Sebuah tawuran (perkelahian ramai-ramai) antar pelajar terjadi di Jakarta. Tapi kali ini memakan korban jiwa. Seorang siswa yang katanya tidak ikut-ikutan, makan dan mau mengambil motor yang diparkir di luar sekolah, jadi korban. Oleh: Mochamad Yusuf* Tawuran pelajar sebenarnya bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Sejak bapak-ibu kita sekolah, kita sekolah, sampai anak kita sekolah. Ya, namanya anak muda yang memiliki gairah, semangat dan belum dewasanya berpikir, maka mudah saja meletup emosinya. Biasanya pemicunya sepele: rebutan pacar, solidaritas teman, corps sekolah dll. Tapi meski begitu, tawuran seharusnya tidak ada. Kenyataannya tidak setiap kota ada tawuran pelajar. Seperti di Surabaya, sudah lama saya tidak dengar baik dari koran atau radio adanya tawuran. Minimal di radio saya pasti dengar, karena saya sering pantau sebuah radio swasta yang selalu mendapat input dari pendengarnya. Jangankan tawuran, ada mobil mogok saja, kita tahu. Saya kira untuk kasus Jakarta sangat k...