Postingan

Menampilkan postingan dengan label ceramah menyentuh hati

FEATURES

Kajian Al Qur'an Ust Prof Roem Yang Saya Suka

Gambar
Beliau ini salah satu ustadz favorit saya. Namanya Ustadz Prof Roem Rowi. Spesialisasinya di bidang tafsir Al Qur'an. Maka saya merasa sayang kalau tak bisa hadir di kajiannya. Oleh: Mochamad Yusuf* Padahal beliau tak banyak memberikan kajian. Selain di masjid dekat rumah, yang saya tahu kajiannya di radio Suara Muslim FM Surabaya setiap Senin dan Selasa pagi. Juga kultum Subuh di masjid Al Akbar Surabaya di waktu tertentu. Yang pengajian berdurasi panjang dan bisa bertemu langsung ya di masjid dekat rumah ini. Mungkin karena kajiannya di sini cukup lama, sehingga dipertahankan oleh beliau. Kajian beliau seperti ini di tempat lain, belum saya ketahui. Mungkin ada. Maka saya merasa beruntung saja. Saya kenal kajian beliau mungkin saat SD/SMP. Saat itu sebuah masjid baru beroperasi dekat rumah. Namanya Masjid Ummul Mukminin di Barata Jaya, Surabaya. Setiap Ramadhan ada kajian Tarawih dan bakda Subuh. Salah satu yang mengisi kajiannya adalah beliau. Saya suka kajian beliau, karena per...

Pengajian Tak Bikin Kenyang?

Gambar
Seorang Islamofobia mengejek Ustadz Hilmi Firdaus (UHF) dengan komentar, "Pengajian nggak bikin kenyang". UHF ini ustadz muda NU yang tetap amar ma'tuf nahi mungkar. Jadi ya banyak yang tak suka, khususnya pada kegiatan nahi mungkarnya. Oleh: Mochamad Yusuf* Ejekan Islamofobia ini mengulang ejekan seorang anggota DPRD Jakarta pada Gubernurnya, "Formula E tak bikin kenyang rakyat." Dia harusnya juga mengejek pemerintah pusat, PON tak bikin kenyang, tuan rumah Asian Games tak bikin kenyang, ikut Olimpiade Tokyo tak bikin kenyang dll. Kembali ke ejekan, 'pengajian tak bikin kenyang'. Sepertinya yang memberi komentar ini bukan muslim. Karena hampir sebagian besar pengajian pasti bikin kenyang perut. Hehehe. Minimal ada snack. Bahkan ada yang sampai nasi. Ini yang membuat kenangan saya kembali ke masa kecil. Yakni saat hari Ahad. Ibu saya setiap 2 pekan selalu datang ke pengajian. Pulang selalu bawa snack yang harusnya dimakan di sana. Tapi dibawa pulang untu...

Ingin Hidup Sukses & Bahagia? Rajinlah Istighfar! | Ceramah Bagus Ustadz SELAMET JUNAIDI

Gambar
Kadang manusia tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Saat muda mengejar materi mengabaikan sehat. Saat tua sudah punya materi namun habis bayar sehat. Ingin bahagia namun kegiatan yang dilakukan malah bikin menderita. Ingin enak tapi ikhtiar yang dilakukan justru bikin cemas dan gelisah. Padahal Allah sudah memberi resepnya. Mudah. Cukup beristighfar. "dan hendaklah kamu memohon ampunan kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepadamu sampai waktu yang telah ditentukan. Dan Dia akan memberikan karunia-Nya kepada setiap orang yang berbuat baik. Dan jika kamu berpaling, maka sungguh, aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar (Kiamat)." QS 11:3 Sayangnya untuk mau beristighfar itu yang berat. Karena agar mudah beristighfar ini butuh kondisi tertentu. Apakah itu? Kapan saja kita bisa beristighfar? Mari kita ikuti uraian Ustadz SELAMET JUNAIDI, Deputi Dakwah Ikadi Jatim dan Konselor Keluarga. Yang juga wajahnya sering kit...

Kisah Pembunuhan Yang Gagal Pada Buya Hamka.. | Kisah Aneh Tapi Nyata

Gambar
Pada suatu saat di tahun 60-an, 2 algojo suruhan datang ke penjaranya Buya Hamka. Buya Hamka adalah salah satu ulama kharismatik kita yang pendapatnya sering berseberangan dengan rezim saat itu. Karena itu beliau dipenjara tanpa melalui proses pengadilan sama sekali. Algojo-algojo ini membawa misi untuk meneror jiwa dan raga ulama yang banyak mendapat penghargaan dari berbagai negara ini. Yakni dipukul, disiksa kalau perlu dibunuh. Namun saat kedua algojo ini masuk ke selnya Buya Hamka, mereka jadi ketakutan dan lari terbirit-birit. Buya Hamka yang melihat ini juga keheranan. Kelak beliau tahu setelah mereka bercerita. Kisah ini aneh tapi nyata. Bukan karangan. Karena dituliskan Buya Hamka di Tafsir Al Azhar-nya. Yakni saat membahas QS Fussilat 41:30. Ada apa sebenarnya? Kenapa mereka tak jadi melaksanakan misinya? Simak kisah singkat ini (hanya durasi 8 menit) tentang peristiwa yang nyata di dunia ini. Di saat modern. Bahwa tak hanya manusia sholeh zaman dulu yang bisa mengalaminya. K...

Berlindung Pada Jin & Dengan Jin | Ceramah Bagus Ustadz Drs. NAJIH IHSAN

Gambar
Suatu saat kelak di akhirat dalam pengadilan akhir, demi keselamatan diri manusia mengaku hanya menyembah Allah. Namun Allah memanggil malaikat sebagai saksi. "Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Dia berfirman kepada para malaikat, "Apakah kepadamu mereka ini dahulu menyembah?. Para malaikat itu menjawab, "Mahasuci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin."" QS 34:40-41 Ngeri memang karena yang menyembah jin tak sedikit tapi sebagian besar (kebanyakan) manusia. Karena bisa saja kita mengaku beriman bahwa hanya Allah yang patut disembah, tapi tanpa disadari kita menyembah jin. Lho kok bisa? Apa saja hal demikian yang dianggap biasa tapi ternyata hal itu dianggap Allah menyembah jin? Bagaimana cara kita menghindarinya? Lalu bagaimana tips & trik bila kita ditakut-takuti jin? Simak penjelasan yang mudah dimengerti dengan penjelasan model tan...

Tidak Bai'at Berarti Kafir? | Ceramah Bagus Ustadz Prof Dr ZAINUDDIN MZ

Gambar
Ustadz Prof Dr ZAINUDDIN MZ, seorang dosen UINSA Surabaya, memiliki sahabat sejak kecil. Akrab. Kemana-mana bermain bersama-sama. Namun saat dewasa meski masih sering bertemu, dia menghindar. Bahkan saat ada kesempatan diberi salam, dia tidak menjawab. Sebabnya karena dia sudah berbai'at. Dan menurut pemahaman yang dianut, orang-orang yang tidak baiat berarti kafir. Maka tidak perlu berteman dengannya. Namun kalau diajak diskusi tentang hal ini, dia mengelak karena sudah diindoktrinasi ilmunya di luar jamaahnya dianggap tidak valid. Sebenarnya apa itu bai'at? Bagaimana sejarah munculnya bai'at? Apa betul kalau tidak bai'at dianggap kafir? Mari simak kupasan yang segar, gamblang, detil dan kronologis dari pakar hadits, Prof. Dr. ZAINUDDIN MZ, Lc, MA. Seorang lulusan pondok Gontor yang juga dosen UIN Sunan Ampel Surabaya dan sempat mengajar sebagai guru besar di Al Imam Mohamed Ibn Saud Islamic University, Riyadh, di sini. https://youtu.be/r55QXJ43dRs

Etika Terhadap Rasulullah Dulu & Sekarang | Ceramah Bagus Ustadz Prof ROEM ROWI

Gambar
Dulu di masa Orde Baru ada Menteri Agama yang menggulirkan ide 'reaktualisasi' Al Qur'an. Maksudnya aturan di Al Qur'an disesuaikan dengan kondisi sekarang. Misal jatah warisan seorang anak laki di Al Qur'an adalah 2 bagian. Lalu direaktualisasi menjadi 1 bagian. Sama dengan anak perempuan. Pertimbangannya beberapa daerah, seperti asal menteri agama ini, budaya yang bekerja adalah istri. Sedangkan suami di rumah saja. Maka menurut beliau aturan Al Qur'an tak relevan. Tentu saja ide ini tak sejalan dengan maksud Allah. Allah menurunkan Al Qur'an secara sempurna. Paripurna. Kebenarannya adalah mutlak. Tak perlu ragu pada Al Qur'an. "Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa," QS 2:2 Manusia memang sering merasa 'lancang' karena kesombongan ilmunya. Merasa perlu merevisi aturan Allah & Rasulullah. Padahal aturan Rasulullah pun dibuat berdasar perintah Allah. "Wahai orang-orang yang beriman!...

Pembunuhan Generasi Demi Generasi | Ceramah Bagus Ustadz Prof ROEM ROWI

Gambar
Dalam sejarah umat manusia yang dikisahkan dalam literatur agama, ada 2 peristiwa menusia yang sampai tega membunuh anak-anaknya. Dan kalau diamati itu terjadi sesaat sebelum kelahiran rasul. Pertama, pembunuhan anak laki yang baru lahir di zaman Firaun sesaat sebelum lahir Nabi Musa. Dan kedua, pembunuhan anak perempuan di Mekah sesaat sebelum lahirnya Nabi Muhammad. Karena itu Allah melarang manusia membunuh anak-anaknya khususnya karena alasan dalam kondisi miskin atau sudah kaya tapi takut miskin. "Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu. Membunuh mereka itu sungguh suatu dosa yang besar." QS 17:31 Kalau ditarik zaman sekarang larangan itu tak relevan. Karena tidak ada yang mau membunuh anak-anaknya. Ya, kecuali para orang tua yang gila atau stress. Namun tanpa disadari banyak orang tua membunuh anak-anaknya. Bukan fisiknya. Tapi lebih kejam lagi. Karena bisa berakibat pembunuhan generasi demi gen...

Hukum Duduk Saat Tasyahud Akhir Shalat Subuh | Ceramah Bagus Ustadz Prof Dr Zainuddin MZ

Gambar
Perselisihan dalam agama adalah sesuatu yang wajar. Bukan berarti baik kalau malah membuat-membuat selisih. Namun kita kembalikan ke Al Qur'an dan Al Hadits untuk cari persamaan. Karena Allah senang apabila umatnya bersatu. "Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya." QS 4:59 Ini sebuah cerita menarik dari Prof Zainuddin MZ. Empat orang uztadz mencari titik temu tentang sesuatu hal yang mungkin dianggap remeh. Yakni saat duduk tasyahud akhir di shalat Subuh. Karena Subuh hanya 2 rakaat, maka ada perbedaan pandang apakah duduknya iftirasy atau tawarruk. Mari kita ikuti diskusi mereka melalui penuturan pakar hadits, guru besar Al Imam Mohamed Ibn Saud Is...

Memahami Hadits Secara Tekstual dan Kontekstual | Ceramah Lucu Ustadz PROF DR ZAINUDDIN MZ

Gambar
Suatu saat berkumpul beberapa ulama dalam sebuah acara. Ternyata masjidnya mengumumkan ada rencana shalat Gerhana Bulan. Seorang ulama bingung mau shalat atau tidak, karena tidak ada dalil untuk lafal niatnya. Ternyata malam itu hujan deras, sehingga tak terlihat bulan. Ulama lain ditanya apakah tetap melanjutkan niat shalat gerhana. "Lho apa nggak yakin ada gerhana malam ini?" tukasnya. "Bukan," jawab yang bertanya, "Tapi bukankah Anda berpendapat hisab itu bid'ah?" Karena hadis shalat gerhana ada kata 'melihat bulan'. "Jika kalian melihat gerhana tersebut, maka bersegeralah untuk melaksanakan shalat." (HR. Bukhari no. 1047) Lalu bagaimana akhir peristiwa ini? Mari simak penjelasan penuh humor, gamblang, detil & kronologis dari pakar hadits, guru besar Al Imam Mohamed Ibn Saud Islamic University, Riyadh, Prof. Dr. ZAINUDDIN MZ, Lc, MA tentang memahami hadits secara tekstual & kontekstual di sini: https://youtu.be/-V14pSEgFKE

3 Cara Mendapatkan Rahmat Allah - Ada Dzikir agar Hidup Sukses | Ceramah Lucu KH ATIQUDDIN MUSTAWA

Gambar
Rasulullah bersabda, "Tidak ada amalan seorangpun yang bisa memasukkannya ke dalam surga, dan menyelematkannya dari neraka. Tidak juga denganku, kecuali dengan rahmat dari Allah" (HR. Muslim no. 2817). Maka peran rahmat Allah sangatlah penting untuk meraih surga. Meski tidak menafikan amal shalih yang harus dilakukan selama di dunia. Maka untuk mencapai surga selain meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah kita, juga perlu upaya untuk mendapatkan rahmat Allah. Ada 3 cara menurut KH M. Atiquddin Mustawa yang bisa dilakukan untuk meraih rahmat Allah. Termasuk dzikir-dzikir yang bisa dirutinkan. Mari kita simak kajian pengasuh Pondok Pesantren An-Nidhomiyah, Ngelom, Sidoarjo dan juga ketua MUI Taman di sini. https://youtu.be/iTh-7KxaLco

Cara Mencegah Musibah Berdasarkan Al Qur'an | Ceramah Ustadzah Dr. Ucik Nurul Hidayati, MPdI

Gambar
Ada 2 sebab Allah tidak menurunkan adzab bagi umat manusia ketika di dunia. Allah berfirman, "Allah tidak akan menyiksa mereka selama kamu ada di tengah mereka. Dan Allah tidak akan menghukum mereka, sementara mereka memohon ampun." (QS. al-Anfal: 33). Lha Nabi Muhammad kan sudah tidak ada? Bagaimana menghadirkan Rasulullah saat ini? Lalu bagaimana maksud sebab kedua? Simak penjelasan yang lucu dari pengasuh berbagai program di TVRI, JTV dan TV9, Ust Nyai Dr. Ucik Nurul Hidayati, MPdI di sini. https://youtu.be/iy5QAQ1EsmI

Turut Prihatin Atas Penusukan Ulama - Dan lagi-lagi Pelakunya Dibilang Gila

Gambar
Sebuah berita mengejutkan datang dari Bandar Lampung. Ustadz kondang Syekh Ali Jaber ditusuk orang. Dan lagi-lagi dikatakan penusuknya sudah gila selama 4 tahun. Padahal catatan digitalnya di Facebook dan Instagram terlihat normal saja. Seperti terlihat bermain komputer, makan bakso dll. Semoga benar-benar diungkap secara jelas kasus ini. Padahal selama ini ceramahnya beliau sangat sejuk dan banyak bermanfaat seperti yang terekam di channel Youtube kami. ~~~ Amalan-amalan Ringan Berpahala Besar | Ceramah Bagus Ustadz SYEKH ALI JABER Apakah kita yakin terselamatkan dari neraka dan masuk surga? Sedangkan dosa kita berjibun dan tidak tahu berapa banyak pahala yang direngkuh. Rasulullah yang maksum saja masih meminta ampun pada Allah sebanyak 100 kali sehari. Karena itu kita harusnya banyak beristigfar. Bahkan harusnya lebih banyak dari Rasulullah. Ini salah satu amalan ringan yang berpahala besar dan menyelamatkan kita dari neraka. Amalan-amalan lain dapat disimak di pengajian ini. Simak ...

Tetap Semangat & Istiqomah Guna Meraih Bahagia | Ceramah Kocak Ustadz dr AGUS ALI FAUZI, PGD.Pall.Med (ECU)

Gambar
Saat sakit manusia baru merasakan pentingnya sehat. Sebuah rezeki yang sering dilalaikan. Sakit tidak perlu menunggu tua. Seorang anak 12 tahun sudah mengalami stroke. Padahal lebih baik mencegah penyakit, daripada mengobati saat sakit. Resepnya gampang dari dr AGUS ALI FAUZI, PGD.Pall.Med (ECU) yakni melakukan 5 hal: perbanyak istighfar, perbaiki hubungan dengan Allah,.. eh sebentar kok tidak ada unsur kesehatannya ya? Betul, karena sumber penyakit 70% dari hati. Hati di sini adalah jiwa, seperti jiwa yang sabar, ikhlas dan bersyukur. Ah.. langsung saja penjelasan yang segar nan kocak dari pengasuh program 'Pengajian Sehat' di TVRI Jatim dan JTV, dr AGUS ALI FAUZI, PGD.Pall.Med (ECU), di sini. https://youtu.be/zzv02ykpT9I

Menggapai Cinta Allah | Ceramah Ustadz Dr AAM AMIRUDDIN

Gambar
Siapa yang tidak senang mendapatkan cinta seseorang apalagi seseorang itu adalah Yang Maha Kuasa? Yakni sang Penguasa yang telah menciptakan kita. Seperti seseorang yang telah dicintai oleh orang lain yang rela memberi, maka siapa yang dicintai Allah maka doanya selalu dikabulkan. Dan masih ada beberapa keuntungan lain yang didapatkannya bila dicintai Allah. Lalu bagaimana cara mendapatkannya? Simak penjelasan dari Ustadz Dr Aam Amiruddin, pengasuh program 'Percikan Iman' di Bandung di sini. https://youtu.be/BXtUbsqsHRk

Ancaman & Akibat Menolak Al Qur'an! | Ceramah Bagus Ustadz FADHIL TASLIM

Gambar
Setiap manusia lahir sudah dilengkapi 3 hal yakni pendengaran, penglihatan dan hati nurani. Lalu Allah melengkapi lagi dengan petunjuk. "(yaitu) Yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku," QS 26:78 Petunjuk itu adalah Al Qur'an. "(Al-Qur'an) ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini." QS 45:20. Sayangnya seringkali manusia mengabaikan. Maka pilihannya mau membaca dan mengangankan dengan maknanya atau tidak. Karena Allah akan mengikuti kehendaknya. "Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa (dibiarkan) sesat Allah, maka merekalah orang-orang yang rugi." Tentu kita tidak mau jadi insan yang rugi kan? Mari simak kajian luar biasa tentang ancaman menolak Al Qur'an oleh Ust FADHIL TASLIM, pakar Kristologi, di sini. https://youtu.be/OIPaYrfyqX0

6 Hal Penghapus Pahala Amal Kebaikan | Ceramah Lucu Ustadz AGUNG CAHYONO

Gambar
Kelak di akhirat nanti ada orang yang terkejut. Merasa amalannya banyak di dunia ternyata saat ditimbang hilang. Zonk. Kosong. Ternyata ada beberapa hal yang dapat menghapus amalan kita. Salah satunya adalah murtad. "..Mereka tidak akan berhenti memerangi kamu sampai kamu murtad (keluar) dari agamamu, jika mereka sanggup. Barangsiapa murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itu sia-sia amalnya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya." QS 2:217. Lalu apa lagi? Simak penjelasan 6 hal yang menghilangkan pahala amal kebaikan oleh Ust AGUNG CAHYONO yang kocak di sini. https://youtu.be/RWs1GbGAVWM

Pengalaman Saat Anaknya Kena Covid 19 | Ceramah Menyentuh Hati Ust M. SHOLEH DREHEM

Gambar
Pandemi Covid 19 sudah berjalan beberapa bulan. Dan entah kapan berhentinya. Sudah banyak yang terjangkit. Bahkan sudah banyak tenaga kesehatan yang meninggal dunia. Lebih dari 100 dokter dan perawat. Sikap kita sebagai muslim di tengah-tengah. Tidak terlalu takut (paranoid) tapi juga tidak terlalu sembrono (nantang). Namun meski begitu kita tetap ikhtiar. Ikhtiar agar tetap sehat dan terhindar sakit Corona. Dan tentulah berikhtiar bila terkena. Karena Allah yang memberikan sakit, maka Allahlah yang memberikan obatnya. "dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku," QS 26:80 Sudah banyak orang menceritakan pengalamannya saat dia atau keluarganya menghadapi Corona. Namun belum banyak cerita dari seorang Ustadz. Berikut ceramah menyentuh hati dari Ustadz M. SHOLEH DREHEM, Lc, MA saat putranya dan menantunya terkena Corona. Apa yang dilakukan beliau? Dan apa yang harus dilakukan bila ada keluarga kita yang terkena? Simak cerita Ustadz M. SHOLEH DREHEM, Lc, MA, ketua IKADI...

Cara Mudah Dapat & Jadikan Malaikat Pembela Kita di Akhirat | Ceramah Lucu Ustadz Salim A Fillah

Gambar
Hari-hari ini kita rindukan majelis ilmu. Dulu kita begitu mudah berkumpul di masjid, rumah atau tempat lain untuk menuntut ilmu. Namun karena pandemi, maka kita mengurangi kerumunan massa tersebut. Padahal dengan majelis ilmu kita mendapat pembela yang luar biasa saat di mahkamah akhirat yang paling adil dan akurat ini. Yakni malaikat. Saat kita mengikuti majelis ilmu, malaikat akan datang menaungi dengan sayapnya dan menunggu sampai majelis tersebut selesai. Setelah selesai, malaikat ini akan melapor kepada Allah. Akan terjadi sebuah dialog yang menarik. Dan yang lebih menarik lagi, malaikat ini tidak akan turun lagi ke bumi. Dia akan menunggu kita sebagai pembela sampai pengadilan terakhir kelak. Maka bila kita setahun mengikuti 25 majelis ilmu, maka kita akan mendapatkan 25 malaikat pembela. Tentu lebih luar biasa lagi kalau bisa lebih banyak lagi ikut majelis. Apa yang dialogkan antara malaikat pembela kita dan Allah itu? Apakah yang akan dikabulkan Allah saat terjadi dialog terse...

Lakukan Hal Ini Cegah Sakit Berat & Tingkatkan Kecerdasan! | Ceramah Ustadz Prof. Dr. M. ALI AZIZ

Gambar
Selama ini ada anggapan umum yang sudah diyakini puluhan tahun, mungkin malah lebih, di dunia pendidikan. Yakni adanya masa 'golden age'. Sebuah masa di saat manusia berumur sekitar 1-7 tahun. Saat itulah otak berkembang sangat pesat. Maka di sini pendidikan karakter harusnya ditanam. Setelah masa itu, otak sudah tidak mengalami perkembangan lagi. Penelitian terbaru mengoreksi anggapan itu. Otak masih terus berkembang. Bahkan sampai tua. Sampai mati. Beberapa kegiatan yang dilakukan manusia ternyata tetap dapat meningkatkan kemampuan otak. Ini yang mungkin bisa menjawab pertanyaan, kenapa kyai-kyai di pondok pesantren meski sudah tua tetap bisa mengajar dan belajar. Tetap masih bisa mengingat banyak hal, termasuk ayat-ayat Al Qur'an. Apa yang harus dilakukan? Apa yang harus dihindari agar otak semakin cerdas? Juga mencegah berbagai penyakit berat seperti stroke dan lainnya. Mari simak penjelasan singkat (durasi 8 menit) dari guru besar UINSA, Prof. Dr. M. ALI AZIZ tentang h...