Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kuliah Bekal Hidup

FEATURES

Wisuda Yang Jadi Momen Bersyukur Keluarga Kami

Gambar
Saat buka Facebook banyak teman yang men-share wisuda anaknya. Karena pandemi kegiatan wisuda lewat daring. Sang anak hanya diwisuda di rumah. Tampak selain teman saya, yang juga orang tua sang ananda, juga saudara dan anggota keluarga lain. Seperti kakek, nenek, paman, bibi dan lainnya. Oleh: Mochamad Yusuf* Momen yang membahagiakan. Karena perjuangan bertahun-tahun akhirnya dapat diselesaikan juga. Sebuah perjuangan yang mungkin dilalui dengan peluh dan air mata. Dan juga momen yang penting. Karena anak sudah dianggap dewasa. Sebab setelah wisuda ini mereka sudah mandiri dengan mulai bekerja. Bahkan bisa jadi pergi jauh dari rumah dan berkeluarga. Wisuda daring tak mengurangi kebahagiaan mereka. Tentu saja kalau bisa memilih, mereka ingin diwisuda bersama teman-teman di kampus tercinta. Disaksikan para dosen dan anggota keluarga. Selamat buat mereka dan saya ikut berbahagia. Semoga menjadi ilmu bermanfaat. Kalau melihat wisuda ini, saya teringat wisuda saya. Khususnya saat wisuda S1 ...

Kubah [18]: One Day Twenty Verses

Gambar
(ref: sxc.hu) Actually I have done it before. But never completed. Always stop halfway. And when excited, I started from begin Koran again. And later stopped again in the middle of the way. And so over and over again. Oleh: Mochamad Yusuf * Beberapa hari lalu seorang teman mengirim pesan ke BBM saya. "Tahu ODOJ?" tanyanya. "Tidak," jawab saya. "ODOJ itu One Day One Juz. Program membaca Al Quran 1 hari 1 juz." Saya tidak merespon. Saya tahu ini sangat berat. Namun dia ternyata tak tinggal diam. Dia mengirim terus pesan-pesan yang terkait program ODOJ. Bahkan meminta saya membaca tautan yang diberikan. Melihat dia sangat antusias mempromosikan program ODOJ, akhirnya saya tidak bisa diam lagi. Saya bilang, "OK. Siip." Sebuah jawaban standar. Netral, yang tidak jelas. Apakah mengiyakan atau menolak. Hari ini, kembali dia mengirim pesan ke BBM saya. Isinya sama. Sepertinya tetap semangat, pantang mundur. Ini mungkin karena dia melakukannya lewat BBM...

Kubah (17): Sedekah Tanpa Pandang Bulu

Gambar
Paginya desanya gempar. Ternyata orang-orang tahu dia bersedekah cukup besar. Tapi ternyata wanita itu adalah pelacur. Orang-orang desa heran kenapa harus sedekah pada pelacur? Bukannya masih banyak yang bisa disedekahi. Oleh: Mochamad Yusuf* Suatu ketika saat makan bersama dengan seorang teman, tiba-tiba saya menyadari adanya seorang gadis di dekat pintu warung tersebut. Dia berdiri sambil memegang sebuah kardus kecil. Diatasnya ada lubang kecil seperti lubang di celengan atau kotak amal. Dan di depannya tertempel sebuah kertas yang mengajak infaq pada mereka. Sebuah lembaga yatim piatu yang jauh di sana. Sebuah kota di luar propinsi. Saya yang tidak tega melihatnya berdiri terus-menerus seperti itu, menghampiri dan memasukkan uang pada lubang celengan itu. Dia mengangguk dan mengucapkan terima kasih. Saat saya kembali ke tempat duduk semula, teman saya menyemprot, "Ngapain Suf kamu infaq ke situ. Tahu nggak mereka itu mafia. Saya baca beritanya di koran." Ya, saya juga memb...

Kubah (16): Silaturahim Menyelamatkan Saya dari Drop Out Kuliah

Gambar
Zidan bersama kakek dan neneknya saat berkunjung ke rumah (ref: dok. pribadi) Keputusan ini bagaikan geledek di siang hari bolong. Meski saya tahu kondisi keluarga terakhir-terakhir, tapi tetap saja membuat saya kaget. Berita ini membuat saya seperti di ujung dunia. Gelap. Buntu. langit seakan runtuh. Oleh: Mochamad Yusuf* Suatu ketika saat saya menginjak di tahun pertama kuliah, orang tua memanggil saya. Mereka ingin berbicara dan membahas sebuah hal yang serius. Ini bisa saya rasakan, karena beberapa hari sebelumnya tampak mereka secara sembunyi-sembunyi membahas sesuatu yang serius. Lalu saya duduk bertiga dengan Bapak dan Ibu. Awalnya mereka berat memulai percakapan ini. Akhirnya saya tahu maksud perbincangan itu. Ayah dan Ibu sudah tidak sanggup membiayai kuliah saya. Jadi saya tidak akan dimarahi kalau saya tidak kuliah. Kalau tetap meneruskan kuliah, monggo saja. Tapi jangan berharap ada kucuran dana dari Bapak dan Ibu. Keputusan ini bagaikan geledek di siang hari bolong. Mesk...

Kubah (15): Silaturahim Menghindarkan Kunjungan Malaikat Maut

Gambar
Pulang kampung sekali setahun sudah jadi tradisi. Meski justru di waktu-waktu itu transportasi sulit. Sehingga asal keangkut sudah senang. Meski untuk itu nyawa taruhannya. (ref: dok.pribadi) Akhirnya habislah 40 hari itu. Dia lega karena orang terdekat dan dikenalnya sudah didatangi dan berkesempatan meminta maaf. Dia ikhlas dan bersiap menerima tamu malaikat Izrail. Dia bersiap menerima kematiannya. Oleh: Mochamad Yusuf* Saat lebaran lalu orang-orang berbondong-bondong melakukan perjalanan. Tidak peduli jauh, macet, capek bahkan kerapkali harus bertaruh nyawa, mereka ikhlas saja melakukannya. Tujuannya untuk melakukan silaturahim. Yakni bertemu dengan orang tua, kakek nenek, saudara, kerabat, teman, tetangga lama dan lainnya. Silaturahim ini bagi kebanyakan orang dikenal sebagai silaturahmi. Artinya hampir sama. Tapi secara arti kata per kata lebih baik menggunakan kata silaturahim. Memang tradisi ini cukup unik. Dan konon hanya dilakukan di negeri Indonesia. Lalu mengapa harus ber...

Kubah (14): Perlunya Latihan Dan Mempersiapkan Diri Menyongsong Ramadhan

Gambar
(ref: sxc.hu) Bahwa sebenarnya dalam hidup, persiapan dan latihan itu perlu. Seorang penyanyi saat manggung, dia melakukan latihan yang cukup lama. Demikian juga saat olahragawan bertanding, dia berlatih cukup lama dan keras. Memang kadang rasanya tidak masuk akal. Sebuah pertunjukan atau pertandingan sejam, tapi latihannya bisa berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Oleh: Mochamad Yusuf* Kemarin bagi beberapa orang sudah melakukan puasa Ramadhan untuk tahun ini. Namun kebanyakan orang baru berpuasa hari ini. Sehingga kemarin salah satu topik yang jadi pembicaraan hangat saat saya bekerja adalah puasa. Kebetulan sudah sebulan ini saya bekerja di tempat klien. Sebuah distributor suku cadang sepeda motor di SIER Rungkut Surabaya. Karena kerja sementara oleh klien disediakan tempat khusus. Empat buah meja disusun berhadap-hadapan, sehingga yang bekerja juga berhadap-hadapan. Maka sambil bekerja bisa enak untuk mengobrol. Saya yang melihat beberapa teman lemas tidak bers...

Kubah [13]: Doa Kematian dari 40 Orang

Gambar
(ref. www.arrahmah.com) Saya iri dengan ustadz Jeffry. (Demikian juga aku iri dengan Bapakku dulu). Tadi siang setelah menunaikan shalat jumat, sang imam masjid langsung mengajak shalat ghaib. Shalat mendoakan almarhum ustdaz Jeffry yang meninggal dunia dini hari tadi. Oleh: Mochamad Yusuf* Kita tidak pernah kenal secara pribadi. Bahkan tidak pernah bertatap muka. Kita hanya tahu karena dia adalah selebritis dai. Namun kita semua mau untuk melakukan shalat ghaib jamaah, meski saya dengar beberapa orang meninggalkan masjid karena terdengar suara raungan motor. Ustadz Jeffry yang kerap dipanggil Uje wafat di hari jumat. Jumat dini hari. Seperti juga ayahku dulu yang juga wafat di jumat dhuha menjelang shalat Jumat. Dan saat kembali dari masjid, saya diberitahu Ibu saya bahwa di masjid Istiqlal ustadz Jeffry juga dishalatkan jenazah di sana. Sunggu luar biasa. Berarti dia banyak didoakan orang. Sudah lebih dari 40 orang. Sudah lebih dari cukup untuk bekal di dunia akhirat. Saya jadi te...

Kubah [12]: Penghormatan Untuk Yang Memberi Gaji

Gambar
(ref. sxc.hu) Saya tertarik dengan kebiasaan satpam perumahan ini. Karena ini adalah kompleks perumahan. Bukan kompleks militer. Kalau kompleks militer, wajar para penjaga akan memberi hormat. Karena itu jarang saya menemukannya di perumahan. Di perumahan saya juga tidak ada, meski pintu portal berkonsep buka tutup juga. Oleh: Mochamad Yusuf* Setiap hari saya mengantar anak-anak ke sekolah. Dalam perjalanannya supaya cepat, saya menempuh jalan tembus lewat sebuah perumahan. Di perumahan ini pintu gerbangnya ditutup dengan portal. Hanya menyisakan sedikit ruang untuk 1 sepeda motor lewat. Namun bila yang lewat adalah warga perumahan itu sendiri, maka portal itu akan dibuka oleh satpam. Tidak hanya keistimewaan itu saja yang didapat warga. Tapi juga diberi hormat ala militer oleh satpam di situ. Di dekat pintu portal itu ada 1-2 satpam yang menjaganya. Saya tertarik dengan kebiasaan satpam perumahan ini. Karena ini adalah kompleks perumahan. Bukan kompleks militer. Kalau kompleks milit...

Enerlife [13]: Filosofi Pisang, Sekali Hidup Hiduplah Berarti

Gambar
Kebun belakang rumah yang penuh Pisang (dok. pribadi) Kita renungkan filosofi hidup pisang ini. Seperti pisang, hidup manusia juga terbatas. Anggap saja sampai berusia 100 tahun. Seharusnya saat hidup seorang manusia memiliki sebuah tujuan. Yakni berguna bagi makhluk hidup lain. Juga lingkungan sekitarnya. Oleh: Mochamad Yusuf * Di belakang rumah, saya tanam pisang Kepok. Saya tanam jenis pisang ini karena enak kalau digoreng. Batangnya besar dan tinggi. Sebelumnya sudah ada pisang Susu. Sebaliknya dengan pisang Kepok, pisang Susu pohonnya kecil dan rendah. Karena itu pisang Susu seringkali jadi miring bahkan roboh karena tidak mampu menahan berat pisang yang dihasilkan. Sebaliknya karena batangnya besar, meski buahnya banyak dan berat, pisang Kepok masih mampu menahan buahnya. Padahal 1 tandan bisa sampai 10 sisir atau lebih. Sedangkan pisang Susu paling maksimal hanya 5 sisir. Karena kesibukan kita, saya dan istri kerja, seringkali tidak sempat mengecek kebun belakang. Suatu ketika ...

Kubah [11]: Manusia Sukses Adalah Manusia Bermanfaat Bagi Yang Lain

Gambar
(ref: lentera-langit.blogspot.com) Betapa dahsyatnya! Ternyata ketika ada manusia buruk yang meninggal dunia malah disyukuri oleh makhluk lain. Mereka bahagia dengan kematian manusia ini. Mereka bisa lega dan hidup damai dari gangguan dan kerusakan yang ditimbulkannya. Oleh: Mochamad Yusuf* Suatu saat mau pulang dari rumah Ibu, di pinggir jalan saya lihat pohon Blimbing sayur (blimbing Wuluh) Ibu tampak berbuah lebat. Saya lihat dengan perasaan kagum. Kagum karena pohonnya yang kecil yang terdiri 1 batang dan tidak tinggi. Wajar karena rumah Ibu tidaklah luas. Bahkan tidak punya halaman. Dan pohon itu ditanam di sela-sela tanah yang ada. (Kelak saya salah. Pohon itu hanya ditanam di pot). "Bagaimana Blimbing sayurmu?" tanya Ibu saat saya terkagum melihat pohon Blimbing itu. Ibu tahu saya juga punya pohon Blimbing sayur. Blimbing saya malah lebih subur. Jadi lebih besar dan rimbun. Tapi tak kunjung berbuah. "Sudah berbuah. Namun baru 2 biji," jawab saya sambil tert...

Kubah [10]: Memahami Lagu UntukMu

Gambar
(ref: lirik-lagu-dunia.blogspot.com) Namun saat dewasa ini, saya menikmati lagu-lagu dengan sudut berbeda. Saya mencoba menikmati lagu-lagu ini dengan sudut agak spiritual. Sering dalam lagu, khususnya lagu-lagu cinta, sering lagu tersebut menggambarkan tentang cintanya pada pasangan. Memuji, memuja dan mencintai dia. Oleh: Mochamad Yusuf* Saya suka musik. Saya mulai kenal musik saat kelas 1 SMP. Itu saat saya harus masuk sekolah di siang hari. Memang di SMP saya itu, untuk siswa kelas 1 masuk siang. Di rumah setelah semua berangkat aktivitas, Bapak pergi kerja dan adik-adik pergi sekolah, Ibu mulai bekerja. Bekerja di rumah. Dia menjahit konveksi. Dia mengambil bahan dari juragannya, menjahitnya di rumah dan kalau sudah selesai disetorkan kembali ke juragannya. Ibu biasanya kerja sebelum Subuh, setelah Isyak dan setelah semuanya pergi beraktivitas. Sambil bekerja Ibu akan menyetel radio. Saya lupa stasiun radionya apa. Yang jelas di pagi hari itu Ibu menyetel lagu-lagu barat Oldies, ...

Kubah [9]: Mencarikan Pendidikan Terbaik Bagi Anak

Gambar
(ref: sxc.hu) Pada suatu hari, Nabi Muhammad beserta para sahabat berjalan melewati sebuah kuburan. Sesaat setelah memasuki kuburan, tiba-tiba Nabi Muhammad mempercepat langkahnya. Hampir seperti lari. Sahabat-sahabat yang sebelumnya mnegikutinya dengan santai, jadinya juga ikutan berjalan cepat. Seperti tergesa-gesa. Oleh: Mochamad Yusuf* Saat ini awal tahun. Biasanya beberapa sekolah swasta, khususnya yang favorit, mulai membuka pendaftaran siswa. Bila sudah memenuhi kuota, sekolah ini sudah menutup penerimaan siswa meski tahun ajaran baru masih lama. Karena itu bila anak Anda tahun ini mulai memasuki jenjang sekolah baru, SD/SMP/SMA, saatnya sekarang untuk membuka mata dan telinga lebar-lebar mencari informasi sekolah. Kalau tidak, Anda harus siap-siap gigit jari karena sekolah incaran Anda sudah tidak bersedia menerima anak Anda sebagai siswanya. Mengapa Anda harus memperhatikan pendidikan anak Anda? Selain tentu saja berhubungan dengan masa depan anak Anda, hal itu juga berhungan...

Kubah [8]: Berterima Kasih dari Doa Orang Lain

Gambar
(ref: sxc.hu) Apalagi kalau ada yang mengucapkan pas tengah malam. Waktu saya tanyakan, bagaimana dia dapat mengucapkan tepat pk 00.00? Ternyata dia memasang alarm. Lalu dia terbangun karena alarm hanya untuk mengucap selamat ulang tahun pada saya. Ini tentu sangat saya hargai. Oleh: Mochamad Yusuf * Era Facebook memang luar biasa. Dulu kita tidak begitu peduli dengan ulang tahun orang lain. Namun sekarang dengan Facebook, jauh hari sudah diberitahu siapa saja yang mau berulang tahun minggu ini. Dan pada harinya, Facebook akan menampilkan icon siapa saja yang ulang tahun hari ini. Dan sekali klik, maka kita bisa mengucapkan selamat ulang tahun tanpa harus masuk ke halaman profile-nya. Begitu mudah. Apalagi dengan disinergikan berbagai aplikasi di ponsel, maka seseorang tidak akan pernah melupakan hari jadi orang lain. Karena itu, tidak heran kalau sekarang yang mengucapkan ultah jauh hari sebelumnya. Saya sendiri pernah diberi ucapan 4 hari sebelumnya. (Juga seminggu setelah hari ulan...

Kubah [7]: Raih Bahagia Dengan Tanpa Iri

Gambar
(ref: sxc.hu) Nabi Musa ragu untuk mendekati orang tua itu. Dia ragu, apakah orang tua ini layak masuk surga. Tapi karena dia orang pertama yang dilihatnya saat mau keluar kota, maka seharusnya orang tua inilah yang akan menjadi tetangganya di surga. Oleh: Mochamad Yusuf * Seseorang pernah bercerita pada saya bahwa dia tidak krasan di tempat kerjanya. Saya tanya ada apa. Jawabnya, banyak yang iri padanya. Dia memang berprestasi sehingga disukai pemilik perusahaan. Saya tanya kenapa hal itu dipusingkan. Bukankah itu bukan masalahmu. Itu justru masalah pada mereka. Jawabnya, mereka sudah mulai menerornya. Bahkan saat kemarin dia tidak bisa mengambil gaji, gaji yang dititipkan perusahaan buat dia telah dibuka. Saya jawab, kalau itu sudah tidak betul. Kamu bisa melaporkan orang yang telah membuka surat itu. Tapi yang lebih baik, kamu lupakan dan abaikan saja mereka. Dan berikutnya kamu ambil gaji sendiri. Nggak usah dititipkan. Lebih lanjut saya jelaskan, bahwa di manapun akan banyak oran...

Kubah [6]: 3 Kunci Hidup Bahagia Dunia Akhirat

Gambar
(ref: sxc.hu) Hidup dengan penuh lilitan hutang hanya akan membuat hidup terasa sesak. Tidak ada perasaan bahagia. Dapat bayaran tidak bahagia, karena habis untuk membayar hutang. Dapat proyek juga tidak dapat membuatnya bahagia. Oleh: Mochamad Yusuf * Untuk hidup bahagia sebenarnya hanya ada 3 hal yang dapat dilakukan. Ini tips yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW. Tentu tips ini dijamin manjur, karena yang menyampaikan tips ini sudah pasti mendapat informasi dari pemilik alam semesta ini. Berikut 3 kunci hidup bahagia dunia dan akhirat: 1. Takut terhadap Allah SWT. Kita hidup tentu ada tujuannya. Tujuannya apa? Jawabannya bisa ditanyakan ke penciptanya. Karena sebagai pencipta dia tahu apa maksud penciptaan manusia. Jadi kita tinggal baca jawabannya di Al Quran. Jawabannya adalah penciptaan manusia untuk menyembah pada sang Pencipta. Karena itu harusnya kita taat pada sang Pencipta. Dengan cara menjalankan apa yang diminta. Dan menjauhi apa yang dilarang. Mudah kan? Kalau kita tid...

Kubah [5]: Iblis dan Firaun pun Mau Bertobat

Gambar
(ref: wikipedia.org) Kelak saat dia ditenggelamkan Allah saat mengejar Nabi Musa dan pengikutnya, dia merasa banyak dosanya. Dia tahu selama ini, yang dia lakukan salah. Dia ingin bertobat. Namun tobatnya ini terlambat. Oleh: Mochamad Yusuf * Iblis adalah makhluk paling pembangkang di seluruh kolong jagat raya ini. Dialah satu-satunya makhluk yang berani membangkang secara langsung perintah dari Allah. Akibat dari perbuatannya ini dia harus dibuang dari surga. Tidak hanya itu, masa depannya sudah jelas: neraka paling bawah! Iblis adalah makhluk nomor satu yang paling banyak dosanya. Namun di saat-saat tertentu, dia kadang menangis dan menyesali apa yang sudah dilakukannya. Dia tahu, bahwa hukuman dari Allah tidaklah main-main. Dia takut menerima hukuman itu. Karenanya kadang muncul perasaan untuk bertobat. Memohon ampun atas perbuatan salahnya di hadapan Allah. Meski ini berarti dia mengakui kesalahannya. Sehingga pada saat zaman Nabi Musa, dia memutuskan benar-benar bertobat. Maka di...

Kubah [4]: Apakah Alam Bisa Bergerak di Luar Kebiasaannya?

Gambar
(ref: sxc.hu) Apakah kita bisa mengendalikan kemauan makhluk mati, seperti gunung, laut, angin bahkan matahari? Pasti banyak yang menjawab: tidak mungkin! Mereka tidak memiliki nyawa, sehingga tidak memiliki kemauan. Jadi bagaimana kita bisa meminta mereka untuk melakukan apa yang kita inginkan? Oleh: Mochamad Yusuf * Kita tahu hanya makhluk (ciptaan Tuhan) bernyawa saja yang memiliki kemauan. Kemauan ini ada di dalam otaknya. Karena ada kemauan ini mereka ingin makan, ingin minum, ingin tidur dan lainnya. Kemauan itu bisa muncul dari diri sendiri misal: haus. lapar. Tapi juga bisa dari luar, entah dipaksa atau diimingi, seperti kuda yang dipecut untuk berlari lebih kencang. Untuk sebagian makhluk hidup ini kita bisa mengendalikan kemauannya. Bahkan binatang buas pun bisa kita suruh. Seperti: singa yang diminta meloncat di lingkaran api, ikan lumba-lumba yang meloncat dan menari-nari dan lain-lain seperti kita saksikan aksinya di tempat sirkus. Tapi apakah kita bisa mengendalikan kema...

Kubah [3]: Hati Yang Batu Membuat Kita Celaka

Gambar
(ref: sxc.hu) Kalau manusia biasa, tentu ini kesempatan balas dendam. Bagaimana tidak? Kalau tadi beliau dianiaya sampai menderita begitu. Sekarang beliau dapat membalas balik dengan menimpakan azab pada mereka. Oleh: Mochamad Yusuf * Pada suatu hari Nabi Muhammad SAW berkunjung ke sebuah kampung. Tujuannya adalah berdakwah. Mengajak warga kampung kembali ke Tuhan yang sejati, Allah. Menuntun mereka ke jalan yang terang. Membuat mereka bahagia daripada terus menderita. Mengembalikan ke jalan yang lurus, yang membuat mereka senang, gembira, terbebas dari segala derita dunia. Tujuannya sungguh baik. Tapi alih-alih warga kampung ini mengucapkan terima kasih atas ajakan beliau, mereka malah marah. Mereka mencaci-maki beliau. Meludahi, melempari batu, kotoran dan bahkan ada yang memukulnya. Yang jelas sebuah balasan yang sangat menyakitkan. Dengan sedih, putus asa dan segala perasaan yang tidak enak di hati, Nabi Muhammad SAW meninggalkan kampung itu. Agak jauh di luar kampung, dia duduk d...

Kubah [2]: Mungkinkah Keajaiban di Zaman Modern?

Gambar
(ref: wikipedia.org) Mungkin keajaiban-keajaiban di zaman modern ini masih ada. Tapi sudah tidak spektakuler di zaman nabi dan rasul. Masih membuat kekaguman, tapi masih bisa masuk nalar. Seperti cerita yang baru saya baca kemarin. Oleh: Mochamad Yusuf * Seorang anak kecil kesepian. Tidak memiliki teman. Anak-sanak seumuran dia menolak bermain dengan dia. Yang dia punya hanyalah sebuah boneka Teddy Bear pemberian hadiah Natal orang tuanya. Begitu kesepiannya, dia berdoa ke Tuhan berharap keajaiban agar bonekanya bisa hidup. Sehingga pada suatu pagi, doanya terkabul. Bonekanya hidup dan menjadi satu-satunya teman. Tentu saja ini merupakan kejaiban. Bagaimana benda yang terbuat dari kapas bisa hidup, bahkan makan-minum, ngerokok bahkan nge-drug dan nge-sex. Sehingga tentu saja banyak diliput media massa. Ini memang kejaiban yang diciptakan oleh Hollywood dalam film “TED”. Sebuah narasi pengantar di awal film ini sangat menggelitik saya, “Masih adakah keajaiban di zaman modern ini?” Betu...