Postingan

Menampilkan postingan dengan label semangat bekerja

FEATURES

Pekerjaan Adalah Hobi Yang Berbonus

Gambar
(ref: sxc.hu) Pagi ini saya dapat SMS dari seorang teman kantor lama. Ya, dia setelah melahirkan, dia resigned dari kantor. Ini gara-gara sering terlambat ke kantor karena harus mengurusi anaknya. Setelah itu dia di rumah, mengurus suami dan anaknya. Istilah sekarang jadi full ibu rumah tangga. Oleh: Mochamad Yusuf* SMSnya itu mengabarkan dia sekarang bekerja sebagai penyiar di sebuah radio. Bahkan saat SMS masuk, dia lagi siaran. Langsung saja saya sambar earset dan menancapkan ke ponsel untuk mendengarkan radio. Ternyata program yang diasuh adalah lagu-lagu lawas alias oldies. SMS-an dengannya jalan terus meski siaran, dan salah satu kutipan yang saya suka adalah dia senang bekerja di sini karena sesuai passion dan hobinya. Dia memang sebelum kerja di kantor lama, adalah penyiar. Sekarang kembali ke profesi lama. Saya jadi ingatan perkataan seseorang yang diwawancarai oleh radio Suara Surabaya karena prestasinya. Dia bilang, “Saya suka pekerjaan ini karena sesuai passion dan hobbi. ...

Teknologi Membunuh Profesi atau Mencipta Profesi?*

Gambar
Pagi ini saya di Jakarta banyak melihat pengendara motor dengan rompi warna hijau. Di Surabaya sebenarnya saya juga melihat hal yang sama. Tapi di Jakarta begitu banyak. Mereka, berompi hijau ini, adalah tukang ojek. Tapi mereka unik, bukan tukang ojek biasanya. Mereka memang mandiri, bukan pegawai. Tapi mereka disatukan oleh sebuah aplikasi namanya Gojek. Aplikasi ini bagi konsumen ojek, begitu menguntungkan. Kata teman yang pernah menggunakan, harganya lebih murah. Bagi tukang ojek juga menguntungkan, karena dengan mudah dia mendapat banyak penumpang. Dan semua orang bisa jadi tukang ojek Gojek ini. Dengan aplikasi ini seseorang bisa memesan ojek lewat ponselnya. Akibatnya penumpang bagi tukang ojek tradisional menjadi menurun. Mereka terancam dengan tukang ojek modern ini. Sempat di Jakarta sampai ada kejadian penghadangan dan ancaman ke tukang Gojek dari tukang ojek tradisional. Kalau melihat hal ini, teknologi membunuh pasar tukang ojek tradisional. Di lain pihak, menumbuhkan tuka...

Pujian Yang Menjadi Semangat

Gambar
Tiga tahun lalu ada kejadian yang menjadikan saya terkesan pada pujian. Saya melakukan percobaan memuji dan tidak. Saya lakukan pada peristiwa dan lokasi yang sama. Hasilnya ? Luar biasa berbeda. Oleh: Mochamad Yusuf * Saat itu ide muncul gara-gara seorang satpam memberikan secarik kertas saat mau menabung di sebuah bank swasta. Kertas itu adalah form feedback penilaian bagi teller. Biasanya saya tak hiraukan. Tak diisi, meski form itu harus diserahkan bersamaan dengan form penabungan. Awalnya saya heran. Kenapa form feedback diberikan di awal. Tidak setelah berhubungan dengan teller. Bukankah kalau memberikan feedback seharusnya baru dilakukan kalau sudah melakukannya. Bagaimana kita bisa memberikan feedback kalau kita tak tahu kejadiannya. Karena itu biasanya saya cuek dengan feedback ini. Namun terlintas sebuah ide untuk melakukan percobaan. Saya akan memberikan penilaian yang ekstrim. Saya perhatikan ada 5 pernyataan dalam form itu. Tiap pernyataan disampingnya ada 5 kolom penilaia...

Makanan Yang Dihindari Dan Perlu Dimakan Saat Sulit Konsentrasi

Gambar
Bekerja khususnya bagi beberapa orang membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Pekerjaan ini biasanya terkait posisinya misal: manager. Mereka perlu konsentrasi tinggi saat mengambil keputusan, karena salah mengambil keputusan akibatnya bisa buruk bagi perusahaan. Namun tidak berarti pekerja dengan level bawah tidak perlu konsentrasi. Pekerja pabrik yang memasang suku cadang pada lini produksi yang cepat perlu juga konsentrasi tinggi. Karena kalau tidak, maka suku cadang itu terlewat. Jadi tidak hanya trampil, tapi juga konsentrasi tinggi. Bila Anda merasa terakhir-terakhir sulit berkonsentrasi, ada baiknya untuk mengingat makanan apa saja yang sudah dikonsumsi belakangan waktu. Karena makanan yang disantap juga mempengaruhi konsentrasi Anda. Para ahli mengetahui bahwa kondisi fisik dan psikis seseorang sangat dipengaruhi oleh kadar hormon di dalam tubuh, khususnya hormon-hormon dopamin, serotonin, norepinefrin dan kortisol . Tinggi rendahnya kadar hormon tersebut dipengaruhi oleh pola hi...

Mengusir Energi Negatif di Kantor

Gambar
Hal yang wajar saat bekerja di kantor terjangkit energi negatif seperti perasaan jenuh, malas, bete, nyinyir dan lainnya. Tapi jangan sampai energi negatif ini menjadi penyakit yang menahun. Karena itu usir energi negatif sebelum menjadi ‘kanker’ yang tidak dapat dibasmi. Caranya mudah, yakni timbulkan terus energi positif. Bila energi positif terpancar, energi negatif tidak akan mampu menempel lama. Jadi meski ada gosip ada karyawan baru yang langsung dapat gaji dan fasilitas luar biasa, Anda tidak ikutan nyinyir dan bergosip ria. Meski ada isu pengurangan pegawai, tidak membuat malas berangkat kerja, dan seterusnya. Bagaimana memunculkan energi positif ini? Cobalah tips yang diberikan oleh Bonnie Kelly dan Teresa Walsh , pemilik toko perhiasan dari Silpada Designs . Melakukan kegiatan berbeda Cobalah mengerjakan sebuah kegiatan yang berbeda dari biasanya. Minta ijin ke atasan untuk menggagas sebuah proyek baru atau mengajukan diri secara sukarela mengerjakan sebuah tugas dari...