Postingan

Menampilkan postingan dengan label ceramah

FEATURES

Tak Percaya Ini Bukan Mimpi

Gambar
Sejak Kamis, 20 Desember 2018, saya berada di Bandung bersama keluarga. Sejak lama saya merencanakan agar Zidan bisa menggunakan liburannya yang 2 minggu itu dengan baik. Karena Zidan kelas 3 SMA, maka saya ingin mengajak melihat beberapa perguruan tinggi di Bandung. Salah satunya ITB yang dulu saya idamkan. Siapa tahu juga Zidan nanti mengidamkannya. Namun saya berencana, di sela-sela melihat perguruan tinggi itu, saya mencoba mengikuti pengajian yang banyak di Bandung. Khususnya dengan ustadz Aam Amirudin dan Teuku Hanan Attaki yang jadi idola saya. Hampir saya tidak percaya, Ustadz Aam ada jadwal. Maka saya datangi di TSM (Trans Studio Bandung). Ternyata belum ditakdirkan. Ust Aam berhalangan. Saat sudah pasrah tidak bisa bertemu karena mau pulang, ternyata tadi pagi ada jadwal Ust Aam. Ternyata Allah merencanakan lebih baik. Di masjid lebih kecil ini, bisa lebih enak ngobrol dengan Ust Aam, berfoto dan minta tanda tangan pada Al Qur'an yang diterjemahkannya. Dan bisa duduk pali...

Terima Kasih Banyak Ustadz Aris

Gambar
Saya bertemu pertama kali dengan Ustadz Ir Aris Gunawan sekitar 6 tahun lalu. Yakni saat mengikuti kajian rutin di masjid Al Da'wah yang dekat rumah saya. Saat itu beliau mengajarkan ODOT, One Day One Theme. ODOT adalah mengumpulkan ayat-ayat yang sama, mirip, serupa atau membahas hal yang sama. Mulai di sinilah saya mengetahui konsep RLQ yang menjadi temuannya. Konsep yang sudah mendapat hak cipta ini, adalah menggeneralkan semua ayat-ayat Al Qur'an dan dihubung-hubungkan seperti ODOT itu. Maka di sinilah saya mengetahui ada cara mudah untuk memahami Al Qur'an. Kita tahu Allah membahas sesuatu secara berserakan di berbagai surat. Kalau kita tidak tahu secara general sebuah ayat, maka dapat berbahaya. Seperti ayat ini yang sering digunakan kaum munafik dan kafir: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Sabi'in, siapa saja (di antara mereka) yang beriman kepada Allah dan hari akhir, dan melakukan kebajikan, mer...

5 Cara Mendapatkan Rezeki Berkah Thoyyibah - Ceramah Ustadz KH M. Atiquddin Mustawa

Gambar
Allah tidak hanya meminta kita makan dengan baik (halal), tapi cara mendapatkannya juga harus baik. Tidak sekedar baik, tapi harus berkah thoyyibah. Berkah thoyyibah pasti halal. Namun halal belum tentu berkah thoyyibah. Ada 5 cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan rezeki yang berkah thoyyibah. "Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik (thoyyibah) yang Kami berikan kepada kamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya." QS 2:172. Apakah berkah thoyyibah itu? Apa saja 5 hal itu? Simak pengajian Ustadz KH M. Atiquddin Mustawa, ketua MUI Taman dan pengasuh Pondok Pesantren An-Nidhomiyah, Ngelom, Sidoarjo di sini. https://youtu.be/dt9UFP2v9Mo