Postingan

Menampilkan postingan dengan label review smartfren andromax c

FEATURES

Pernik Ramadhan 2013 (14): Review Jujur Andromax C (2): Ponsel Bagus Dengan Harga Murah

Gambar
(ref: smartfren.com/ina/andromax-c) Alasan saya beli ponsel ini karena adanya fitur ini: dual mode. Ada CDMA, yakni hanya Smartfren dan GSM. Kalau tidak dual mode, saya tidak akan meliriknya. Karena pengalaman saya cakupan Smartfren tidak cukup luas. Kalau dibawa mudik, bisa-bisa hanya buat main game saja. Juga di rumah saya cakupan Smartfren hanya 2000 1x. Masih lemot. Oleh: Mochamad Yusuf * Setelah menggunakan beberapa hari, saya bisa sedikit menuliskan review. Ya, sedikit review karena harusnya lebih lama supaya lebih jujur mereviewnya. Hehehe. PERAWAKAN FISIK Warna yang ada hanya hitam. Saat saya tanyakan warna putih, CS Smartfren menjawab bahwa semua Andromax C warnanya putih. Impresi yang saya rasakan pertama melihat adalah keren. Meski tidak kelihatan mahal atau premium. Yang jelas tidak murahan. Bentuknya membulat dengan list chrom di tepi. Dan yang saya suka belakangnya kesat seperti karet. Jadi tidak licin kalau dipegang. Di atas ada port 3,5 inci speaker. Di sisi kanan, ka...

Pernik Ramadhan 2013 (13): Review Jujur Andromax C (1): Susahnya Mendapatkan Ponsel Ini

Gambar
(ref: smartfren.com/ina/andromax-c) Akhirnya hari Minggu kemarin, 28 Juli, saya berangkat ke Plaza Marina. Plaza Marina ini pusat penjualan kedua terbesar di Surabaya setelah WTC. Saya pilih plaza Marina karena dekat rumah. Akhirnya setelah sampai di sana, langsung memburu Andromax C ini. Dari stan ke stan, dari lantai ke lantai saya tanyakan. Namun tidak ada ponsel ini. Hanya 1 stan yang menjual. Tapi harganya Rp 750.000. Oleh: Mochamad Yusuf * Hehehe, judulnya bombastis. Betul, karena saya review ponsel saya sendiri. Biasanya reviewer yang ada di majalah/tabloid menggunakan ponsel pinjaman, sehingga hasilnya agak netral. Takut kalau mereview jujur berarti kadang harus negatif, takut tidak dipinjami ponsel lagi. Hehehe. Apalagi reviewer bukan menggunakan ponsel yang direview sebagai ponsel uatamanya. Saya yakin dia memiliki ponsel sendiri. Ponsel yang direview hanya dites saja. Padahal perlakuan tes bisa berbeda perlakukan sebenarnya. Maka review ini saya usahakan jujur. Wong ponsel ...