Postingan

Menampilkan postingan dengan label korupsi

FEATURES

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (14): Makna Lain Puasa

Gambar
Manusia kehausan. Baginya air lebih berharga dibanding semua kekayaan lain.(ref: istockimg.com) Saya kira banyak sekali tujuan yang bisa diharapkan dalam melakukan ibadah puasa dengan benar. Sebagian dijelaskan di bawah. Tapi ada satu hal yang cocok untuk situasi Indonesia saat ini. Apakah itu? Oleh: Mochamad Yusuf * Apa sebenarnya tujuan dari ibadah puasa? Seseorang mengatakan bahwa dengan melakukan puasa, maka timbul empati kepada rakyat miskin. Dengan puasa dapat merasakan bagaimana tidak enaknya lapar. Apalagi sengsaranya dalam kehausan. Dengan mengetahui tidak enak dan sengsaranya kelaparan, maka diharapkan yang kaya lebih tergerak hatinya untuk menolong yang miskin. Betul. Betapa tidak enaknya jadi orang tidak punya. Mereka lapar dan haus, bukan karena puasa atau saat-saat tertentu seperti di bulan puasa. Tapi mereka terpaksa melakukan hal ini dalam keseharian, karena tidak ada yang dimakan. Kalau minum, saya pikir masih bisa dapat. Tidak ada yang dimakan, karena tidak ada uang ...

Rahasia Rejeki (84): Karunia untuk Indonesiaku Tercinta

Gambar
Pro dan kontra ini juga ramai di internet. Perang kata dan makian saling bertebaran. Melihat situasi seperti ini, seorang teman yang ada di luar negeri, secara guyon akan pindah warga negara saja. Oleh: Mochamad Yusuf * Hari-hari terakhir bangsa Indonesia disibukkan dengan isu kenaikan harga BBM. Pemerintah ingin mengurangi subsidi untuk BBM bahkan menghentikan. Karenanya harganya harus dinaikkan, disesuaikan dengan harga pasar dunia yang sudah mahal. Namun rakyat Indonesia tak hanya berpikir nominal kenaikannya, tapi dampak berantainya. Karena ketika harga BBM naik, semua harga juga merangsek naik termasuk sembako. Ini yang ditakutkan rakyat Indonesia. Terjadi pro-kontra. Yang pro, berpikir subsidi lebih baik untuk pembangunan infrastruktur daripada dibakar habis jadi asap. Dan yang kontra, berdalih rakyat tambah susah. Maka yang terjadi adalah demo rencana kenaikan BBM ini. Ya, ada beberapa demo yang damai. Namun ada juga yang rusuh. Saat demo seperti itu, yang kontra akan memblejeti...

Rahasia Rejeki (84): Karunia untuk Indonesiaku Tercinta

Gambar
Pro dan kontra ini juga ramai di internet. Perang kata dan makian saling bertebaran. Melihat situasi seperti ini, seorang teman yang ada di luar negeri, secara guyon akan pindah warga negara saja. Oleh: Mochamad Yusuf * Hari-hari terakhir bangsa Indonesia disibukkan dengan isu kenaikan harga BBM. Pemerintah ingin mengurangi subsidi untuk BBM bahkan menghentikan. Karenanya harganya harus dinaikkan, disesuaikan dengan harga pasar dunia yang sudah mahal. Namun rakyat Indonesia tak hanya berpikir nominal kenaikannya, tapi dampak berantainya. Karena ketika harga BBM naik, semua harga juga merangsek naik termasuk sembako. Ini yang ditakutkan rakyat Indonesia. Terjadi pro-kontra. Yang pro, berpikir subsidi lebih baik untuk pembangunan infrastruktur daripada dibakar habis jadi asap. Dan yang kontra, berdalih rakyat tambah susah. Maka yang terjadi adalah demo rencana kenaikan BBM ini. Ya, ada beberapa demo yang damai. Namun ada juga yang rusuh. Saat demo seperti itu, yang kontra akan memblejeti...

Rahasia Rejeki (61): Rejeki Lupa

Gambar
Membaca berita itu seorang teman menyelutuk, “Wah kalau Nunun ternyata tak jadi sakit lupa, maka Si Miranda tak dapat rejeki dong.” Saya terkejut dengan perkataan ini. Apa hubungan lupa dengan rejeki? Oleh: Mochamad Yusuf * Saat ini perhatian kita terarah pada tertangkapnya Nunun Nurbaeti. Seorang yang disangka melakukan penyuapan terhadap anggota-anggota DPR saat pemilihan deputi Gubernur BI (Bank Indonesia). Dia melarikan diri ke luar negeri saat dinyatakan KPK sebagai tersangka penyuapan. Menariknya pada waktu penyidikan, Nunun sering menjawab dengan lupa saat ditanyai tentang berbagai hal tentang penyuapan itu. Dan sakit lupanya itu dinyatakan dengan resmi oleh surat keterangan dokter. Tapi di internet ada beberapa foto yang disangkakan sebagai Nunun yang sedang berjalan-jalan di mall. Bagaimana mungkin, orang yang dikategorikan sebagai orang yang menderita berat sakit lupa dengan tenangnya berjalan-jalan di mall sendiri di negeri asing. Foto-foto ini meski belum dapat dikonfirmasi...

Tak Cukup Dari Diri, Harus Semua!

Gambar
(ref: sxc.hu) Para polisi, jaksa, hakim, mereka lebih melek hukum. Seharusnya tahu mana yang salah, mana yang benar. Jadi kalau melanggar, harusnya dihukum seberatnya. Tak cukup secara administrasi atau dimutasi. Oleh: Mochamad Yusuf * Malam ini saya baca status Facebook sebuah radio swasta Surabaya yang terkenal dengan liputan langsung dari pendengarnya. Sebuah bus umum telah menabrak 2 sepeda motor di depannya. Melaju terus, baru berhenti setelah menabrak mobil dari arah berlawanan. Hasilnya mobil tersebut masuk sungai. Untung 4 penumpangnya selamat. Tapi 2 pengendara sepeda motor tewas di tempat kejadian. Langsung banyak komentar yang muncul. Paling banyak mengatakan bahwa kebanyakan bus yang bertrayek Mojokerto-Pasuruan itu memang sering ugal-ugalan. Tak tertib, cepat meski macet, berhenti mendadak, ngetem di sebarang tempat, mengambil jalan di jalur berlawanan dan lainnya. Tapi meski begitu, tak ada sesuatu yang dilakukan supaya para bus kuning, lebih dikenal, itu lebih tertib. F...