Sore ini saya baru paham yang diucapkan 'pak ogah' relawan pengatur lalu lintas tadi pagi. Yakni saat saya dapat foto truk yang kecelakaan ini. Oleh: Mochamad Yusuf* Tadi pagi saat berangkat ke kampus, saat menyeberang ke jalan raya, saya dengar 'pak ogah' bilang ke pengendara lain, bahwa ada truk kecelakaan. Kecelakaannya di Geluran jalur menuju Surabaya dari arah Mojokerto. Peti kemasnya jatuh menutup jalan. Maka tadi saya rasakan keanehan, yakni sampai pertigaan dekat markas Brimob di dekat pabrik Ispatindo, sepi. Biasanya belum sampai ke sini sudah macet panjang. Ini mungkin imbas truk, yang mengakibatkan pengendara dari arah Mojokerto tertahan. Maka berdoa itu memang penting. Seperti doa semoga lancar sampai tujuan. Saya lancar, bahkan datang lebih awal di kampus. Meski biasanya hari Senin macetnya luar biasa. Karena tadi pagi tak ada kemacetan. Sedang pengendara dari Mojokerto mungkin sebaliknya. Mari kita biasakan berdoa apa saja. Meski kelihatan remeh. Tak perlu...