Postingan

Menampilkan postingan dengan label komunikasi

FEATURES

Selamat Jalan Pak Yan Yan Cahyana

Gambar
Saat lulus SMA saya diterima di Komunikasi Unair. Sebuah pilihan yang tidak saya inginkan. Maka saya tidak tahu nanti harus kemana, meski saya pilih komunikasi karena selain sebagai pilihan terakhir, juga karena waktu SMA saya prestasi di dunia jurnalistik. Tapi saya tidak ingin jadi wartawan. Maka saat bertemu dengan Pak Yan Yan Cahyana, saya mendapat gambaran baru tentang sebuah masa depan. Yakni komunikasi pemasaran. Dialah yang mengampu mata kuliah terkait hal tersebut. Karenanya saya seperti mendapat semangat baru. Bahkan nantinya bercita-cita ingin kerja sebagai insan periklanan di stasiun TV (dan kelak tercapai). Dan sampai sekarang masih berkecimpung di dunia komunikasi pemasaran. Lalu menjadi akrab setelah beliau tahu saya satu organisasi dengannya waktu kuliah. HMI. Maka ketika tahu saya hanyalah mahasiswa miskin, beliau banyak membantu saya. Seperti memberi banyak informasi beasiswa secara pribadi, yang surat pemberitahuannya langsung diberikan ke saya. Sampai lulus pun masi...

Etika Ber-WA di Kantor

Gambar
Siapa yang tidak tahu WhatsApp (WA) sekarang ini? Kini hampir semua orang yang memiliki ponsel pintar menginstall WA. WA adalah aplikasi perpesanan (chatting) yang ada di ponsel. Dengan WA bisa berkomunikasi via teks, suara, gambar, video, dokumen bahkan untuk digunakan bertelpon. WA semakin populer karena semakin tumbuhnya grup-grup yang memiliki ikatan sejarah seperti sekolah, kelas, kantor. Atau kesamaan minat, hobi, lokasi (tetangga atau satu masjid) dan lainnya. Sehingga yang tidak memiliki WA pun didorong untuk memilikinya. Apalagi saat ini ponsel pintar semakin terjangkau harganya. Untuk ber-WA hanya butuh koneksi internet baik lewat seluler atau wifi. Karena kemudahannya ini beberapa kantor mengakomodasi untuk keperluan kantor. Namun tidak semua perusahaan membolehkan karyawan ber-WA-an. Bila perusahaaan Anda membolehkan, bersyukurlah. Tapi tidak berarti Anda boleh sebebas-bebasnya menggunakan WA. Ada beberapa aturan tidak tertulis menggunakan WA dan sejenisnya seperti Line, We...

Mengenal Profesi: Agen Property

Gambar
Bila kita jalan-jalan seringkali lihat spanduk kecil yang dipasang di pagar rumah atau gedung. Tulisannya ada kesamaan yakni ada tulisan dijual, disewa atau dikontrak. Yang berbeda di sampingnya atau dibawahnya yang menunjukkan nama-nama yang harus dihubungi. Mereka ini dinamakan sebagi agent property atau broker. Tapi ada yang menamakan sebagai konsultan properti. Agent property adalah penghubung antara pembeli dan penjual properti. Jadi yang punya properti, rumah atau gedung, yang ingin disewa/dikontrak/dijual minta bantuan pada agent property . Lalu agent property inilah yang mencari penjual/penyewanya. Maka bagi yang tertarik dengan properti ini maka akan menghubungi agent property tersebut. Kenapa ada agent property ? Karena yang memiliki properti biasanya tidak punya waktu bila ada seseorang tertarik untuk membeli/menyewanya. Mereka yang tertarik bisa sewaktu-waktu ingin melihat, padahal pemilik sedang memiliki kesibukan. Selain itu pemilik kadang tidak mampu berkomunikasi unt...

Mengenal Profesi: Pengisi Suara Iklan

Gambar
Semua orang pasti dengar iklan ya, baik iklan televisi (TV) atau radio. Di bagian iklan ada unsur suara. Ini pasti ada khususnya iklan radio. Beberapa iklan terdengar seperti menggunakan orang yang sama, karena warna dan karakternya sama. Betul. Yang mengisi suara itu dinamakan sebagai profesi pengisi suara iklan (dubber). Mereka bisa pria, wanita, remaja, dewasa atau orang tua. Tentu tergantung peran yang mau diisi suaranya di iklan tersebut. Kalau iklan radio, jelas butuh pengisi suara iklan, lha kalau televisi kenapa harus diisi juga suara orang lain? Kenapa tidak pakai suara artis yang bersangkutan? Ada beberapa alasan, yang pertama saat shooting, suara sang artis tidak terekam bagus. Maka diputuskan diganti dengan pengisi suara iklan. Kedua. Meski artis tadi enak dilihat, tapi belum tentu enak juga suaranya. Karakternya mungkin tidak pas, maka sutradara memutuskan diganti dengan pengisi suara iklan. Lalu kemampuan apa yang harus dimiliki? Yang pertama, tentu saja suaranya bagus. N...

Mengenal Profesi: Liaison Officer

Gambar
Profesi kali ini yang ingin kita selami adalah Liaison Officer (LO). Wah, apa itu? Kok namanya ke-Inggris-Inggris-an? Apa pekerjaannya sekeren namanya? Sebenarnya kalau ada profesi yang masih menggunakan bahasa aslinya, maka pekerjaan itu bisa ditebak aslinya dari luar negeri. Di Indonesia aslinya tidak ada pekerjaan seperti itu. Liaison terjemahannya adalah penghubung, maka LO adalah petugas penghubung. Jadi pekerjaannya sebagai penghubung antara berbagai pihak. Dalam pekerjaan LO maka yang dihubungkan adalah promotor, media dan manager artis, biasanya artis mancanegara yang mau diundang ke negara lain. Sang artis yang belum mengenal negara yang akan dikunjungi membutuhkan panduan LO. Maka promotor yang mengundang, media yang ingin mewawancarai harus berhubungan dengan LO. LO-lah berhubungan dengan artis atau managernya, karena artis tidak mau dihubungi secara langsung. Karena sifatnya seperti tour guide , maka pekerjaan ini baru ada saat artis mancanegara membutuhkan panduan di nega...

Tips Membuat Akrab dengan Orang Baru Bertemu

Gambar
Seringkali kita bertemu dengan orang-orang baru. Misal: di bandara saat menunggu masuk pesawat. Atau saat menunggu dokter di ruang tunggunya. Atau sebagai karyawan baru di kantin/ruang makan. Dan masih banyak kesempatan lain dimana kita bertemu dengan orang-orang baru. Biasanya yang dilakukan adalah berdiam diri atau tiduran. Atau membaca kalau ada koran atau majalah. Atau menonton TV bila ada TVnya. Namun kadang kita tidak ingin melakukan itu semua. Untuk tiduran, tidak ngantuk. Untuk membaca, malas. Untuk menonton TV, acaranya tidak menarik. Dan lainnya. Maka paling enak dibuat untuk mengobrol. Masalahnya tidak semua orang pandai berkomunikasi dan berani memulai percakapan dengan orang sekitar. Ini akan jadi momok khususnya bagi orang yang pemalu. Lalu apa yang harus dilakukan? Menyapa dengan isu hangat. Mulailah dengan kalimat yang menjadi perhatian Anda dan mereka. Sesuatu yang menjadi perhatian saat itu. Kalau tidak, bisa dimulai dengan topik-topik hangat yang dibahas oleh m...

Bekal Mencapai Karir Tertinggi

Gambar
Setiap karyawan pastinya ingin memiliki karir yang meningkat dari waktu ke waktu. Bahkan kalau memungkinkan mencapai puncak karir tertinggi dalam perusahaan, misal: sebagai CEO atau Direktur Utama. Bukan khayalan. Bukan pula sesuatu yang tidak mungkin diwujudkan. Semua mungkin untuk dicapai asal memiliki bekal seperti di bawah ini. Ini sesuatu yang bisa dipelajari dan dilatih agar makin bagus. Bukan sesuatu bakat yang hanya dimiliki seseorang. Jadi Anda bisa mencapai puncak karir tertinggi. Bekal tersebut adalah: Sikap positif Ini yang dilihat oleh orang lain: sikap Anda! Anda baik, maka ada kesempatan untuk maju. Anda tidak baik, maka harapan itu mengecil bahkan sirna. Sikap baik itu tentu berarti patuh aturan kantor, hukum yang berlaku, agama dan norma masyarakat. Kalau diharuskan masuk pk 08.00 tepat, ya kita masuk sebelum pk 08.00. Kalau Anda sering telat, maka susah bagi Anda untuk dipromosikan.Selain itu sikap positif adalah berani menghadapi masalah. Bukan sekedar menggeru...

Bagaimana Melihat Orang Lain Bosan dengan Pembicaraan Anda

Gambar
Salah satu ketrampilan yang harus dikuasasi di kantor adalah ketrampilan berkomunikasi. Ketrampilan ini sangat penting khususnya untuk menjaga hubungan sosial dan memperluas networking Anda. Dengan mahir berkomunikasi Anda akan mengetahui banyak hal yang sebelumnya menimbulkan banyak pertanyaan di benak Anda. Misal: suatu ketika saat Anda bercakap dengan seseorang, dia minta pamit ke kamar mandi. Namun dia tidak kunjung kembali ke Anda. Ini sebenarnya salah satu tanda bahwa dia bosan dengan pembicaraan Anda. Anda harusnya introspeksi dan meningkatkan ketrampilan komunikasi Anda. Sehingga nantinya Anda bisa menghindari kebosanan atau ketidak tertarikan mereka berbicara dengan Anda. Tanda-tanda lain yang bisa dilihat apakah orang lain tidak tertarik dengan pembicaraan Anda adalah: Berubah topik tiba-tiba. Saat Anda berbicara dengan seseorang, tiba-tiba dia mengalihkan topik lain yang sangat signifikan. Ini adalah tanda bahwa dia bosan melakukan percakapan dengan Anda. Misal: saat A...

Batasan Dalam Menggosip

Gambar
Berkumpul dengan orang lain seperti kehidupan di kantor, tidak mungkin tidak ada percakapan. Pasti suatu saat Anda akan melakukan percakapan. Dari ngobrol yang ringan, diskusi yang berat, meeting yang serius sampai bergosip yang seru. Kalau terkait dengan pekerjaan mungkin tidak terlalu masalah. Bagaimana dengan membicarakan di luar pekerjaan? Itulah yang dinamakan gosip. Menggosip memang menyenangkan untuk dilakukan. Sebaliknya menyakitkan sebagai obyek yang digosipkan. Sebenarnya menggosip memiliki dampak buruk, terlebih kalau kantor Anda tidak terlalu besar. Karena lambat laun yang digosipkan akan tahu. Karena itu perlu mengetahui batasannya bergosip. Jangan sampai gosipan Anda mempengaruhi kehidupan profesional dan karier Anda. Lalu apa yang menjadi batasannya? Batasannya adalah saat Anda mulai membicarakan karakter seseorang. Karena saat membicarakan karakter, berarti lebih banyak subyektivitas yang dikeluarkan. Ini menjurus ke fitnah. Dan tentu saja merugikan obyek gosip bila dem...

Jangan Bersikap Seperti Ini (Bos Anda Tidak Menyukainya!)

Gambar
Tanpa disadari, Anda dapat saja bersikap dan bertindak yang membuat atasan tidak menyukai Anda. Karena itu bukan sesuatu aneh, kalau Anda merasa tidak diperhatikan atau dihargai oleh bos Anda. Naga-naganya Anda tidak juga dipromosikan. Maka ganti perasaan dan sikap bos Anda dengan memastikan Anda tidak bersikap seperti ini: Kurang komunikatif Dalam pekerjaan, komunikasi adalah unsur yang sangat penting. Anda dan atasan harusnya dalam ‘gelombang’ yang sama. Dengan gelombang yang sama, pesan yang akan disampaikan akan sampai. Tidak ada distorsi. Bila pesannya sampai, maka enak untuk berkomunikasi dan berkoordinasi. Contoh: kebiasaan atasan terkait laporan, apakah senang mendetail atau ringkas. Atau ia lebih dijelaskan dengan tatap muka secara langsung atau bisa dengan telepon, email atau cukup WhatsApp . Tidak bertanggung jawab Pastilah ada kesalahan yang dilakukan saat bekerja. Apalagi kalau Anda baru dan belum memiliki kompetensi. Tapi bukanlah masalah kesalahan, tapi tanggu...

Etiket Berbasa-Basi

Gambar
Seringkali saat di kantor Anda bersua dengan orang dari departemen/divisi lain yang jarang bertemu. entah itu di parkiran, lift, kantin, musholla atau ruang meeting. Ada rasa kikuk saat berjumpa dengan mereka. Anda kenal mereka meski tidak akrab, tapi karena tidak setiap hari bertemu, Anda tidak mudah untuk memulai pembicaraan. Lha di sini perlu peran percakapan basa-basi. Karena durasi pertemuan tidak lama, maka cukup dengan percakapan basa-basi. Meski namanya ada kata ‘basi’, tidak berarti terkesan sampah alias tidak berguna. Namun jangan sampai juga membuat suasana malah jadi membosankan. Basa-basi itu perlu, karena menunjukkan Anda menghormati mereka. Juga mempererat pertemanan yang renggang karena jarang bercakap lama, karena tidak setiap hari bertemu. Basa-basi jadi penting bila bertemu dengan orang baru seperti di bandara, ruang tunggu dokter dan lainnya. Basa-basi berguna untuk memperkenalkan dan mengingat Anda. Isinya ringan dan berupa salam perkenalan. Basa-basi diibaratkan s...

Menjadi Tumpahan Curhat Teman Kantor

Gambar
Bekerja di sebuah kantor pastilah bertemu banyak orang. Karena lamanya bertemu (sehari bisa 8 jam) bahkan bekerja sampai puluhan tahun, teman kantor sudah seperti keluarga. Maka sangatlah mungkin mereka pernah curhat dan berkeluh kesah pada Anda. Apa yang harus Anda lakukan bila demikian? Sederhana! Jadilah pendengar curhat yang baik. Tapi bagaimana harusnya menjadi pendengar yang baik itu? Sebelum Anda mengetahui bagaimana menjadi pendengar yang baik, ada baiknya Anda tahu manfaat sebagai pendengar curhat. Menjadi pendengar curhat dapat membantu menyembuhkan rasa sakitnya dan membangun hubungan baik dengannya. Selain itu menjadi pendengar yang baik juga menjadikan kita paham dan berempati pada orang lain. Ini adalah kemampuan melihat dari sisi orang lain. Dengannya Anda lebih bijak dalam menghadapi persoalan hidup, seperti Anda jadi bersyukur karena ada orang lain yang memiliki masalah yang sama dengan Anda tapi kadarnya lebih berat. Berikut tips menjadi pendengar curhat teman kantor ...

Topik Pembicaraan Harus Dihindari Dengan Pacar Sekantor

Gambar
Seorang teman pernah mengeluh tentang aturan menikah sesama karyawan. Dulu diperbolehkan, kemudian dilarang. Lalu diperbolehkan lagi, kemudian dilarang. Terus dilarang sampai sekarang. Dia mengeluh bagaimana nasibnya kelak bila harus menikah dengan pacarnya yang kebetulan juga kerja di perusahaan yang sama. Saya tidak akan membahas bagaimana langkah yang harus dilakukan teman tersebut di artikel ini (mungkin di artikel kelak, hehehe). Saya tertarik dengan kecenderungan berpacaran (dan kelak bisa saja menikah) dengan teman sekantor. Kalau dipikir memang wajar kalau akhirnya sesesorang jatuh cinta dengan teman kantornya. Pepatah Jawa bilang, “Trisno jalaran soko kulino.” Sering ketemu di kantor, menyebabkan jatuh cinta. Wajar, 8 jam bekerja di kantor. 2 jam perjalanan berangkat-pulang (bisa lebih). Praktis tersisa beberapa jam sebelum akhirnya mengantuk dan tidur. Sedikit waktu untuk bersosialiasi dan mencari teman-teman baru. Karena itu tidak heran menurut penelitian, 40 % orang pernah ...

Cara Mengetahui Rekan Kerja Menghargai Anda

Gambar
Menurut penelitian, karyawan terbaik (best employee) yang mengundurkan diri tidak hanya karena gaji, tapi karena tidak mendapat penghargaan. Jadi meski gaji cukup, tapi bila kurang mendapat penghargaan membuat best employee tidak krasan. Atau sebaliknya bila mendapat banyak penghargaan tapi gajinya kurang, best employee bisa saja mau bertahan. Wajar bila faktor penghargaan ini menjadi penyebab bertahan tidaknya seorang pegawai. Karena bila tidak mendapat penghargaan dari pimpinan (perusahaan) dan rekan kerja lain membuat mereka tidak nyaman bekerja. Ujung-ujungnya membuatnya tidak krasan. Yang akhirnya akan mengundurkan diri. Penghargaan itu bisa saja berupa materi dan non materi. Materi seperti peningkatan gaji, penambahan fasilitas dan lainnya. Sedang non materi seperti penerimaan, pemberian kesempatan dan lainnya. Ini yang sebenarnya lebih sulit dilihat daripada penghargaan materi. Tapi sebenarnya dapat dilihat dari pesan-pesan non verbal yang diterima. Tidak harus dari kata-kata. M...

Berapa Lama Menelpon di Kantor Yang Benar?

Gambar
Telpo n adalah sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan di kantor. Di beberapa perusahaan malah setiap meja kerja dilengkapi dengan telpon, meski hanya dapat menghubungi telepon lain dalam satu perusahaan yang sama. Jadi menelpon dan ditelpon adalah hal keniscayaan di dunia kantor. Tapi sebenarnya berapa lama menelpon yang benar? Berapa lama durasi menerima telpon yang sopan? Yang benar dan sopan dilakukan selama sekitar 3-5 menit. Dengan durasi selama ini tidak akan menggangu kelancaran tugas orang lain. Juga waktu selama ini tidak akan memboroskan jam efektif waktu bekerja Anda di kantor. Karena itu pastikan sebelum mengangkat telpon tahu tujuan dan maksudnya. Kalau perlu dicatat di notes. Takutnya saat yang menerima telpon begitu menyenangkan, sehingga lupa tujuan menelpon. Karena itu bicaralah secara ringkas, padat, efisien dan efektif. Bila Anda melakukan hal ini, lawan bicara Anda juga akan mengikutinya. Namun meski begitu, mulailah dengan basa-basi sejenak khususnya kep...

Memulai Percakapan Dengan Karyawan Lain

Gambar
Salah satu kunci sukses di kantor adalah mendapat bantuan dari rekan kerja lain. Untuk ini perlu hubungan yang cukup baik sebelumnya. Karena bila sudah kenal maka bila minta bantuan kepada yang lain akan lebih dibantu secara sungguh-sungguh. Biasanya kalau rekan sedepartemen tidaklah terlalu masalah, karena sering bertemu. Tapi bagaimana dengan teman yang jauh? Teman yang beda departemen, bahkan kantornya berjauhan? Kadang ada kesempatan datang, namun kita tidak dapat memanfaatkannya. Misal: saat datang ke rapat, ternyata yang baru datang adalah Anda dan orang lain yang belum dikenal akrab. Bila suasana sudah semakin garing, sampai helaan nafas orang lain terdengar, maka saatnya untuk belajar memulai percakapan. Yang perlu Anda ingat, lakukan secara senatural mungkin. Jangan jadi beban. Karena kalau hal ini dianggap berat, maka justru pikiran akan jadi mampet. Kuncinya “Jadilah diri Anda sendiri.” Sue Thompson , pelatih etiket dari Set Free Life Seminars memiliki saran menarik yang di...

Master of Facebook (11-Tamat): Menjadi Master yang Ulul Albab

Gambar
Betapa banyak sebenarnya orang Indonesia yang jadi pintar lewat kampus dalam dan luar negeri. Mereka meraih master bahkan doktor. Sekarang saatnya tak hanya pintar, namun juga berbudi dan berprestasi! Oleh: Mochamad Yusuf * Dua hari setelah wisuda ada sebuah SMS masuk dari dosen S2 saya, “Selamat menempuh hidup baru menyandang beban akademik dan moral yang lebih besar.” Saya tersenyum dengan sms ini. Ucapannya seakan-akan saya baru saja menikah. Saya balas sms tersebut, “Semoga jadi cerdas, berbudi dan berprestasi. Dan bisa mengharumkan nama almamater.” Ya, saya perlu membalas dengan ucapan ini, karena terngiang-ngiang dengan perkataan Rektor saat acara malam pelepasan alumni. Rektor untuk meminta kita sebagai master yang cerdas, berbudi dan berprestasi. Saat masih di kuliah, kampus mempunyai kewajiban mencerdaskan mahasiswanya melalui perkuliahan, penelitian dan diskusi-diskusi. Kampus juga membantu pembentukan insan berbudi melalui pemahaman etika dan budi pekerti. Namun diharapkan s...

Master of Facebook (10): Perbedaan Saat Wisuda S1 dan S2

Gambar
Saat wisuda S1 dulu, saya masuk ruangan dengan tenang. Tak ada pikiran. Bahkan saya tak berpikir tentang adik yang tak bisa masuk. Kalau saat wisuda S2 ini, saya masuk gedung dengan beberapa pikiran. Oleh: Mochamad Yusuf * Bila saat kuliah, anak sering menjadi perhatian, maka saat wisuda demikian juga. Seperti yang dikatakan wakil wisudawan saat malam pelepasan alumni, bahwa saat dia mau kuliah sering harus berhenti sebentar karena tiba-tiba anak-anak menangis. Menangis karena mau ikut atau tak boleh pergi. Tentu saja perhatian ini mempengaruhi kegiatan kuliah. Lha kalau wisuda? Dulu saat wisuda S1, saya masuk ke ruangan dengan tenang. Tak ada pikiran. Bahkan saya tak berpikir bagaimana kabar 2 adik dan teman saya yang tak kebagian undangan masuk. Memang mereka tak saya belikan undangan. Karena jatah 2 undangan dipakai oleh Bapak dan Ibu. Pikiran saya, di luar ruangan pasti banyak orang yang tak bisa masuk juga sehingga banyak hal yang bisa dilakukan. Entah ini benar atau tidak. Kalau ...

Master of Facebook (9): Tangisan Saat Wisuda

Gambar
Namun saya malah tak menemukan peristiwa ini saat wisuda S1 dulu. Padahal wisudawan S2 yang menangis tak hanya Bapak itu, tapi saya juga melihat pada seorang Ibu. Dia menunduk terus menahan tangis. Oleh: Mochamad Yusuf * Saat wisuda, terdengar isak tangis dari deretan bangku wisudawan. Istri dan Zidan, anak saya, yang duduk di deretan bangku undangan mencari-cari siapa gerangan yang menangis itu. Ternyata seorang Bapak menundukkan kepalanya, terus terisak-isak selama acara wisuda. Bapak ini kemungkinan adalah guru, karena dia menempuh magister pendidikan. Dan kebanyakan memang sudah tua. Saya jarang menemukan mahasiswa pasca pendidikan yang muda. Muda artinya umurnya di bawah 30 tahun, dan untuk tua sebaliknya. Mungkin kebetulan, saya tak bertemu. Agak aneh juga peristiwa ini. Mengapa Bapak itu menangis? Apakah dia begitu bersyukur karena akhirnya dia mencapai gelar master? Atau tak ada keluarga yang mendampinginya? Atau orang tua atau seseorang yang telah mendukung dan mendorongnya pe...

Master of Facebook (7): Teman Kuliah Warga Negara Asing

Gambar
Rasanya bangga mendengar perjuangannya untuk kuliah di Indonesia. Dia percaya kualitas pendidikan kita lebih bagus. Tapi kini saya prihatin, karena sekarang banyak pelajar kita kuliah di Malaysia. Oleh: Mochamad Yusuf * Dua kali kuliah, 2 kali pula saya mendapat teman sekelas dari luar negeri. Mungkin ada yang mencibir, “Saya sih biasa. Banyak teman saya sekelas juga dari luar negeri. Bahkan dari berbagai negara.” Ya, ini kemungkinan besar dia kuliah juga di luar negeri. Hehehe. Dulu saat kuliah S1, aneh juga rasanya ada seorang pelajar negara lain mau belajar di Indonesia. Dan bukannya kuliah di Jakarta, tapi malah ambil kuliah di Surabaya. Sebuah kota bukan ibukota negara. Kini, hal itu makin terasa aneh lagi, karena justru banyak pelajar dari negara kita yang kuliah di negara jiran seperti Singapura bahkan Malaysia! Entah, apakah mereka seperti pelajar Malaysia tersebut masih mau belajar di Indonesia lagi saat ini atau tidak. Lho, kenapa dengan Malaysia? Betul, teman sekelas waktu ...