Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2010

FEATURES

Rahasia Rejeki (23): Rahasia Rejeki Warung Laris 2

Gambar
Saya bersyukur warung-warung yang dituju tutup. Kalau tidak, saya tidak menemukan warung itu. Saya tahu, hal itu bukanlah kebetulan. Pasti ada yang mengatur. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan tepat. Oleh: Mochamad Yusuf * Saya ingin melanjutkan serial ‘Rahasia Rejeki’ nomor 22 tentang rahasia sebuah warung yang laris. Kalau di artikel itu, saya bercerita tentang sebuah keluarga menyesal yang kenapa datang ke sebuah warung yang tak tepat. Di artikel itu, sebenarnya sebuah keluarga ingin datang ke warung langganan, namun ternyata tutup. Bahkan ketika ingin ke warung langganan lain juga tutup. Akhirnya karena putus asa, mampir ke sebuah warung dan ternyata tak enak. Sehingga menyesal. Saya juga pernah punya pengalaman seperti ini. Hampir mirip. Namun hasilnya beda. Suatu ketika setelah lebaran beberapa tahun lalu. Waktu itu saya masih di sekolah menengah. Ada kerabat yang datang dari luar kota. Saudara desa dari ayah. Karena waktu itu ibu tidak ada di rumah, maka tidak ada masakan. Untuk...

Rahasia Rejeki (22): Rahasia Rejeki Warung Laris

Gambar
Dalam mobil ke tempat tujuan, mereka bertanya-tanya kenapa ya mereka mampir ke warung itu? Bukankah masih ada warung lain? Dan kenapa warung langganan tutup? Akhirnya kesimpulannya sama. Rejeki. Oleh: Mochamad Yusuf * Apa sebenarnya hal yang bisa mendatangkan rejeki itu? Bila saya berjualan nasi goreng di sebuah jalan, apa yang membuat orang datang ke warung saya? Apakah cukup nasi goreng saya enak? Tapi bagaimana orang tahu nasi goreng saya enak, kalau tak mampir ke warung saya? Bagaimana membuat mereka datang ke warung saya? Ketika saya menulis serial 'Rahasia Rejeki' ini, sebuah komentar panjang masuk ke saya. Dia bilang, kadang memang rejeki seperti sebuah takdir. Dimana ada sebuah tangan tersembunyi yang mengaturnya itu semua. Dia bercerita suatu ketika bersama keluarga pergi ke Kediri. Dari rumah dia merencanakan mampir ke warung langganan di Kediri sana. Makanan sedap yang jadi favorit sudah terbayang. Semua anggota keluarga sepakat untuk menahan lapar dulu, sebelum akhi...