Bahwa rejeki yang dimiliki sejak lahir seperti kecantikan, orang tua yang kaya, bersekolah di sekolah favorit belum menjamin dia mendapat rejeki lebih. Rejeki akan datang bila kita mengupayakannya. Oleh: Mochamad Yusuf * Lewat Facebook akhirnya saya bertemu kembali teman sekolah. Entah sudah puluhan tahun sejak lulus sekolah. Tentu saja senang bisa berjumpa lagi. Akhirnya kita putuskan untuk bertemu tatap muka. Seperti jamaknya, teman sekolah yang tak bertemu lama pasti menanyakan beberapa pertanyaan klise, seperti kerja di mana, tinggal di mana dan anaknya berapa. Demikian juga ketika bertemu dia, saya tanyakan pertanyaan-pertanyaan yang sebenarnya basa-basi ini. “Anakmu berapa?” saya bertanya. “Belum,” jawabnya. Saya sudah hampir menanyakan kenapa kok belum, apa niat KB dulu dan sudah berapa lama menikah, dia sepertinya sudah bisa membaca pikiran saya. “Belum, saya malah belum menikah,” katanya lirih. “Tidak, saya belum pernah menikah. Saya tidak status bercerai,” dia menjelaskan seb...