Postingan

Menampilkan postingan dengan label cara cepat kaya

FEATURES

Rahasia Rejeki (71): Dhuha, Rahasia Rejeki Yang Susah Dilakukan

Gambar
“Saya penasaran, bagaimana dia selalu mendapat bonus yang selalu lebih besar,” kata istri. “Saya memang tak pernah menanyakan rahasia bagaimana mendapat rejeki bonus yang relatif besar itu.” Oleh: Mochamad Yusuf * Saya lihat arloji. Pk 18.45. “Hmm,.. Ada apa ya? Kok tak seperti biasanya,” kata saya dalam hati. Ya, saya ada di sebuah tempat dekat terminal Bungurasih Surabaya. Tadi saya janjian dengan istri ketemu di sini. Memang saya dan istri berangkat kerja bareng. Demikian juga pulangnya. Tapi untuk efisiennya, waktu pulang saya tak menjemputnya di kantor. Tapi saya tunggu di sebuah tempat. Ini tempat pertemuan paling tepat saat dia naik bis dengan tujuan Bungurasih dan rute saya untuk perjalanan ke rumah. Akhirnya setelah lama menunggu, akhirnya dia datang. “Maaf,” katanya, “Tadi tak ada bis. Jadi lama menunggu bis.” Ternyata dia terlambat datang di halte tersebut. Sehingga dia harus menunggu bis lagi yang datang. Namun biasanya lama datang. Di jalan dia bercerita bahwa dia terlamba...

Rahasia Rejeki (63): Tak Ada Anak Bukan Tak Banyak Rejeki

Gambar
Kalau banyak anak dijadikan motivasi untuk bekerja keras mungkin itu bisa benar. Tapi bagaimana dengan justru tidak memiliki anak? Apakah dengan demikian sedikit rejeki atau banyak rejeki? Oleh: Mochamad Yusuf * Kata orang, jodoh, anak dan rejeki ada yang menggariskan. Meski sudah pacaran lama bisa jadi tak kunjung naik ke pelaminan. Atau ada yang sudah lama menikah, namun tak kunjung diberi anak. Atau seorang tukang becak nunggu lama di sebuah perempatan tak kunjung dapat penumpang. Ketika ditinggal eh malah ada yang mencari. Tapi adakah hubungan antara anak dan rejeki? Orang-orang dulu sebelum program KB digalakkan, mempunyai kepercayaan banyak anak banyak rejeki. Namun sejak program KB itu bergulir, kepercayaan itu mulai berkurang. Meski masih saja ada yang percaya, sehingga tetap memiliki banyak anak. Sebenarnya memang kurang logis, banyak anak banyak rejeki. Karena semakin banyak anak justru pengeluaran bertambah. Sehingga rejeki apapun yang masuk, terasa kurang. Atau jadinya peme...