Postingan

Menampilkan postingan dengan label shakira

FEATURES

Rekomendasi Custom ROM untuk Sony Ericsson Xperia X8 (nAa Kernel)

Gambar
Custom kernel ini biasanya dirancang untuk membuat Shakira lebih gegas, sehingga meningkatkan performance. Sedikit lag dan cepat dalam memberikan respon. Cocok untuk pengguna yang suka main game. Oleh: Mochamad Yusuf * Dalam artikel sebelumnya, saya jelaskan rekomendasi custom ROM untuk stock kernel. Berikut saya rekomendasikan custom ROM untuk custom kernel. Ada beberapa custom kernel. Namun yang sudah saya coba adalah nAa kernel. Kenapa saya coba kernel ini, karena ingin mencicipi custom ROM MiniCM 7 yang sama pembuatnya. Custom kernel ini biasanya dirancang untuk membuat Shakira lebih gegas, sehingga meningkatkan performance. Sedikit lag dan cepat dalam memberikan respon. Cocok untuk pengguna yang suka main game. Terbukti memang dalam benchmark nilainya lebih tinggi daripada stock kernel. Namun ada kelemahan dari kernel ini yakni tak stabil. Artinya kadang-kadang tampilannya aneh, atau mungkin hang. Yang sering saya temui adalah tampilannya yang aneh. Misal: gambarnya tak pas sesuai...

Rekomendasi Custom ROM untuk Sony Ericsson Xperia X8 (Stock Kernel)

Gambar
ROM apa yang pantas kita install? Ternyata pertanyaan ini adalah pertanyaan yang tak pantas. Maka banyak jawabannya juga ‘tak enak’. Bahkan ada beberapa forum, pertanyaan ini langsung diclosed. Oleh: Mochamad Yusuf * Setelah saya dapat memperbaiki HP Shakira saya yang rusak, maka saya punya keberanian menginstall ROM lain. Logika saya, kalau saya bisa menginstall OS asli pabrik (stock), maka saya bisa install lain dong. Maka saya mulai berburu ROM bikin pihak lain (custom). ROM ini tak resmi dirilis oleh Sony Ericsson. Karena memang dari Sony Ericsson hanya mentok sampai 2.1 (Eclair). Kali ini saya berpikir langsung ke Gingerbread (2.3). Terlalu ketinggalan kalau saya pakai Froyo (2.2). Tapi masih belum yakin dengan kestablian ICS (Ice Cream Sandwich, 4.0). Kenapa tak pakai Honeycomb? Kalau Honeycomb memang diperuntukkan untuk tablet. Lagian tak ada custom ROM yang berbasis Honeycomb. Mungkin ada, kalau nyari. Tapi saya lewatkan saja. Pikiran awal saya adalah ketika install custom ROM ...

Kenapa Saya Pilih Shakira Sebagai Pendamping

Gambar
Karena itu saya memulai pencarian ponsel berAndroid dengan harga maksimal 1,5 jt. Itu pun ditambah persyaratan harus merk global. Artinya perusahaan pembuat desainnya itu ada di negara lain. Oleh: Mochamad Yusuf * Saat saya harus beli ponsel baru, saya putuskan mencoba ponsel ber-OS Android. Ini terjadi ketika ponsel Nokia saya rusak dan saat dicoba diperbaiki, biayanya sangat besar. Maka saya putuskan dijual dan membeli yang baru. Sekarang yang jadi masalah, tipe ponsel apa yang harus saya beli? Karena budget yang saya sediakan maksimal Rp 1.500.000. Ya, memang sejak pertama kali memiliki ponsel saya mematok maksimal budget untuk beli ponsel adalah Rp 1.500.000. Bukannya tak bisa beli di atas harga itu. Tapi saya 'tak tega' mengeluarkan uang di atas itu hanya untuk ponsel. Meski ponsel yang saya beli selama ini selalu saya optimalkan dengan berbagai fungsinya, saya merasa sayang mengeluarkan banyak uang untuk membeli ponsel. Beberapa alasan saya tak mematok anggaran besar untu...

Kenapa Saya Pilih Shakira Sebagai Pendamping

Gambar
Karena itu saya memulai pencarian ponsel berAndroid dengan harga maksimal 1,5 jt. Itu pun ditambah persyaratan harus merk global. Artinya perusahaan pembuat desainnya itu ada di negara lain. Oleh: Mochamad Yusuf * Saat saya harus beli ponsel baru, saya putuskan mencoba ponsel ber-OS Android. Ini terjadi ketika ponsel Nokia saya rusak dan saat dicoba diperbaiki, biayanya sangat besar. Maka saya putuskan dijual dan membeli yang baru. Sekarang yang jadi masalah, tipe ponsel apa yang harus saya beli? Karena budget yang saya sediakan maksimal Rp 1.500.000. Ya, memang sejak pertama kali memiliki ponsel saya mematok maksimal budget untuk beli ponsel adalah Rp 1.500.000. Bukannya tak bisa beli di atas harga itu. Tapi saya 'tak tega' mengeluarkan uang di atas itu hanya untuk ponsel. Meski ponsel yang saya beli selama ini selalu saya optimalkan dengan berbagai fungsinya, saya merasa sayang mengeluarkan banyak uang untuk membeli ponsel. Beberapa alasan saya tak mematok anggaran besar untu...

Mengapa Saya Beralih ke Android

Gambar
Hampir semua OS ponsel sudah pernah saya gunakan. Kecuali IOS, OS-nya Iphone. Saya tak pernah memilikinya, meski pernah mencobanya. Dari pengalaman itu, saya merasa paling sreg dengan Andoid. Oleh: Mochamad Yusuf * Sebenarnya bukan beralih. Karena toh sampai sekarang saya masih menggunakan Windows dan Symbian. Memang ponsel yang utama saya pakai sekarang ini menggunakan Android. Jadi Symbian dan Windows sudah bukan ponsel andalan lagi bagi saya. Entah sudah berapa banyak bekas kardus bekas pembungkus ponsel yang menumpuk di atas lemari. Mungkin lebih dari 10. Ya, selama ini saya kalau membeli ponsel tak berniat menjualnya kembali. Seingat saya, saya hanya satu kali menjualnya ke umum. Itu pun gara-gara ponselnya rusak. Jadi setiap membeli ponsel selalu berpikir untuk memakainya sampai bosan atau rusak. Tak berniat untuk dijual kembali. Kebanyakan kalau sudah bosan diberikan/dijual murah meriah ke kerabat. Dan biasanya tak perlu saya berikan berserta kardusnya. Jadi kardus makin menumpu...

Mengapa Saya Beralih ke Android

Gambar
Hampir semua OS ponsel sudah pernah saya gunakan. Kecuali IOS, OS-nya Iphone. Saya tak pernah memilikinya, meski pernah mencobanya. Dari pengalaman itu, saya merasa paling sreg dengan Andoid. Oleh: Mochamad Yusuf * Sebenarnya bukan beralih. Karena toh sampai sekarang saya masih menggunakan Windows dan Symbian. Memang ponsel yang utama saya pakai sekarang ini menggunakan Android. Jadi Symbian dan Windows sudah bukan ponsel andalan lagi bagi saya. Entah sudah berapa banyak bekas kardus bekas pembungkus ponsel yang menumpuk di atas lemari. Mungkin lebih dari 10. Ya, selama ini saya kalau membeli ponsel tak berniat menjualnya kembali. Seingat saya, saya hanya satu kali menjualnya ke umum. Itu pun gara-gara ponselnya rusak. Jadi setiap membeli ponsel selalu berpikir untuk memakainya sampai bosan atau rusak. Tak berniat untuk dijual kembali. Kebanyakan kalau sudah bosan diberikan/dijual murah meriah ke kerabat. Dan biasanya tak perlu saya berikan berserta kardusnya. Jadi kardus makin menumpu...

Upgrade Sendiri OS Handphone Kita, Kenapa Tidak?

Gambar
Solusinya install ulang OS. Kalau kita bawa ke service centre, mereka juga akan melakukan hal ini. Maka saya belajar install ulang OS di HP. Ternyata cukup mudah. Shakira saya jadi normal kembali. Oleh: Mochamad Yusuf * Seminggu lalu handphone (HP) kesayangan saya rusak. HP saya ini Sony Ericsson Xperia X8 berbasis Android. Sewaktu membelinya dulu masih berOS Donut, 1.6. Sangat jadul. Untung pabriknya mengeluarkan updatenya ke Eclair 2.1. Dengan bantuan aplikasi yang diinstall di Windows yang diberikan oleh Sony Ericsson, maka cukup mudah bagi saya untuk upgrade sendiri. Tinggal download source update dan buka aplikasinya, terus klik next, next sampai selesai. Namun ternyata update yang diberikan oleh Sony Ericsson berhenti sampai di situ. Meski nanti Google mengeluarkan versi-versi yang lebih baru, Sony Ericsson tetap bersikukuh tak mau memberikan upgrade. Hanya sampai Eclair. Padahal Eclair ini memiliki kekurangan utama, yakni tak bisa install aplikasi di memory eksternal (SD card). ...