Postingan

Menampilkan postingan dengan label gunung penanggungan

FEATURES

Enerlife [8]: Beratnya Mendaki Puncak Impian dan Cita-cita

Gambar
Pendakian ke gunung Penanggungan (dok.pribadi) Dalam hidup kita mungkin punya cita-cita dan impian. Untuk mewujudkan itu bagaikan mendaki gunung. Terjal dan menguras tenaga kita. Bahkan mungkin perasaan, pikiran dan air mata. Oleh: Mochamad Yusuf * Beberapa waktu lalu, saya mendaki gunung. Sebuah kegiatan yang sudah tidak begitu mudah bagi saya dalam seusia seperti sekarang ini. Hehehe. Dalam perjalanan mendaki gunung itu, saya harus terpaksa beristirahat sejenak untuk melepas lelah dan menghimpun tenaga. Untung dalam pendakian itu, saya bersama rombongan kecil yang mau menemani saya. Karena saya sudah ketinggalan dalam rombongan besar. Perjalanan yang menempuh sekitar 5 jam benar-benar menguras energi saya. Kadang ada perasaan ingin menyerah saja. Berhenti dan menunggu rombongan kembali turun esoknya. Tapi begitu melihat puncak, saya bersemangat lagi. Tapi pendakian yang gelap di malam hari itu, telah memaksa semua otot khususnya kaki untuk bergerak semaksimal mungkin. Sehingga paha ...

Meraih Matahari di Puncak Penanggungan [5]: Divoor oleh Zidan

Gambar
Bersama Zidan mendaki gunung Penanggungan. Ternyata Zidan mengalahkan saya lagi dalam kegiatan pendakian ini. Zidan sepertinya memiliki tenaga lebih. Sehingga kuat saja dan tidak merasa lelah mendaki. Dia malah selalu ada di barisan depan dalam rombongan. Sedangkan saya, harus sering berhenti untuk beristirahat. Oleh: Mochamad Yusuf * Ada yang menarik dalam kegiatan saya kali ini. Yakni saya melakukannya bersama Zidan, anak laki saya. Saya memang sering melakukan kegiatan bersama dengannya. Seperti main game multiplayer. Atau nonton film bareng. Kadang saya bersyukur memiliki anak sulung yang laki-laki. Karena saya bisa meneruskan hobi yang dulu bisa saya lakukan saat bujang. Karena sekarang tetap bisa melakukan hobi dengan adanya teman. Seperti main game itu. Dulu saat masih bujang, saya betah di kantor. Apalagi malam minggu. Bisa malam mingguan di kantor. Hehehe. Saat bujang saya bisa pulang terlambat atau baru pulang larut malam. Karena itu saya bisa bermain multiplayer bersama tem...

Meraih Matahari di Puncak Penanggungan [4]: Jatuh Bangun Karena Sepatu Jogging

Gambar
Berfoto dengan latar belakang gunung Welirang dan Arjuno. Karena dengan tipisnya sol sepatu ini, nyaris tidak ada guratannya, maka sepatu tidak bisa menapak dengan mantap. Ditambah jalan yang licin habis hujan, maka saya harus jatuh bangun mencapai puncak. Jatuh bangun dalam arti sebenarnya. Hehehe. Oleh: Mochamad Yusuf * Kegiatan pendakian dimulai pukul 21.30. Terlambat dari jadwal. Karena mobil yang mengantarkan juga terlambat. Sehingga baru berangkat dari Sidoarjo seusai Maghrib. Ditambah kemacetan, tibanya di pos pemberangkatan juga terlambat. Tapi saya pikir tidak ada bedanya terlambat beberapa jam. Toh juga sudah malam. Selisih waktu karena keterlambatan ini, juga sama-sama gelap. Hehehe. Lho, kok pendakian saat gelap seperti ini? Saya sebenarnya sering juga melakukan perjalanan di hutan dan gunung di malam hari dulu. Bahkan tanpa harus menggunakan senter. Tapi bukan sampai pendakian gunung sebenarnya. Ada beberapa alasan melakukan pendakian malam. Pertama, dengan melakukan di s...

Meraih Matahari di Puncak Penanggungan [2]: Mendaki untuk Memberi Warna Hidup

Gambar
Zidan menatap daratan yang ada dibawah kaki gunung Penanggungan. Tapi itu dulu. Waktu sekolah. Sejak lulus kuliah dan bekerja, saya sudah tidak melakukannya. Memang beberapa kali masih mengikuti acara di hutan saat opspek mahasiswa baru mantan almamater. Tapi sekarang kan saya sudah di atas 40 tahun? Oleh: Mochamad Yusuf * Sejak awal saya sudah mengiyakan ajakan dari Rusdi untuk mendaki gunung Penanggungan. Saya langsung bilang ikut, saat dia menshare status Facebooknya tentang ajakan ini. Dan tanpa berpikir dua kali, saya langsung mengklik 'going' saat dia menginvite event di Facebook. Kenapa saya langsung mengiyakan? Karena saya memang sejak kecil suka memberi warna dalam hidup saya. Sehingga hari-hari dalam hidup saya ada yang baru, ada yang berbeda, ada yang lain. Sesuatu yang bisa menjadi cerita. Karena itu dulu sejak masih sekolah, saya selalu aktif mengikuti berbagai kegiatan. Malah waktu SMA semua kegiatan ekstrakurikuler saya ikuti. Bahkan bisa jadi 2 kegiatan yang b...

Meraih Matahari di Puncak Penanggungan [1]: Mendaki Karena Nama yang Dikenal

Gambar
Saya meraih matahari di puncak gunung Penanggungan. Sebuah perjalanan pendakian ke gunung Penanggungan, 22-23 Desember 2012. Ajakan ini lama saya pertimbangkan. Bukan karena apa-apa. Tapi apakah saya mendapat izin dari istri dan Ibu untuk mendaki atau tidak. Terlebih sekarang musim penghujan, yang membuat medan menjadi sulit untuk didaki. Oleh: Mochamad Yusuf * Hari Sabtu 22 Desember lalu, saya melakukan pendakian gunung. Tepatnya ke gunung Penanggungan. Sebuah gunung dekat daerah Trawas. Trawas adalah sebuah daerah yang dikenal sebagai tempat peristirahatan bagi masyarakat Jawa Timur pada umumnya dan masyarakat Surabaya pada khususnya. Namanya sekarang mulai meredup. Mulai kalah oleh nama Batu. Mungkin Batu saat ini dirasakan lebih dingin dan lebih banyak tempat wisatanya. Tapi secara jarak lebih dekat Trawas daripada Batu. Acara pendakian ini bermula dari ajakan sobat kental saya, Rusdi Arif. Seorang teman yang sudah saya kenal sejak SMA. Teman karena sama aktif di kegiatan luar sek...