Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2014

FEATURES

Kerja 4 As [4]: Plan You Do, Do Your Plan

Gambar
(re: sxc.hu) Saya tidak melakukan apa-apa hanya melihat ke bawah dan pemandangan di luar lainnya. Tiba-tiba saya lihat jam sudah menunjukkan pk 16.00. Wow, sudah berjalan selama 3 jam tanpa melakukan apa-apa! Oleh: Mochamad Yusuf * Rasanya waktu demikian cepat berlalu. Setiap bangun pagi, ada perasaan menyesal di hati saya. Apakah waktu kemarin sudah saya gunakan sebaik-baiknya? Jangan-jangan saya hanya membuang waktu tanpa kegiatan berarti. Dan tiba-tiba waktu saya di dunia sudah habis. Dan tidak bisa melaporkan dengan baik ke Pemiliknya waktu yang dipinjamkan ke saya. Saya yakin waktu tunduk dengan hukum alam. Dari dulu sampai sekarang waktu berjalan tetap. Tidak bertambah cepat atau terlambat. Namun kadang saya merasakan waktu berjalan tidak semestinya. Dulu kantor saya memiliki 3 kantor. Kantor pusat di Surabaya, dan punya cabang di Jakarta dan Ubud, Bali. Bila saya ditugaskan di Bali, saya merasakan waktu demikian lambat berjalan. Memang susana kantor mendukung. Kantor dan rumah ...

Kerja 4 As [3]: Bisa Jadi Pekerjaan Yang Kamu Benci Adalah Baik Bagimu

Gambar
(ref: sxc.hu) Bisa jadi kita benci dengan pekerjaan kita sekarang, tapi ke depan itu baik bagi kita. Kita bisa lebih terangkat potensi kita, lebih kaya dan lebih sesuai dengan keadaan kita. Dan bisa jadi kita suka dengan pekerjaan ini, di perusahaan ini, tapi ke depan memberi hasil buruk kepada kita. Oleh: Mochamad Yusuf * Suatu ketika saya bertemu teman sekolah. Seorang teman yang cukup akrab, sehingga sejak lulus kita tetap bertemu dan kontak. Jadi masih dapat saling mengetahui kabar masing-masing. "Apa kabar? Masih macet kalau ke kantor?" tanya saya. Posisi kantornya ada di sebuah jalan protokol yang ramai. Sehingga sering macet. "Nggak. Saya sudah tidak di situ lagi," jawabnya. "Lho, pindah kantor lagi?" saya kaget. Karena dia memang sering pindah kantor. "Bukankah kamu masih baru. Baru beberapa bulan," tanya saya lebih lanjut. "Ya, bagaimana lagi. Saya tidak cocok dengan aturan di sana. Lagian teman-teman di sana kurang asyik," je...

Kerja 4 As [2]: Bahagia Kerja, Bahagia Hidup

Gambar
(ref: sxc.hu) Tapi kalau memang, tidak ada sesuatu yang bisa dicari atau dipaksakan hal positif dalam pekerjaan kita, kenapa tidak 'resigned' saja? Kenapa kita tetap ngotot dan bertahan pada sesuatu yang membuat kita tidak berbahagia? "Hidup terlalu singkat kalau kita bertahan pada sesuatu yang tidak menyenangkan seperti ini," kata Kevin dalam film 'Home Alone'. Oleh: Mochamad Yusuf * Setiap orang ingin hidup bahagia. Siapapun itu. Entah yang tinggal di negeri Barat, Timur Tengah atau Timur Jauh. Baik di hutan, gunung atau pantai. Di desa, gurun pasir atau perkotaan. Karena itu sejak dulu, manusia mencari apa rahasia hidup bahagia. Entah dengan merenung, bertanya atau mendasarkan agama. Yang menarik, banyak orang Barat mencarinya dengan melakukan secara ilmiah. Karena itu mereka melakukan banyak riset. Salah satu hasil risetnya, saya baca kemarin di 'Time' yang dikutip oleh Kompas Online . Peneliti itu adalah Karl Pillemer dari Universitas Cornell. D...

Kerja 4 As [1]: Filosofi Bekerja, Bekerja Untuk Hidup Atau Hidup Untuk Bekerja?

Gambar
(ref: sxc.hu) Kalau sudah begini, alangkah sayang kalau sudah mencurahkan banyak waktunya bekerja tapi tidak mempunyai filosofi bekerja yang baik. Padahal bekerja sudah menjadi bagian dari hidup. Seakan hidup hanya untuk bekerja. Padahal bekerja hanya untuk hidup kan? Oleh: Mochamad Yusuf * Bagi orang yang sudah bekerja, waktunya seakan habis untuk bekerja. Bahkan ada sebagian orang yang harus pindah tempat karena bekerja. Mereka rela tinggal di rumah kost, 'oil rig' di tengah laut, gubuk di tengah hutan, kamp di tengah padang pasir, ke luar negeri dan lainnya. Mereka mau jauh dari orang-orang yang dicintai. Yang tidak harus pindah tempat pun, waktunya juga seakan habis untuk bekerja. Mereka harus berangkat saat pagi dan pulang sudah larut malam. Berjuang melawan kemacetan untuk sampai kantor. Di rumah mereka masih saja memikirkan pekerjaan. Bahkan masih bekerja dengan melakukan 'remote' menggunakan piranti canggih masa kini. Kalau sudah begini, alangkah sayang kalau s...