Ternyata teman-teman sangat hormat dan berterima kasih karena dulu dia ringan tangan. Meski itu bukan tugasnya. Maka mereka mulai mengorder. Lalu dari mulut ke mulut, bisnisnya berkembang dan maju. Oleh: Mochamad Yusuf * Dalam sebuah seminar, seorang motivator mengatakan untuk berani mengatakan tidak bila ada permintaan bantuan seseorang. Dengan menolak seperti ini, tidak akan menjadi beban baginya. Sehingga bisa melakukan apa yang bisa dilakukan untuk diri sendiri. Saya mendengar nasehat seperti ini, mengangguk dan setuju. Karena memang demikian. Karena kita harus melakukan pekerjaan yang bukan untuk kita, karena membantu orang lain, maka hal untuk kita sendiri tak dikerjakan. Sehingga kita rugi sendiri. Namun teman saya, katakanlah Budi, tidak setuju. Karena kalau kita gampang mengatakan tidak, maka itu menutup kesempatan kita untuk meraih rejeki lebih dalam. Saya yang heran dengan pendapat ini, diam saja. Tak berani menanyakan lebih dalam, karena seminar masih berlangsung. Setelah s...