Postingan

Menampilkan postingan dengan label warung

FEATURES

Rahasia Rejeki (23): Rahasia Rejeki Warung Laris 2

Gambar
Saya bersyukur warung-warung yang dituju tutup. Kalau tidak, saya tidak menemukan warung itu. Saya tahu, hal itu bukanlah kebetulan. Pasti ada yang mengatur. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan tepat. Oleh: Mochamad Yusuf * Saya ingin melanjutkan serial ‘Rahasia Rejeki’ nomor 22 tentang rahasia sebuah warung yang laris. Kalau di artikel itu, saya bercerita tentang sebuah keluarga menyesal yang kenapa datang ke sebuah warung yang tak tepat. Di artikel itu, sebenarnya sebuah keluarga ingin datang ke warung langganan, namun ternyata tutup. Bahkan ketika ingin ke warung langganan lain juga tutup. Akhirnya karena putus asa, mampir ke sebuah warung dan ternyata tak enak. Sehingga menyesal. Saya juga pernah punya pengalaman seperti ini. Hampir mirip. Namun hasilnya beda. Suatu ketika setelah lebaran beberapa tahun lalu. Waktu itu saya masih di sekolah menengah. Ada kerabat yang datang dari luar kota. Saudara desa dari ayah. Karena waktu itu ibu tidak ada di rumah, maka tidak ada masakan. Untuk...

Rahasia Rejeki (13): Rejeki Karena Bersatu

Gambar
Mereka mempertahan semua hal pada aslinya. Namun lambat laun pengunjungnya berkurang. Padahal menunya tetap, rasanya sama bahkan restorannya tetap. Semua itu tak menahan laju penurunan pengunjung. Oleh: Mochamad Yusuf * Waktu kerja di SCTV dulu, ada ruang favorit bagi saya. Yakni kantin. Di tempat ini saya biasanya mencari ide dengan berdiskusi dengan teman-teman. Tentu sambil ngopi atau minum minuman lain. Selain itu tentu saja juga karena sebagai tempat makan. Tapi meski makan di situ, saya bawa makanan dari rumah. Paling-paling hanya beli krupuk dan minuman tehnya. Namun kadang di sore hari saat perut sudah lapar, saya pesan makanan juga. Biasanya mie instan. Ini sebenarnya aneh. Karena kantin ini sebenarnya dikelola oleh restoran terkenal: Mbok Berek. Restoran ini dikenal sebagai penyedia makanan jawa tengah seperti gudeg, ayam bakar, ayam kremes dan lainnya. Tapi justru yang laku adalah mie instannya. [TSA, 31/10/2010 malam] ~~~ Artikel ini bagian dari buku yang saya rencanakan u...

Rahasia Rejeki (13): Rejeki Karena Bersatu

Gambar
Mereka mempertahan semua hal pada aslinya. Namun lambat laun pengunjungnya berkurang. Padahal menunya tetap, rasanya sama bahkan restorannya tetap. Semua itu tak menahan laju penurunan pengunjung. Oleh: Mochamad Yusuf * Waktu kerja di SCTV dulu, ada ruang favorit bagi saya. Yakni kantin. Di tempat ini saya biasanya mencari ide dengan berdiskusi dengan teman-teman. Tentu sambil ngopi atau minum minuman lain. Selain itu tentu saja juga karena sebagai tempat makan. Tapi meski makan di situ, saya bawa makanan dari rumah. Paling-paling hanya beli krupuk dan minuman tehnya. Namun kadang di sore hari saat perut sudah lapar, saya pesan makanan juga. Biasanya mie instan. Ini sebenarnya aneh. Karena kantin ini sebenarnya dikelola oleh restoran terkenal: Mbok Berek. Restoran ini dikenal sebagai penyedia makanan jawa tengah seperti gudeg, ayam bakar, ayam kremes dan lainnya. Tapi justru yang laku adalah mie instannya. [TSA, 31/10/2010 malam] ~~~ Artikel ini bagian dari buku yang saya rencanakan u...