Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

FEATURES

Sst.. Ini Rahasia Agar Doa Kita Dikabulkan Allah - Banyak Tidak Tahu | Ceramah Lucu Ustad Salim A Fillah

Gambar
Ada ungkapan bahwa di dunia tidak ada yang sempurna. Yang sempurna itu saat nanti di surga. Minta ini, dapat langsung ini. Minta itu, langsung dapat itu. Sedangkan di dunia ingin ini, dapat itu. Ingin itu, dapat ini. Masih mending masih dapat. Malah banyak tidak dapat apa-apa. Meski sudah berdoa dengan sungguh-sungguh namun seringkali doa kita tidak terkabul. Sudah banyak resep dari berbagai Ustadz yang diikuti, tapi belum juga manjur. Padahal Allah sudah menjanjikan bahwa bila kita berdoa, Dia akan mengabulkannya. "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran." QS 2:186. Maka resep dari Ustadz Salim A Fillah ini sungguh menarik. Beliau menggunakan perumpanaan sederhana yang dapat dipahami. Dan memberikan contoh-contoh yang terbukti berhasil. Tentu dikisa...

Pemimpin itu Harus Berani!

Gambar
Suatu malam saat saya jadi Ketua RT. Jam sudah agak malam. Antara pk 21.00-an. Pintu saya diketuk. Beberapa warga membangunkan saya yang sudah tidur karena capek bekerja seharian. Mereka mengadukan adanya sebuah rumah yang mendatangkan wanita yang tidak jelas. Mereka menakutkan dia wanita yang tidak baik. Mereka resah terhadap situasi hal ini. Mereka minta saya sebagai Ketua RT untuk mengusirnya. Waduch... Urusan pelik. Bagaimana kalau mereka tidak mau mengeluarkan wanita itu. Bagaimana kalau wanita itu kerabatnya. Ini ada dalam pikiran saya. Dengan ogah-ogahan karena ngantuk dan cemas, saya ikuti warga. Di sebuah rumah sudah banyak warga yang berkumpul. Mereka menunjuk sebuah rumah yang tidak jauh dari rumah tersebut berisi masalah yang bikin resah. Akhirnya dengan baca Basmallah, saya beranikan diri menuju rumah itu. Tampak di depan banyak pemuda. Sebagian tidak pakai baju. Tampak kekar. Sepertinya mereka para tukang yang lagi membangun rumah itu. Maklum saya Ketua RT pertama di peru...

Cara Mendapatkan Sakinah - Senjata Paling Dahsyat di Muka Bumi | Ceramah Lucu Ustadz Salim A Fillah

Syahdan 300 orang pasukan infantri compang-camping bersenjata ala kadarnya berangkat ke medan perang. Di medan laga sudah menghadap 1000 pasukan bersenjata lengkap, berbaju besi kokoh, dilengkapi pasukan kavaleri yang trengginas. Semua merk kalkulator sudah pasti akan menghitung kemenangan 1000 pasukan tersebut. Ada rasa gentar bagi 300 infantri yang sebagian besar memang tak pernah berlatih berperang. Malam sebelum bertempur mereka gelisah. Esok pagi peperangan itu terjadi. Dan akhirnya sejarah mencatat 300 orang itu dapat mengalahkan 1000 pasukan. Ya, itulah perang Badar. Apa senjatanya? Tidak ada yang istimewa. Yang ada, hanyalah mereka memiliki sakinah. Sebuah senjata yang dahsyat di muka bumi ini. Saat ini pun kita juga menghadapi perang. Perang melawan hawa nafsu, jelas. Tapi juga menghadapi pandemi yang meluluh-lantakkan sendi-sendi kehidupan. Ada yang sudah merasa kalah: dirumahkan, diPHK, omzet menurun dan lainnya. Semua roda perekonomian lumpuh. Bayang-bayang resesi di pelupu...

Cara Meraih Syafa'at Rasulullah SAW - Ceramah Ustadz ISA SHOLEH KUDDEH, MPdI

Gambar
Setiap insan manusia berharap masuk surga. Namun jalan ke sana tidaklah mudah. Salah satunya godaan Iblis dan setan bala tentaranya yang ingin manusia bersama mereka ke neraka. Maka nyaris tiap manusia tergelincir dosa yang akan mengantar ke neraka. "Dan tidak ada seorang pun di antara kamu yang tidak mendatanginya (neraka). Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu ketentuan yang sudah ditetapkan." QS 19:71. Namun Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Selama kita masih mau bertobat Insya Allah akan diampuni. Selain itu dengan rajin mohon ampun dan bertakwa kita akan diberi petunjuk dan dilindungi Allah di dunia. Dan di akhirat nanti Allah juga akan memberikan pertolongan. Pertolongan ini namanya syafaat. Yang memberi syafaat ini atas izin Allah banyak sekali. Salah satunya adalah pertolongan dari Rasulullah SAW. "Dan betapa banyak malaikat di langit, syafaat (pertolongan) mereka sedikit pun tidak berguna kecuali apabila Allah telah mengizinkan (dan hanya) bagi siapa yang Dia kehen...

Perlukah Telpon Rumah?

Gambar
Terakhir-terakhir ini saya berpikir, perlukah saya mencabut langganan telpon rumah punyanya Telkom? Telpon ini saya miliki sejak punya rumah. Bahkan sudah ada sebelum saya tinggal, alias masih direnovasi. Nggak besar sih tagihannya. Ya, sekitar 40.000-an. Hanya sekedar bayar abonemen. Justru itu, saya berpikir apa nggak mubazir? Sudah bayar, tapi tidak dipakai. Terima telpon pun juga jarang. Karena biasa terima telpon di HP. Bahkan sekarang komunikasi suarapun lewat WhatsApp. Mungkin karena itu banyak orang memutuskan langganan telpon Telkomnya. Saya ingat dulu saat Zidan ada program Hello Kring di sekolah, daftar telponnya kebanyakan telpon rumah. Program Hello Kring ini adalah antar siswa telpon untuk mengingatkan shalat. Sekarang saat Zelda, di sekolah yang sama, dari daftar telpon hanya 2 yang pakai telpon rumah. Semuanya pakai HP. Itu berarti 30 dari 32! Berarti orang-orang suda memutuskan telpon rumahnya. Jadi menghitung-hitung untung ruginya mempertahankan telpon rumah. Bagaiman...

Sosial Media Apa yang Menguntungkan Kita?

Gambar
Pertanyaannya menguntungkan, bukan bermanfaat. Sebagai orang IT yang sejak tahun 1995 kenal internet, tentu saja saya berusaha mencoba hal baru di internet. Mulai dari email seperti hotmail, chating seperti ICQ, web seperti blogspot lalu sosial media macam Myspace, Friendster, Facebook sampai Youtube. Beberapa hanya sekedar mencoba, memakai beberapa hari dan melupakannya, hehehe. Ada yang suka sehingga dipakai terus menerus sampai sekarang kayak Gmail, Facebook. Tentu saja mereka membuat itu untuk bermanfaat bagi kita, seperti Gmail untuk komunikasi, Blogspot untuk informasi, Facebook untuk dairy online dan lainnya. Dan tentu saja hal itu juga menyita resource kita sedikit ataupun banyak. Dan bila kita menggunakan mereka maka hal itu menguntungkan mereka. Seperti Facebook yang nilai sahamnya semakin meningkat. Sebaliknya bila kita tidak menggunakannya maka semakin turun nilai perusahaannya bahkan bangkrut seperti Path barusan. Sekarang kita anggap mereka sebagai media seperti channel, ...

Profesinya Sebagai Pahlawan

Gambar
Gedung Kejaksaan Agung terbakar (22/8). Kebakaran selama 12 jam ini menghanguskan seluruh gedung utama. Baru padam setelah dikerahkan lebih dari 40 mobil pemadam kebakaran (damkar) dan 200 petugas. Oleh: Mochamad Yusuf* Pondok Modern Gontor sendiri juga pernah terbakar (G2). Tahun ini juga (21/1). Memang tidak banyak yang tahu. Hanya kebakaran menghanguskan 1 ruang saja. Karena kebakaran Kejaksaan Agung itu saya nonton film-film bercerita petugas damkar. Backdraft (1 & 2) dan Ladder 49. Mungkin ada banyak. Setelah ini mungkin melihat film lainnya. Baru sekarang saya menyadari ada profesi sebagai pahlawan. Bagaimana tidak? Saat orang lain berusaha keluar dari kebakaran, mereka malah masuk ke kebakaran. Bukan sok gaya atau nyalinya tinggi. Tapi mereka berusaha menyelamatkan nyawa orang lain. Apakah bukan ini yang disebut pahlawan? Berkorban untuk kepentingan orang lain? Kalau lihat film itu untuk jadi petugas damkar di Amerika sana harus ikut pendidikan. Akademi. Strukturnya semi mil...

Olahraga Istiqamah itu yang Terasa

Gambar
Seseorang pernah berkata ke saya bahwa olahraga bersepeda lebih terasa daripada olahraga jalan sehat. Bisa jadi kalau jaraknya tidak sama. Tapi coba kalau jaraknya sama atau seperempatnya saja dari bersepeda, maka olahraga berjalan kaki lebih terasa. Berjalan tentu lebih berat, karena kaki menahan berat badan sambil digerakkan maju. Sedang bersepeda berat tubuh ditahan sepeda. Kaki hanya mengayuh roda. Maka kalau menurut teori kesehatan olahraga yang terasa banget adalah lari, lalu berenang. Selanjutnya jalan. Semua olahraga itu otot menggerakkan seluruh tubuh. Tapi olahraga yang terasa nyata adalah ajeg. Rutin. Bersepeda jauh, biasanya bareng-bareng, jadi asyik tidak terasa lelah. Tapi setelah itu nggak bersepeda lagi, karena untuk bareng itu biasanya susah. Lebih nyata yang rutin. Langsung jalan sekeliling perumahan. Minimal 30 menit. Tapi rutin dilakukan minimal sekali seminggu. Syukur kalau lebih. Cukup sendiri nggak masalah. Maka ini yang disukai Allah. Seperti khatam saat Ramadha...

Ini Karena Allah Bukan Karena Kepintaranku

Gambar
(Ket. foto: ananda siap kembali ke pondok untuk belajar setelah menemui kami walinya. Bukunya tetap dibawa meski tidak pelajaran). Kemarin (22/8) ananda yang mondok di Gontor Putri 1 (GP1) telpon. Dia bercerita nilainya ada di peringkat bawah dari teman sekelas. Ya, saat ini di Pondok sedang ujian. Oleh: Mochamad Yusuf* Katanya nilai itu di kelas 2, sekarang dia kelas 3, sudah termasuk peringkat atas atau bagus. Ya, memang dia di kelas 3 ini naik urutan kelasnya. Di Gontor urutan kelas berdasarkan prestasi sebelumnya. Kelas B adalah paling atas. Terdiri dari anak-anak yang nilainya baik di kelas sebelumnya. Dilanjutkan ke bawah kelas C, D dan seterusnya. Kalau di kelas abjad paling belakang berarti prestasinya kurang bagus. Demikian juga urutan absen di kelas. Urutan nomor 1 paling bagus nilainya. Dilanjutkan urutan nomor 2, 3 dan seterusnya. Kebijakan ini persis seperti saat saya dulu di sebuah SMP negeri di Surabaya. Maka urutan absen terbawa di segala kegiatan. Misal: pasukan khusu...

Punya Anak Mau Mondok dan Pasangan Mendukung Itu Rezeki

Gambar
(Ket. foto: saya, istri, ananda dan temannya serta ibu saya berfoto di pondok Gontor Putri 1. Kami sebagai wali mendukung putri kami ke pondok. Juga keluarga besar kami. Alhamdulillah). Dari beberapa grup Gontor yang saya ikuti, baik WhatsApp dan Facebook, banyak yang menulis punya anak mau mondok itu adalah rezeki. Betul. Oleh: Mochamad Yusuf* Apalagi kalau keinginan dari sang anak. Itu luar biasa. Maka itu hal yang harus disyukuri. Alhamdulillah. Karena mondok adalah pendidikan yang penuh perjuangan. Dari anak juga walinya. Kalau sebagai wali karena pentingnya dan besar manfaat mondok, perjuangan itu akan dilakukan. Tapi kalau sebagai anak, karena belum banyak pengalaman, maka sekolah di pondok kemungkinan ada rasa takut. Maka benar yang ditulis itu. Punya anak mau mondok itu adalah rezeki. Namun itu masih belum cukup. Saya banyak bertemu dengan anak yang ingin mondok. Tapi tak bisa mondok. Karena salah satu walinya tidak mau. Saya juga banyak bertemu para bapak yang setuju anaknya...

Kalau Rezeki Sudah Dijamin Kenapa Harus Kerja Keras? | Ceramah Lucu Ustadz Salim A Fillah

Gambar
Postingan kami yang terakhir (17/8) memungkinkan banyak komentar. Seperti, "Ah, membuat umat Islam malas bekerja, karena berprinsip rezeki sudah dijamin. Bikin etos kerja kaum muslim yang salah." Tidak. Justru dengan rezeki yang sudah dijamin itu, maka kita semakin rajin bekerja. Karena bekerja bukan hanya cari gaji, tapi bekerja karena ibadah. Bila dilakukan ibadah, maka pahalanya bisa berlipat-lipat daripada gaji. Maka selisih pahala dan gaji ini oleh Allah diganti dengan yang lain. Seperti badan dan jiwa yang sehat, keluarga sakinah, anak yang sholeh dan lainnya. Juga akan dibayar Allah di akhirat kelebihannya ini. Demikian juga sebaliknya. Kerjanya tidak maksimal tapi digaji lebih tinggi, maka kekurangannya ditagih Allah di dunia dan akhirat. Maka perlu memahami etos kerja yang benar. Yuuk simak penjelasan singkatnya yang lucu (durasi sekitar 5 menit) tentang hal ini oleh Ustadz Salim A Fillah. Seorang ustadz dari Jogja dan penulis buku Islam best seller yang ceramahnya ...

Ayo Hidup Mulia dan Mati Husnul Khotimah! | Ceramah Bagus Ustadz FADHIL TASLIM

Gambar
Seseorang pernah berkata pada saya agar tidak usah membicarakan (membawa kabar) tentang surga dan neraka. Katanya itu hak prerogatif Allah. Terserah Allah memasukkan kita ke surga dan neraka. Karena aneh pandangannya, maka saya diam saja. Tidak mau komentar. Saya hanya menjawab dengan menyampaikan 2 ayat Al Qur'an. Namun kini saya ingin dia mendengar pengajian bagus yang disampaikan kemarin (Rabu, 19/8). Bahwa hidup di dunia apalagi akhirat adalah output. Seperti proses Fisika ada input, proses dan output. Setiap manusia mendapat modal yang sama. "Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberimu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, agar kamu bersyukur." QS 16:78. Lalu mendapat input yang sama: "(yaitu) Yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku," QS 26:78. Maka sekarang tinggal manusia yang melakukan proses dengan petunjuk tersebut. Hasilnya (output) akan berbeda tergantung ...

60 Amalan Pembuka Pintu Surga - Part 1 | Ceramah Bagus Ustadz MUHAMMAD ILHAM

Gambar
Tujuan hidup di dunia adalah dunia akhirat. Apalah arti harta, kekuasaan dan keluarga yang dibanggakan ternyata tidak berarti di akhirat. Apalagi sampai kemudian terjerumus ke neraka. Maka hidupnya dunia adalah sia-sia bila tidak masuk surga. Jadi harusnya setiap manusia mendedikasikan hidupnya untuk masuk surga. Syukurlah surga memiliki banyak pintu. Maka sekarang harusnya kita tahu adalah mengetahui bagaimana cara mendapatkan kuncinya. Sehingga nanti kita masuk surga karena kita punya kuncinya. Syukur-syukur tidak hanya memiliki 1 kunci. Ingin tahu kunci-kunci tersebut? Ingin tahu aja atau ingin tahu banget? Hehehe. Berikut kajian 5 kunci pembuka pintu surga di sini. https://youtu.be/PFDSGUFWXFE

Islam Pasti Menang! Tapi Ada Syarat.. Kajian Qur'an At Taubah 38-40 | Ceramah Ustadz KH KHOIRUDDIN

Gambar
Waktu berjalan tak mungkin berhenti. Suka atau tidak. Kadang kita merasa lelah. Kadang kita merasa putus asa. Kadang kita ingin berhenti. Kehidupan dunia yang dikejar sepertinya tidak kunjung diraih. Meski pengorbanan demikian banyak. Kebahagiaan yang didamba tak kunjung direngkuh. Saat seperti ini tepat merenungkan ayat-ayat luar biasa dari Al Qur'an. "..Apakah kamu lebih menyenangi kehidupan di dunia daripada kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit." QS 9:38 Mari kita simak kajian QS At Taubah 38-41 oleh KH Khoiruddin, pengasuh PP Ummul Quro' Surabaya (beruntung beliau mau keluar dari pondok, karena beliau ingin hanya fokus di pondok). Sebuah kajian kalau tidak didengarkan dengan hati seperti hanya menusukkan sembilu di hati. Sakit. Ihik-ihik. https://youtu.be/cBskJzBISdA

Jangan Cemaskan Yang Sudah Dijamin, Tapi Cemaskan Yang Belum Dijamin | Ceramah Lucu Ust Salim A Fillah

Gambar
Manusia memang lucu. Saat masih muda ingin banyak ini-itu. Maka dia bekerja keras, tanpa memperhatikan kesehatan, untuk berburu harta tersebut. Namun saat tua sudah berharta tidak bisa menikmati ini-itu karena kesehatan. Ini mungkin karena prioritas. Seperti juga manusia mengkhawatirkan tentang rezekinya esok. Aku makan apa? Tapi anehnya tidak mengkhawatirkan apa yang dimakan nanti di akhirat. Padahal rezeki di dunia sudah dijamin Allah. Sedangkan makan enak di surga belum tentu dijamin Allah. Kenapa kita tidak mengkhawatirkan apa yang belum dijamin Allah? "Dan tidak satupun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)." QS 11:6. Yuuk simak penjelasan singkatnya yang lucu (durasi sekitar 10 menit) tentang hal ini oleh Ustadz Salim A Fillah. Seorang ustadz dari Jogja dan penulis buku Islam best seller yang ceramahnya 'halus...

Sekolah Lagi atau Tetap di Rumah?

Gambar
Saat ini ramai diperdebatkan di masyarakat. Apakah saatnya kembali belajar di sekolah atau tetap belajar di rumah. Ini khususnya terjadi pada kota yang sudah mulai membuka sekolah secara terbatas seperti Surabaya. Oleh: Mochamad Yusuf * Seperti diberitakan, pemerintah kota Surabaya berencana membuka beberapa sekolah SMP untuk tahap uji coba dimulainya belajar tatap muka. Untuk sekolah negeri, kemungkinan mereka patuh. Untuk sekolah swasta, ada yang menolak. Sebenarnya riskan, kalau sekolah dengan sistem bertemu di sekolah terus pulang kembali ke rumah. Karena saat di luar sekolah, ada kemungkinan terkena penularan Covid-19. Namun kalau terus dilanjutkan belajar di rumah, tidak cukup efektif untuk banyak menyerap ilmu. Kondisi keluarga, fasilitas dan lainnya susah untuk full Daring. Dan memang tidak mungkin sama hasilnya belajar dengan bimbingan langsung dan belajar sendiri. Maka yang terbaik seperti sekarang ini. Libur. Isolasi diri di rumah. Mereka diminta belajar sendiri di rumah. Gu...

Annapolis - Referensi Orang Tua yang Anaknya Sekolah di Asrama seperti Pondok

Gambar
Tadi malam nonton film Annapolis. Ini gara-gara saya tidak bisa tidur. Hehehe. Kebetulan saya ingin nonton film ini, tapi belum ada waktu. Saya tertarik menonton ini karena penasaran dengan kehidupan taruna akademi militer negara superpower. Oleh: Mochamad Yusuf* Annapolis ini sebenarnya nama kota. Tapi di kota ini ada US Naval Academy, Akademi Angkatan Laut ya negara Amerika Serikat. Ya seperti Surabaya yang juga ada AAL-nya. Namun karena Naval Academy sangat populer, maka bila mendengar nama Annapolis asosianya adalah AAL. Ya, seperti mendengar nama West Point lalu teringat US Military Academy. (Ingin juga lihat film taruna West Point kalau ada). Melihat film ini seperti tidak jauh berbeda dengan keadaan negara kita. Mungkin terasa lebih di sana. Seperti persaingan masuk. Dikatakan di film itu setiap tahun yang daftar ada 50.000 orang. Tapi yang diterima hanya 1.200. Saya tidak tahu di sini, tapi sepertinya tidak sebanyak di sana, karena ini khusus AAL saja. Kesamaan lainnya orang se...

Bila Rezeki Sudah Ditakdirkan, Dimana Posisi Usaha? | Ceramah Ustadz Prof Dr ZAINUDDIN MZ

Gambar
Allah sudah menetapkan beberapa ketentuan (takdir) untuk makhluknya, salah satunya rezeki. "Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi." (HR. Muslim no. 2653). Lalu kalau demikian dimana posisi iktiar? Mari simak penjelasan yang penuh humor, gamblang, detil dan kronologis dari pakar hadits, guru besar Al Imam Mohamed Ibn Saud Islamic University, Riyadh, Prof. Dr. ZAINUDDIN MZ, Lc, MA di sini. https://youtu.be/oYW5FygSptQ

Harusnya WAH bukan WFH

Gambar
Seorang teman kalau ditanya kamu WFH? Kerja dari rumah? Ya, aku tadi dari rumah sekarang di pabrik. Kerja dari rumah. Bukan dari restoran. Hehehe. Jadi yang benar harusnya WAH. Work At Home. Kerja di rumah. Bukan Work From Home. Bukan kerja dari rumah. Karena semua orang berangkat kerja ya dari rumah.. Hehehe. Pekan ini adalah pekan kedua bagi saya WFH eh WAH. Ngajar online. Sepertinya lebih capek ngajar online ya? Hehehe. Anda juga WAH? Bagaimana pengalaman Anda?

Mengaji Kitab Kuning

Gambar
Salah satu Ustadz favorit saya adalah Ust Khoiruddin. Dia juga pengasuh acara di radio Suara Muslim Surabaya. Saya mengikuti kajian beliau di masjid Raudlatul Jannah Sidoarjo. Maka saat beliau menawarkan Al Qur'an buatannya, langsung saja saya pesan. Apalagi Al Qur'an ini menjadi pegangan saat kita mengaji di sana. Namun saat sudah di tangan dan saya mulai baca.. Astaga. Ini kitab kuning. Al Qur'an dengan terjemahan bahasa Jawa tapi tulisan tetap Arab. Arab pegon. Wow.. Ya sudah di pelajari pelan-pelan. Lha saya tidak pernah mondok. Kalau nggak begini tidak merasakan jadi santri di pondok. Nanti kalau Zelda datang liburan, biar dia jadi Ustadz saya. Ngajari kitab kuning. Hehehe. Alhamdulillah.

Fasilitas Sekolah Kedinasan

Gambar
Saat ini banyak orang kesulitan mencari nafkah. Akibatnya mungkin susah menenuhi kebutuhan keluarga. Termasuk bayar sekolah anak. Maka pengumuman Kemenhan yang membuka pendaftaran sekolah kedinasan dengan biaya gratis seakan oase. Di lain pihak Kemenkeu malah menutup pendaftaran sekolah kedinasannya. Sebenarnya sekolah kedinasan itu bisa jalan keluar bagi rakyat kecil untuk menaikkan taraf hidup keluarganya. Biaya gratis atau minimal murah, tapi dapat fasilitas cukup dengan kualitas pendidikan yang bagus. Serta lulus tidak bingung cari kerjaan lagi. (Ket. foto: masker berlogo dikirim kampus ke rumah para mahasiswanya yang sementara tidak bisa kembali ke kampus karena ada pandemi Corona).

Bukti Seseorang Mendapat Rahmat Allah | Ceramah Lucu Ustadz Salim A Fillah

Gambar
Setiap muslim sudah pasti ingin mendapat rahmat Allah. Karena dengan rahmat Allah ini maka hidupnya jadi lebih bahagia. Tidak hanya di dunia saja, terlebih juga di akhirat. Siapa yang tidak ingin mendapatkan hal ini. Lalu bagaimana mencari rahmat Allah itu? Terus apa bukti kalau kita sudah mendapat rahmat Allah? Yuuk simak ceramah singkat yang lucu oleh Ustadz Salim A Fillah. Ustadz dari Jogja dan penulis buku Islam best seller yang ceramahnya 'halus' khas orang Jogja di sini. https://youtu.be/LJN64OByDTo

Naik Tingkat

Gambar
Status yang saya posting tentang resolusi Ramadhan banyak mendapat respon. Banyak di antaranya kemudian bersemangat lagi membuka Al Qur'an. Alhamdulillah. Karena memang itu tujuannya. Yakni memotivasi. Hehehe. Tapi banyak juga yang sudah mengkhatamkan. Bahkan beberapa kali. Postingan saya itu semakin mengokohkannya. Alhamdulillah. Hehehe. Namun kebanyakan hanya sekedar menyelesaikan baca Arabnya saja. Bahkan ada yang berkali-kali khatam dalam hidupnya, tapi tak pernah mengkhatamkan terjemahannya sekalipun. Untuk mereka harusnya sudah meningkatkan statusnya. Kalau dulu misal sudah lulus TK, sekarang sudah harus lulus SD. Tidak cukup puas dengan mendapat pahala membaca hurufnya. Tapi berusaha mendapatkan petunjuk dengan membaca terjemahannya. Al Qur'an akan jadi petunjuk bila paham isinya. Saat Ramadhan seperti ini kesempatan melakukannya. Selain banyak balasan melakukan kebaikan di bulan suci ini, siapa tahu kesempatan membaca Al Qur’an itu hanya ada di bulan ini. Karena setelah...

Perlunya Menguasai Manajemen Waktu

Gambar
Waktu itu penting. Sangat penting. Waktu itu seperti modal yang diberikan pada tiap manusia. Dan hasilnya baru terlihat saat nanti di akhirat. Oleh: Mochamad Yusuf * Saya ingat cerita adik saya yang guru SD. Dalam salah satu pelajaran dia mau mengajarkan tentang nilai uang. Maka para murid diajak ke pasar. Mereka masing-masing diberi uang yang sama. Lalu disuruh belanja. Terserah. Apa saja. Lalu pada waktu yang sudah ditentukan, mereka berkumpul. Ada yang banyak barang. Ada yang sedikit. Bahkan cuma 1. Ada yang langsung bisa dimanfaatkan, ada yang harus diolah dulu. Demikian juga waktu. Waktu seperti uang yang diberikan ke para siswa itu. Nilainya sama. Semua orang diberi waktu 24 jam. Sama. Tapi meskipun modalnya sama, hasilnya bisa berbeda-beda. Ada yang banyak karyanya, seperti KH Buya Hamka. Dia seorang ulama, guru, pengurus MUI, masih menulis tafsir, buku bahkan novel. Kok bisa ya? Maka disini pentingnya kita menguasai manajemen waktu. Salah satunya adalah menguasai prioritas. Man...

Orang Yang Diharamkan Masuk Neraka - Neraka Gak Doyan Orang Ini | Ceramah Lucu Ustadz SALIM A FILLAH

Gambar
Setiap manusia pasti bercita-cita masuk surga. Apapun keadaannya. Namun dalam perjalanan hidupnya, seringkali melenceng karena godaan setan dan gemerlapnya dunia. Saat kadang tersadar, berusaha lagi menempuh jalan ke surga. Namun ada orang yang malah diharamkan masuk surga. Neraka nggak doyan dengan orang ini. Hehehe. Kok bisa? Siapakah orang ini? Apa yang dilakukannya? Mari ikuti ceramah singkat yang lucu oleh Ustadz Salim A Fillah. Ustadz dari Jogja dan penulis buku Islam best seller yang ceramahnya 'halus' khas orang Jogja di sini. https://youtu.be/ENiY67JUU0o

Selamat Jalan Mas Panca

Gambar
Panca begitu orang memanggilnya. Singkatan dari namanya yang cukup panjang, Pangeran Chandra Sasmita. Mas Panca ini sempat satu tim dengan saya saat di SCE, SAM Creative Education. Seingat saya berkat mas Panca ini, kita menyelenggarakan workshop Hipnosis dengan trainernya mas Wowik. Mardigu yang terkenal itu? Betul, mas Wowiek Mardigu si Bossman Sontoloyo. Tapi beliau belum seterkenal sekarang dan tahunya saya dia ahli hipnosis. Itu sekitar tahun 2010-an. Setelah itu mas Panca pindah tim. Jadi timnya Pak Tanadi Santoso. Yang saya ingat ceritanya adalah suka dukanya mengantar anaknya yang sekolah di SD Muhammadiyah 16 Kreatif di Baratajaya. Padahal rumahnya di daerah Pacuan Kuda, di belakang Pengadilan Negeri Jl. Arjuno. Saya ingat cerita itu karena tentu saja jarak yang cukup jauh sekolah bagi anak SD. Juga di sekolah itu ada adik saya yang jadi guru di sana sejak SD itu belum bertransformasi jadi sekolah kreatif. Sore ini saya dapat kabar tentang mas Panca. Innalillahi wa inna ilaihi...

Bisakah Kita Mengelak Takdir?

Gambar
Di film 'Final Destination' seorang remaja gelisah di pesawat saat mau take off. Akhirnya dia memutuskan turun dari pesawat dan diikuti beberapa teman sengaja atau tidak sengaja. Ternyata saat pesawat saat take off meledak di udara. Tidak ada yang selamat. Berarti remaja tadi dan teman-temannya yang tidak jadi berangkat tidak jadi mati. Namun satu persatu teman-temannya mati dengan cara berbeda. Film ini seakan menegaskan kalau sudah ditakdirkan, maka tidak bisa dielakkan. Ditakdirkan mati, meski tidak mati kecelakaan pesawat terbang, tapi mati karena hal lain. Lalu kalau tidak bisa mengelak takdir, kenapa harus repot-repot usaha? Hehehe, jadi kembali ke perdebatan yang tidak pernah usai sejak dulu. Paham takdir vs usaha. Tapi yang jelas filmnya recommended deh.. Hehehe.

Outbreak - Film Epidemi Hampir Seperti Dokumenter

Gambar
Film Outbreak ini mungkin film terbaik tentang virus. Pertama, dibintangi banyak artis papan atas. Diantaranya penggondol Oscar, seperti Dustin Hoffman, Kevin Spacey, Morgan Freeman. Ada Rene Ruso, Donald Sutherland dan lainnya. Maka aktingnya memang akting jempolan. Kedua, kisahnya memang realistis. Maka di sini kita akan memahami bagaimana sebenarnya sebuah virus bekerja. Apa yang dilakukan pemerintah menanggulanginya. Termasuk bagaimana alasan sebuah daerah dilockdown. Ceritanya agak mirip dengan Contagia. Yakni seperti flu. Maka bila ingin tahu kenapa harus pakai masker, social distance, APD dll maka di sini kita akan bisa belajar. Tentu belajar yang menyenangkan. Hehehe. Bedanya di sini sumber virusnya dari kera. Tentu saja penonton, termasuk saya, suka happy ending. Film ini juga. Bahkan pasangan suami istri yang sudah cerai menjadi rujuk kembali. Tentu saja dibumbui intrik-intrik termasuk tokoh antagonis sebagai film hiburan. Film ini saya rekomendasi untuk ditonton bila ingin m...