Postingan

Menampilkan postingan dengan label relasi

FEATURES

Etika Ber-WA di Kantor

Gambar
Siapa yang tidak tahu WhatsApp (WA) sekarang ini? Kini hampir semua orang yang memiliki ponsel pintar menginstall WA. WA adalah aplikasi perpesanan (chatting) yang ada di ponsel. Dengan WA bisa berkomunikasi via teks, suara, gambar, video, dokumen bahkan untuk digunakan bertelpon. WA semakin populer karena semakin tumbuhnya grup-grup yang memiliki ikatan sejarah seperti sekolah, kelas, kantor. Atau kesamaan minat, hobi, lokasi (tetangga atau satu masjid) dan lainnya. Sehingga yang tidak memiliki WA pun didorong untuk memilikinya. Apalagi saat ini ponsel pintar semakin terjangkau harganya. Untuk ber-WA hanya butuh koneksi internet baik lewat seluler atau wifi. Karena kemudahannya ini beberapa kantor mengakomodasi untuk keperluan kantor. Namun tidak semua perusahaan membolehkan karyawan ber-WA-an. Bila perusahaaan Anda membolehkan, bersyukurlah. Tapi tidak berarti Anda boleh sebebas-bebasnya menggunakan WA. Ada beberapa aturan tidak tertulis menggunakan WA dan sejenisnya seperti Line, We...

Bekal Mencapai Karir Tertinggi

Gambar
Setiap karyawan pastinya ingin memiliki karir yang meningkat dari waktu ke waktu. Bahkan kalau memungkinkan mencapai puncak karir tertinggi dalam perusahaan, misal: sebagai CEO atau Direktur Utama. Bukan khayalan. Bukan pula sesuatu yang tidak mungkin diwujudkan. Semua mungkin untuk dicapai asal memiliki bekal seperti di bawah ini. Ini sesuatu yang bisa dipelajari dan dilatih agar makin bagus. Bukan sesuatu bakat yang hanya dimiliki seseorang. Jadi Anda bisa mencapai puncak karir tertinggi. Bekal tersebut adalah: Sikap positif Ini yang dilihat oleh orang lain: sikap Anda! Anda baik, maka ada kesempatan untuk maju. Anda tidak baik, maka harapan itu mengecil bahkan sirna. Sikap baik itu tentu berarti patuh aturan kantor, hukum yang berlaku, agama dan norma masyarakat. Kalau diharuskan masuk pk 08.00 tepat, ya kita masuk sebelum pk 08.00. Kalau Anda sering telat, maka susah bagi Anda untuk dipromosikan.Selain itu sikap positif adalah berani menghadapi masalah. Bukan sekedar menggeru...

Bagaimana Melihat Orang Lain Bosan dengan Pembicaraan Anda

Gambar
Salah satu ketrampilan yang harus dikuasasi di kantor adalah ketrampilan berkomunikasi. Ketrampilan ini sangat penting khususnya untuk menjaga hubungan sosial dan memperluas networking Anda. Dengan mahir berkomunikasi Anda akan mengetahui banyak hal yang sebelumnya menimbulkan banyak pertanyaan di benak Anda. Misal: suatu ketika saat Anda bercakap dengan seseorang, dia minta pamit ke kamar mandi. Namun dia tidak kunjung kembali ke Anda. Ini sebenarnya salah satu tanda bahwa dia bosan dengan pembicaraan Anda. Anda harusnya introspeksi dan meningkatkan ketrampilan komunikasi Anda. Sehingga nantinya Anda bisa menghindari kebosanan atau ketidak tertarikan mereka berbicara dengan Anda. Tanda-tanda lain yang bisa dilihat apakah orang lain tidak tertarik dengan pembicaraan Anda adalah: Berubah topik tiba-tiba. Saat Anda berbicara dengan seseorang, tiba-tiba dia mengalihkan topik lain yang sangat signifikan. Ini adalah tanda bahwa dia bosan melakukan percakapan dengan Anda. Misal: saat A...

Batasan Dalam Menggosip

Gambar
Berkumpul dengan orang lain seperti kehidupan di kantor, tidak mungkin tidak ada percakapan. Pasti suatu saat Anda akan melakukan percakapan. Dari ngobrol yang ringan, diskusi yang berat, meeting yang serius sampai bergosip yang seru. Kalau terkait dengan pekerjaan mungkin tidak terlalu masalah. Bagaimana dengan membicarakan di luar pekerjaan? Itulah yang dinamakan gosip. Menggosip memang menyenangkan untuk dilakukan. Sebaliknya menyakitkan sebagai obyek yang digosipkan. Sebenarnya menggosip memiliki dampak buruk, terlebih kalau kantor Anda tidak terlalu besar. Karena lambat laun yang digosipkan akan tahu. Karena itu perlu mengetahui batasannya bergosip. Jangan sampai gosipan Anda mempengaruhi kehidupan profesional dan karier Anda. Lalu apa yang menjadi batasannya? Batasannya adalah saat Anda mulai membicarakan karakter seseorang. Karena saat membicarakan karakter, berarti lebih banyak subyektivitas yang dikeluarkan. Ini menjurus ke fitnah. Dan tentu saja merugikan obyek gosip bila dem...

Tips Memperkokoh Networking Anda

Gambar
Jaringan pergaulan atau networking sangatlah penting. Kunci kesuksesan pekerjaan Anda di kantor sangat dipengaruhi oleh networking Anda. Semakin luas, semakin lancar. Semakin kuat, semakin mantap karir Anda. Namun untuk menjaga dan memperkokoh jaringan Anda tidaklah mudah. Berikut tips untuk memperkokoh networking Anda: Menyapa dengan positif. Setelah menyapa dengan “Hai” dan sebangsanya, lanjutkan dengan kata-kata positif. Seperti “Saya senang berada di sini dan bertemu dengan Anda.” Kata-kata positif ini memberi energi positif dan membangun suasana rileks. Memberi pujian Perhatikan dengan seksama rekan Anda, cari sesuatu yang bisa dipuji. Buatlah pujian secara personal. Jangan terlalu berlebihan atau dibuat-buat. Misal: tulisan tangannya bagus dan rapi, Anda bisa mengatakan tulisannya bagus dan rapi. Jangan bertanya negatif Jangan bertanya atau menyampaikan sesuatu yang negatif. Misalnya bertanya, “Apakah istri Anda masih tidak membolehkan Anda memancing sambil ngom...

Meminta Maaf Dengan Tulus

Gambar
Bekerja di kantor pasti berhubungan dengan banyak orang. Bisa teman kantor, klien, partner dan lainnya. Selama bersinggungan sudah pasti banyak hal yang membuat mereka marah, kecewa, sedih, tersinggung dan lainnya. Ada yang langsung menunjukkan ketidaksukaannya. Tapi ada yang tidak memperlihatkannya. Karena itu harusnya Anda meminta maaf, agar hubungan dengan mereka tetap terjalin dengan baik. Namun kadang Anda meminta maaf dengan tidak tulus. Mereka merasakan bahwa Anda melakukannya dengan tidak menggunakan ‘hati’, Padahal Anda sebenarnya sudah meminta maaf dengan tulus. Karena itu permintaan maaf Anda tidak berdampak. Hubungan pertemanan masih kaku dan dingin. Ini tentu tidak Anda inginkan. Lalu bagaimana caranya meminta maaf dengan tulus? Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan: Sadari bahwa Anda tidak akan kehilangan apa-apa Bila Anda meminta maaf dan teman Anda menerimanya dengan baik, maka selesai sudah permasalahan Anda. Hubungan pertemanan berjalan lancar kembali tanpa ...

Masih Perlukah Referensi itu?

Gambar
Waktu saya dulu mulai mencari kerja, saya baca di buku bahwa dalam surat lamaran harus dicantumkan referensi. Referensi adalah orang yang bisa dikonfirmasi tentang kita: kompetensi, prestasi, pengalaman, keunggulan dan kekurangan kita. Jadi bila ada perusahaan yang ingin merekrut kita, untuk memastikan lagi mereka mengontak referensi yang kita berikan. Istilahnya cross-check. Karena itu saya sempat bingung. Bagaimana saya akan memberikan referensi, lha saya sendiri belum pernah bekerja. Lazimnya, seperti yang dijelaskan di buku, referensi adalah atasan kita sebelumnya. Karena itu saya menghadap dosen dan meminta salah satu dosen yang kenal saya sebagai referensi. Dan saya meminta kalau ada perusahaan yang mengkonfirmasi tentang saya agar mereka memberitahukan hal-hal yang positif saja. Hehehe. Tapi itu dulu. Bagaimana dengan sekarang? Apakah masih perlu mencantumkan referensi di surat lamaran kita? Sebenarnya referensi itu kebutuhan atau formalitas? Seberapa pentingkah referensi ini me...