Dalam hati, dia sangat bersyukur dengan keadaan ini. Dan dia sadar ternyata dengan berhaji malah dia mendapat rejeki. Bahkan mendapat jalan hidup yang dia sukai dan berwujud sukses. Oleh: Mochamad Yusuf * Suatu ketika seorang teman merasa ‘menthok’ karirnya. Meski belum menjadi manager, dia merasa sudah sudah di puncak karir. Karena yang belum diraih hanyalah jabatan manager. Namun untuk menjadi manager tidaklah mudah, karena tak hanya memiliki kemampuan managerial namun juga jaringan politis. Namun untuk mengundurkan diri, dia merasa ragu. Karena pengetahuan dan kemampuan hanyalah itu. Apakah dia mampu mencari pekerjaan yang sama di perusahaan lain? Pasti posisi yang diincar adalah posisi yang tinggi, kalau tidak sama saja. Apalagi dia merasa umurnya sudah di atas 40 tahun. Usia yang rawan, kecuali untuk posisi-posisi tertentu. Biasanya jabatan-jabatan top. Semakin hari semakin malas saja dia berangkat ke kantor. Dia tahu, dia sudah tak menemukan ‘passion’ lagi di kantor itu. Tak ada ...