Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2021

FEATURES

Tidak Berarti Yang Miskin Tidak Bersedekah - Malah Sebaliknya

Gambar
Setiap hari saya ke kantor melewati sebuah perempatan jalan kampung. Meski jalan kampung, tapi cukup padat. Karena merupakan jalan tembus ke jalan raya. Juga adanya mobil-mobil angkutan umum yang dibelokkan polisi ke jalan kampung ini dari jalan raya. Mungkin supaya bisa mengurangi kepadatan jalan raya. Di perempatan itu karena ramai dari segala penjuru, sering 'stuck'. Terkunci. Macet. Memang kadang ada polisi. Tapi sering tidak ada. Untung sekitar 3-4 bulan ini ada sukarelawan (polisi cepek/pak ogah) yang mau mengaturnya. Setiap berhasil melewati perempatan itu, maka pengguna jalan khususnya mobil akan memberikan sedikit terima kasih (uang receh) ke 'pak ogah' itu. Tapi sering saya melihat fenomena menarik. Mobil-mobil pribadi yang mewah malah jarang memberi. Tapi setiap mobil angkutan umum, bahkan sepeda motor, malah memberi. Seperti pagi tadi. Saya persis di belakang bemo, dan di depannya Honda All New CRV putih yang baru. Keren mobilnya. Saat CRV telah melewati per...

Pengalaman Unik Naik Pesawat

Gambar
(ref: sxc.hu) Kemarin saat ke Jakarta, ada 2 peristiwa unik saat naik pesawat terbang. Pertama, untuk pertama kalinya saat terbang di ketinggian, saya lihat pesawat lain beriringan. Pesawat terbang berdekatan, sehingga seperti berlomba. Sudah berapa kali saya naik pesawat, dan seringkali dekat jendela, namun saya tidak pernah melihat pesawat lain saat terbang tinggi. Kalau masih atau dekat bandara sih, ya sering yakni saat melihat pesawat lain mau take-off atau landing. Seringkali saya berpikir, meski terbang di ketinggian yang luas, pastinya pesawat juga punya jalur. Punya jalan seperti kendaraan di darat. Pastinya pernah bersalipan atau beriringan. Apalagi sekarang pesawat terbang begitu banyak dari berbagai ragam penerbangan. Namun saya tidak pernah menyaksikannya. Mungkin saya ketiduran, atau saat ada pesawat lain dekat pesawat saya, mungkin saya tidak lihat keluar. Namun kemarin saat ke Jakarta, mungkin di atas kota Kudus atau sudah masuk angkasa Jawa Tengah, saya saksikan berir...

Buat Apa Belajar Calculus Ya?

Gambar
Kadang saya merenung, dulu kita belajar susah-susah khususnya Matematika dan IPA itu buat apa ya dalam hidup kita? Tentu itu berguna bila memang kita bekerja sebagai ilmuwan, peneliti atau dosen di bidang itu. Tapi berapa banyak yang menjadi seperti itu. Kebanyakan tidak. Padahal belajar itu juga susah dan makan waktu serta energi kita. Dan mempengaruhi nilai-nilai kita, sehingga berupaya keras untuk memahaminya (yang hanya nyantol sampai ulangan/ujian saja, setelah itu hiang). Kita belajar Calculus, Sinus, Cosinus, Tangen, Tabel Kimia, Rumus Fisika & Matematika, Hukum Fisika dan lainnya. Kenapa tidak belajar ilmu yang diperlukan untuk hidup? Seperti bagaimana bisa jujur, tangguh, selalu berusaha terbaik, disiplin dan lainnya. Juga belajar membaca lafaz Al Qur'an dengan baik (mengaji), menghafal Al Qur'an dan hadits, membaca buku-buku pedoman beragama seperti Riadhus Shalihin, Bulughul Maram, Tafsir Ibnu Katsir dan lainnya. Ilmu ini tidak hanya berguna di dunia, tapi juga m...

Waktu Tersia-sia

Gambar
Sabtu lalu menjenguk seorang teman SMP yang sakit. Tapi kemarin mendapat kabar bahwa dia telah meninggal dunia. Jadi hanya berselang 6 hari. Cukup terkejut. Karena ada indikasi harapan dia untuk sembuh. Tapi takdir mengatakan lain. Kalau begini biasanya saya jadi melankolis atau sentimentil. Jadi sedih dan merenung. Apa yang terjadi dengan hidup saya. Lha, kok kebetulan kemarin itu saya dapat kiriman kata-katanya Steve Jobs, CEO Apple. Entah benar atau tidak dari Steve Jobs. Saya belum mengeceknya. Atau ada teman yang mau mengkonfirmasi? Yang jelas setelah itu, saya dapat banyak kiriman dengan tulisan sama. Berikut kata-kata Steve Jobs itu: Dalam dunia bisnis, aku adalah simbol dari kesuksesan. Seakan-akan harta dan diriku tidak terpisahkan, karena selain kerja, hobiku tidak banyak. Saat ini aku berbaring di rumah sakit, merenungi jalan kehidupanku. Kekayaan, nama, kedudukan semuanya itu tidak ada artinya lagi. Malam yang hening, cahaya dan suara mesin di sekitar ranjangku, bagaikan na...

Mengantar Anak Ke Sekolah

Gambar
Hal yang selalu saya suka di pagi hari sebelum berangkat kerja adalah: MENGANTAR ANAK KE SEKOLAH. Bahkan makin menikmatinya, seringkali saya tunggu-tunggu sejak malam sebelumnya. Saat mengantar mereka adalah waktu yang paling luar biasa untuk bercengkerama, berdekatan (naik motor), memberi nasehat, memarahi atau hal lainnya. Dan saya lihat mereka juga menyukainya. Sehingga sesaat setelah berangkat saya diam saja, anak-anak sudah protes, "Ayo Yah, bicara..." Karena itu dalam kondisi seperti ini, saya tidak mau pakai helm dan menutup muka. Karena selain dekat dan hanya lewat perkampungan, ini akan mengganggu komunikasi dengan mereka. Pagi ini saya akan merindukan hal ini... Karena meski hari ini kalender tidak merah, mereka sejak kemarin sampai Minggu akan libur. Ya, libur 4 hari, baru masuk Senin. Sedangkan saya tetap masuk seperti biasa. Btw, bagaimana dengan anak Anda? Libur atau masuk sekolah?

Memberi Contoh Dengan Membaca

Gambar
Saya barusan dari perpustakaan daerah saat jam istirahat tadi. Yakni untuk mengembalikan buku yang terlambat 5 hari dan meminjam lagi. Jujur sebenarnya banyak alasan bagi saya untuk tidak membaca. Mulai dari tidak ada waktu, sudah capek, tidak ada hubungan dengan pekerjaan dan lain-lain. Tapi saya ingin anak-anak tidak merasa hanya disuruh, tapi kita tidak melakukan. Meski aneh karena kita kan sudah bekerja, menyuruh anak-anak belajar tanpa kita sendiri belajar. Mudah untuk menyuruh atau ngomong saja tanpa memberi contoh. Maka saat saya menyuruh anak-anak belajar, maka saya membaca (nggak belajar lagi, lha wong sudah lulus, hehehe). Dengan begini anak-anak bersemangat belajar. Berbuat baik biasanya berat. Hanya ringan saat mengatakan dan menyuruh-nyuruh. Maka saya membaca saat anak-anak belajar, membuat mereka tidak merasa kita sebagai orang tua hanya mentang-mentang berkuasa dan menyuruh-nyuruh dan ngomong doang. Anda juga membaca kan? Bagaimana menurut Anda?

Rezeki atau Ujian Dari Arah Tak Disangka?

Gambar
Beberapa waktu lalu saya dapat WA yang mengatakan dapat voucher belanja mini market. Awalnya saya abaikan karena takut penipuan. Tapi kok linknya valid. Oleh: Mochamad Yusuf* Ya, voucher itu dari sebuah bank BUMN. Dan websitenya yang direferensi memang website resmi dari bank tersebut. Berarti ini memang bukan penipuan. Sebenarnya masa kedaluwarsa voucher masih lama. Yakni sampai Februari 2022. Tapi daripada kelupaan atau takut kehapus kode vouchernya, saya pakai sekarang. Dan ternyata memang dapat dibelanjakan, meski cukup lama prosesnya di mini market itu. Karena petugasnya sepertinya barusan tahu program itu. Sehingga manager tokonya sampai bilang, "Ini buat belajar kita semua, Pak" sambil terus otak-atik komputernya. Karena kelamaan, saya nunggu sambil duduk-duduk di depan mini market itu. Hehehe. Untung pembelinya tidak banyak. Sepi. Karena jalan depan mini market-nya ditutup karena sedang dicor jalannya. Hal seperti ini seringkali terjadi pada saya. Beberapa waktu lalu,...

Kisah Mengharukan: BAPAK MATI SURI 15 TAHUN BISA SADAR KEMBALI | Dahsyatnya Doa

Gambar
Dalam hidup seseorang bisa saja mengalami hal yang tidak mengenakkan. Kalau bisa dihindarinya. Tapi apa daya sepertinya sudah melekat. Ada yang sudah bekerja matian-matian, tapi masih miskin juga. Ada yang bisnis bertahun-tahun, tak kunjung sukses bahkan tertimpa hutang yang banyak. Ada yang puluhan tahun berharap punya anak. Ada yang sakit sampai bertahun-tahun. Dan masih banyak kesedihan lain. Saat seperti ini timbul putus asa. Kapan Allah membalikkan keadaan ke yang lebih baik ya? Jangan putus asa. Mungkin cara berdoa kita selama ini yang masih salah. Mari kita ikuti kisah singkat yang mengharukan (sekitar 14 menitan), seorang suami dan Bapak yang mati suri karena kecelakaan. Bagaimana istrinya tak putus asa berdoa. Bahkan keajaiban itu datang lewat anaknya yang saat kecelakaan baru berumur 4 tahun. Mungkin kisah ini bisa menimbulkan harapan terhadap kesedihan, kesialan, kemurungan yang dialami sekarang. Melihat bagaimana mereka berdoa sehingga secara ajaib bisa menyadarkan orang ya...

Pengajian Tak Bikin Kenyang?

Gambar
Seorang Islamofobia mengejek Ustadz Hilmi Firdaus (UHF) dengan komentar, "Pengajian nggak bikin kenyang". UHF ini ustadz muda NU yang tetap amar ma'tuf nahi mungkar. Jadi ya banyak yang tak suka, khususnya pada kegiatan nahi mungkarnya. Oleh: Mochamad Yusuf* Ejekan Islamofobia ini mengulang ejekan seorang anggota DPRD Jakarta pada Gubernurnya, "Formula E tak bikin kenyang rakyat." Dia harusnya juga mengejek pemerintah pusat, PON tak bikin kenyang, tuan rumah Asian Games tak bikin kenyang, ikut Olimpiade Tokyo tak bikin kenyang dll. Kembali ke ejekan, 'pengajian tak bikin kenyang'. Sepertinya yang memberi komentar ini bukan muslim. Karena hampir sebagian besar pengajian pasti bikin kenyang perut. Hehehe. Minimal ada snack. Bahkan ada yang sampai nasi. Ini yang membuat kenangan saya kembali ke masa kecil. Yakni saat hari Ahad. Ibu saya setiap 2 pekan selalu datang ke pengajian. Pulang selalu bawa snack yang harusnya dimakan di sana. Tapi dibawa pulang untu...

Menonton Film Bersama Zidan

Gambar
Kata Princess Merida di film animasi "Brave", takdir itu sudah ditentukan. Takdir itu terikat dengan orang-orang lain, seperti benang-benang yang tertenun menjadi kain. Kebanyakan orang pasrah dengan takdirnya. Kebanyakan orang tidak mau tahu takdirnya. Sedikit yang berani mengubah takdirnya, seperti Merida yang mau dijodohkan dengan orang tuanya ini. Tapi tidak sekedar berani mengubah takdir kalau disiapkan pengetahuan dan ketrampilan. Dan nyali tentu saja! Ini mungkin hikmah yang saya tonton dari film garapan Pixar dan Disney tadi malam. Saya tonton bareng sama Zidan di ruang tunggu dokter gigi. Saya tahu pasti akan menunggu lama dan baru ditangani dokter gigi setelah sangat larut malam. Daripada nunggu sambil ngantuk-ngantuk, lebih baik ditunggu sambil nonton film. Hehehe. Ternyata tidak sampai selesai menontonnya, sudah dipanggil masuk. Jadi dilanjutkan nonton barengnya di rumah. Ternyata setelah selesai, masih belum mengantuk. Mengantisipasi nonton seri James Bond terbar...

Berdoalah untuk Segala Hal

Gambar
Suatu ketika saat S1 ada kuliah tamu yang pembicaranya dari TV swasta. Tentu saja teman-teman bersemangat datang. Apalagi di tahun 93-an kerja di dunia TV terasa glamour. Oleh: Mochamad Yusuf* Yang berbicara adalah tim humasnya. Mereka cantik, berpenampilan menarik dan smart. Sejak awal kita kesengsem saat dijelaskan latar belakang pendidikannya dari luar negeri. Dan makin terpana saat mendengarkan uraian. Juga saat menjawab pertanyaan. Dalam hati saya berdoa semoga bisa bergabung menjadi tim mereka kelak. Lalu di sebuah mata kuliah lain ada kegiatan kunjungan ke perusahaan media massa. Salah satu kunjungannya ya ke stasiun TV tersebut. Berkeliling melihat kantornya, kita kesengsem dengan suasananya, kecanggihan, para SDMnya yang terlihat smart apalagi ada tenaga kerja asingnya. Saat berkeliling dengan rombongan bertemu dengan bekas atasan saat saya jadi wartawan pelajar di SMA. Ternyata beliau kerja di sini. Kami ngobrol sejenak, meski saya harus ketinggalan dari rombongan. Dalam hati...

Kembali Belajar Linux

Gambar
Dulu di tahun 1999 saya sudah belajar Linux. Saat pengantin baru, saya sering sampai berpagi ria hanya ngoprek-ngoprek Linux. Linux bukan seperti sekarang, yang lebih mudah. Juga dukungan hardware ke Linux yang sedikit. Alhasil di minggu pertama saya belajar Linux, selama seminggu penuh saya hanya belajar install Linux. Install Linuxnya mudah. Cepat. Tapi sebagai pemakai GUI Windows, ingin juga bernuansa ala GUI Windows. mencoba beragam GUI seperti Gnome, KDE, XFCE dan lainnya selalu gagal. Selama seminggu penuh, saya coba berbagai cara dan saran dari internet, tapi semuanya gagal. Putus asa, akhirnya saya beli VGA card. Ternyata masalahnya memang di sini. VGA onboard belum didukung LInux, jadi memang susah untuk membuat GUI. Karena setelah VCA card baru, ya mudah saja install GUI. Setelah itu semakin intens menggunakan Linux. Berbagai hal saya praktekkan. Sampai membuat server sendiri di kantor untuk website, email, file sharing dan lainnya. Namun beberapa tahun agak mengendur penggun...

KASUS RAJA - Pemuda Penata Sandal Masjid - MUHASABAH KEJADIAN BURUK | Ceramah Bagus Ustadz MIFTAHUL JINAN

Gambar
Putra Ustadz MIFTAHUL JINAN mengalami kecelakaan saat di pondok. Beliau datang menjenguk. Saat bertemu, sang anak memohon maaf atas kejadian ini. Sang Ustadz menimpalinya dengan pertanyaan, "Hikmah apa yang dapat diambil dari kejadian ini?" Kejadian buruk sudah hampir pernah kita alami. Bukan sekedar kita diminta sabar. Tapi kita harus muhasabah diri. Merenung untuk evaluasi atau introspeksi diri. Hikmah apa yang bisa dijadikan pelajaran untuk ke depan? Ini yang bisa kita pakai saat mendidik anak. Saat anak mengalami hal buruk, misal: dapat nilai jelek, dihukum guru dll, yang lebih penting adalah meminta sang anak untuk mencari pelajaran apa (hikmah) yang dapat dipetik. Jangan hanya sekedar dimarahi saja. Maka dari itu sebenarnya kita membaca ayat-ayat Allah. Ayat Allah yang bukan di Al Qur'an. Tapi di alam. Ini yang dipahami oleh Raja, pemuda yang sempat viral beberapa waktu lalu. Dia selalu menyambut dengan ramah yang datang ke masjid. Ditata sandalnya dan didoakan saat...

Paksakan Diri Berbuat Baik

Gambar
Berbuat baik itu memang berat. Meski sudah berat dilakukan belum tentu hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan. Oleh: Mochamad Yusuf* Seperti saat kita mau tes PTN favorit. Meski sudah belajar keras, belum tentu kita diterima. Tidak apa. Karena Allah tidak menilai berdasar berhasil tidaknya. Tapi Allah telah menilai berdasar apa yang sudah kita lakukan. Tidak hanya masalah belajar, berbuat baik yang lain juga demikian. Seperti berdakwah. Menyampaikan amar ma'ruf nahi mungkar. Alih-alih berterima kasih atas nasehat yang kita berikan, bisa jadi yang ada malah caci maki buat kita. Tentu Allah sudah menilai kegiatan yang kita lakukan. Bukan pada berhasil tidaknya dakwah kita. Maka sebenarnya hidup di dunia ini tak mungkin sulit. Mudah saja. Berbuat baiklah. Dan itu Allah sudah membalasNya. Entah di dunia atau akhirat. Hasil baik yang kita harapkan adalah bonus buat kita. Bagaimana menurut Anda? ~~~ *Mochamad Yusuf dapat ditemui di http://www.enerlife.id

SIKAP KERAS NABI pada Orang yang Beribadah pada Allah di KUBURAN ORANG ALIM | Ceramah Bagus Ustadz NADJIH IHSAN

Gambar
Di agama apapun orang-orang senang dan hormat pada orang alim. Sayangnya kadang berlebihan. Jadi setelah si alim meninggal, dibangunlah tempat ibadah dan dibuat patung-patung di dalamnya. Terlihat sepertinya benar dengan memberikan penghormatan seperti itu. Tapi Rasulullah sangat melaknat hal demikian. Bahkan menganggap orang yang membangunnya sebagai makhluk yang paling buruk. Dari 'Aisyah Radhiyallahu anhuma bahwa Ummu Habibah dan Ummu Salamah Radhiyallahu anhuma menceritakan kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tentang gereja dengan rupaka-rupaka yang ada di dalamnya yang dilihatnya di negeri Habasyah (Ethiopia). Maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Mereka itu adalah suatu kaum, apabila ada orang yang shalih atau seorang hamba yang shalih meninggal di antara mereka, mereka bangun di atas kuburannya sebuah tempat ibadah dan mereka buat di dalam tempat itu rupaka-rupaka. Mereka itulah makhluk yang paling buruk di hadapan Allah pada hari Kiamat....

MENJADI PAHALAWAN SEJATI Dengan Al Qur'an | Ceramah Bagus Ustadz Prof ROEM ROWI

Gambar
Beberapa waktu lalu kita memperingati Hari Pahlawan. Menurut Buya Hamka, kata pahlawan itu berasal dari kata pahala-wan. Yakni mereka yang mendedikasikan hidupnya untuk mencari pahala. Maka mereka sudah pasti ikhlas, karena yang dicari hanya karunia dan rahmat dari Allah. Inilah yang harus dikumpulkan oleh setiap manusia dalam hidupnya. Yakni karunia dan rahmat. NIlainya sungguh luar biasa. Melebihi harta, kekuasaan, popularitas, keturunan dan lainnya. "Katakanlah (Muhammad), "Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaknya dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan."" QS 10:58 Dan untuk mendapatkan karunia Allah dan rahmat-Nya itu sangat mudah. Sayangnya manusia mengabaikannya. Padahal sudah dijelaskan di ayat sebelumnya. QS 10:57 Apakah itu? Bagaimana cara menjadi pahalawan? Mari simak kajian yang diutarakan dengan apik oleh Ustadz Prof Dr. ROEM ROWI MA, guru besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya lulusan Gontor yan...

Kenapa Harus Galau, Nih Resepnya...

Gambar
Kemarin sesuai shalat Subuh di masjid, kita menyimak bareng Al Qur'an. Kala itu kita simak surat Al Baqarah ayat 62. Ternyata di sini resepnya agar kita tidak mudah bersedih hati dan takut. Dunia memang penuh ketidak pastian, sehingga menimbulkan ketakutan, kekhawatiran dan kesedihan. Misal: apakah saya masih bisa makan besok? Bagaimana sekolah anakku kelak? Apakah mereka bisa sekolah sesuai yang dicitakan? Bagaimana pekerjaan mereka? Dan sebagainya. "Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati." QS Baqarah: 62 Tadi malam saya sempat mendiskusikannya dengan tetangga yang cukup dalam agamanya saat takziyah ke tetangga yang meninggal. Sambil menunggu mayat diberangkatkan untuk dimakamkan, kita berdiskus...

DAHSYATNYA DAMPAK UCAPAN ALHAMDULILLAH | Ceramah Bagus Ustadz Assoc Prof ACHMAD ZUHDI

Gambar
Banyak ibadah yang kelihatan sepele tapi dahsyat di mata Allah. Ibadah yang cukup ringan dilakukan tapi dampaknya dahsyat di timbangan amal kelak. Salah satunya adalah mengucap hamdallah. 'Alhamdulillahi rabbil allamiiin'. Dari Jabir bin Abdillah RA, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Dzikir yang paling utama adalah 'Laa ilaaha illallah' dan doa yang paling utama adalah 'Alhamdulillah'." (Hadits hasan diriwayatkan oleh Tirmidzi). Padahal doa adalah senjatanya kaum muslim untuk bisa hidup bahagia dunia akhirat. Bahkan dengan sering mengucapkannya, Allah malah menambah nikmat pada kita. Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat." QS 14:7 Setidaknya ada 9 keutamaan membaca Hamdallah. Salah satunya dapat memenuhi timbangan amal kita kelak. Yang l...

Anak Yang Baik Hati

Gambar
Minggu kemarin saya melayat ke tetangga kampung dulu. Sekarang tinggal di perumahan dosen ITS. Saya memang pernah ke sana. Tapi sekali. Karena awalnya tidak ada rencana, maka tidak cukup persiapan seperti memperoleh alamat lengkapnya. Namun saat di sana jadi bingung. Ternyata tidak seperti yang saya bayangkan dulu. Putar-putar bingung tidak ada orang yang bisa ditanya, akhirnya pasrah bertanya pada anak-anak kecil yang sedang bermain. Tidak berharap banyak sebenarnya pada mereka. Namun yang mengejutkan, saat ditanya ada seorang anak bilang dia tahu. Dia sedang bermain di atas poskamling. Dia berupaya turun. Saya cukup lama menunggunya turun dan memberi petunjuk. Ternyata dia terus turun ke jalan, mencari sandal dan menaiki sepeda. Ya Allah, ternyata dia tidak memberi petunjuk tapi malah mengantarkan saya. Saya sampai terharu, anaknya siapa ini. Apalagi kemudian rantainya sampai lepas (loss). Dan dia masih memaksa mengayuh sepeda dengan kakinya. Luar biasa! Dia menolong secara total. Sa...

Berpikir dan Bertindak Seperti Bapak

Gambar
Zidan bersama kakek dan neneknya saat berkunjung ke rumah (ref: dok. pribadi) Kadang saya berpikir, berapa usia Bapak dulu saat memiliki anak (saya berarti) dengan umur se-Zidan sekarang. Atau berapa usia saya dulu saat Bapak dulu seumuran dengan saya sekarang. Kenapa saya berpikir dan berhitung demikian. Karena saya berpikir, apa yang sudah dilakukan Bapak saat mengalami kejadian yang saat saya alami sekarang. Misal: Zidan sekarang sudah kelas 2 SMP. Bagaimana dulu Ayah berpikir dan bertindak saat saya kelas 2 SMP juga dulu. Apa yang dilakukan. Apa yang diputuskan. Karena saya ingin hal itu jadi referensi, apa yang bisa saya putuskan dan lakukan saya sekarang. Siapa tahu, saat saya tidak tahu bagaimana mengambil keputusan sekarang, bisa berkaca dengan keputusan Bapak dulu, supaya hasilnya tidak meleset atau salah. Ya, zaman memang berubah. Tapi minimal saya punya referensi atau pegangan. Apalagi ABG atau remaja sekarang tantangannya berbeda dengan ABG dulu. Lebih berat tentunya. Sepe...

Perasaan Tentara Anak dan Tuntutan Terhadap Pastur

Gambar
Pagi tadi menyaksikan film 'Beasts of No Nation'. Film yang mengisahkan tentara anak-anak di benua Afrika sana. Sebuah film yang banyak meraih banyak penghargaan. Film yang menggambarkan susahnya kehidupan di sana. Dan itu adalah sekarang. Bukan dulu. Jadi bersyukur, karena negara kita aman dan damai. Apalagi sejak tahun 1949 praktis kita tidak ada perang yang mengangkat senjata. Rakyat senang dan damai. Paling cuma gontok-gontokan saja. Hehehe. Berikutnya saya lanjutkan dengan menonton film 'Spotlight'. Film yang mengisahkan sebuah tim kecil surat kabar yang mengungkap skandal gereja atas banyak pasturnya yang melakukan pencabulan pada anak kecil di kota Boston. Bersyukur, masih ada waktu untuk mengambil banyak hikmah dari semua ini... Tidak perlu ke Afrika dan Amerika untuk mengetahui hal ini. Hehehe.

Lebih Cepat Beruban Karena Minyak Rambut Salah?

Gambar
Kemarin saya bertemu dengan seorang teman. Sebenarnya kita sering bertemu. Namun sudah hampir 3-5 bulan kita tidak bertemu. Setelah berpisah dengannya, teman lain yang bertemu juga dengannya tadi bertanya pada saya, "Berapa umurnya dia, Mas?" Menimbang dia kira-kira 2-3 tahun selulus kuliah, mungkin sekitar 25-27 tahun. "Kenapa?" tanya saya. "Nggak, kok sudah beruban. Padahal terakhir belum beruban," jawabnya. Betul. Waktu kita ngobrol, saya agak terkejut ketika melihat rambutnya sudah mulai tumbuh uban. Padahal seingat saya, terakhir belum beruban. Itu sekitar 3-5 bulan lalu. Kok cepat sekali berubah? Saya jadi teringat saat sekolah SMP dulu. Seorang teman mewanti-wanti agar tidak menggunakan minyak rambut modern seperti Brisk, Brylcream dll. "Kenapa?" tanya saya. "Supaya nggak cepat ubanan," jawabnya. Saya tertawa mendengar pernyataan yang tidak ilmiah ini. "Lalu pakai apa dong?" tanya saya lagi. "Ya, pakai minyak ramb...

Ketukan Tengah Malam di Hotel

Gambar
Jumat malam saya diundang seorang teman bertemu di sebuah hotel di Surabaya. Dia dulu teman kantor yang sekarang kerja di sebuah BUMN di luar pulau Jawa. Ternyata dia juga mengundang saudaranya yang ternyata pernah menjadi anggota DPRD beberapa periode silam. Dan saudaranya itu mengajaknya makan di luar hotel. Di sebuah restoran top dekat sebuah PTN terkenal yang banyak dikunjungi anak muda, kita mengobrol banyak hal. Salah satunya 'ketukan tengah malam di kamar hotel kita'. Saya heran dengan adanya ketukan tengah malam yang menawarkan 'selimut hidup'. Belasan tahun dengan pengalaman pernah menginap di berbagai hotel, saya tidak pernah dapat ketukan tengah malam ini. Teman saya yang kerja di BUMN ini demikian juga tidak pernah dapat, meski temannya di kamar lain pernah juga dketuki. Saudara teman yang mantan anggota DPRD ini membenarkan adanya fenomena ini. Dan itu katanya hal yang wajar. Bahkan ada beberapa hotel yang 'servicenya lebih seram' lagi. Waduch.. Apa...

Deja Vu adalah Mimpi?

Gambar
Sejak Nabi Muhammad SAW wafat, maka tidak ada lagi Nabi dan Rasul yang dihadirkan ke dunia. Namun menurut sabda Nabi SAW, tanda kenabian yang tersisa yang masih dirasakan sampai akhir jaman adalah mimpi baik. Saat nonton film ‘X-Men Days of Future Past (2014)’, sekali lagi membahas masalah waktu, yakni berpindah waktu entah ke depan atau ke belakang. Tapi di film ini membahas melompat waktu ke belakang. Kata salah satu tokoh di situ, pindahnya waktu ini seperti mimpi. Kita kadang pernah mengalami sebuah kejadian, di mana kita merasa pernah mengalami kejadian itu. Padahal Anda yakin hal itu baru pertama kali mengalaminya. Misal: Anda liburan ke Australia. Saat duduk di pinggir sungai dekat Opera House, Anda seperti pernah mengalami hal ini. Padahal Anda baru pertama kali ke Australia. Fenomena ini sering dinamakan Deja Vu. Entah, apa yang membuat Anda pernah mengalami hal ini. Mungkin itu terjadi di mimpi baik Anda. Anda diberi segmen/potongan-potongan kejadian peristiwa yang akan Anda ...

DO Karena Tidak Punya Uang Atau Tidak Punya Teman?

Gambar
Beberapa waktu lalu bertemu dengan teman kuliah. Dia tidak seprodi ataupun sefakultas dengan saya. Namun akrab dan berteman sejak awal kuliah, yakni saat Penataran P4. Ternyata dia hampir DO (Drop Out), karena saat mengerjakan skripsi tidak memiliki uang. Maka dia meminjam uang pada teman kuliahnya. Mendengar ceritanya ini saya mengingat beberapa teman yang juga DO karena tidak punya uang. Tapi saya ingat, lebih banyak teman yang DO karena tidak bisa menyelesaikan skripsinya. Mereka mampu secara keuangan, tapi tidak bisa menyelesaikan skripsi sampai batas waktu yang telah ditentukan. Jadi sebenarnya hambatan terbesar menyelesaikan kuliah bukan tidak punya biaya. Tapi kemampuan menyelesaikan skripsi. Kalau ditelaah lebih lanjut, kenapa tidak sampai menyelesaikan? Apa yang susah dengan menulis skripsi? Lalu saya teringat seorang teman yang juga hampir DO karena skripsinya tidak kelar-kelar. Atau lebih tepatnya tidak mau menyelesaikannya. Saya tahu teman ini tidak mau terbuka atau katakan...

Bercerita Apa Yang Sudah Dilakukan dan Dicapai

Gambar
Seandainya Anda diundang sekolah Anda untuk bercerita di depan siswa-siswa sekarang. Lalu diminta bercerita tentang apa Anda sudah lakukan dan capai, apakah Anda bersedia dan bangga melakukannya? Di depan adik-adik kelas Anda? Pertanyaan ini timbul di benak saya saat saya menyaksikan film "Any Questions for Ben" Ahad kemarin. Ben karena dianggap menonjol karirnya oleh sekolah, maka diundang bicara di depan siswa-siswa sekolah (adik kelasnya) tentang masalah karir dan kesuksesan. Namun seteleh bercerita, tidak ada yang tertarik dan mau bertanya kepada Ben. Sebaliknya beberapa teman yang juga diundang banyak diberi pertanyaan siswa. Hal ini menimbulkan renungan dalam dirinya. Apakah pekerjaan yang dianggap sukses (gaji tinggi, bisa pacaran dengan para model, liburan kemana-mana, dll) menimbulkan apresiasi/penghargaan, penghormatan dari orang lain? Sebenarnya kita nantinya juga akan melakukan hal ini. Suka atau tidak suka. Yakni saat di hari pembalasan. Kita diundang ke depan u...

Ikut Shalat Jamaah Dhuhur Berqunut

Gambar
Suatu saat saya ada di Lamongan menghadiri resepsi pernikahan teman kantor. Tepatnya di desa Turi Kecamatan Turi. Yakni di lingkungan pondok pesantren SPMA. Saat adzan berkumandang, saya ikut shalat jamaah di lingkungan pondok pesantrennya. Lokasinya asri dan jamaahnya penuh, khususnya dari santri. Saat rakaat terakhir, sang Imam memanjatkan doa qunut. Saya cukup kaget mendengarnya. Karena biasanya qunut ada di shalat Subuh. Ini dilakukan di shalat Dhuhur. Ini pengalaman pertama saya shalat Dhuhur berqunut. Selesai shalat, mungkin karena tahu banyak tamu dari luar lingkungan pesantren, dia menjelaskan mengapa dia melakukan shalat berqunut. Kata beliau, dia prihatin dengan kondisi perpolitikan di Indonesia. Dengan qunut berharap Indonesia tetap damai. Tidak seperti Libya atau Suriah. Padahal kondisi Indonesia lebih heterogen. Niatnya sungguh baik sekali Semoga doa kita terkabul. Aamiiin.

Cari Pahala Dengan Cara Ringan

Gambar
Kemarin sungguh banyak berita sedih yang saya terima. Pagi-pagi ada tepon dari sepupu yang mengabarkan ibunya meninggal dunia (berarti tante saya). Berita mengejutkan ini menambah kejutan berita sebelumnya yang saya terima yakni Agung Tri Darma, teman KKN anak Anthropologi, meninggal dunia di hari Minggu lalu. Tidak sampai lama, beberapa jam kemudian, sepupu lain telpon bahwa keponakannya (berarti cucu saya) meninggal dunia. Komplit. Oleh: Mochamad Yusuf" Campur aduk perasaan ini, siangnya ada telpon dari dr Roy Antariksa, teman karib saya sejak di SMA. Kali ini saya sudah takut menerima telpon darinya. Tapi apa yang dikabarkan beda. Dia memberitahu bahwa dia menemukan buku hadiah pemberian saya dulu. Saya tidak percaya pernah memberi hadiah itu. Tapi di sampulnya memang ada kata-kata demikian, kata teman saya ini. Dan sekarang mau dihadiahkan ke anaknya yang mau kuliah di Malang. Berita bak air sejuk saat kekeringan. Segar banget... Alhamdulillah. Telpon dari Roy sepertinya mengi...

RESIKO DAHSYAT Jadikan Orang Kafir Sebagai Pemimpin Kita | Ceramah Bagus Ustadz Prof ROEM ROWI

Gambar
Di awal kajian Ustadz Prof Roem Rowi, pakar Al Qur'an, segan mengangkat tema ini. Karena disangka radikal-radikul. Namun di media sosial banyak berseliweran tentang terjemahan 'awliya' di Al Qur'an. Bahkan salah satu seliweran itu mengatakan Al Qur'an yang terjemahannya sebagai 'teman setia', Al Qur'an itu dikatakan palsu. "Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai teman setia(mu); mereka satu sama lain saling melindungi. Barang siapa di antara kamu yang menjadikan mereka teman setia, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka." QS 5:51 Namun tugas sebagai muslim, hanyalah menyampaikan. Bukan tugasnya kita menjadikan orang beriman. "Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang di bumi seluruhnya. Tetapi apakah kamu (hendak) memaksa manusia agar mereka menjadi orang-orang yang beriman?" QS 10:99 Kata 'awliya' yang dalam bahasa Indonesia menjadi wali. Orang yang ...

Kesuksesan Perbuatan Dunia & Akhirat TERGANTUNG NIATNYA! | Ceramah Bagus Ustadz AHMAD JUFRI UBAID

Gambar
Imam Nawawi lahir pada Muharram tahun 631 H di Nawa, sebuah kampung di daerah Dimasyq (Damascus) yang sekarang merupakan ibukota Suriah. Bernama lengkap Yahya bin Syaraf bin Hasan bin Husain An-Nawawi Ad-Dimasyqiy, Abu Zakaria. Imam Nawawi meninggalkan banyak sekali karya ilmiah yang terkenal. Jumlahnya sekitar empat puluh kitab. Salah satunya adalah Hadits Pilihan Arba'in Nawawi. Berisi pilihan 40+2 hadits utama shahih yang sangat penting dipahami, dihafalkan dan dilakukan oleh seorang muslim. Hadits nomor ke-1 terkait niat. Dari Amirul Mukminin, Abu Hafs Umar bin Khathab ra, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya perbuatan itu bergantung pada niat. Setiap orang memperoleh sesuai dengan apa yang diniatkannya. Orang-orang yang hijrahnya karena Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya menuju Allah dan rasul-Nya. Sementara orang-orang yang hijrahnya karena dunia yang ingin diraihnya atau perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada ap...