Postingan

Menampilkan postingan dengan label indonesia bebas korupsi

FEATURES

Film 'Changeling' Seakan Membawa Amerika Dulu ke Indonesia Sekarang

Gambar
Film 'Changeling' sebenarnya adalah sebuah kisah sederhana. Bercerita tentang seorang ibu tunggal (mama single parent itu diperankan si cantik nan seksi, Angelina Jolie) yang berputra tunggal. Suatu ketika dia disuruh nglembur padahal sebenarnya libur, dia tinggalkan anaknya di rumah. Ini jadi pertemuan terakhir. Karena kemudian anaknya hilang. Oleh: Mochamad Yusuf * Saat dia melaporkan ke polisi, polisinya mempersulit. Dikatakan tidak ada personil yang bisa datang. Atau menunggu 1 x 24 jam dulu sebelum polisi bergerak. Intinya polisi membuat sulit. Seperti mengikuti pepatah, kalau bisa dibuat sulit mengapa harus dipermudah. Ternyata ini karena kondisi dunia polisi di sana yang buruk. Korupsi, kolusi, mafia dan permainan kasus. Bahkan polisi memainkan permainan kasar. Bayangkan sampai ada anak yang disuruh mengaku sebagai anak yang hilang. Mana mungkin Ibu tidak mengenali anaknya? Eh, Ibunya malah disalahkan polisinya. Karena setelah 6 bulan, bisa jadi anaknya berubah dan kondi...

Gampang Berdusta

Gambar
Tadi pagi mendengar sekelebatan talkshow di sebuah televisi swasta. Yakni tentang penyiksaan di sebuah panti asuhan. Yang bertanggung jawab adalah seorang petinggi agama. Semua anak asuh mengaku disiksa, tapi pengasuhnya yang juga pemuka tempat ibadah menolaknya. Oleh: Mochamad Yusuf * Saat dikonfirmasi dengan pengacara korban, sang pengacara jengkel karena pengasuh tersebut selalu membawa nama Tuhan. "Di sana ada 16 orang mengaku disiksa, sedang di sana (di TV) mengaku tidak ada. Janganlah membawa Tuhan. Coba lihat hati nurani. Jangan sampai Tuhan harus disalib kembali..," katanya berapi-api. Wajah pemuka agama hanya menunduk terus. Lalu di kesempatan lain ada wakil rakyat yang bersaksi tidak terima suap. Padahal jelas stafnya mengambil. Mana mungkin seorang staf berani melakukan kalau tanpa disuruh. Dia ngotot tidak terima, bahkan masih berani marah-marahin jaksanya dan menakuti bisa berdosa. Aduh... saya sendiri tidak tahu mana yang benar, meski bukti-bukti dan saksi-saksi...

Jangan Beri Makan Keluarga Kita Dengan Korupsi [2]: Ibadah Sosial Yang Disepelekan

Gambar
(ref: naurafariha.blogspot.com) Ketika John mendekatinya, dia santai saja. Tidak merasa salah. Bahkan kemudian saat ada polisi yang menilangnya, dia ngotot tidak bersalah. Dia menyalahkan tukang parkirnya yang membolehkan parkir di situ. Oleh: Mochamad Yusuf * Seorang teman yang ambil S3 di Australia berkomentar di status Facebook saya. Katanya, para guru sekolah dasar di sana sangat mengkhawatirkan murid-muridnya bila tidak mau antri. Mereka tidak khawatir bila mereka tidak bisa matematika. Kata mereka pembentukan karakter yang mau antri dan tidak main 'selonong' sangat lama. Bisa 16 tahun. Sedangkan untuk dapat menguasai materi Matematika hanya diperlukan waktu 6 bulan. Cerita ini sebenarnya sudah saya ketahui sebelumnya. Bahkan dari berbagai sumber yang hampir sama terjadi di negara-negara di Amerika, Jerman dan lain-lain. Pendidikan dasar mereka lebih menitikberatkan pada moral, etika dan hubungan dengan sosial daripada nilai-nilai pelajaran sekolah. Akibatnya hasil pendi...

Jangan Beri Makan Keluarga Kita Dengan Korupsi [1]: Ada Apa Dengan Korupsi?

Gambar
(ref: pemilihanrektor.ui.ac.id) Ini yang membingungkan saya. Bagaimana mungkin golongan ini yang semakin bergairah dalam agama, tapi juga semakin bergairah juga dalam korupsi? Mereka rajin mendatangi masjid, tapi juga rajin melakukan kolusi dengan pengusaha. Mereka yang bersemangat melakukan umroh dan haji, tapi juga bersemangat memainkan anggaran sehingga bisa dikorupsi. Oleh: Mochamad Yusuf * Seminggu yang lalu adalah 'Hari Korupsi Internasional'. Mengikuti diskusi-diskusi di media massa, ternyata negara kita masih mempertahankan prestasi korupsinya (korupsi kok prestasi, ihik-ihik). Secara ranking kita membaik, tapi secara nilai (index) sama. Jadi mungkin ada negara lain yang lebih buruk index-nya, maka ranking kita jadi naik. Saya jadi berpikir, kenapa negara kita yang yang pemeluk agama Islamnya tinggi (terbesar di dunia), tetapi kok korupsinya juga banyak? Apalagi kalau kita lihat gairah beragamanya sangat tinggi. Seperti semakin banyaknya sekolah Islam terpadu. Atau ju...