Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2011

FEATURES

Rahasia Rejeki (57): Rejeki Sering Menang Undian

Gambar
Ada seorang teman yang bercerita bibinya sering beruntung mendapat hadiah undian. Tak hanya barang elektronik seperti TV, kulkas tapi pernah juga dapat mobil. Saya penasaran rahasianya. Oleh: Mochamad Yusuf * Waktu kuliah saya pernah mengikuti seminar yang diselenggarakan oleh Darma Wanita Fakultas. Temanya saya lupa, kemungkinan pemberdayaan ekonomi rakyat. Tapi jelas yang saya ingat adalah hadiah undiannya (doorprize) banyak sekali. Tak hanya belasan, tapi ratusan buah. Padahal pesertanya tak sebanyak hadiah itu. Bahkan ketika penarikan undian, pesertanya berkurang banyak. Entah karena panitianya tahu bahwa tema atau pembicaranya yang tak menarik, sehingga menyediakan banyak hadiah supaya peserta seminar tak meninggalkan bangku. Tapi tetap saja masih banyak yang beranjak keluar ruangan. Saya bersabar menunggu selesainya seminar, karena berharap dapat hadiah undian. Yang menarik bisanya hadiah dibagikan yang bernilai kecil, tapi seminar ini diberikan yang dulu yang bernilai besar. Mun...

Rahasia Rejeki (56): Rejeki Kekurangan dan Berlebih

Gambar
Rasanya aneh, ya kalau kita mendengar seseorang sudah merasa cukup dengan rejeki yang dia peroleh. Padahal kesempatan untuk mendapat lebih ada di depan mata. Kenapa tak diusahakan? Oleh: Mochamad Yusuf * Suatu saat seorang turis Amerika, seorang kapitalis sejati, berwisata ke suatu pantai di Indonesia. Pantainya sungguh indah dengan pasir putih dan nyiur yang melambai-lambai tertiup angin. Tiba-tiba pandangannya tertumbuk pada seseorang yang tertidur di bawah rindangnya pohon. Di sampingnya ada alat pancing. Geram melihat sesuatu yang ‘merusak’ pandangan, dia membangunkan pemancing itu. “Bangun, bangun.” Katanya. Sang pemancing bangun dengan malas-malasan. Memang suasana begitu mendukung; pasir putih yang empuk, cuaca yang sejuk dan angin-angin sepoi, rasanya sayang dilewatkan untuk tidur. “Ada apa?” tanya pemancing. “Daripada kamu tidur begini, lebih baik memancing.” “Kenapa memancing? Saya sudah memancing tadi pagi.” Kamu bisa memancing lagi untuk mendapatkan ikan lebih banyak. Denga...