Postingan

Menampilkan postingan dengan label gagal sekolah

FEATURES

Mengapa Saya Gagal Masuk PTN Lewat SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri? | Motivasi & Inspirasi Pendidikan

Gambar
Kemarin sore, Senin 14/6/2021, diumumkan kelulusan masuk PTN lewat jalur SBMPTN. Ada yang bahagia karena setelah berjuang siang malam akhirnya diterima di PTN favorit. Tapi banyak yang lebih sedih dan kecewa karena kali ini gagal menembus PTN. Bagi yang gagal, SBMPTN bukanlah akhir dari segalanya. Gunakanlah beberapa hari ini untuk rehat sejenak untuk merelakan semua. Berkumpul dengan teman-teman, siapa tahu ada informasi yang luput. Luangkan untuk mengerjakan hobi. Kata orang, 'heartbreak can be a good business'. Dan pupuk terus optimis. Karena masih banyak jalan untuk meraih harapan. Masih ada jalur-jalur lain lewat PTN. Atau browsing PTS-PTS yang tak kalah bagus dan menterengnya dengan PTN. Atau sekolah kedinasan yang banyak informasinya di channel ini. Sekarang belajar lagi dan bersiap lagi berjuang meraih cita-cita. Ada baiknya melihat kisah seseorang ini. Meski sudah berjuang habis-habisan baik lewat jasmani dan rohani, dunia maupun akhirat, dia gagal juga masuk PTN yang ...

Membuat Kelas Produktif

Gambar
Ada hal yang menarik saat halal-bihalal di kampus kemarin. Ada kegiatan 'pembekalan' oleh psikolog Astrid Wiratna. Tema hari itu sebenarnya berat, "membentuk karakter bangsa dengan pendidikan." Tapi dia sendiri mengangkat tema ringan "membuat kelas produktif." Yang ingin saya garis bawahi dari pembekalannya Astrid adalah para guru di Amerika sangat worry kalau siswa-siswanya tidak jujur, tidak inisiatif, tidak kreatif dll. Mereka tidak worry kalau tidak bisa membaca, menulis, berhitung dll. Karena menurut mereka kemampuan seperti ini bisa dipelajari dengan intens hanya 6 bulan. Tapi karakter seperti jujur, integritas, kreatif, inisiatif harus dipelajari dalam waktu lama. Berapa lama? 15 tahun! Saya di situ sebenarnya sebagai dosen. Tapi saya tersentak sebagai orang tua yang anak-anak masih duduk di bangku SD. Betulkah saya jadi lebih care masalah kemampuan seperti menulis, membaca, rumus Archimedes dll? Tapi hati saya masih agak tenang, karena anak-anak seko...

Sekolah Daring Bikin Siswa Depresi - Apa Solusinya?

[video width="426" height="426" mp4="https://enerlife.id/wp-content/uploads/2021/07/sekolah-daring-bikin-depresi.mp4"][/video] Laporan terbaru Koran Tempo menyebut semakin lamanya sekolah daring menyebabkan siswa semakin depresi. Laporan lain juga melaporkan meningkatnya pernikahan usia dini (anak). Oleh: Mochamad Yusuf* Beberapa orang tua mensiasati dengan memberi lingkungan baru bagi anandanya. Yakni menciptakan suasana yang menyenangkan. Atau mengajak mereka ke desa atau tempat wisata. Ya, pandemi menggila kembali di Indonesia. Rencana sekolah luring terbatas yang dimulai tahun ajaran baru nanti, bisa jadi ditunda. Padahal daring ada dampak lain seperti kecanduan HP dan akses internet terlarang. Sekolah berasrama mungkin bisa jadi solusi sementara. Karena sekolah berasrama sudah bisa melakukan lockdown mandiri. Isolasi dari pihak luar. Sehingga para siswa belajar dan beraktivitas normal. Ini 19 keuntungan sekolah berasrama salah satunya seperti di pondo...

Rahasia Rejeki (46): Yang Kaya Makin Kaya, Yang Miskin Makin Miskin?

Gambar
Bila mereka diadu, tentu saja ini seperti berlomba dengan start yang tak sama. Mereka yang kaya akan start beberapa jarak di depan yang miskin. Diadu apapun yang di depan ini kemungkinan besar menang. Oleh: Mochamad Yusuf * Dulu waktu ujian skripsi saya pernah memberikan kritik ke dosen penguji. Bahwa PTN (perguruan tinggi negeri) tidak adil dalam menyaring calon mahasiswanya. Lho kok bisa? Bukankah semua harus mengikuti ujian yang sama? Bahkan soalnya juga sama? Padahal PTN adalah salah satu jalan ampuh untuk sukses. Apalagi saat dulu dimana sarjana tak begitu banyak. Lulusannya begitu mudah mencari pekerjaan. Apalagi bagi lulusan PTN favorit seperti UI, ITB, UGM, Unair dan lain-lain. Mereka begitu mudah masuk jadi PNS, dan nanti kelak bisa menjadi pejabat. Atau masuk ke BUMN sehingga menjadi direktur. Atau menjadi dokter, sehingga mudah mendapatkan uang dari praktek di rumahnya. Padahal mereka juga kerja sebagai PNS atau RSUD/Puskesmas. Ironisnya biaya kuliahnya juga murah. Bahkan ta...