Postingan

Menampilkan postingan dengan label bekerja

FEATURES

Deja Vu

Gambar
Dalam hidup saya beberapa kali mengalami deja vu. Deja vu seperti pernah mengalami kejadian seperti itu, padahal kenyataannya tak pernah. Yang saya ingat waktu harus meeting di kantor baru dengan seorang vendor. Waktu meeting tersebut tiba-tiba saya merasa sudah pernah mengalami kejadian itu. Padahal saya baru pertama meeting di ruang meeting, karena baru jadi karyawan di sana. Juga tak mungkin mengulang, karena vendor baru pertama kali ke kantor itu. Saya amati persis yang saya ingat. Orang-orangnya, meja kursinya, semua apa yang ada di sana. Padahal itu pertama kali saya alami. Saya ambil kesimpulan waktu itu bahwa saya memang ditakdirkan berkantor di situ. Saya melewatkan karir saya di sana selama 3 tahun untuk berkarir lagi di tempat lain. Hehehe. Btw, Anda punya pengalaman Deja Vu juga?

Apabila Pasangan Anda Sering Pulang Kerja Larut Malam, Waspadalah!

Gambar
Apabila suami atau kekasih Anda sering bekerja hingga larut malam, sebaiknya waspadalah! Meskipun 100 persen percaya pada kesetiaan si dia, ternyata menurut hasil temuan sebuah studi kenyataannya berbeda. Mereka, pegawai yang sering lembur di kantor ternyata lebih rentan berselingkuh. Penelitian yang diakomodasi oleh IllicitEncounters.com ini, mengungkapkan bahwa pegawai yang bekerja lebih dari 45 jam dalam seminggu, berpotensi besar menjalin hubungan perselingkuhan dengan rekan kerja atau klien. Melalui penelitian ini terkuak pula bahwa sebanyak 54 persen karyawan yang mengikuti survei, mengaku sering berpikir untuk mencari teman selingkuh di kantor, biasanya rekan kerja. Akhirnya, penelitian ini pun menyimpulkan bahwa semakin panjang jam kerja seseorang, maka semakin tinggi pula kemungkinan mereka untuk berselingkuh. Anda setuju? Bagaimana menurut Anda? http://female.kompas.com/read/2013/12/03/1259349/Karyawan.yang.Sering.Lembur.Rentan.Berselingkuh.

Pekerjaan Adalah Hobi Yang Berbonus

Gambar
(ref: sxc.hu) Pagi ini saya dapat SMS dari seorang teman kantor lama. Ya, dia setelah melahirkan, dia resigned dari kantor. Ini gara-gara sering terlambat ke kantor karena harus mengurusi anaknya. Setelah itu dia di rumah, mengurus suami dan anaknya. Istilah sekarang jadi full ibu rumah tangga. Oleh: Mochamad Yusuf* SMSnya itu mengabarkan dia sekarang bekerja sebagai penyiar di sebuah radio. Bahkan saat SMS masuk, dia lagi siaran. Langsung saja saya sambar earset dan menancapkan ke ponsel untuk mendengarkan radio. Ternyata program yang diasuh adalah lagu-lagu lawas alias oldies. SMS-an dengannya jalan terus meski siaran, dan salah satu kutipan yang saya suka adalah dia senang bekerja di sini karena sesuai passion dan hobinya. Dia memang sebelum kerja di kantor lama, adalah penyiar. Sekarang kembali ke profesi lama. Saya jadi ingatan perkataan seseorang yang diwawancarai oleh radio Suara Surabaya karena prestasinya. Dia bilang, “Saya suka pekerjaan ini karena sesuai passion dan hobbi. ...

Teknologi Membunuh Profesi atau Mencipta Profesi?*

Gambar
Pagi ini saya di Jakarta banyak melihat pengendara motor dengan rompi warna hijau. Di Surabaya sebenarnya saya juga melihat hal yang sama. Tapi di Jakarta begitu banyak. Mereka, berompi hijau ini, adalah tukang ojek. Tapi mereka unik, bukan tukang ojek biasanya. Mereka memang mandiri, bukan pegawai. Tapi mereka disatukan oleh sebuah aplikasi namanya Gojek. Aplikasi ini bagi konsumen ojek, begitu menguntungkan. Kata teman yang pernah menggunakan, harganya lebih murah. Bagi tukang ojek juga menguntungkan, karena dengan mudah dia mendapat banyak penumpang. Dan semua orang bisa jadi tukang ojek Gojek ini. Dengan aplikasi ini seseorang bisa memesan ojek lewat ponselnya. Akibatnya penumpang bagi tukang ojek tradisional menjadi menurun. Mereka terancam dengan tukang ojek modern ini. Sempat di Jakarta sampai ada kejadian penghadangan dan ancaman ke tukang Gojek dari tukang ojek tradisional. Kalau melihat hal ini, teknologi membunuh pasar tukang ojek tradisional. Di lain pihak, menumbuhkan tuka...

Pujian Yang Menjadi Semangat

Gambar
Tiga tahun lalu ada kejadian yang menjadikan saya terkesan pada pujian. Saya melakukan percobaan memuji dan tidak. Saya lakukan pada peristiwa dan lokasi yang sama. Hasilnya ? Luar biasa berbeda. Oleh: Mochamad Yusuf * Saat itu ide muncul gara-gara seorang satpam memberikan secarik kertas saat mau menabung di sebuah bank swasta. Kertas itu adalah form feedback penilaian bagi teller. Biasanya saya tak hiraukan. Tak diisi, meski form itu harus diserahkan bersamaan dengan form penabungan. Awalnya saya heran. Kenapa form feedback diberikan di awal. Tidak setelah berhubungan dengan teller. Bukankah kalau memberikan feedback seharusnya baru dilakukan kalau sudah melakukannya. Bagaimana kita bisa memberikan feedback kalau kita tak tahu kejadiannya. Karena itu biasanya saya cuek dengan feedback ini. Namun terlintas sebuah ide untuk melakukan percobaan. Saya akan memberikan penilaian yang ekstrim. Saya perhatikan ada 5 pernyataan dalam form itu. Tiap pernyataan disampingnya ada 5 kolom penilaia...

Sukses Mencari Penghasilan Tambahan

Gambar
Kita memang harus selalu mensyukuri apa yang sudah kita miliki. Namun bila ada kesempatan yang bisa kita manfaatkan, kenapa tidak? Apalagi saat kebutuhan keluarga semakin bertambah, atau memiliki hobi yang membutuhkan banyak biaya, atau ingin waktunya menganti barang lama seperti TV tabung menjadi TV layar datar, maka saatnya mencari penghasilan tambahan. Penghasilan tambahan adalah penghasilan yang didapat di luar pekerjaan utama. Jadi di luar jam kerja. Bisa pagi hari sebelum berangkat kerja, sore atau malam hari sepulang kerja atau di hari libur di akhir pekan. Penghasilan tambahan tidaklah harus dilakukan saat Anda terpepet seperti perusahaan mau bangkrut atau hutang Anda semakin menumpuk. Mencari penghasilan tambahan malah dianjurkan dilakukan saat sejahtera alias berkecukupan. Mencari penghasilan tambahan di jaman internet dan sosial media saat ini, sudah bukan sesuatu yang susah sebenarnya . Yang menjadi masalah adalah bagaimana memulainya. Berikut ini strategi yang bisa Anda ik...

Bahagia Kerja, Bahagia Hidup

Gambar
Tapi kalau memang, tidak ada sesuatu yang bisa dicari atau dipaksakan hal positif dalam pekerjaan kita, kenapa tidak 'resigned' saja? Kenapa kita tetap ngotot dan bertahan pada sesuatu yang membuat kita tidak berbahagia? "Hidup terlalu singkat kalau kita bertahan pada sesuatu yang tidak menyenangkan seperti ini," kata Kevin dalam film 'Home Alone'. Setiap orang ingin hidup bahagia. Siapapun itu. Entah yang tinggal di negeri Barat, Timur Tengah atau Timur Jauh. Baik di hutan, gunung atau pantai. Di desa, gurun pasir atau perkotaan. Karena itu sejak dulu, manusia mencari apa rahasia hidup bahagia. Entah dengan merenung, bertanya atau mendasarkan agama. Yang menarik, banyak orang Barat mencarinya dengan melakukan secara ilmiah. Karena itu mereka melakukan banyak riset. Salah satu hasil risetnya, saya baca kemarin di 'Time' yang dikutip oleh Kompas Online. Peneliti itu adalah Karl Pillemer dari Universitas Cornell. Dia mewawancarai hampir 1.500 orang berus...

Filosofi Bekerja: Bekerja Untuk Hidup Atau Hidup Untuk Bekerja?

Gambar
Kalau sudah begini, alangkah sayang kalau sudah mencurahkan banyak waktunya bekerja tapi tidak mempunyai filosofi bekerja yang baik. Padahal bekerja sudah menjadi bagian dari hidup. Seakan hidup hanya untuk bekerja. Padahal bekerja hanya untuk hidup kan? Bagi orang yang sudah bekerja, waktunya seakan habis untuk bekerja. Bahkan ada sebagian orang yang harus pindah tempat karena bekerja. Mereka rela tinggal di rumah kost, 'oil rig' di tengah laut, gubuk di tengah hutan, kamp di tengah padang pasir, ke luar negeri dan lainnya. Mereka mau jauh dari orang-orang yang dicintai. Yang tidak harus pindah tempat pun, waktunya juga seakan habis untuk bekerja. Mereka harus berangkat saat pagi dan pulang sudah larut malam. Berjuang melawan kemacetan untuk sampai kantor. Di rumah mereka masih saja memikirkan pekerjaan. Bahkan masih bekerja dengan melakukan 'remote' menggunakan piranti canggih masa kini. Kalau sudah begini, alangkah sayang kalau sudah mencurahkan banyak waktunya beker...