Postingan

Menampilkan postingan dengan label GAYA HIDUP

FEATURES

JALAN PINGGIRAN KOTA di Malaysia | Travel to Malaysia

Gambar
Malaysia, negeri jiran, yang hanya selemparan batu dari negeri kita. Memang mirip sekali dengan kita. Perawakan, budaya bahkan bahasa. Kita sudah merdeka jauh sebelum mereka merdeka. Maka melakukan kunjungan ke negeri seberang, bisa dijadikan referensi. Seperti infrastruturnya. Yakni jalan rayanya. Kami sempat tinggal di Malaysia di kota Putra Jaya tepatnya di desa Pinggiran Putra. Lokasinya antara bandara KLIA dengan kota Kuala Lumpur. Putra Jaya adalah ibukota pemerintahan. Sedangkan Kuala Lumpur ibukota bisnis. Untuk ke Kuala Lumpur kali ini kami mencoba naik kereta api. Untuk ke stasiun terdekat kita naik mobil sekitar 20 menit. Tidak tahu berapa persis km-ya, karena orang Malaysia kalau ditanya selalu dijawab waktu. Misal, oh rumah kami jauhnya sekitar sejam perjalanan. Yang menarik, jalan yang dilewati itu setara jalan tol kalau di Indonesia. Tapi tentu saja karena bukan jalan tol ya kami tak perlu bayar ongkos tol. Dan berarti sepeda motor juga bisa lewat sini. (Namun dalam perj...

SUASANA PERUMAHAN di Malaysia | Travel to Malaysia

Gambar
Kita diminta melakukan perjalanan ke seluruh muka bumi. Janganlah kita merasa puas dengan berdiam di tempat kita tinggal. Perhatikan tempat lain agar kita bersyukur dan bertakwa. "Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan." (Al-Mulk: 15) Minimal sekali dalam hidup, kalau bisa, ke tanah suci. Di sana bagi kita, bangsa Indonesia, jadi bisa bersyukur. Di sini tanah kita subur. Ibaratnya menanamkan tongkat pohon saja bisa tumbuh. Sedangkan di sana hanya batu dan pasir. Maka kita baca Al Qur'an, surga diibaratkan seperti tanah subur yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Hal seperti itu banyak kita lihat di Indonesia. Tapi hal itu jadi dambaan orang sana. Tapi yang jelas surga lebih daripada demikian. Atau tak perlu jauh-jauh. Cukup ke negeri jiran. Malaysia. Orangnya serumpun, bahasa dan budayanya nyaris mirip. Maka ibaratnya di ...

3 Kunci Agar Dapat Hidup Bahagia

Gambar
Untuk hidup bahagia sebenarnya hanya ada 3 hal yang bisa dilakukan. Ini tips yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW. Tentu tips ini dijamin manjur, karena yang memberikan tips ini sudah pasti mendapat informasi dari pemilik alam semesta ini. Oleh: Mochamad Yusuf* 1. Takut terhadap Allah SWT. Kita hidup tentu ada tujuannya. Tujuannya apa? Tentu jawabannya bisa ditanyakan ke penciptanya. Karena sebagai pencipta dia tahu apa maksud penciptaan manusia. Jawabannya ada di Al Qur'an. Yakni penciptaan manusia untuk menyembah pada sang Pencipta. Karena itu harusnya kita taat pada sang Pencipta. Yakni dengan menjalankan apa yang disuruh, dan menjauhi apa yang dilarang. Kalau kita tidak taat, seharusnya takut pada ancamannya. Dengan memiliki rasa takut padaNya, maka kita akan melakukan apa yang selalu Dia minta. Dan menjauhi apa yang tidak disukaiNya. Dengan selalu bersikap seperti ini, tidak ada kekhawatiran atau kecemasan. Hati akan merasa plong. Hidup lebih bahagia. 2. Berlaku adil Berlak...

Mencari Amalan Tak Putus dengan Ilmu Bermanfaat

Gambar
Gajah mati tinggalkan gading, harimau mati tinggalkan belang, manusia mati tinggalkan nama. Tentunya nama baik karena manfaat yang dibuat berguna bagi yang lain sepeninggalnya. Salah satunya adalah ilmu bermanfaat. Ini akan menjadi sumber amal yang terus memancar meski sudah meninggal dunia. Dulu yang dilakukan salah satunya dengan menulis buku. Seperti Imam Nawawi yang karyanya seperti 'Riadhus Shalihin' sangat bermanfaat meski beliau sudah wafat ratusan tahun lampau. Namun menulis buku bukanlah hal mudah. Apalagi menerbitkannya. Terlebih zaman sekarang orang mulai ogah membeli dan membaca buku. Sebaliknya orang sekarang lebih banyak menonton Youtube. Menurut survei orang Indonesia menghabiskan waktu 3 jam sehari untuk menonton Youtube. Maka kenapa kita tak membuat video Youtube? Tak sesulit menerbitkan buku, cukup modal HP. Merekam dan mengeditnya. Bagilah ilmu yang dimiliki. Mungkin bagi Anda ilmu yang dimiliki sebagai hal remeh. Tapi bagi orang lain sangat dibutuhkan dan be...

Top 5 Radio Pendengar Terbanyak di Surabaya

Gambar
Sudah lama saya ingin tahu siapa radio dengan pendengar terbanyak di Surabaya. Dulu saat saya masih bekerja di SCTV, salah satu pekerjaan saya memantau hal seperti ini. Di dunia TV hal itu namanya rating. Hampir sama di media surat kabar yang namanya tiras. Bagi pengelola media mencermati jumlah pembaca/pendengar/permirsa adalah perlu. Karena dengan memiliki konsumen (pembaca/pendengar/permirsa) berarti program (produk) yang dibuat banyak dinikmati. Dampaknya adalah akan menarik pemasang iklan atau naiknya harga iklan, khususnya di program-program yang laris. Dari informasi yang saya terima, Top 5 Radio dengan pendengar terbanyak di Surabaya adalah: 1. Suara Giri 2. Wijaya 3. Suara Muslim 4. Media Fm 5. Suara Surabaya Ternyata kalau melihat susunan ranking ini, ada beberapa hal yang bisa ditarik kesimpulan: 1. Ternyata radio hiburan khususnya radio dangdut tetap menyedot pendengar terbanyak. Jadi kadang dibully, 2 radio dangdut boleh menepuk dada karena mampu menjaring pendengar terb...

Gawat Keamanan Seluler Kita!

Gambar
Hari-hari ini di grup WA diramaikan dengan penipuan atas nama bank. Sang penipu menyamar sebagai pihak bank dan meminta userid dan PIN pada nasabah. Yang menarik pihak penipu tahu nama dan nomor telepon termasuk bank penyedianya. Oleh: Mochamad Yusuf* Dalam WA tersebut disertakan berbagai rekamannya. Nada dan gaya penipu hampir mirip dengan CS resmi bank-bank. Jadi kalau nasabah awam, sudah pasti 'kena'. Termasuk juga kalau nasabah sedang tidak fokus seperti sedang rapat, di jalan. Nasabah bisa 'kena' juga. Ngeri mendengarkan percakapannya itu, karena pihak penipu sepertinya tidak pantang menyerah dan main ancam, misal: akan diputuskan rekening SMS/mobile, biaya SMS yang semakin mahal dan lainnya. Perlu pikiran awas dan punya pengalaman terkait bila tidak ingin ditipu. Pihak awam bisa saja 'menyerah' dengan ancaman ini dan memberikan userid dan PINnya. Di lain kejadian, polisi Indonesia dan Cina telah menggulung komplotan penipuan internasional. Modisnya mirip. ...

Cara Menghilangkan Rindu Pada Ayah Yang Sudah Meninggal Dunia

Gambar
Ayah punya peran penting dalam keluarga. Yakni menjadi penopang hidup keluarga. Juga sebagai pemimpin dan panutan. Kadang sebagai tanggung jawab menafkahi keluarga, sang Ayah rela berpisah jauh dan lama dari keluarga. Bahkan mengambil resiko kematian pada pekerjaannya. "Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum perempuan, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (ayah) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.." QS 4:34 Karena itu kadang rasa rindu muncul pada Ayah yang lama tak bersua. Dan bahkan tak mungkin bersua kembali karena sudah meninggal dunia. Ustadz Prof Abdul Somad memberikan tipsnya bagi kita untuk menghilangkan rindu padanya. Inilah ceramah singkat dari ustadz sejuta umat di sini. https://youtu.be/zIVSxNQUGQw Selamat memulai aktivitas di pekan ini. Tetap jaga kesehatan ya!

Ujian Ditinggal Mati Orang Yang Dicintai

Gambar
Mulai Sabtu kemarin sampai beberapa hari ke depan, kita akan menjalani PPKM. Ikhtiar kita supaya tak menulari dan tertulari oleh virus Covid 19. Mencegah jangan sampai ada lonjakan pasien baru yang nantinya tak akan tertangani fasilitas kesehatan. Percaya atau tidak, faktanya memang banyak yang sakit. Bahkan banyak yang meninggal dunia. Mereka itu sudah mulai kita kenal. Teman sekolah, kuliah, kerja, tetangga, jamaah, klien dan lainnya. Sudah bukan lagi orang yang hanya kita tahu karena ketokohannya lewat media massa. Mari berdoa dan beriktiar agar sehat. Sudah kami kirim tips-tips agar sehat baik dari berbagai Ustadz. Seperti menjaga pola makan dari ustadz dr Tjatur Prijambodo. Atau memanfaatkan rahasia pagi oleh ustadz Prof M. Ali Aziz. Dan ustadz-ustadz lain di channel kami. Namun meski begitu tetap saja terhinggap sakit. Kalau begini maka kita diminta bersabar. Bersabar saat kita sakit atau bersabar bila ditinggalkan oleh orang yang kita cintai. - Ceramah Singkat Ustad Dr ABDUL SOM...

Bangun Pagi Bikin Sehat & Bahagia

Gambar
Hari ini mulai berlaku PPKM darurat. Karena kondisi semakin memprihatinkan. Semakin banyak orang yang kita kenal yang sakit. Berita duka silih berganti di grup-grup sosial media kita. Yang kita lakukan hanya bersabar. Karena semua itu juga kehendak Allah. Virus juga makhluk Allah. Namun Prof Ali Aziz, dosen UINSA dan penulis buku-buku best seller, menemukan bahwa ada rahasia di pagi hari. Beliau memberi konsep sebagai 'Bangun Pagi Terbang Tinggi'. Allah memberi kesempatan di pagi hari agar dimanfaatkan demi kebaikan kita. Bila kita melakukannya, maka Insya Allah kita mendapat kebaikan selama hari itu. Seperti sehat. Yang sakit pun bisa cepat pulih. Bahkan tak hanya sehat, kita juga bisa bahagia. Prof Ali Aziz menyingkat 4 hal yang dilakukan di pagi hari itu semua sebagai 'Sama Duri'. Yakni shalat Tahajjud, pergi ke masjid, shalat Dhuha dan riang. Kok riang juga masuk? Bagaimana penjelasannya? Mari simak ceramah singkatnya (sekitar durasi 4 menitan) di sini: - Lakukan Ha...

Bersobat Kental Dengan Al Qur'an

Gambar
Dalam sebuah kesempatan pengajian sang ustadz bertanya ke hadirin. Apakah mereka pernah menyelesaikan membaca terjemahan Al Qur'an? Meski pertanyaan ini diulang-ulang, tak ada satu pun yang mengaku. Entah karena sungkan dianggap riya atau memang tak ada yang melakukan, tak seorang pun yang menjawab pertanyaan Ustadz tersebut. Oleh: Mochamad Yusuf* Dalam kesempatan lain ada Ustadz lain juga menanyakan hal ini. Kali ini ditanyakan pada audience yang lebih khusus. Yakni mereka dulu yang sekolahnya aktif di kegiatan ekstra kerohanian Islam. Dulu namanya SKI (Sie Kerohanian Islam). Kini mungkin namanya Rohis. Ternyata responnya sama. Tak seorang pun yang pernah. Padahal pertanyaan ini lebih dilakukan secara personal. Ini tentu mengagetkan ya. Bagaimana Al Qur'an adalah pedoman umat Islam, tapi tak pernah dibaca terjemahannya. Bukan mereka tak pernah membaca Al Qur'an. Mereka membaca, bahkan mereka mengkhatamkan berkali-kali. Tapi yang dibaca adalah bacaan Arabnya. Harusnya merek...

Hidup adalah Perjalanan Tidak Terduga

Gambar
Tadi malam melihat film 'The Hobbit: An Unexpected Journey'. Saat melihat film ini rasanya melihat kehidupan kita. Pernahkah Anda menyadari saat malam-malam yang hening, bagaimana Anda bisa bekerja di kantor Anda saat ini? Tinggal di sebuah daerah yang jauh dari kampung halaman? Apakah Anda pernah merencanakannya bekerja dan tinggal di sana? Oleh: Mochamad Yusuf* Itu mungkin karena sebuah keputusan. Entah ikutan teman, melamar sebuah pekerjaan atau bertemu seseorang. Dan akhirnya Anda mungkin bekerja di sebuah tempat yang tidak pernah Anda bayangkan. Bahkan tinggal di tempat yang juga belum Anda bayangkan dulu. Sebuah tempat yang jaraknya mungkin cukup jauh dari rumah Ibu,kampung kelahiran Anda. Yang bisa saja itu adalah tempat akhir Anda kelak. Beberapa waktu lalu diberitakan ada seorang anak bertemu kembali dengan ibunya setelah berpisah selama 35 tahun. Dia berpisah saat masih kanak-kanak. Dan menariknya anak ini, sekarang ya sudah tua, ditemukan di pulau terpencil di kepula...

Mencari Tempat Aerobik Yang Enak

Gambar
Ini sebuah mini market depannya jalan kembar yang lebar, enak buat jogging. Selesai bisa belanja barang diskonan. Sejak tutupnya tempat aerobik di Makro, saya kehilangan tempat yang enak. Tempat yang dekat, member banyak, parkir gratis dan keuntungan lain. Karenanya saat ini saya lagi berburu. Sudah ketemukah?

Gampang Berdusta

Gambar
Tadi pagi mendengar sekelebatan talkshow di sebuah televisi swasta. Yakni tentang penyiksaan di sebuah panti asuhan. Yang bertanggung jawab adalah seorang petinggi agama. Semua anak asuh mengaku disiksa, tapi pengasuhnya yang juga pemuka tempat ibadah menolaknya. Oleh: Mochamad Yusuf * Saat dikonfirmasi dengan pengacara korban, sang pengacara jengkel karena pengasuh tersebut selalu membawa nama Tuhan. "Di sana ada 16 orang mengaku disiksa, sedang di sana (di TV) mengaku tidak ada. Janganlah membawa Tuhan. Coba lihat hati nurani. Jangan sampai Tuhan harus disalib kembali..," katanya berapi-api. Wajah pemuka agama hanya menunduk terus. Lalu di kesempatan lain ada wakil rakyat yang bersaksi tidak terima suap. Padahal jelas stafnya mengambil. Mana mungkin seorang staf berani melakukan kalau tanpa disuruh. Dia ngotot tidak terima, bahkan masih berani marah-marahin jaksanya dan menakuti bisa berdosa. Aduh... saya sendiri tidak tahu mana yang benar, meski bukti-bukti dan saksi-saksi...

Perlukah Telpon Rumah?

Gambar
Terakhir-terakhir ini saya berpikir, perlukah saya mencabut langganan telpon rumah punyanya Telkom? Telpon ini saya miliki sejak punya rumah. Bahkan sudah ada sebelum saya tinggal, alias masih direnovasi. Nggak besar sih tagihannya. Ya, sekitar 40.000-an. Hanya sekedar bayar abonemen. Justru itu, saya berpikir apa nggak mubazir? Sudah bayar, tapi tidak dipakai. Terima telpon pun juga jarang. Karena biasa terima telpon di HP. Bahkan sekarang komunikasi suarapun lewat WhatsApp. Mungkin karena itu banyak orang memutuskan langganan telpon Telkomnya. Saya ingat dulu saat Zidan ada program Hello Kring di sekolah, daftar telponnya kebanyakan telpon rumah. Program Hello Kring ini adalah antar siswa telpon untuk mengingatkan shalat. Sekarang saat Zelda, di sekolah yang sama, dari daftar telpon hanya 2 yang pakai telpon rumah. Semuanya pakai HP. Itu berarti 30 dari 32! Berarti orang-orang suda memutuskan telpon rumahnya. Jadi menghitung-hitung untung ruginya mempertahankan telpon rumah. Bagaiman...

Sosial Media Apa yang Menguntungkan Kita?

Gambar
Pertanyaannya menguntungkan, bukan bermanfaat. Sebagai orang IT yang sejak tahun 1995 kenal internet, tentu saja saya berusaha mencoba hal baru di internet. Mulai dari email seperti hotmail, chating seperti ICQ, web seperti blogspot lalu sosial media macam Myspace, Friendster, Facebook sampai Youtube. Beberapa hanya sekedar mencoba, memakai beberapa hari dan melupakannya, hehehe. Ada yang suka sehingga dipakai terus menerus sampai sekarang kayak Gmail, Facebook. Tentu saja mereka membuat itu untuk bermanfaat bagi kita, seperti Gmail untuk komunikasi, Blogspot untuk informasi, Facebook untuk dairy online dan lainnya. Dan tentu saja hal itu juga menyita resource kita sedikit ataupun banyak. Dan bila kita menggunakan mereka maka hal itu menguntungkan mereka. Seperti Facebook yang nilai sahamnya semakin meningkat. Sebaliknya bila kita tidak menggunakannya maka semakin turun nilai perusahaannya bahkan bangkrut seperti Path barusan. Sekarang kita anggap mereka sebagai media seperti channel, ...

Sekolah Lagi atau Tetap di Rumah?

Gambar
Saat ini ramai diperdebatkan di masyarakat. Apakah saatnya kembali belajar di sekolah atau tetap belajar di rumah. Ini khususnya terjadi pada kota yang sudah mulai membuka sekolah secara terbatas seperti Surabaya. Oleh: Mochamad Yusuf * Seperti diberitakan, pemerintah kota Surabaya berencana membuka beberapa sekolah SMP untuk tahap uji coba dimulainya belajar tatap muka. Untuk sekolah negeri, kemungkinan mereka patuh. Untuk sekolah swasta, ada yang menolak. Sebenarnya riskan, kalau sekolah dengan sistem bertemu di sekolah terus pulang kembali ke rumah. Karena saat di luar sekolah, ada kemungkinan terkena penularan Covid-19. Namun kalau terus dilanjutkan belajar di rumah, tidak cukup efektif untuk banyak menyerap ilmu. Kondisi keluarga, fasilitas dan lainnya susah untuk full Daring. Dan memang tidak mungkin sama hasilnya belajar dengan bimbingan langsung dan belajar sendiri. Maka yang terbaik seperti sekarang ini. Libur. Isolasi diri di rumah. Mereka diminta belajar sendiri di rumah. Gu...

Tombol yang Hilang

Gambar
"Kita tinggal push the button." Kalimat itu diucapkan berulang-ulang oleh seorang CEO sebuah media cetak. Dia ditanya banyak tamu yang kerap berkunjung ke kantor redaksi. Mulai mahasiswa, pejabat, hingga pebisnis. Semua ingin tahu kesiapan koran dengan jaringan terluas di Indonesia itu menghadapi disrupsi digital yang telah menggerus industri media. Ditanya begitu, mantan pemred termuda itu hanya tersenyum. Menurutnya, industri digital masih belum begitu mengancam bisnis media cetak. Dia lantas memberikan contoh betapa media digital masih belum menjanjikan. Misalnya, porsi iklan masih sangat kecil dibandingkan cetak. "Gak sampai 5 persen," cetusnya. Kalaupun nanti saatnya tiba, semua infrastruktur sudah siap. Mulai sumber daya manusia hingga jaringan yang sudah tersebar di seluruh penjuru Nusantara. "Kita tinggal tekan tombol," jawabnya sambil tertawa terbahak-bahak. Waktu pun berlalu dengan cepat. Bisnis digital makin mendisrupsi media cetak. Oplah turun...

Krisis Ke-2 Yang Lebih Hebat

Gambar
Semakin banyak orang yang saya kenal yang terdampak Covid-19. Bukan sebagai penderita yang positif. Tapi sebagai korban yang terdampak ekonominya. Ada teman yang menghubungi saya untuk berhutang sekedar untuk kebutuhan keluarga yang tidak seberapa. Ada teman yang berniat menjual rumahnya karena sudah tidak tahu harus berbuat apa. Ada teman yang dipercepat pensiunnya dan bisnisnya tak jalan karena ada krisis ekonomi ini. Belum lagi cerita orang-orang yang tidak saya kenal. Seperti teman wali santri Gontor yang sudah 3 bulan dirumahkan. Dia menulis di grup Gontor untuk cari pekerjaan. Dan masih banyak lagi yang lain.. Begitu beratnya cobaan bagi teman-teman itu, sampai ada yang minta saran ke saya wirid apa yang harus banyak dibaca. Karena wirid yang sudah dilakukan sepertinya tidak mempan. Krisis ini hampir sama dengan krisis yang dulu pernah kita alami. Krisis Moneter 1997-1998. Banyak yang terdampak. Bahkan saya lihat masih ada yang belum recovery sampai sekarang. Padahal krisis monet...

Sangkakala Kematian Media Offline?

Gambar
Mulai bulan ini keluarga kami tidak berlangganan koran. Kami suka membaca maka sejak dulu kami berlangganan. Bahkan waktu kuliah saya sudah berlangganan 2 koran dengan uang sendiri. Waktu itu saya sudah punya pendapatan dengan memberikan les privat. Koran yang kami langgan itu harga langganannya naik. Ironisnya jumlah halamannya malah berkurang. Koran itu sekarang hanya terdiri 2 section. Section 1 terdiri 3 lembar, 12 halaman. Sedangkan section 2 terdiri 2 lembar, 8 halaman. Dulu section 2 ini masih 3 lembar. Bahkan dulu koran ini terdiri dari 3 section. Yang berlangganan juga sedikit. Koran yang diantar hanya beberapa. Diselipkan saja. Mungkin karena sedikitnya, lopernya ogah-ogahan. Datangnya sering telat. Saya kira yang berhenti berlangganan tidak kami saja. Dan mungkin terus bertambah. Maka oplah koran semakin turun. Lha terus kemana orang mendapatkan berita? Dari internet. Sebaliknya dengan koran, internet semakin banyak berlangganan. Saya amati dalam kurun pandemi ini saja banya...

Bila Ada Masalah dengan Pasangan - Ceramah Ustadz Hanan Attaki, Lc

Gambar
Dalam pernikahan wajar saja ada perselisihan antar pasangan (suami/istri). Perselisihan bisa terjadi karena kesalahan salah satu pihak atau keduanya. Namun tidak mudah untuk saling menasehati. Meski bersalah, jarang pasangan yang sadar kesalahannya apalagi mengakuinya. Bila berkali-kali mengalami hal seperti ini, haruskah solusinya dengan berpisah? Jangan dulu dilakukan, sebelum mendengarkan tips dari Ustadz Teuku Hanan Attaki Lc, ustadz muda dari Bandung yang menjelaskan dengan gaya bahasa generasi millenial di sini. https://youtu.be/4QYTIisx8fw