Postingan

Menampilkan postingan dengan label BLOG

FEATURES

In Memoriam: Dina Zakiroh Penyelamat Kuliah

Gambar
Tulisan ini harusnya ditulis 3 bulan lalu. Tapi saya baru tahu saat murid saya posting di beranda Facebooknya Subuh tadi (17/3/2026) "Mengenang 100 Hari Wafatnya Ibu Tercinta 💔". 

Donor Darah Saat Puasa

Gambar
Rasulullah SAW melarang sebangsa berdonor darah (bekam) saat berpuasa. Sabdanya itu bisa membatalkan puasa. Namun di lain waktu Rasulullah SAW melakukan donor darah saat puasa. 

Kesempatan Tak Datang Kedua Kalinya

Gambar
Akhirnya karena hanya saya yang mengacungkan, maka pengajian dilanjutkan kembali. Pengajian berikutnya, sang Ustadz juga menawarkan hal yang sama. Sama sang Ustadz menghiraukan. Akhirnya saya lupakan.

In memoriam: Yarman Uyun

Gambar
Kalau di bulan Ramadhan seperti ini ada kenangan manis bagi saya. Biasanya usai Tarawihan, takmir akan mengajak sang Ustadz untuk kongkow-kongkow sebentar. 

Law of Attraction

Gambar
Ternyata memang terwujud. Putri saya mondok di Gontor Putri 1. Dan kelak saya sering datang ke sini. Termasuk ke tempat di mana saya berdiri memotret itu. Karena depan pondok ini ada pasar di mana kami cari makanan ke sini. Oleh: Mochamad Yusuf* Suatu ketika saya dan para santri lain diajak Ustadz dalam safari pengajiannya ke Jawa Tengah. Ustadz kami, Ustadz Aris Gunawan, punya jadwal memberi kajian ke beberapa kota termasuk di Jawa Tengah. Dalam perjalanan pulang ke Sidoarjo, Ustadz minta menghentikan mobilnya di depan Pondok Modern Gontor Putri di Mantingan, Ngawi. Beliau dan teman-teman lain mempersilahkan saya untuk melihat lebih cermat pondok ini. Sang Ustadz dan teman-teman tahu, saya ingin anak saya bisa mondok di sana. Maka saya berhenti dan mendokumentasikan, belakangan saya tahu, di depan Pondok Gontor Putri 2. Memang di samping jalan raya Jatim - Jateng itu ada 2 pondok Gontor Putri yang berdampingan. Panjang. Ternyata memang terwujud. Putri saya mondok di Gontor Putri 1. Da...

Deja Vu

Gambar
Dalam hidup saya beberapa kali mengalami deja vu. Deja vu seperti pernah mengalami kejadian seperti itu, padahal kenyataannya tak pernah. Yang saya ingat waktu harus meeting di kantor baru dengan seorang vendor. Waktu meeting tersebut tiba-tiba saya merasa sudah pernah mengalami kejadian itu. Padahal saya baru pertama meeting di ruang meeting, karena baru jadi karyawan di sana. Juga tak mungkin mengulang, karena vendor baru pertama kali ke kantor itu. Saya amati persis yang saya ingat. Orang-orangnya, meja kursinya, semua apa yang ada di sana. Padahal itu pertama kali saya alami. Saya ambil kesimpulan waktu itu bahwa saya memang ditakdirkan berkantor di situ. Saya melewatkan karir saya di sana selama 3 tahun untuk berkarir lagi di tempat lain. Hehehe. Btw, Anda punya pengalaman Deja Vu juga?

Bersaing dengan Mesin dan Komputer

Gambar
Tadi, 12/4/2022, sepulang mengajar mampir ke sebuah SPBU. Saat masuk melihat antrian panjang di sebuah pompa, saya arahkan pandangan ke pompa lain. Ah, ada yang sepi. Oleh: Mochamad Yusuf* Tapi saat mau sampai, agak ragu. Kok sepi? Tak ada petugas. Bahkan ada kendaraan yang mundur padahal sudah di depan pompanya. Ternyata beberapa meter depan pompa, ada seorang petugas menghadap monitor layar sentuh. Oalahh.. Ini pompa khusus swalayan. Mengisi sendiri seperti di film-film Barat itu. Petugas itu bertanya berapa liter yang diisi. Saya jawab sejumlah rupiah. Lalu saya serahkan uang saya. Sambil menyerahkan kembalian, dia berujar, "Nozzle nomor 4, Pak". Saya gerakkan kendaraan menuju nozzle 4. Saya ambil nozzle-nya dan memasukkan ke lubang tangki. Saya tekan tuas maka mengalir deras bensinnya sampai berhenti sendiri sesuai dengan rupiah yang saya bayar. Wow..! Efisien dan efektif. Pompa itu punya 6 nozzle. Tiga di kiri dan 3 kanan. Tapi yang diaktifkan 4. Nozzle nomor 1, 3, 4, 6....

7 Tanda Jiwamu Lelah

Gambar
Manusia terdiri dari badan (fisik) dan jiwa (rohani). Fisik akan lelah bia melakukan tindakan fisik seperti bekerja, berolah raga dan beraktivitas. Lha jiwa? Apakah juga bisa lelah. Tentu. Jiwa juga bisa lelah. Karena jiwa juga melakukan aktivitas. Kalau fisik lelah, cirinya badan lemah. Tak bertenaga alias loyo. Kalau jiwa lelah? Ini cirinya: 1. Mudah tersinggung. 2. Menjadi tidak sabaran dan mudah marah. 3. Tidak termotivasi untuk melakukan sesuatu. Padahal itu biasanya disukai. 4. Sering gelisah atau ketakutan akan banyak hal secara berlebihan, khususnya masa depan. 5. Sering rasanya ingin menangis tiba-tiba dan merasakan kesedihan tanpa tahu sebabnya. 6. Mulai terasing dengan sekitar. Merasa sendirian di tengah keramaian. Dan lebih asyik membayangkan kehidupan ideal yang kita ciptakan di dalam pikiran. 7. Tidur mulai tidak merasakan nyenyak dan saat bangun tidak bugar. Maka itu adalah tanda jiwa atau batin tengah kelelahan. Saran terbaik adalah menghentikan sejenak aktivitas yang ...

Rute Favorit Batu - Cangar - Pacet

Gambar
Ini mungkin jadi tambahan rute favorit saya. Rute favorit saya selama ini Pare, Kediri - Batu, Malang. Pemandangannya sungguh indah. Meliuk-liuk ikuti lereng gunung. Juga ada danau dan sungai. Tapi setelah lewat rute baru tadi, Batu - Cangar - Pacet, saya merasa ini juga tak kalah kerennya. Pemandangannya sungguh indah. Selain itu yang saya senangi tadi adalah menikmati mengemudikan kendaraan. Ada tantangan saat jalan naik turun tajam. Juga kelokan-kelokan tajam. Asyiiik banget. Maka tadi sempat bertanya dalam hati, kok baru sekarang mengetahui ini. Kalau masih muda, mungkin akan sering ke sini. Hehehe. Dulu saat muda sering hanya sampai Pacet saja. Meski tiba di Pacet hanya sekedar tiduran di bawah rindangnya pinus dan gemericik air sungai. Luar biasanya pemandangan rute Batu - Cangar - Pacer ini, maka tak heran banyak anak muda yang lewat rute. Ada yang rombongan. Ada yang berpasangan. Mereka di tempat tertentu berhenti menikmati pemandangan. Saya yang juga merasa muda, juga berhenti...

Tak Percaya Ini Bukan Mimpi

Gambar
Sejak Kamis, 20 Desember 2018, saya berada di Bandung bersama keluarga. Sejak lama saya merencanakan agar Zidan bisa menggunakan liburannya yang 2 minggu itu dengan baik. Karena Zidan kelas 3 SMA, maka saya ingin mengajak melihat beberapa perguruan tinggi di Bandung. Salah satunya ITB yang dulu saya idamkan. Siapa tahu juga Zidan nanti mengidamkannya. Namun saya berencana, di sela-sela melihat perguruan tinggi itu, saya mencoba mengikuti pengajian yang banyak di Bandung. Khususnya dengan ustadz Aam Amirudin dan Teuku Hanan Attaki yang jadi idola saya. Hampir saya tidak percaya, Ustadz Aam ada jadwal. Maka saya datangi di TSM (Trans Studio Bandung). Ternyata belum ditakdirkan. Ust Aam berhalangan. Saat sudah pasrah tidak bisa bertemu karena mau pulang, ternyata tadi pagi ada jadwal Ust Aam. Ternyata Allah merencanakan lebih baik. Di masjid lebih kecil ini, bisa lebih enak ngobrol dengan Ust Aam, berfoto dan minta tanda tangan pada Al Qur'an yang diterjemahkannya. Dan bisa duduk pali...

Manusia Hanya Sedikit Menggunakan Otaknya

Gambar
Tadi malam nonton film 'Lucy'. Meski ini film, saya percaya dengan pernyataan profesor tokoh cerita di film ini. Saat memberikan kuliah terbuka, dia mengatakan bahwa makhluk hidup hanya menggunakan otaknya sekitar 3-5% dari kapasitas otaknya. Lalu ketika manusia hadir, manusia sebagai kasta tertinggi dari rantai makanan, lebih banyak lagi menggunakan otaknya. Tapi hanya 10%. Masih sedikit dari total kapasitas otak. Ada satu makhluk yang paling tinggi menggunakan otaknya, yakni sampai 20%. Makhluk itu adalah... Lumba-lumba. Yang mengherankan bagi profesor itu, dengan hanya menggunakan otaknya kurang dari 10%, manusia bisa menciptakan banyak penemuan. Tentu akan luar biasa kalau bisa lebih dari 10%. Profesor itu menjelaskan hipotesanya kalau menggunakan otaknya 30%, akan bisa ini. 40% ini bisa itu dan seterusnya. Tapi dia bingung, apa yang terjadi kalau penggunaannya 100%. Kalau ini benar, Tuhan pasti punya alasan tentang hal ini. Dan Tuhan berhak menentukan seorang manusia memil...

Tentang Kopi Darat dari Warga Non Darat

Gambar
Saya senang saudari Ningrat Sanres memiliki inisiatif jumpa darat untuk grup Pare di Facebook. Dengan begini bisa menjalin silaturahim dan menambah dulur. Dulu sebelum ada Facebook ada grup di Yahoogroups yang bernama Pareku. Mailing list ini sampai sekarang masih ada, tidak didelete. Tapi sudah mati. Tidak aktif lagi. Pendirinya Fajar dan Ainur, orang Pare yang migrasi ke Ibukota. Saat milis masih aktif, ramai sekali. Lalu suatu saat lebaran, kita kopi darat. Tempatnya di rumah Sony, adiknya Dwijo, pemilik toko Bata di Pare. Selain itu pernah di rumah saya, buka bersama. Saya terharu karena banyak datang dari luar kota hanya untuk jumpa darat ini. Namun sejak ada Facebook, grup itu kekurangan darah. Lama-lama mati. Untung ada grup Pare baru di Facebook. Dan ternyata dari hari ke hari semakin banyak anggotanya. Sekarang sudah belasan ribu. Kalau sekarang ngumpul, entah.. Bagaimana ramainya nanti (apa perlu ijin kepolisian? hehehe). Senang bisa bertemu kalian, dulur Pareku... Hehehe.

Ngerem dan Selanjutnya Ngegas Pol!

Gambar
Bagai Valentino Rossi saat ada tikungan, dia mengurangi kecepatan. Dan selanjutnya saat jalan lurus, dia ngegas pol. Tapi tak semudah Rossi yang hanya tikungan, kalau saya menghadapi jalan bercabang. Entah itu perduaan, pertigaan, perempatan bahkan mungkin lebih. Saya tidak hanya ngerem, tapi mungkin berhenti. Berpikir jalan mana yang harus kuambil. Kini sudah saya putuskan memilih jalan yang mana. Sekarang harusnya tidak ragu. Gas poll... Rem blong... Ya Allah, saat usia sudah lebih dari separuh jalan, semoga jalan ini yang kutempuh benar. Ya Allah, berilah petunjuk, hidayah, rahmat dan kekuatan agar bisa menapak jalanMu yang benar. Ya Allah, saya bersyukur atas kesuksesan, keberuntungan, kesehatan dan kebahagiaan yang keterima. Dan tetaplah Engkau curahkan kepadaku sekarang dan selamanya. Aamiiin. 29/12/2016

Bertemu Tukang Potong Rambut Langganan

Gambar
Saya punya langganan tukang potong rambut di sebuah tempat tukang cukur rambut. Setahun lalu dia keluar dari sana. Saya menyayangkan, karena sudah sreg dengan gaya motongnya. Tapi bagaimana lagi? Meski begitu saya masih menggunakan jasa tempat potong rambut tadi. Ya, tapi bukan orang yang biasa saya langgani tadi. Gonti-ganti, tergantung siapa yang bertugas. Hari-hari terakhir ini saya mau potong rambut. Tempat potong rambut langganan tutup. Demikian juga tempat potong rambut lainnya. Mungkin akhir tahun. Kemarin mencoba lagi ke tempat langganan. Ternyata buka. Namun saat mau masuk, ternyata sudah mau ditutup. Yang duduk potong di situ adalah pelanggan terakhir. Kembali ke kendaraan, berpikir untuk mencoba esok hari (hari ini). Tapi sudah niat, masak ditunda terus. Akhirnya coba keliling-keliling mencari tempat potong rambut lain. Akhirnya melihat sebuah tempat potong rambut buka. Awalnya ragu. Tapi di luar banyak motor parkir, jadi ya buka bahkan laris. Saat masuk, saya kaget. Karena ...

Terminator: Dark Fate - Ingin Kembali ke Masa Lalu

Gambar
Barusan lihat film 'Terminator: Dark Fate'. Cukup bingung dengan timelinenya. Sampai baca-baca analisanya di internet. Saya tidak mengomentari timelinenya. Tapi saya selalu tertarik dengan time traveling. Saking tertariknya saya sampai pernah menonton semua film yang bertema time traveling ini. Ya, manusia suka dengan time traveling. Karena waktu berjalan tidak akan kembali. Keputusan yang diambil dulu atau sekarang, baik benar atau salah, akan mempengaruhi hidupnya nanti. Ini yang kadang ingin diperbaiki. Btw, apa film favorit Anda terkait tema time traveling ini? Kalau Anda ingin melakukan time traveling, ingin ke tahun berapa dan kenapa?

Malas Mengoreksi

Gambar
Beberapa hari terakhir saya harus eksta kerja keras mengoreksi ujian/tugas. Karena hari-hari ini mahasiswa libur dan setelah ini masuk semester genap. Karena itu nilai sudah harus disetor ke kampus untuk melihat hasil belajar semester gasal lalu. Oleh: Mochamad Yusuf* Ternyata meski sudah bekerja keras rasanya koreksi saya tidak bisa sempurna. Tidak ideal menurut saya. Baru saya sadar ternyata mengoreksi juga capek. Apalagi kalau mahasiswa tidak membantu, misal: tulisannya jelek. Aduh harus ekstra kerja keras lagi untuk membaca. Atau tugas yang dikumpulkan di CD/DVD tidak diberi identitas. Ini pasti bikin tambah ekstra waktu dan tenaga. Karena semester ini saya banyak tugas keluar kota, maka mulai tugas, UTS sampai UAS belum sempat saya koreksi. Hanya saya tumpuk. Ternyata makin ditumpuk malah bikin malas untuk mengoreksi. Lha dilihat saja sudah capek, saking banyaknya tumpukan. Hehehe. Sekarang saya jadi sadar terhadap keluhan seorang pemimpin kampus beberapa waktu lalu yang mengataka...

Tony Jacks Delta, Tempat Favorit Kita

Gambar
Hari libur adalah saatnya kesempatan bercengkerama bersama keluarga. Maklum saya dan istri bekerja. Bahkan berangkat dan pulangnya bareng. Jadi ya waktunya terbatas antara kita, orang tua dan anak-anak. Oleh: Mochamad Yusuf* Apalagi rumah kita cukup jauh dari kantor. Jadi pagi-pagi harus berangkat dan pulangnya sudah malam. Karena itu kita usahakan kalau ada kesempatan kita manfaatkan berkumpul bersama. Bila ada kesempatan seperti ini biasanya kita jalan-jalan. Entah ke rumah orang tua, mall, tempat wisata atau tempat makan (restoran, warung dan lainnya). Untuk tempat makan kita tak punya tempat favorit. Ya, pokoknya kita, khususnya anak-anak ingin ke mana, ya kita ikuti. Tapi suatu ketika pas pulang kantor, saya dan istri mampir ke Delta Plaza. Lalu kita makan di Tony Jacks. Karena kebetulan saya bawa laptop, saya coba internetan pakai wifi gratis. Pas kita scanning, ada jalur yang disediakan Speedy oleh Tony Jacks. Saya surprise karena tanpa perlu password (WEP). Dan cukup kencang. M...

Kenangan Shalat di Sebuah Tempat

Gambar
Shalat adalah sebuah kegiatan yang harus dilakukan oleh setiap muslim. Tentu saja kecuali muslimah yang sedang haid. Sebagian besar waktu shalat dilakukan di rumah, tempat kerja atau masjid dekat rumah/tempat kerja. Oleh: Mochamad Yusuf* Di waktu-waktu tertentu mereka bisa saja melakukan shalat di sebuah tempat 'baru' misal saat melakukan perjalanan. Dan saat melakukan shalat di tempat 'baru' kadang ada kenangan tersendiri. Ayah saya seorang sopir bemo. Dulu waktu SD, saya dan teman-teman kampung diajak Bapak shalat Jumat di berbagai masjid di Surabaya. Tidak pernah tetap. Jadi setiap Jumatan kita lakukan di sebuah masjid 'baru'. Tentu saja kita semua senang dengan ajakan Bapak. Makanya sepulang sekolah kita segera bersiap Jumatan. Mendekati waktu Jumat, Bapak datang dari bekerja. Setelah Bapak bersiap, kita semua berangkat bareng. Bapak di depan dan kita semua di belakang. Sebelum berangkat kita bertanya-tanya, masjid mana kali ini kita akan datangi. Kita perna...

Bagaimana Hidup Mereka?

Gambar
Beberapa waktu lalu saya liburan. Dan liburan tersebut bukan di waktu libur. Jadi harusnya yang lain pada bekerja. Saat dalam perjalanan melihat orang lain yang harusnya bekerja, tapi mereka sepertinya bersantai. Atau memang gaya hidup mereka seperti itu, misal: bertani. Tadi saat berangkat ke kantor, melihat rombongan pria dewasa beriring-iringan. Tapi nggak bareng. Satu per satu. Entah kemana. Mereka pakai kopyah haji, berjenggot, bergamis yang cingkrang. Bahkan ada sepasang pria yang memanggul depan belakang entah apa itu. Kalau seperti itu, kadang timbul pertanyaan sama seperti saat liburan bukan di hari libur. Kok mereka seperti tidak bekerja ya? Padahal kita sepertinya dikejar-kejar dengan pekerjaan. Waktu kita seakan habis untuk bekerja (termasuk perjalanannya). Tapi mereka kok bisa demikian? Jadi kenapa bisa begitu? Bagaimana dengan hidup mereka? Bagaimana menurut Anda?

Rezeki Ini Sering Tak Dianggap Rezeki oleh Manusia

Gambar
Suatu saat dulu pernah harus pulang ke rumah dari kantor karena ada sesuatu yang harus diambil. Ya, sekitar pk 10.00-an. Dalam perjalanan pulang pergi rumah - kantor, melihat orang ceria berolahraga. Oleh: Mochamad Yusuf* Seperti dekat rumah ada beberapa Bapak main tenis. Mereka teriak-teriak, tertawa-tawa, dan bersenda gurau. Saya perhatikan mereka dengan seksama. Belum umur pensiun. Umur masih produktif. Atau kalau saya lewat rute Masjid Agung, banyak bapak juga berolahraga. Juga bukan umur yang masuk pensiun. Kok bisa ya mereka? Apa mereka nggak bekerja? Lha mereka kok bisa makan? Apa karena mereka pengusaha? Tak harus datang saat jam kerja? Maka kalau begini kadang saya renungkan ada benarnya, dawuhnya Nabi. Yakni ada sebuah rezeki. Tapi sering dianggap bukan rezeki. Karena kebanyakan orang menganggap rezeki itu hanyalah materi. Uang banyak, rumah banyak, mobil banyak dll. "Dua nikmat, kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang." (HR. Al-B...