Postingan

Menampilkan postingan dengan label polisi cepek

FEATURES

Tidak Berarti Yang Miskin Tidak Bersedekah - Malah Sebaliknya

Gambar
Setiap hari saya ke kantor melewati sebuah perempatan jalan kampung. Meski jalan kampung, tapi cukup padat. Karena merupakan jalan tembus ke jalan raya. Juga adanya mobil-mobil angkutan umum yang dibelokkan polisi ke jalan kampung ini dari jalan raya. Mungkin supaya bisa mengurangi kepadatan jalan raya. Di perempatan itu karena ramai dari segala penjuru, sering 'stuck'. Terkunci. Macet. Memang kadang ada polisi. Tapi sering tidak ada. Untung sekitar 3-4 bulan ini ada sukarelawan (polisi cepek/pak ogah) yang mau mengaturnya. Setiap berhasil melewati perempatan itu, maka pengguna jalan khususnya mobil akan memberikan sedikit terima kasih (uang receh) ke 'pak ogah' itu. Tapi sering saya melihat fenomena menarik. Mobil-mobil pribadi yang mewah malah jarang memberi. Tapi setiap mobil angkutan umum, bahkan sepeda motor, malah memberi. Seperti pagi tadi. Saya persis di belakang bemo, dan di depannya Honda All New CRV putih yang baru. Keren mobilnya. Saat CRV telah melewati per...

Enerlife [11]: Menikmati Pekerjaan Menikmati Hidup

Gambar
(ref: nyunyu.com) Saya jarang bertemu dengan orang yang bangga dan menikmati pekerjaannya. Yang kerapkali saya temukan, malah sering mengeluh bahkan mengaku tidak kerasan dan berniat pindah kerja. Sesuatu yang hanya keluhan, karena sampai lama bertemu kembali dengannya dia tetap di tempat kerja yang sama. Oleh: Mochamad Yusuf * Dulu setiap pergi ke kantor saya akan melewati sebuah perempatan yang ramai. Perempatan ini sebenarnya ada di dalam sebuah perumahan. Namun di sini ada sekolah elit yang siswanya rata-rata bermobil atau diantar dengan mobil. Jadi jalan begitu sesak dengan kendaraan. Karena sering tidak ada polisi yang menjaga, sering perempatan ini terkunci sehingga bikin macet. Kalau sudah begini, semua stress. Ingin datang sekolah atau kantor tepat waktu, tapi terjebak dengan kemacetan. Untunglah ada 'polisi cepekan'. Meski hanya cepekan, dia tampil bersih dan parlente. Pakai training, jaket, topi, sepatu dan kaca mata hitam. Sambil mengatur, sekali-kali dia meniupkan...