(ref: sxc.hu) Syahdan dahulu kala ada seorang pengusaha yang melakukan perjalanan bisnis ke daerah kampung kelahirannya. Dia sudah lama meninggalkan kampung halaman. Yakni sejak kepindahannya ke kota saat mulai masuk bangku sekolah menengah. Sejak itu, dia tidak pulang ke kampung kelahirannya. Hanya 3 kali. Yakni saat mau menikah, dan meninggalnya ayah dan ibunya. Itu pun saat pemakaman bapak dan ibunya, dia sudah terlambat. Karena sudah dimakamkan. Oleh: Mochamad Yusuf * Mulai dini hari dia sudah berkeliling melakukan pembicaraan dengan partner dan klien. Benar-benar hari melelahkan. Siang harinya dia beristirahat sambil menikmati es degan. Baru sadar makam kedua bapak ibunya tidak jauh dari tempat dia minum es degan itu. Terbersit mengunjungi makamnya. Akhirnya dia putuskan menitipkan mobil sewaannya pada penjual es degan, dan dia berjalan ke makam tersebut. Setelah berdoa di depan kedua makam orang tuanya, dia beristirahat sejenak. Makam tampak rindang. Pohon-pohon Kamboja tambak s...