Postingan

Menampilkan postingan dengan label miskin tapi bermartabat

FEATURES

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (11): Miskin Tapi Bermartabat

Gambar
Beberapa waktu lalu diberitakan banyak orang mengaku miskin agar bisa masuk sekolah yang diinginkan dari jalur orang miskin. Ternyata setelah diverifikasi mereka kaya. Mereka tak malu mengaku miskin. Oleh: Mochamad Yusuf * Meski ada kejadian yang mengenaskan seperti di Pasuruan beberapa tahun lalu, saya yakin pembagian zakat langsung masih akan terjadi sekarang ini. Saat seperti itu, seseorang yang berzakat/shadaqah akan membagikan langsung kepada para penerima zakatnya. Yang menerima zakat akan berbaris untuk antri mendapat zakat. Namun karena banyaknya penerima, mereka jadi tak sabar antri. Sehingga yang sering terjadi, mereka akan berdesak-desakan berebut mendapat zakat duluan. Akibatnya yang lemah tenaganya seperti orang tua dan anak-anak, akan kalah dalam 'aksi perebutan zakat' ini. Bila tidak ada antisipasi yang baik dari penyelenggara, aksi ini bisa memakan korban. Bahkan korban nyawa. Mengapa hal demikian terjadi? Entah, dorongan apa yang membuat mereka sampai rela berd...