Pengalaman Terkena Sakit Lumpuh Layu GBS (1): Awalnya Dokter Hanya Menyangka Kecapekan
EnerLife singkatan dari "Energize Your Life" atau "Energy of Our Life". Enerlife berisi tulisan dan video motivasi yang bermaksud mencerahkan pikiran dan hati. Serta motivasi kesuksesan hidup. Harapannya hidup kita menjadi mulia dan bermanfaat bagi semesta. Artikelnya bisa dibaca di blog ini: http://enerlifeid.blogspot.com dan videonya dapat dilihat di sini: https://s.id/enerlifeid.
Banyak teman bahkan tetangga yang menganggap profesi saya adalah dosen. Bahkan pernah ditelpon, apakah saya saat itu sedang di kampus? Ini kadang membuat saya bertanya-tanya, kok bisa mereka beranggapan demikian.
Padahal tidak. Status resmi saya adalah pegawai. Pegawai swasta. Sejak lulus kuliah, saya kerja di SCTV (TV swasta), terus ke perusahaan web design, konsultan IT dan sekarang konsultan SDM.
Betul saya mengajar. Tapi itu hanya hobi. Hanya selingan yang menyenangkan. Dapat uangnya atau mata pencaharian saya ya pegawai swasta.
Yang membuat saya kaget, Zidan, anak saya, juga menganggap saya dosen. Peristiwa ini baru beberapa minggu lalu. Saya ketahui saat dia mengisi formulir pendaftaran ke Gontor yang mengisi profesi ayahnya adalah dosen. Aneh. Karena saya yakin Zidan tahu pekerjaan ayahnya.
Apa di mata anak, khususnya Zidan, profesi dosen lebih baik? Apa perlu saya jadi dosen sekalian? Biar Zidan senang... Hehehe.
Bagaimana menurut Anda?
Komentar
Posting Komentar
Terima kasih sudah hadir di website kami, Enerlife Solusi Indonesia. Kami akan merespon komentar Anda secepatnya.