Saya tercenung dengan hal ini. Sebuah rahasia rejeki yang mudah. Namun terlalu sederhananya sering kita mengabaikannya. Malah sering kali kita menolaknya. Jangan sampai kita seperti Malin Kundang. Oleh: Mochamad Yusuf * Suatu waktu saya berkunjung ke seorang teman yang baru saya kenal. Dia seorang pengusaha percetakan. Namun juga memiliki beberapa bisnis kecil-kecilan, seperti warung bakso, dan kedai-kedai franchise di depan toko serba ada modern yang sekarang ramai bertebaran. Saya lihat ada 2 mobil yang bertengger di garasinya. Satu mini MPV baru yang banyak dipakai banyak orang. Lalu ada sedan yang agak lama. Rumahnya bagus bertingkat. Melihat perabot di dalamnya, saya tebak memang dia sudah sukses. Dia dulu sebenarnya bukan pengusaha. Karyawan juga, ikut orang. Sejak lulus kuliah, dia bekerja berganti-ganti perusahaan. Tapi dari itu semua ada kesamaan: dia menjadi sales. Bahkan di beberapa perusahaan dia bekerja sebagai sales canvasser. Sales yang membawa mobil mengangkut produk. B...