(ref: nyunyu.com) Saya jarang bertemu dengan orang yang bangga dan menikmati pekerjaannya. Yang kerapkali saya temukan, malah sering mengeluh bahkan mengaku tidak kerasan dan berniat pindah kerja. Sesuatu yang hanya keluhan, karena sampai lama bertemu kembali dengannya dia tetap di tempat kerja yang sama. Oleh: Mochamad Yusuf * Dulu setiap pergi ke kantor saya akan melewati sebuah perempatan yang ramai. Perempatan ini sebenarnya ada di dalam sebuah perumahan. Namun di sini ada sekolah elit yang siswanya rata-rata bermobil atau diantar dengan mobil. Jadi jalan begitu sesak dengan kendaraan. Karena sering tidak ada polisi yang menjaga, sering perempatan ini terkunci sehingga bikin macet. Kalau sudah begini, semua stress. Ingin datang sekolah atau kantor tepat waktu, tapi terjebak dengan kemacetan. Untunglah ada 'polisi cepekan'. Meski hanya cepekan, dia tampil bersih dan parlente. Pakai training, jaket, topi, sepatu dan kaca mata hitam. Sambil mengatur, sekali-kali dia meniupkan...