanyaan di benak Anda. Misal: suatu ketika saat Anda bercakap dengan seseorang, dia minta pamit ke kamar mandi. Namun dia tidak kunjung kembali ke Anda. Ini sebenarnya salah satu tanda bahwa dia bosan dengan pembicaraan Anda. Anda harusnya introspeksi dan meningkatkan ketrampilan komunikasi Anda. Sehingga nantinya Anda bisa menghindari kebosanan atau ketidak tertarikan mereka berbicara dengan Anda. Tanda-tanda lain yang bisa dilihat apakah orang lain tidak tertarik dengan pembicaraan Anda adalah: Berubah topik tiba-tiba. Saat Anda berbicara dengan seseorang, tiba-tiba dia mengalihkan topik lain yang sangat signifikan. Ini adalah tanda bahwa dia bosan melakukan percakapan dengan Anda. Misal: saat A...

Batasan Dalam Menggosip

Gambar
Berkumpul dengan orang lain seperti kehidupan di kantor, tidak mungkin tidak ada percakapan. Pasti suatu saat Anda akan melakukan percakapan. Dari ngobrol yang ringan, diskusi yang berat, meeting yang serius sampai bergosip yang seru. Kalau terkait dengan pekerjaan mungkin tidak terlalu masalah. Bagaimana dengan membicarakan di luar pekerjaan? Itulah yang dinamakan gosip. Menggosip memang menyenangkan untuk dilakukan. Sebaliknya menyakitkan sebagai obyek yang digosipkan. Sebenarnya menggosip memiliki dampak buruk, terlebih kalau kantor Anda tidak terlalu besar. Karena lambat laun yang digosipkan akan tahu. Karena itu perlu mengetahui batasannya bergosip. Jangan sampai gosipan Anda mempengaruhi kehidupan profesional dan karier Anda. Lalu apa yang menjadi batasannya? Batasannya adalah saat Anda mulai membicarakan karakter seseorang. Karena saat membicarakan karakter, berarti lebih banyak subyektivitas yang dikeluarkan. Ini menjurus ke fitnah. Dan tentu saja merugikan obyek gosip bila dem...

Jangan Bersikap Seperti Ini (Bos Anda Tidak Menyukainya!)

Gambar
Tanpa disadari, Anda dapat saja bersikap dan bertindak yang membuat atasan tidak menyukai Anda. Karena itu bukan sesuatu aneh, kalau Anda merasa tidak diperhatikan atau dihargai oleh bos Anda. Naga-naganya Anda tidak juga dipromosikan. Maka ganti perasaan dan sikap bos Anda dengan memastikan Anda tidak bersikap seperti ini: Kurang komunikatif Dalam pekerjaan, komunikasi adalah unsur yang sangat penting. Anda dan atasan harusnya dalam ‘gelombang’ yang sama. Dengan gelombang yang sama, pesan yang akan disampaikan akan sampai. Tidak ada distorsi. Bila pesannya sampai, maka enak untuk berkomunikasi dan berkoordinasi. Contoh: kebiasaan atasan terkait laporan, apakah senang mendetail atau ringkas. Atau ia lebih dijelaskan dengan tatap muka secara langsung atau bisa dengan telepon, email atau cukup WhatsApp . Tidak bertanggung jawab Pastilah ada kesalahan yang dilakukan saat bekerja. Apalagi kalau Anda baru dan belum memiliki kompetensi. Tapi bukanlah masalah kesalahan, tapi tanggu...

Etiket Berbasa-Basi

Gambar
Seringkali saat di kantor Anda bersua dengan orang dari departemen/divisi lain yang jarang bertemu. entah itu di parkiran, lift, kantin, musholla atau ruang meeting. Ada rasa kikuk saat berjumpa dengan mereka. Anda kenal mereka meski tidak akrab, tapi karena tidak setiap hari bertemu, Anda tidak mudah untuk memulai pembicaraan. Lha di sini perlu peran percakapan basa-basi. Karena durasi pertemuan tidak lama, maka cukup dengan percakapan basa-basi. Meski namanya ada kata ‘basi’, tidak berarti terkesan sampah alias tidak berguna. Namun jangan sampai juga membuat suasana malah jadi membosankan. Basa-basi itu perlu, karena menunjukkan Anda menghormati mereka. Juga mempererat pertemanan yang renggang karena jarang bercakap lama, karena tidak setiap hari bertemu. Basa-basi jadi penting bila bertemu dengan orang baru seperti di bandara, ruang tunggu dokter dan lainnya. Basa-basi berguna untuk memperkenalkan dan mengingat Anda. Isinya ringan dan berupa salam perkenalan. Basa-basi diibaratkan s...

Cara Mengetahui Rekan Kerja Menghargai Anda

Gambar
Menurut penelitian, karyawan terbaik (best employee) yang mengundurkan diri tidak hanya karena gaji, tapi karena tidak mendapat penghargaan. Jadi meski gaji cukup, tapi bila kurang mendapat penghargaan membuat best employee tidak krasan. Atau sebaliknya bila mendapat banyak penghargaan tapi gajinya kurang, best employee bisa saja mau bertahan. Wajar bila faktor penghargaan ini menjadi penyebab bertahan tidaknya seorang pegawai. Karena bila tidak mendapat penghargaan dari pimpinan (perusahaan) dan rekan kerja lain membuat mereka tidak nyaman bekerja. Ujung-ujungnya membuatnya tidak krasan. Yang akhirnya akan mengundurkan diri. Penghargaan itu bisa saja berupa materi dan non materi. Materi seperti peningkatan gaji, penambahan fasilitas dan lainnya. Sedang non materi seperti penerimaan, pemberian kesempatan dan lainnya. Ini yang sebenarnya lebih sulit dilihat daripada penghargaan materi. Tapi sebenarnya dapat dilihat dari pesan-pesan non verbal yang diterima. Tidak harus dari kata-kata. M...

Berapa Lama Menelpon di Kantor Yang Benar?

Gambar
Telpo n adalah sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan di kantor. Di beberapa perusahaan malah setiap meja kerja dilengkapi dengan telpon, meski hanya dapat menghubungi telepon lain dalam satu perusahaan yang sama. Jadi menelpon dan ditelpon adalah hal keniscayaan di dunia kantor. Tapi sebenarnya berapa lama menelpon yang benar? Berapa lama durasi menerima telpon yang sopan? Yang benar dan sopan dilakukan selama sekitar 3-5 menit. Dengan durasi selama ini tidak akan menggangu kelancaran tugas orang lain. Juga waktu selama ini tidak akan memboroskan jam efektif waktu bekerja Anda di kantor. Karena itu pastikan sebelum mengangkat telpon tahu tujuan dan maksudnya. Kalau perlu dicatat di notes. Takutnya saat yang menerima telpon begitu menyenangkan, sehingga lupa tujuan menelpon. Karena itu bicaralah secara ringkas, padat, efisien dan efektif. Bila Anda melakukan hal ini, lawan bicara Anda juga akan mengikutinya. Namun meski begitu, mulailah dengan basa-basi sejenak khususnya kep...