Postingan

Menampilkan postingan dengan label hikmah azab

FEATURES

Rahasia Rezeki (104): Musibah Adalah Rezeki

Gambar
Merenungkan kejadian ini, saya merasakan bagaimana saya harus melewati musibah dulu sebelum dapat rezeki. Saya harus ditest kesabaran dan perjuangan dulu sebelum mendapat rezeki. Lho kok rezeki? Oleh: Mochamad Yusuf * Dalam artikel saya sebelumnya, nomor 103 - Beryukurlah Dapat Musibah Karena Itu Rezeki, saya mengatakan bahwa musibah adalah jalan memberi rezeki kepada orang lain. Di sini kita seakan menjadi kran air. Kita menjadi tempat saluran untuk memberi air ke yang lain. Karena kita sebagai saluran, air itu pasti ngendon dan lewat ke kita. Jadi sedikit banyak, maka rezeki itu pasti mampir dulu ke tempat kita. Kita bersyukur dengan musibah ini, karena rezeki itu mau mampir ke tempat kita. Kalau tak ada musibah, rezeki itu tak dimampirkan ke kita. Padahal meski hanya dimampirkan, cepat atau lama rezeki itu tetap di tangan kita, bukan? Dalam cerita itu saya cerita bagaimana kacamata saya rusak. Lalu dengan jalan memutar, kacamata itu membuat rezeki sebuah toko optik dekat rumah. Dan ...

Rahasia Rezeki (103): Beryukurlah Dapat Musibah, Karena Itu Rezeki

Gambar
Tiba-tiba saya mengagumi mekanisme yang diatur oleh Tuhan. Apalagi ada sebuah rahasia rezeki di sini. Kejadiann ini merupakan rentetan kejadian yang saya alami sejak tadi pagi. Rentetan musibah! Oleh: Mochamad Yusuf * Setiap kali kita berharap dalam doa untuk dijauhkan dari segala musibah. Musibah hanya membuat kesengsaraan, kesedihan, kejengkelan, kerugian dan berkurangnya harta. Namun bagaimana bila kita mendapat musibah? Apakah itu berarti Tuhan tidak mendengar doa kita? Apakah Tuhan ingin mengazab kita karena kita telah melakukan kesalahan? Seminggu yang lalu saya berangkat ke kantor dengan tergesa-gesa. Iya, terburu-buru karena berangkat dari rumah lebih dari jadwal waktu yang diharuskan. Kalau tak cepat-cepat, bisa terlambat. Resikonya potong gaji. Eh, sudah tahu berangkatnya terlambat, ternyata lalu lintas padat. Macet. Saya mulai putus asa. Namun kegigihan untuk selalu berusaha memaksa saya mengendarai motor di bahu jalan. Dengan lewat bahu jalan, relatif tak terlalu macet mesk...