Postingan

Menampilkan postingan dengan label resigned

FEATURES

Saat Jenuh Bekerja di Usia 30-40 Tahunan

Gambar
Anton termangu. Laptop didepannya lama ditatap, namun sepertinya dia tidak menangkap apa yang ada di monitor. Pikirannya menerawang. Hal ini terjadi setelah karyawan berumur 40 tahun ini selesai mengikuti rapat koordinasi di kantor. Di masa kerjanya yang 15 tahun itu, rapat seperti ini sudah sekian ratus kali yang dia ikuti dan pimpin. Ada kejenuhan di hatinya. Beberapa minggu terakhir dia seperti kehilangan motivasi. Suatu hal yang tidak biasa. Karena Anton terkenal dengan kinerjanya yang baik. Beberapa kali dia meraih penghargaan sebagai karyawan teladan di perusahan tersebut. Dia seperti bingung dengan bagaimana dan apa yang harus dilakukan. Bukan masalah pekerjaan, karena dia memang sangat kompeten di bidangnya. Tapi dia seperti mempertanyakan hidupnya. Apakah sudah benar? Apakah ini tujuan hidupnya? Menurut Roger Gould , psikiater Amerika dan pemerhati perkembangan psikologi dewasa, apa yang dialami oleh Anton adalah hal yang wajar. Anton memasuki periode apa yang dinamakan sebaga...

Tips Menerima Kritik dari Si Bos

Gambar
Bekerja tidak mungkin tanpa bersentuhan dengan bos. Dia akan mengajari kita, membimbing dan memberi masukan agar kita bekerja lebih baik. Namun di lain kesempatan si Bos bisa saja mengkritik atau memarahi. Lalu apa sikap Anda bila menerima yang terakhir? Menurut BJ Gallagher , konsultan karier dan penulis  ”It’s Never Too Late to Be What You Might Have Been” , sikap pertama yang seringkali dilakukan seorang karyawan bila menerima kritikan dari si Bos adalah melindungi diri. Seakan karyawan menunjukkan dirinya tidak bersalah, bahkan menyalahkan si Bos dan menunjukkan seberapa keras kerjanya. Apakah sikap Anda seperti apa yang disinyalir oleh Gallagher di atas? Kalau demikian, waktunya untuk berubah. Wajar memang ketika mendapat kritikan si Bos, Anda menjadi terluka. Tapi dengan mempertahankan diri, Anda terlihat tidak kooperatif. Ujungnya si Bos malah lebih marah lagi dan Anda tidak mendapatkan apa-apa. Apa Anda ingin hubungan dengan si Bos memburuk? Tidak kan? Karena itu saat menerima...

Mengubah Suasana Kantor Menyebalkan Jadi Menyenangkan

Gambar
Tidak ada yang sempurna, begitu pepatah bilang. Termasuk juga tempat bekerja kita. Di tempat kerja yang diidamkan seperti Google sekalipun, bagi beberapa orang juga tidak menyenangkan. Masalahnya memang bukan pada tempat kerja, tetapi pada sikap kita. Memang tetap ada tempat kerja yang menyebalkan. Tapi bila dia keluar dari tempat kerja yang menyebalkan itu ke tempat baru, dia tetap merasa tempat kerjanya tidak menyenangkan. Padahal tempat kerja barunya lebih baik. Perbedaan mereka yang sukses atau tidak di tempat kerja, adalah mereka yang sukses mampu mengubah tempat kerja yang menyebalkan menjadi menyenangkan. Berikut tips yang bisa dijalankan untuk mengubah tempat kerja yang tidak menyenangkan menjadi sebuah peluang yang menyenangkan. Ambil sisi positif dan menguntungkan bagi Anda Pekerjaan apapun sekalipun menyebalkan pasti memberikan sesuatu yang penting dan berharga yakni pengalaman. Pengalaman ini sangat berguna bagi Anda saat melamar ke perusahaan lain di masa mendatang. ...

Stres Bikin Sehat dan Awet Muda

Gambar
“Stres aku,” kata Sherly (nama samaran, 25 tahun), “Atasanku itu cerewet banget. Ingin rasanya pindah kerja.” Lho-lho kok sampai segitunya? Tentu saja tidak ada yang tak mengalami masalah dalam bekerja. Sehingga harusnya stres termasuk bagian dari bekerja. Jadi bekerja ya pasti stres. Namun memang kita bisa meminimalkan stres, dengan berbagai tips yang bisa dilakukan. Tapi jangan salah, stres ternyata berguna juga. Bahkan stres dapat mengurangi risiko terkena diabetes, penyakit jantung, kanker, dan Alzheimer. Bahkan stres juga bisa memperpanjang umur. “Stres itu ada 2 tipe,” kata Edward Calabrese, PhD , ahli toksikologi di University of Massachusetts di Amherst , “Yang pertama stres singkat dan terkontrol. Yang kedua adalah stres kronis dan tidak terkontrol.” Yang tidak baik adalah stres kedua, seperti terjebak dalam pernikahan tidak bahagia atau hidup bersama dengan orang yang tidak menyenangkan. Sebaliknya stres karena terjebak kemacetan atau saat mau maju presentasi malah memberi d...

Cara Mengundurkan Diri Yang Baik

Gambar
Pepatah bilang, “Datang tampak muka, pulang tampak punggung.” Demikian juga saat Anda harus meninggalkan perusahaan untuk berkarier di perusahaan lain. Saat Anda datang, Anda memperkenalkan diri, harusnya saat keluar juga harus berpamitan. Apapun alasan Anda keluar dari perusahaan, harusnya Anda keluar dengan baik-baik. Hubungan dengan teman dan atasan harus tetap terjaga dengan baik. Anda tidak tahu masa depan, yang bisa saja Anda mungkin harus kembali lagi di perusahaan lama. Bila Anda keluarnya dengan baik-baik, maka tidak masalah nantinya bila bertemu dengan teman atau atasan, bahkan berkunjung ke perusahaan lama. Lalu bagaimana cara mengundurkan diri yang baik?  Yang harus dilakukan: Ketahui aturan perusahaan Setiap perusahaan memiliki aturan sendiri untuk masalah resigned , pengunduran diri ini. Seperti pengajuan lewat surat terlebih dahulu, jeda maksimal antara pengajuan dan waktunya keluar dari perusahaan. Utarakan secara langsung Sebaiknya pengajuan diri disampaika...

Inikah Saatnya Anda Resigned?

Gambar
Ketika Anda bangun tidur di pagi, sambil menggeliat tiba-tiba Anda merasa malas bangkit dari ranjang tidur. Tiba-tiba Anda jadi tidak bersemangat. Anda seret tubuh secara paksa untuk mengikuti ritual pagi yang nantinya ditutup dengan berangkat kerja ke kantor. Bila Anda sudah memiliki perasaan seperti di atas, bersiaplah mencari kantor baru. Karena perasaan malas berangkat kerja itu adalah indikator Anda tidak bersemangat berangkat kerja. Anda mengalami frustasi! Itu terjadi karena Anda merasa terjebak pada pekerjaan yang tidak disukai. Tidak hanya menyebabkan frustasi, tapi juga mengakibatkan kemandekan pertumbuhan kehidupan profesional Anda. Tapi tunggu dulu, apakah memang betul karena hal itu? Apa bukan karena sedang berselisih dengan teman kerja atau lesu habis dimarahi bos? Karena kalau disebabkan ini, masih bisa dicarikan jalan keluar tanpa harus resigned (mengundurkan diri). Oke, kita simak ciri-ciri berikut ini untuk melihat apakah sudah waktunya Anda pindah kantor. Perus...