Postingan

Menampilkan postingan dengan label orang tua dan anak

FEATURES

Anak Yang Baik Hati

Gambar
Minggu kemarin saya melayat ke tetangga kampung dulu. Sekarang tinggal di perumahan dosen ITS. Saya memang pernah ke sana. Tapi sekali. Karena awalnya tidak ada rencana, maka tidak cukup persiapan seperti memperoleh alamat lengkapnya. Namun saat di sana jadi bingung. Ternyata tidak seperti yang saya bayangkan dulu. Putar-putar bingung tidak ada orang yang bisa ditanya, akhirnya pasrah bertanya pada anak-anak kecil yang sedang bermain. Tidak berharap banyak sebenarnya pada mereka. Namun yang mengejutkan, saat ditanya ada seorang anak bilang dia tahu. Dia sedang bermain di atas poskamling. Dia berupaya turun. Saya cukup lama menunggunya turun dan memberi petunjuk. Ternyata dia terus turun ke jalan, mencari sandal dan menaiki sepeda. Ya Allah, ternyata dia tidak memberi petunjuk tapi malah mengantarkan saya. Saya sampai terharu, anaknya siapa ini. Apalagi kemudian rantainya sampai lepas (loss). Dan dia masih memaksa mengayuh sepeda dengan kakinya. Luar biasa! Dia menolong secara total. Sa...

Berpikir dan Bertindak Seperti Bapak

Gambar
Zidan bersama kakek dan neneknya saat berkunjung ke rumah (ref: dok. pribadi) Kadang saya berpikir, berapa usia Bapak dulu saat memiliki anak (saya berarti) dengan umur se-Zidan sekarang. Atau berapa usia saya dulu saat Bapak dulu seumuran dengan saya sekarang. Kenapa saya berpikir dan berhitung demikian. Karena saya berpikir, apa yang sudah dilakukan Bapak saat mengalami kejadian yang saat saya alami sekarang. Misal: Zidan sekarang sudah kelas 2 SMP. Bagaimana dulu Ayah berpikir dan bertindak saat saya kelas 2 SMP juga dulu. Apa yang dilakukan. Apa yang diputuskan. Karena saya ingin hal itu jadi referensi, apa yang bisa saya putuskan dan lakukan saya sekarang. Siapa tahu, saat saya tidak tahu bagaimana mengambil keputusan sekarang, bisa berkaca dengan keputusan Bapak dulu, supaya hasilnya tidak meleset atau salah. Ya, zaman memang berubah. Tapi minimal saya punya referensi atau pegangan. Apalagi ABG atau remaja sekarang tantangannya berbeda dengan ABG dulu. Lebih berat tentunya. Sepe...

Kolam Renang Penuh Lansia

Gambar
Suatu ketika seorang teman bercerita tentang keheranannya saat di sebuah kolam renang. Saat di sana justru yang banyak kaum lansia dari etnis tertentu. Lho, kok yang lansia malah rajin olah raga? Saya sendiri juga punya pengalaman yang sama. Suatu saat ada rapat kerja di sebuah resort. Di sana dilengkapi kolam renang yang juga untuk umum. Pagi itu setelah shalat Subuh saya berniat renang. Karena acara berikutnya baru dimulai pk 8. Jadi ada waktu kalau mau berenang. Saat di sana sudah banyak orang. Mungkin sekitar 50-an orang. Tapi semuanya, hampir 100%, adalah para lansia keturunan etnis tertentu. Mereka kuat-kuat berenangnya. Mereka berkali-kali berenang mengitari panjang kolam renang, bukan lebarnya lho. Setelah berenang mereka ngobrol-ngobrol tentang bisnis seperti saham, pajak, profit dan lainnya. Menarik juga... karena ini seperti pembicaraan para bos-bos. Hehehe. Wow... hebat banget mereka. Apakah karena ini mereka rata-rata usianya panjang? Yakni rajin berolahraga khsusnya renan...

Nama Anak Sekarang Panjang dan Susah

Gambar
Kemarin membaca artikel Kompas Online jadi tergelitik. Menurut berita, para petugas Dinas Kependudukan mengeluh karena nama anak-anak sekarang lebih panjang. Rata-rata 4 kata bahkan lebih. Selain itu juga susah untuk dieja. Jadi harus ekstra mengetiknya karena menggunakan huruf tidak lazim di bahasa Indonesia. Menurut berita tersebut, kata pengamat, hal ini disebabkan karena orang-orang sekarang mengambil ide nama anaknya dari internet. Hehehe, betul. Seperti nama-nama anak saya yang semuanya terdiri 4 kata. Anak pertama, bernama Muhammad Zidan Falah Ramadhan. Dan yang kedua, adalah Zaskia Zelda Yafi Azzahra. Namun ide nama-nama anak saya bukan dari internet lho... Dampak negatif nama panjang ini, menurut berita itu, pemilik nama panjang dan susah itu sering dibully oleh teman-temannya. Untungnya salah satu orang tua yang diwawancarai di berita tersebut mengatakan anaknya yang namanya panjang, tidak menanggapi ejekan teman-temannya. Saya sendiri, tidak pernah mendapat keluhan dari anak...

Pernik Ramadhan 2013 (7): Diary Seorang Manusia

Gambar
(ref: sxc.hu) Kita kembali sendiri. Dan anak-anak jauh dari kita. Kita tidak dapat mengembalikan waktu yang kita terima. Tiba-tiba waktu, harga berharga itu, diminta kembali. Sebuah penyesalan di ujung waktu. Seperti apa yang sudah ditulis seseorang pada diary hidupnya. Oleh: Mochamad Yusuf* Saat Ramadhan saatnya melakukan templasi. Perenungan. Bagaikan kepompongan. Berdiam diri yang harapannya mengubah diri dari ulat yang mengganggu dan merusak menjadi kupu-kupu yang indah dan berguna. Karena kupu-kupu membantu penyerbukan, sehingga memungkinkan terjadi pembuahan. Hasil akhirnya adalah buah yang berguna bagi makhluk hidup lain. Salah satu yang perlu kita renungkan adalah waktu. Waktu adalah harta yang luar biasa hebatnya yang dimiliki oleh setiap manusia bahkan setiap makhluk hidup. Kaya, miskin, tua, muda, rakyat jelata, pejabat pastilah memiliki harta ini, diberikan oleh Allah sang Pencipta. Yang jadi masalah adalah bagaimana manusia itu memanfaatkan waktu yang telah diterima. Kare...