Postingan

Menampilkan postingan dengan label huawei

FEATURES

Review Jujur: Lenovo A369i (1) Mencari Ponsel Murah Tapi Kencang

Gambar
Tablet PC Huawei Ideos S7 Slim Saat ini saya masih belum menemukan tipe tablet PC yang sesuai dengan persyaratan saya ini. Yang ada hampir memenuhi seperti tablet PC Lenovo A3000. Saya suka dengan spesifikasinya, sayangnya desainnya kurang keren. Lainnya ada Tablet PC Huawei Mediapad Vogue. Sayangnya dia hanya single SIM. Seperti juga Asus Fonepad. Oleh: Mochamad Yusuf* Bangun tidur saat hari ulang tahun kemarin, saya diberi 2 'hadiah' mengejutkan. Pertama, tiba-tiba ada tagihan sebesar hampir 1 juta ke kartu kredit saya. Kedua, tablet PC saya tiba-tiba ngadat. Tentu saja 2 'hadiah' ini bukanlah hadiah yang saya harap. Bukan hadiah yang menyenangkan. Tablet PC yang saya gunakan itu adalah Huawei S7 Slim (201u). Tablet PC ini dapat digunakan untuk telpon dan SMS. Selama setahun saya menggunakannya sebagai alat komunikasi. Ini bak ponsel bagi saya. Saya puas dengan kinerja dan harganya tentu saja. Saya beli waktu itu di toko online saat ada promo sebesar 1,4 juta. Saya ...

Which You Need To Buy: Local or Global Brand Mobile Phone?

Gambar
(ref: sxc.hu) Interestingly the local brand mobile phone with the same specs with a global brand, the price could be cheaper. It is sring into indecision Indonesian consumers to buy: local or global brands. Moreover, they often added a variety of bonuses such as 'flipcover', 'screen protector', 'powerbank' and others. Oleh: Mochamad Yusuf* Saat ini sudah tidak perlu diperdebatkan lagi, apakah perlu memiliki ponsel atau tidak. Karena jelas, ponsel diperlukan sebagai alat komunikasi. Lalu lintas yang macet dan semakin jauhnya jarak, maka komunikasi yang murah dan efisien saat ini adalah lewat ponsel. Jadi siapapun sekarang ini kalau ditanya pasti butuh ponsel. Apalagi sekarang ponsel yang dijual beragam harganya. Mulai dari murah sampai mahal. Maka segala lapisan masyarakat akan terjangkau dengan harga ponsel yang dijual. Mulai dari murah, medium, mahal sampai premium, ada. Anda tinggal tunjuk. Ponsel mahal biasanya adalah merk global. Merk global adalah merk ya...

Sejarah Kepemilikan HP Saya

Gambar
Saya termasuk generasi telat pakai HP. Hehehe. Karena waktu sekolah bahkan kuliah HP belum dijual secara luas. Hanya 'pager' yakni saat kuliah di tingkat terakhir. HP baru muncul saat saya sudah kerja. Tapi karena mahal dan model pasca bayar, saya belum mau beli. Baru nanti setelah pindah kerja dari perusahaan pertama saya membeli HP. Itu terjadi di tahun 1999. Oleh: Mochamad Yusuf* Jadi kalau dirunut, maka kepemilikan HP saya seperti di bawah ini. 1. Nokia 8110 Nokia ini dikenal sebagai Nokia Pisang, karena bentuknya melengkung seperti pisang. Memang kalau dipakai pas mengikuti lekuk wajah. HP ini muncul di film Matrix 1. Saya beli di tahun 1999 dalam kondisi bekas. Masih belum mampu beli baru. Hehehe. Karena bekas, maka sudah nggak mulus lagi, sehingga tidak lama kemudian saya jual. Beli bekas ini adalah pertama dan terakhir saya lakukan. Sejak kejadian ini saya kapok beli bekas. Hehehe. 2. Nokia 5110 Lalu saya memberanikan beli baru yakni Nokia 5110. Nokia ini dikenal seba...

Kenapa Saya Pilih Shakira Sebagai Pendamping

Gambar
Karena itu saya memulai pencarian ponsel berAndroid dengan harga maksimal 1,5 jt. Itu pun ditambah persyaratan harus merk global. Artinya perusahaan pembuat desainnya itu ada di negara lain. Oleh: Mochamad Yusuf * Saat saya harus beli ponsel baru, saya putuskan mencoba ponsel ber-OS Android. Ini terjadi ketika ponsel Nokia saya rusak dan saat dicoba diperbaiki, biayanya sangat besar. Maka saya putuskan dijual dan membeli yang baru. Sekarang yang jadi masalah, tipe ponsel apa yang harus saya beli? Karena budget yang saya sediakan maksimal Rp 1.500.000. Ya, memang sejak pertama kali memiliki ponsel saya mematok maksimal budget untuk beli ponsel adalah Rp 1.500.000. Bukannya tak bisa beli di atas harga itu. Tapi saya 'tak tega' mengeluarkan uang di atas itu hanya untuk ponsel. Meski ponsel yang saya beli selama ini selalu saya optimalkan dengan berbagai fungsinya, saya merasa sayang mengeluarkan banyak uang untuk membeli ponsel. Beberapa alasan saya tak mematok anggaran besar untu...

Kenapa Saya Pilih Shakira Sebagai Pendamping

Gambar
Karena itu saya memulai pencarian ponsel berAndroid dengan harga maksimal 1,5 jt. Itu pun ditambah persyaratan harus merk global. Artinya perusahaan pembuat desainnya itu ada di negara lain. Oleh: Mochamad Yusuf * Saat saya harus beli ponsel baru, saya putuskan mencoba ponsel ber-OS Android. Ini terjadi ketika ponsel Nokia saya rusak dan saat dicoba diperbaiki, biayanya sangat besar. Maka saya putuskan dijual dan membeli yang baru. Sekarang yang jadi masalah, tipe ponsel apa yang harus saya beli? Karena budget yang saya sediakan maksimal Rp 1.500.000. Ya, memang sejak pertama kali memiliki ponsel saya mematok maksimal budget untuk beli ponsel adalah Rp 1.500.000. Bukannya tak bisa beli di atas harga itu. Tapi saya 'tak tega' mengeluarkan uang di atas itu hanya untuk ponsel. Meski ponsel yang saya beli selama ini selalu saya optimalkan dengan berbagai fungsinya, saya merasa sayang mengeluarkan banyak uang untuk membeli ponsel. Beberapa alasan saya tak mematok anggaran besar untu...