Postingan

Menampilkan postingan dengan label gosip

FEATURES

Etika Ber-WA di Kantor

Gambar
Siapa yang tidak tahu WhatsApp (WA) sekarang ini? Kini hampir semua orang yang memiliki ponsel pintar menginstall WA. WA adalah aplikasi perpesanan (chatting) yang ada di ponsel. Dengan WA bisa berkomunikasi via teks, suara, gambar, video, dokumen bahkan untuk digunakan bertelpon. WA semakin populer karena semakin tumbuhnya grup-grup yang memiliki ikatan sejarah seperti sekolah, kelas, kantor. Atau kesamaan minat, hobi, lokasi (tetangga atau satu masjid) dan lainnya. Sehingga yang tidak memiliki WA pun didorong untuk memilikinya. Apalagi saat ini ponsel pintar semakin terjangkau harganya. Untuk ber-WA hanya butuh koneksi internet baik lewat seluler atau wifi. Karena kemudahannya ini beberapa kantor mengakomodasi untuk keperluan kantor. Namun tidak semua perusahaan membolehkan karyawan ber-WA-an. Bila perusahaaan Anda membolehkan, bersyukurlah. Tapi tidak berarti Anda boleh sebebas-bebasnya menggunakan WA. Ada beberapa aturan tidak tertulis menggunakan WA dan sejenisnya seperti Line, We...

Tips Membuat Akrab dengan Orang Baru Bertemu

Gambar
Seringkali kita bertemu dengan orang-orang baru. Misal: di bandara saat menunggu masuk pesawat. Atau saat menunggu dokter di ruang tunggunya. Atau sebagai karyawan baru di kantin/ruang makan. Dan masih banyak kesempatan lain dimana kita bertemu dengan orang-orang baru. Biasanya yang dilakukan adalah berdiam diri atau tiduran. Atau membaca kalau ada koran atau majalah. Atau menonton TV bila ada TVnya. Namun kadang kita tidak ingin melakukan itu semua. Untuk tiduran, tidak ngantuk. Untuk membaca, malas. Untuk menonton TV, acaranya tidak menarik. Dan lainnya. Maka paling enak dibuat untuk mengobrol. Masalahnya tidak semua orang pandai berkomunikasi dan berani memulai percakapan dengan orang sekitar. Ini akan jadi momok khususnya bagi orang yang pemalu. Lalu apa yang harus dilakukan? Menyapa dengan isu hangat. Mulailah dengan kalimat yang menjadi perhatian Anda dan mereka. Sesuatu yang menjadi perhatian saat itu. Kalau tidak, bisa dimulai dengan topik-topik hangat yang dibahas oleh m...

Bagaimana Melihat Orang Lain Bosan dengan Pembicaraan Anda

Gambar
Salah satu ketrampilan yang harus dikuasasi di kantor adalah ketrampilan berkomunikasi. Ketrampilan ini sangat penting khususnya untuk menjaga hubungan sosial dan memperluas networking Anda. Dengan mahir berkomunikasi Anda akan mengetahui banyak hal yang sebelumnya menimbulkan banyak pertanyaan di benak Anda. Misal: suatu ketika saat Anda bercakap dengan seseorang, dia minta pamit ke kamar mandi. Namun dia tidak kunjung kembali ke Anda. Ini sebenarnya salah satu tanda bahwa dia bosan dengan pembicaraan Anda. Anda harusnya introspeksi dan meningkatkan ketrampilan komunikasi Anda. Sehingga nantinya Anda bisa menghindari kebosanan atau ketidak tertarikan mereka berbicara dengan Anda. Tanda-tanda lain yang bisa dilihat apakah orang lain tidak tertarik dengan pembicaraan Anda adalah: Berubah topik tiba-tiba. Saat Anda berbicara dengan seseorang, tiba-tiba dia mengalihkan topik lain yang sangat signifikan. Ini adalah tanda bahwa dia bosan melakukan percakapan dengan Anda. Misal: saat A...

Batasan Dalam Menggosip

Gambar
Berkumpul dengan orang lain seperti kehidupan di kantor, tidak mungkin tidak ada percakapan. Pasti suatu saat Anda akan melakukan percakapan. Dari ngobrol yang ringan, diskusi yang berat, meeting yang serius sampai bergosip yang seru. Kalau terkait dengan pekerjaan mungkin tidak terlalu masalah. Bagaimana dengan membicarakan di luar pekerjaan? Itulah yang dinamakan gosip. Menggosip memang menyenangkan untuk dilakukan. Sebaliknya menyakitkan sebagai obyek yang digosipkan. Sebenarnya menggosip memiliki dampak buruk, terlebih kalau kantor Anda tidak terlalu besar. Karena lambat laun yang digosipkan akan tahu. Karena itu perlu mengetahui batasannya bergosip. Jangan sampai gosipan Anda mempengaruhi kehidupan profesional dan karier Anda. Lalu apa yang menjadi batasannya? Batasannya adalah saat Anda mulai membicarakan karakter seseorang. Karena saat membicarakan karakter, berarti lebih banyak subyektivitas yang dikeluarkan. Ini menjurus ke fitnah. Dan tentu saja merugikan obyek gosip bila dem...

5 Teman Kantor Yang Wajib Didekati

Gambar
Bagi pekerja, waktu terbesar dalam hidupnya adalah bekerja atau terkait dengan bekerja, misal perjalanan ke kantor, apalagi di kota besar yang macet. Pagi-pagi, bahkan masih subuh, sudah berangkat kerja. Baru sampai rumah setelah Isyak, bahkan lebih. Jadi wajar kalau di kantor Anda lebih banyak menghabiskan waktu bergaul dengan teman kantor. Karena itu perlu bagi Anda, untuk memperhatikan hubungan pertemanan dengan rekan kerja. Menurut penelitian, memiliki pertemanan yang baik di kantor cenderung mendorong kepuasan pekerja hingga 50%. Apalagi dengan memiliki teman dekat yang mendukung, akan membuat lebih bahagia dan bekerja lebih baik di kantor. Lalu bagaimana harusnya mencari teman yang baik di kantor? Di kantor biasanya kita memilih teman berdasar kesamaan minat atau pemikiran yang sama dengan Anda. Alasannya jarang timbul konflik. Tapi yang betul adalah mencari teman yang dapat memberikan kepuasan dan kesuksesan bekerja. Tidak harus banyak menghabiskan waktu bersama usai jam kantor....

Saat Persahabatan Renggang

Gambar
Saat di kantor bisa jadi Anda menjalin persahabatan dengan rekan kantor. Bisa dimaklumi, karena perjumpaan dengan rekan kantor bisa lama. Sehari bisa 8 jam. Dan berlangsung sampai tahunan bahkan puluhan tahunan. Malah ada yang mengatakan rekan kantor seperti keluarga. Tapi tentu saja ada saat-saat pasang dan ada pula saat-saat surut. Ada akrab, juga kadang renggang. Bila kerenggangan ini terjadi akan membuat suasana bekerja kurang nyaman. Apalagi sampai memburuk menjadi permusuhan. Dampaknya Anda menjadi tidak bersemangat bekerja. bahkan sampai malas berangkat kerja dari rumah. Sebenarnya penyebab kerenggangan bisa beragam. Seperti lupa memberi perhatian, tidak jujur, memfitnah di hadapan bos sampai mengambil bekas pasangan (pacar/suami/istri). Berikut tips merekatkan kembali persahabatan yang renggang dengan rekan kerja Anda: Lupa memberikan perhatian Masalah sepele seperti tidak mengucapkan selamat ulang tahun, Anda bisa dianggap kurang memberikan perhatian. Penawarnya cukup me...

Topik Pembicaraan Harus Dihindari Dengan Pacar Sekantor

Gambar
Seorang teman pernah mengeluh tentang aturan menikah sesama karyawan. Dulu diperbolehkan, kemudian dilarang. Lalu diperbolehkan lagi, kemudian dilarang. Terus dilarang sampai sekarang. Dia mengeluh bagaimana nasibnya kelak bila harus menikah dengan pacarnya yang kebetulan juga kerja di perusahaan yang sama. Saya tidak akan membahas bagaimana langkah yang harus dilakukan teman tersebut di artikel ini (mungkin di artikel kelak, hehehe). Saya tertarik dengan kecenderungan berpacaran (dan kelak bisa saja menikah) dengan teman sekantor. Kalau dipikir memang wajar kalau akhirnya sesesorang jatuh cinta dengan teman kantornya. Pepatah Jawa bilang, “Trisno jalaran soko kulino.” Sering ketemu di kantor, menyebabkan jatuh cinta. Wajar, 8 jam bekerja di kantor. 2 jam perjalanan berangkat-pulang (bisa lebih). Praktis tersisa beberapa jam sebelum akhirnya mengantuk dan tidur. Sedikit waktu untuk bersosialiasi dan mencari teman-teman baru. Karena itu tidak heran menurut penelitian, 40 % orang pernah ...

Sigourney Weaver Merasa Bersalah

Gambar
Prestasinya seabrek dan berbagai kegiatan lainnya seaakan tak ada artinya bagi Charlotte, anaknya. Dia hanya ingin Weaver sebagai ibu yang baik, bukan orang yang luar biasa di luar angkasa. Oleh: Mochamad Yusuf * Sigourney Weaver merasa bersalah meninggalkan anaknya, Charlotte, yang sedang menyiapkan diri masuk perguruan tinggi. Dia tak enak, karena Charlotte harus berjuang seorang diri. Charlotte harus belajar dan mengisi berbagai formulir tanpa Weaver disampingnya. Weaver harus meninggalkan anaknya karena harus syuting film 'Avatar' dan mengikuti tur promo. Ya, Weaver adalah artis terkenal yang membintangi film trilogi 'Aliens'. Dan kini dia membintangi calon film laris sepanjang masa 'Avatar'. Prestasinya seabrek dan berbagai kegiatan lainnya seaakan tak ada artinya bagi Charlotte, anaknya. "Aku ingat temanku pernah berkata kepadanya, "Tahukah kamu, ibumu adalah ikon feminis pujaan para perempuan? Dia menjawab, itu adalah bagian yang aku tak perlu t...