Postingan

Menampilkan postingan dengan label kisah ibu anak

FEATURES

Tony Jacks Delta, Tempat Favorit Kita

Gambar
Hari libur adalah saatnya kesempatan bercengkerama bersama keluarga. Maklum saya dan istri bekerja. Bahkan berangkat dan pulangnya bareng. Jadi ya waktunya terbatas antara kita, orang tua dan anak-anak. Oleh: Mochamad Yusuf* Apalagi rumah kita cukup jauh dari kantor. Jadi pagi-pagi harus berangkat dan pulangnya sudah malam. Karena itu kita usahakan kalau ada kesempatan kita manfaatkan berkumpul bersama. Bila ada kesempatan seperti ini biasanya kita jalan-jalan. Entah ke rumah orang tua, mall, tempat wisata atau tempat makan (restoran, warung dan lainnya). Untuk tempat makan kita tak punya tempat favorit. Ya, pokoknya kita, khususnya anak-anak ingin ke mana, ya kita ikuti. Tapi suatu ketika pas pulang kantor, saya dan istri mampir ke Delta Plaza. Lalu kita makan di Tony Jacks. Karena kebetulan saya bawa laptop, saya coba internetan pakai wifi gratis. Pas kita scanning, ada jalur yang disediakan Speedy oleh Tony Jacks. Saya surprise karena tanpa perlu password (WEP). Dan cukup kencang. M...

Dicereweti Bunda

Tapi saya ingatkan kamu Zidan, jangan berharap demikian. Nikmatilah saja waktu yang berjalan. Termasuk juga menikmati omelan atau cerewetnya bundamu. Hehehe. Sekarang Zidan duduk di kelas 2 SMP. Umur tanggung. Istilahnya ABG. Dewasa belum, tapi juga bukan anak-anak. Jadi sudah memiliki tanggung jawab, namun karena masih anak-anak belum punya kesadaran sendiri untuk melakukannya. Makanya bundanya selalu mengingatkan ini itu. Memberi arahan ini itu. Menyuruh ini itu. Dan lain-lain. Jadi setiap hari tidak ada omelan yang terlewati oleh Zidan dari bundanya. Mungkin sekarang Zidan berharap cepat besar, cepat mandiri dan cepat menikah. Sehingg bebas dari cerewet bundanya. Tapi saya ingatkan kamu Zidan, jangan berharap demikian. Nikmatilah saja waktu yang berjalan. Termasuk juga menikmati omelan atau cerewetnya bundamu. Hehehe. Karena aku juga punya pengalaman yang sama. Dulu aku juga demikian. Saat menikah, saya pikir saya terbebas dari cerewetnya Ibu. Tapi ternyata cerewetnya istri sama saj...

Dicereweti Bunda

Tapi saya ingatkan kamu Zidan, jangan berharap demikian. Nikmatilah saja waktu yang berjalan. Termasuk juga menikmati omelan atau cerewetnya bundamu. Hehehe. Sekarang Zidan duduk di kelas 2 SMP. Umur tanggung. Istilahnya ABG. Dewasa belum, tapi juga bukan anak-anak. Jadi sudah memiliki tanggung jawab, namun karena masih anak-anak belum punya kesadaran sendiri untuk melakukannya. Makanya bundanya selalu mengingatkan ini itu. Memberi arahan ini itu. Menyuruh ini itu. Dan lain-lain. Jadi setiap hari tidak ada omelan yang terlewati oleh Zidan dari bundanya. Mungkin sekarang Zidan berharap cepat besar, cepat mandiri dan cepat menikah. Sehingg bebas dari cerewet bundanya. Tapi saya ingatkan kamu Zidan, jangan berharap demikian. Nikmatilah saja waktu yang berjalan. Termasuk juga menikmati omelan atau cerewetnya bundamu. Hehehe. Karena aku juga punya pengalaman yang sama. Dulu aku juga demikian. Saat menikah, saya pikir saya terbebas dari cerewetnya Ibu. Tapi ternyata cerewetnya istri sama saj...