Postingan

Menampilkan postingan dengan label buku favorit sepanjang masa

FEATURES

Mengukur Kesuksesan Pameran Buku

Gambar
Dalam kurun sebulan terakhir, Surabaya diguyur 2 pameran buku besar. Penyelenggaranya 2 grup besar media Indonesia, bertempat di markasnya masing-masing. Mana yang lebih sukses & memuaskan pengunjung? Oleh: Mochamad Yusuf * Dua minggu lalu, saya bersama keluarga datang ke pameran yang diadakan oleh Gramedia. Tepatnya oleh Dyandra yang masih satu grup dengan KKG (Kelompok Kompas Gramedia). Bertempat di Gramedia Expo di pusat kota Surabaya. Dan Kamis kemarin saya dan Zidan, anak laki saya, datang ke Gebyar Buku Murah di DBL Arena di kompleks kantor Jawa Pos Ahmad Yani. Jalan raya utama ke luar kota menuju Sidoarjo. Entah kebetulan atau insting, saya telah mengambil keputusan tepat. Di pameran Jawa Pos ini saya hanya ajak Zidan dan tak membawa Karin, si cantik Corona Absolute saya. Padahal sebelumnya di Gramedia kita full tim, tambah Zelda, anak perempuan saya dan mamanya. Meski Zidan merengek minta pergi sama Karin, saya abaikan. Pameran buku di Gramedia Expo Dan keputusan saya tepat...

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (6): Buku Yang Selalu Tak Bosan Dibaca dan Dibaca Lagi

Gambar
Buku saya bukan persis seperti ini, meski juga 2 jilid. Yang ini edisi revisi dengan cover baru. Dari sekian buku yang saya miliki, ada 1 buku yang saya suka. Entah sudah berapa kali saya membacanya. Kalau ada kesempatan selalu saya baca kembali, seperti di bulan Ramadhan ini. Tapi ini bukan Al Qur'an lho. Oleh: Mochamad Yusuf * Entah sejak kapan saya suka membaca. Tapi yang jelas saya baru bisa membaca di kelas 2 SD. Hehehe. Saya ingat sewaktu kelas 2 distrap karena tak bisa membaca. Strap ini adalah hukuman berdiri di depan kelas sampai dipersilahkan duduk kembali oleh guru. Saya malu dan hampir menangis dihukum seperti ini. Untuk menutupi malu ini sampai wajah saya tutupi dengan buku, seperti petugas upacara yang membacakan Pembukaan UUD 45. Sejak itu mungkin saya terpacu belajar membaca lebih keras. Saya sadar memang agak terbelakang dalam membaca. Apalagi saya pindahan dari sekolah yang tak dipacu belajar membaca. Saat masuk SD saya masuk ke sebuah sekolah dekat rumah lama ...