Postingan

Menampilkan postingan dengan label pentingnya pendidikan anak

FEATURES

Selalu Mengabadikan Untuk Bersyukur

Gambar
Gontor, saya amati, punya tradisi untuk mengabadikan. Di setiap peristiwa pasti ada dokumentasinya. Bahkan di belakangnya selalu ada spanduk yang menjelaskan peristiwa itu. Oleh: Mochamad Yusuf* Seperti tradisi foto bareng kelas, angkatan atau sebuah peristiwa. Kalau dipikir buat apa, apalagi foto angkatan yang banyak orang. Tak terlihat. Maka mudah saja sekarang bagi Gontor untuk mengenang segala peristiwa baik di majalah tahunan, majalah bulanan dan lainnya. Gontor punya majalah tahunan Wardun, yang secara ajaib saya sudah punya sebelum anak saya jadi santrinya. Di Wardun itu ada rubrik menarik yang menampilkan segala sejarah dan kegiatan Gontor. Tradisi ini akhirnya ditiru santri dan alumninya. Mereka selalu mendokumentasikan segala kegiatan. Termasuk kedatangan mereka saat libur dari pondok. Jauh sebelum kenal Gontor pun, saya pun juga sudah punya kebiasaan untuk mengabadikan. Apa pun itu. Untung dulu saya kerja di perusahaan media, sehingga pinjam kamera digital yang masih mahal w...

MENGETAHUI & MEMILIH PESANTREN YANG TEPAT Buat Buah Hati Kita | Motivasi & Inspirasi Pendidikan

Gambar
Tahun sudah berganti, bahkan bulan sudah berganti. Tinggal menghitung beberapa waktu lagi, maka ganti tahun ajaran. Bagi yang putra/putrinya di tingkat atas, seperti kelas 6 SD dan 9 SMP, maka saatnya mulai berburu sekolah. Mungkin sudah agak terlambat, karena beberapa sekolah sudah membuka pendaftaran akhir tahun lalu. Namun mungkin gelombang berikutnya masih dapat mengikutinya. Salah satu alternatif pendidikan adalah dengan disekolahkan di Pesantren. Konsep berasrama yang membuat mereka bisa lebih fokus sekolah. Bahkan terbukti di masa pandemi ini, mereka tetap normal belajar. Belum keunggulan lain seperti tak terganggu gadget yang bisa mengakibatkan kecanduan. Namun ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum menyekolahkan di Pesantren. Pertama, harus mengenal jenis-jenis pesantren. Karena banyak ragamnya. Ada pesantren tahfidz, pesantren plus dll. Maka untuk jelasnya bisa melihat video ini: MENGENAL 7 JENIS PESANTREN - Jangan Salah Pilih! https://youtu.be/tJ2G3smHwcs Kedua, adal...

Sekolah Berasrama

Gambar
Beberapa tahun terakhir sepertinya ada peningkatan animo para pemuda untuk menempuh pendidikan di sekolah berasrama. Entah itu pondok atau boarding school/taruna. Seperti pondok Gontor tiap tahun meningkat yang mendaftar. Peningkatannya sampai ribuan. Padahal Gontor tidak mungkin meningkatkan kapasitasnya lebih banyak lagi. Sekolah kedinasan berasrama demikian juga. Bahkan peminatnya tetap banyak saat dibuka jalur mandiri. Padahal biaya jalur ini relatif mahal dan nantinya cari kerja sendiri. Ada banyak faktor penyebabnya. Tapi kisah-kisah keren seperti Harry Potter, Negeri 5 Menara dll menginspirasi para pemuda untuk ingin mengincipi suasana sekolah asrama. Sedang sekolah kedinasan akan semakin menarik terlebih jadi PNS terasa lebih asyik daripada pegawai swasta. Terlebih nanti UU Cilaka (Cipta Lapangan Kerja) di Omnibus Law diberlakukan. (Rasanya saya juga ingin membalikkan jam ke masa muda untuk sekolah di asrama, hehehe). Bagaimana menurut Anda?

Anak Yang Baik Hati

Gambar
Minggu kemarin saya melayat ke tetangga kampung dulu. Sekarang tinggal di perumahan dosen ITS. Saya memang pernah ke sana. Tapi sekali. Karena awalnya tidak ada rencana, maka tidak cukup persiapan seperti memperoleh alamat lengkapnya. Namun saat di sana jadi bingung. Ternyata tidak seperti yang saya bayangkan dulu. Putar-putar bingung tidak ada orang yang bisa ditanya, akhirnya pasrah bertanya pada anak-anak kecil yang sedang bermain. Tidak berharap banyak sebenarnya pada mereka. Namun yang mengejutkan, saat ditanya ada seorang anak bilang dia tahu. Dia sedang bermain di atas poskamling. Dia berupaya turun. Saya cukup lama menunggunya turun dan memberi petunjuk. Ternyata dia terus turun ke jalan, mencari sandal dan menaiki sepeda. Ya Allah, ternyata dia tidak memberi petunjuk tapi malah mengantarkan saya. Saya sampai terharu, anaknya siapa ini. Apalagi kemudian rantainya sampai lepas (loss). Dan dia masih memaksa mengayuh sepeda dengan kakinya. Luar biasa! Dia menolong secara total. Sa...

Berpikir dan Bertindak Seperti Bapak

Gambar
Zidan bersama kakek dan neneknya saat berkunjung ke rumah (ref: dok. pribadi) Kadang saya berpikir, berapa usia Bapak dulu saat memiliki anak (saya berarti) dengan umur se-Zidan sekarang. Atau berapa usia saya dulu saat Bapak dulu seumuran dengan saya sekarang. Kenapa saya berpikir dan berhitung demikian. Karena saya berpikir, apa yang sudah dilakukan Bapak saat mengalami kejadian yang saat saya alami sekarang. Misal: Zidan sekarang sudah kelas 2 SMP. Bagaimana dulu Ayah berpikir dan bertindak saat saya kelas 2 SMP juga dulu. Apa yang dilakukan. Apa yang diputuskan. Karena saya ingin hal itu jadi referensi, apa yang bisa saya putuskan dan lakukan saya sekarang. Siapa tahu, saat saya tidak tahu bagaimana mengambil keputusan sekarang, bisa berkaca dengan keputusan Bapak dulu, supaya hasilnya tidak meleset atau salah. Ya, zaman memang berubah. Tapi minimal saya punya referensi atau pegangan. Apalagi ABG atau remaja sekarang tantangannya berbeda dengan ABG dulu. Lebih berat tentunya. Sepe...

DO Karena Tidak Punya Uang Atau Tidak Punya Teman?

Gambar
Beberapa waktu lalu bertemu dengan teman kuliah. Dia tidak seprodi ataupun sefakultas dengan saya. Namun akrab dan berteman sejak awal kuliah, yakni saat Penataran P4. Ternyata dia hampir DO (Drop Out), karena saat mengerjakan skripsi tidak memiliki uang. Maka dia meminjam uang pada teman kuliahnya. Mendengar ceritanya ini saya mengingat beberapa teman yang juga DO karena tidak punya uang. Tapi saya ingat, lebih banyak teman yang DO karena tidak bisa menyelesaikan skripsinya. Mereka mampu secara keuangan, tapi tidak bisa menyelesaikan skripsi sampai batas waktu yang telah ditentukan. Jadi sebenarnya hambatan terbesar menyelesaikan kuliah bukan tidak punya biaya. Tapi kemampuan menyelesaikan skripsi. Kalau ditelaah lebih lanjut, kenapa tidak sampai menyelesaikan? Apa yang susah dengan menulis skripsi? Lalu saya teringat seorang teman yang juga hampir DO karena skripsinya tidak kelar-kelar. Atau lebih tepatnya tidak mau menyelesaikannya. Saya tahu teman ini tidak mau terbuka atau katakan...

Mengapa Ada Tawuran Pelajar?

Gambar
Sebuah tawuran (perkelahian ramai-ramai) antar pelajar terjadi di Jakarta. Tapi kali ini memakan korban jiwa. Seorang siswa yang katanya tidak ikut-ikutan, makan dan mau mengambil motor yang diparkir di luar sekolah, jadi korban. Oleh: Mochamad Yusuf* Tawuran pelajar sebenarnya bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Sejak bapak-ibu kita sekolah, kita sekolah, sampai anak kita sekolah. Ya, namanya anak muda yang memiliki gairah, semangat dan belum dewasanya berpikir, maka mudah saja meletup emosinya. Biasanya pemicunya sepele: rebutan pacar, solidaritas teman, corps sekolah dll. Tapi meski begitu, tawuran seharusnya tidak ada. Kenyataannya tidak setiap kota ada tawuran pelajar. Seperti di Surabaya, sudah lama saya tidak dengar baik dari koran atau radio adanya tawuran. Minimal di radio saya pasti dengar, karena saya sering pantau sebuah radio swasta yang selalu mendapat input dari pendengarnya. Jangankan tawuran, ada mobil mogok saja, kita tahu. Saya kira untuk kasus Jakarta sangat k...

Ke Gontor Putri 1, 2 & 3 di Ngawi dengan Kereta Api | Vlog Gontor

Gambar
Insya Allah tahun ini pemerintah mengizinkan untuk mudik. Bila mudik ke timur Jawa dari barat Jawa atau sebaliknya, pasti akan melewati Pondok Gontor Putri (GP) 1 & 2. Ya, kecuali lewat tol. Karena GP 1 & 2 berada di jalan nasional Surabaya - Solo. Maka angkutan umum paling mudah adalah menggunakan bus. Karena bisa turun persis di depannya. GP 1 & 2 ini memang paling enak transportasinya. Selain mudah diakses dengan mobil, stasiun kereta api juga tak terlalu jauh. Sehingga ada alternatif lain yakni menggunakan kereta api yang turun di stasiun Walikukun. Lalu dilanjutkan dengan Bentor atau ojek ke pondok. Jarak stasiun ke GP 1 & 2 adalah 8 km (GP 1 & 2 bersebelahan). Lebih dekat lagi kalau ke GP 3. Biayanya sekitar 20.000-30.000 rupiah. Kenyamanan, keamanan, tepat waktu dan kecepatan adalah keunggulan angkutan kereta api ini yang dapat jadi pertimbangan. Berikut kereta api yang berhenti di stasiun Walikukun: Sancaka Tambahan (jadwal sore, arah Surabaya), Ma...

Saat Liburan Sekolah Tiba bagi Santriwati Pondok Gontor Putri | Pondok Gontor

Gambar
Beberapa hari lagi ananda kita akan liburan akhir tahun ajaran. Mereka akan kembali ke rumah tercinta kita. Setelah hampir 2 semester tak bertemu secara langsung. Tentu ini sangat ditunggu. Karena ah... betapa rindunya kita pada mereka. Khususnya wali santri generasi Corona. Para santri yang masuk tahun 2020 kemarin. Mereka yang baru lulus SD/SMP sudah harus jauh dari kita sebagai orang tua dengan seabrek kegiatan. Biasanya bersama kita tiba-tiba harus jauh menuntut ilmu tanpa dapat dijenguk secara langsung. Kepulangan santri Gontor sangat unik. Dulu sebagai wali santri, kami cukup heran. Kenapa tak tinggal pulang saja. Atau langsung dijemput. Tapi kenapa harus bareng dengan teman sedaerah? Akhirnya saya pahami, bahwa itu etika Gontor untuk kembali menyerahkan kepengasuhan para santri kembali ke orang tuanya. Sekarang tanggung jawab kembali pada orang tua. Termasuk membuat dan mengawasi kegiatan selama seharian di rumah (ah, beraat..) Maka saat kepulangan itu akan diantar pula oleh pa...

Saat Santriwati Piket Bersih Lingkungan di Gontor Putri 1 | Vlog Gontor

Gambar
Saat pandemi ini saat ananda tak bisa dikunjungi, maka muncul rasa rindu yang memuncak. Sabar tinggal beberapa hari kok bisa bertemu kembali setelah selama 2 semester tak bisa bertemu. Maka kegiatan-kegiatan ringan yang dulu bisa kita saksikan saat kunjungan (mudifah) sekarang bisa jadi berharga. Sesuatu yang bisa jadi obat pelepas rindu. Yakni kegiatan piket bersih-bersih pondok saat sore hari. Tentu yang kita saksikan di lingkungan antara batas pagar dalam dan pagar luar. Yakni kita orang luar masih diizinkan masuk sebelum ananda keluar dari pagar dalam. Ya, Gontor Putri 1 memiliki 2 pagar. Tapi sekarang kedua pagar itu ditutup. Orang luar tidak bisa masuk ke dalam pagar luar sekslipun, yang dulu hanya pada pagar dalam. Mari kita saksikan kegiatan yang dilakukan oleh santriwati kelas 1-4 dengan ditemani 2 santriwati kelas 5 yang mendapat tugas membersihkan lingkungan sekitar pondok. Ini khusus di sore hari. Kalau di pagi hari hanya dilakukan oleh petugas piket rayon. Siapa tahu ada a...

Pelipur Kangen Di Awal Nyantri

Gambar
Masa-masa berat santri khususnya santri baru dimulai sekarang. Yakni sesaat setelah dimulai tahun ajaran baru. Bagi santri lama karena liburan cukup panjang (hampir 2 bulan), kebiasaan di rumah kadang masih mengikuti. Tapi saat bertemu teman-teman kembali, mereka lupa dan beraktivitas normal lagi. Namun tidak demikian bagi santri baru. Apalagi yang barusan lulus SD. Mereka masih tak percaya harus meninggalkan kampung halaman bahkan keluarga yang selama ini menaunginya. Ada rasa cemas, takut, kangen, terlebih di lingkungan yang sama sekali baru jauh dari rumah. Namun Pondok Modern Gontor sudah punya resepnya. Sejak langsung pembukaan tahun ajaran baru, langsung digenjot dengan berbagai kegiatan. Salah satunya dengan diadakannya PKA (Pekan Khutbatul ‘Arsy). Kegiatan Khutbatul ‘Arsy adalah kegiatan mengenalkan pesantren kepada masyarakat baik yang baru saja menghirup udara di pesantren maupun yang sudah lama, supaya mereka lebih mengenal, memahami dan menjiwai kembali jiwa-jiwa pesantren....

Suntikan Motivasi Kyai Sebagai Ilmu Kehidupan Yang Jarang Diajarkan di Sekolah | Pondok Gontor

Gambar
Saat ini ada beberapa daerah menggila kembali pandeminya. Rencana tahun ajaran baru, beberapa waktu lagi, dengan pembelajaran offline yang terbatas, bisa jadi mundur lagi. Di lain pihak para siswa yang belajar di pondok, tetap berjalan normal. Selain itu, ada yang menarik belajar di pondok itu. Seperti dikisahkan di buku 'Negeri 5 Menara', ada tokoh bernama Kyai Rais yang selalu memberi motivasi para siswanya. Sebuah ilmu kehidupan yang tak hanya berguna saat di pondok, tapi juga setelah di pondok. Selama kehidupannya kelak. Motivasi itu seperti 'Man Jadda wa Jadda'. Barangsiapa bersungguh-sungguh, Insya Allah akan mencapainya. Motivasi-motivasi seperti itu bertebaran di pondok, selain diucapkan Kyai dan para guru, juga ditempelkan di berbagai tempat. Seperti yang bisa kita lihat dalam video ini. https://youtu.be/AmOe4DnNGYo Ini salah satu kelebihan sekolah di pondok Gontor. Maka tak heran ustadz sekelas Ust Abdul Somad menyesal tak sekolah di Gontor. Kalau waktu bisa d...

Belajar Ilmu Kehidupan di Sekolah Berasrama Yang Jarang Diajarkan di Sekolah

Gambar
Saat ini ada beberapa daerah menggila kembali pandeminya. Rencana tahun ajaran baru, beberapa waktu lagi, dengan pembelajaran luring yang terbatas, bisa jadi mundur lagi. Di lain pihak para siswa yang belajar di sekolah berasrama seperti di pondok, tetap berjalan normal. Selain itu, ada yang menarik belajar di sekolah berasrama ini. Yakni belajar ilmu kehidupan. Seperti tangguh, mencari solusi, berkawan dll. Ilmu ini didapat saat bergaul dan hidup 24 jam dengan teman-teman sekolah. Juga didapat dari para pendidiknya. Seperti dikisahkan di buku 'Negeri 5 Menara', kisah yang diangkat dari kehidupan di Pondok Gontor. Ada tokoh bernama Kyai Rais. Beliau yang selalu memberi motivasi para siswanya. Sebuah ilmu kehidupan yang tak hanya berguna saat di sekolah, tapi juga setelah lulus dari sekolah. Motivasi itu seperti 'Man Jadda wa Jadda', barangsiapa bersungguh-sungguh, Insya Allah akan mencapainya. Motivasi-motivasi seperti itu bertebaran di pondok, selain diucapkan Kyai dan...

Jawara, Program Baru Luar Biasa!

Gambar
Satu hal yang membuat istri saya terkesan saat hidup di Gontor adalah sikap santrinya. Selama seminggu tinggal di sana, dia melihat para santri selalu tampak gagah, berjalan tegap, ramah, selalu menyapa dan tersenyum. Saya juga tinggal di Gontor meski tidak selama istri dan sayangnya para santri sedang libur. Jadi saya tidak tahu persis apa yang dialami oleh istri. Tapi selama tinggal di sana, saya juga merasakan hal demikian. Karena itu kita kemarin menyambut positif launching program 'Jawara' yang digagas sekolahnya Zelda, anak bungsu saya. Sabtu kemarin wali murid diundang untuk mendengarkan paparan program-program sekolah, salah satunya 'Jawara' itu. Jawara adalah sikap berjalan, wajah dan suara para murid yang seharusnya. Misal: berjalan tegap, tidak bungkuk, tidak tolah-toleh, suaranya jelas dan mantap serta wajahnya ramah dan tersenyum. Sang guru sampai mempraktekkan bagaimana seharusnya 'jawara' itu. Jadi kami bisa mengawasi juga Zelda di rumah. Dan juga...

Cantiknya Masjid Gontor Putri 2 Seperti 'Taj Mahal' India | Pondok Gontor

Gambar
Ini bukan Taj Mahal. Ini bukan di India. Ini ada di Jawa. Jawa Timur. Dan tak banyak yang tahu. Karena ada dalam pondok. Gontor Putri 2. Belum selesai. Tapi sudah terlihat keren ya! Masjid Baitul Abbas Thalib ini seluas 1.600 meter dengan dua lantai. Masjid ini akan menampung sebanyak 1919 santri Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, Sambirejo Mantingan Ngawi, Jawa Timur. Masjid ini merupakan wakaf dari almarhum Dr. Abbas Muhammad Bin Thalib. Beliau adalah ayah mertua Hidayat Nur Wahid wakil ketua MPR. Dr. Abbas Thalib adalah orang kepercayaan tokoh Masyumi Dr. Muhammad Natsir dulu. Mari saksikan kecantikan masjid ini, juga progress pembangunan mulai pengaplingan, pengecorannya sampai hampir selesai. Juga melongok sedikit kegiatan para santri Gontor Putri 2 di sini. https://youtu.be/xT51NoM3aDg

Diantar Sendiri atau Bersama Konsulat?

Gambar
Hari ini, Rabu 26/572021, kami mengantar ananda ke tempat pemberangkatan bersama konsulat Sidoarjo. Selanjutnya bersama teman-teman se-pondok untuk kembali ke Gontor Putri 1. Oleh: Mochamad Yusuf * Ini yang kedua kalinya. Yang pertama tahun lalu saat pandemi dimulai di 2020. Saat kembali perjalanan pulang ke rumah, saya berkata ke istri bahwa sebenarnya lebih enak dengan cara begini. Efisien. Tak perlu banyak membuang waktu, tenaga dan pikiran bila harus mengantar sendiri ke pondok. Selain itu pondok tetap bersih. Kalau dulu seakan pondok menjadi 'pasar malam'. Ramai sekali. Mobil, motor, tenda, ribuan orang laki perempuan, muda, tua 'tumplek blek' di sana. Tapi istri nyelutuk bahwa itu seninya. Sesuatu yang menarik dan indah untuk diingat. Dan diceritakan pula ke anak cucu. Hehehe. Bisa jadi. Maka takkan ada adegan yang bikin miris saat pengumuman seperti di video ini. Orang tua entah lolos atau tidak anaknya masuk Gontor, tetap histeris menangis. Atau diatur nanti bil...

Wisata Kuliner di Pasar Darurat Depan Gontor Putri 2 & 1 | Pondok Gontor

Gambar
Pondok Modern Gontor memiliki pondok di beberapa kota di Jawa dan luar Jawa. Untuk santri putri di Jawa ada 4 pondok. Dua pondok berlokasi berdempetan yakni Gontor Putri 1 dan 2 (GP 1 & 2) di Mantingan, Ngawi. GP 1 & 2 memang istimewa. Selain persis di pinggir jalan nasional penghubung Surabaya - Jogja, sehingga sangat mudah transportasinya. Juga cukup dekat dengan stasiun kereta api. Juga ada satu hal yang menurut pengalaman kami tak ditemukan di pondok Gontor Jawa lainnya. Yakni sejak Subuh depan kampus GP 2 ada pasar rakyat. Bersifat darurat karena beberapa jam kemudian tutup. Bersih. Seperti tak ada pasar. Di pasar ini banyak menyediakan kebutuhan sajian siap makan. Sehingga membantu para wali santri memenuhi kebutuhan pangan saat mengunjungi anandanya. Dan murah harganya. Mari kita saksikan suasananya yang sempat direkam sebelum pandemi. Semoga pandemi cepat berakhir, sehingga wali santri bisa berkunjung ke ananda sekalian menikmati wisata kuliner yang murah meriah ini. ht...

Berkunjung ke 2 Pondok Gontor di Kediri

Gambar
Kelar sudah! Santri dan walinya sekarang sudah bisa bernafas lega, setelah pengumuman penerimaan santri baru disampaikan. Selamat buat yang diterima. Boleh puas, tapi jangan berkepanjangan. Perjuangan masih berlanjut sampai 5-7 tahun lagi. Bagi yang belum diterima, jangan bersedih. Ini mungkin ada rencana terbaik dari Allah yang tidak kita ketahui sekarang. Meski begitu masih ada kesempatan lagi tahun depan kalau mau mencoba. Dan bagi yang diterima tapi bukan di Gontor pusat, jangan kecewa dulu. Memang untuk santri putra berharap nyantri di Gontor 1 Ponorogo. Sedangkan santri putri berharap mondok di Gontor Putri 1 di Ngawi. Bagi yang diterima di Gontor 4 atau di Gontor Putri 5, kota Kediri termasuk tempat menarik yang dikunjungi. Terletak di tengah Jawa Timur. Tak jauh dari ibukotanya, Surabaya dan kota besar lain, Malang. Kediri memang unik bagi Gontor. Karena di kota inilah kampus Gontor putra dan putri ada 1 satu kota. Tidak di Ponorogo sekalipun. Gontor 3, Pondok Modern Darul Ma...

Menumbuhkan Minat Sekolah dengan Kunjungan Langsung Ke Sana

Gambar
Tak dapat dipungkiri memang ada sekolah yang bagus. Mereka dianggap bagus karena melihat lulusannya yang sudah berkarya. Bisa jadi bagus karena sistemnya yang bagus. Pendidiknya yang hebat. Lingkungan kegiatan non akademik yang aktif. Dan sebagainya. Kita sebagai orang tua tentu berharap ananda dapat bersekolah di sekolah yang bagus. Namun kalau dipaksakan juga tak baik. Yang kita upayakan adalah menumbuhkan minat dan motivasi dari diri mereka sendiri. Salah satu hal yang dapat memunculkannya adalah berkunjung ke sekolah tersebut. Dengan melihat secara fisik dan kegiatan yang dilakukan para civitas akademika. Bisa jadi diam-diam memunculkan kekaguman pada ananda sehingga ingin menjadi mereka. Memang tidak semua sekolah bagus itu dekat dengan rumah kita. Ya, tentu kalau memungkinkan bisa diupayakan ke sana. Tapi di zaman sekarang bisa berkunjung secara virtual. Seperti melihat video di Youtube. Berikut ini beberapa rekaman kunjungan kami saat 'survey' ke sekolah-sekolah tersebut...

Belajar dari Kegiatan Ekstra Kurikuler

Gambar
Kemarin putri kami menelpon dari pondoknya. Gontor Putri 1 di Mantingan, Ngawi. Dia duduk di kelas 4. Setara kelas 1 SMA kalau di luar Gontor. Memang kami minta untuk mengabarkan secepatnya terkait hal pengumuman diterimanya kegiatan ekstranya. Oleh: Mochamad Yusuf* Memang kami tekankan untuk saat di sana, mencari ilmu sebanyaknya. Juga pengalaman, ketrampilan dan teman sebanyaknya. Mumpung masih muda, tenaga masih kuat. Apalagi di tempat yang luar biasa ini. Siswanya dari seluruh Indonesia bahkan negara sekitar. Juga kegiatan ekstranya yang banyak. Maka di kelas 3 kemarin dia mendaftar ikut kegiatan ekstra Koperasi dan Jurnalistik. Dan ini yang menarik, bahwa tidak langsung diterima tapi ada seleksinya. Tes pertama, tes tulis. Entah apa yang harus dikerjakan. Lalu menunggu pengumuman. Berikutnya bila lolos, akan wawancara. Di Koperasi, ada tes simulasi jualan ke para senior yang wawancara dan yang ikut tes. Juga dites berapa harga produk di koperasi. Di sini terpaksa dia melepas kesem...