Postingan

Menampilkan postingan dengan label pengangguran

FEATURES

Bangkit Setelah DiPHK

Gambar
Menurut survey yang dilakukan di Amerika Serikat, salah satu ketakutan seorang pria adalah diPHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Atau bahasa lainnya dipecat atau berhenti pekerjaan secara mendadak. Kalau dipensiun, berhenti pekerjaan tapi sudah terencana. Mengapa menakutkan? Karena tiba-tiba penghasilan berhenti. Padahal pengeluaran tetap. Lha, terus bagaimana menutup pengeluaran tersebut? Banyak sebab seseorang diPHK. Bisa karena dia sendiri, misal: kegiatan yang melanggar aturan kantor. Atau karena terpaksa dilakukan oleh perusahaan karena perusahaan sudah bangkrut. Bila sudah demikian, kadang ada perasaan sedih bahkan putus asa. Tapi tidak berarti dunia sudah tamat kan? Meski berjalan tertatih-tatih, masih ada harapan. Bangkit, berjalan tertatih, berlari lalu berjuang mengejar kebahagiaan. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan saat kena PHK: Ambil hikmah. Tidak perlu bersedih terlalu dalam. Seperti roda, mungkin saat ini Anda di posisi terbawah. Tapi roda masih terus berputar dan An...

Masih Perlukah Referensi itu?

Gambar
Waktu saya dulu mulai mencari kerja, saya baca di buku bahwa dalam surat lamaran harus dicantumkan referensi. Referensi adalah orang yang bisa dikonfirmasi tentang kita: kompetensi, prestasi, pengalaman, keunggulan dan kekurangan kita. Jadi bila ada perusahaan yang ingin merekrut kita, untuk memastikan lagi mereka mengontak referensi yang kita berikan. Istilahnya cross-check. Karena itu saya sempat bingung. Bagaimana saya akan memberikan referensi, lha saya sendiri belum pernah bekerja. Lazimnya, seperti yang dijelaskan di buku, referensi adalah atasan kita sebelumnya. Karena itu saya menghadap dosen dan meminta salah satu dosen yang kenal saya sebagai referensi. Dan saya meminta kalau ada perusahaan yang mengkonfirmasi tentang saya agar mereka memberitahukan hal-hal yang positif saja. Hehehe. Tapi itu dulu. Bagaimana dengan sekarang? Apakah masih perlu mencantumkan referensi di surat lamaran kita? Sebenarnya referensi itu kebutuhan atau formalitas? Seberapa pentingkah referensi ini me...

Sukses Dapatkan Pekerjaan dengan Sukses Wawancara

Gambar
Yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Anda dapat panggilan untuk wawancara. Jadi sebuah tahapan sudah sukses dilewati. Sekarang tinggal tahapan wawancara. Bila sukses melewati tahapan wawancara ini maka sukses pula mendapatkan pekerjaan. Lalu apa yang harus Anda lakukan saat wawancara agar sukses melewati tahapan ini? Kesan pertama harus menggoda Dulu ada tagline iklan sebuah deodoran seperti ini, “Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda.” Hehehe. Ini juga mirip yang harus Anda lakukan saat wawancara. Anda harus memberikan kesan pertama yang positif dan berbeda dari pelamar lain. Pakai pakaian yang formal. Jangan menggunakan baju yang mencolok. Pasang dasi bagi pria atau scarf bagi wanita. Dasi dan scarfnya yang cerah. Kalau perlu sesuatu yang unik meski tidak nyentrik. Boleh pakai parfum yang segar. Tujuannya selain menciptakan kesan positif, juga menimbulkan suasana yang fun dna tidak tegang. Rileks Betul, wawancara ini tahapan yang harus dilalui untuk mendapatk...

Mencegah Sulit Mendapatkan Kerja

Gambar
Ningsih sudah diwisuda beberapa bulan lalu. Sejak itu dia sudah mengirimkan banyak lamaran ke berbagai perusahaan. Namun dari semua surat lamaran tidak ada yang membuahkan pekerjaan padanya. Bukannya tanpa ada panggilan. Banyak. Bahkan di antaranya sampai wawancara akhir oleh direksi/pemiliknya. Yang membuat heran Ningsih, temannya yang bernama Anita malah sudah berpindah-pindah kerja. Barusan dia pindah kerja untuk ketiga kalinya. Padahal mulai mencari pekerjaannya sama yakni setelah diwisuda. Sepertinya dia mudah untuk mendapatkan pekerjaan. Banyak hal yang membuat seseorang sulit mendapatkan pekerjaan. Berikut beberapa hal yang membuat seseorang sulit mendapatkan pekerjaan dan bagimana mengatasinya. Melamar kerja pada perusahaan yang tidak butuh karyawan Hehehe, betul. Ini memang aneh, tapi nyatanya banyak yang melakukan. Alasannya kalau ditanaya mereka akan menjawab, siapa tahu saat nanti butuh lowongan, perusahaan akan memanggil kita.Pertama, tidak semua perusahaan mau melak...

Pacar Tidak Mau Masuk Kerja

Gambar
Perkenalkan, saya Rini. Saya punya problem dengan pacar. Kita sudah pacaran serius dan ingin melanjutkan pernikahan. Saat ini usianya 27 tahun. Saat ini pacar masih berstatus sebagai CPNS, tetapi sudah hampir 1 bulan dia tidak masuk kerja dengan alasan tidak diberi pekerjaan di kantor. Kami bingung, bagaimana acaranya agar pacar saya kembali bekerja, karna bagaimanapun dia harus bertanggung jawab terhadap pekerjaan. Saya takut kalau pacar keterusan bolos dia akan dipecat. Padahal kami mau menikah. Pacar sangat sangat tertutup, diajak ngobrol dgn berbagai cara tapi tidak pernah mau ngomong. Kami bingung mesti bertindak bagaimana lagi thd dia. Sepertinya koq dia gak ada tanggung jawabnya sama sekali kepada keluarga, orang tua dan calon kel. istrinya. Kami sangat malu mbak, hal ini sudah jadi pembicaraan banyak orang. Terimakasih sebelum dan sesudahnya saran dari HRD Consulting. Rini - sebuah kota di Jawa Timur Mbak Rini yang baik .. Karakter Individu terbentuk karena adanya sebuah proses...