Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2010

FEATURES

Rahasia Rejeki (21): Rejeki Remeh, Tapi Tetap Rejeki Kan?

Gambar
Akhirnya saya sampai tujuan. Tepat waktu bahkan bisa dikatakan lebih awal dari jadwal semestinya. Saya geleng-geleng saja. Bagaimana ini bisa terjadi? Oleh: Mochamad Yusuf * Sebuah telpon masuk ke sebuah radio. "Halo! Assalammuailakum," sebuah suara menyahut dari seberang sana. "Wallaikumsalam, siapa ini?" penyiarnya menjawab. Sebuah nama disebut dari ujung telpon. "Saya melaporkan dari bundaran Waru ke kota, lancar. Saya tak tahu mengapa kok bisa lancar. Biasanya jam-jam segini padat merambat. Mungkin rejeki saya. Hahaha." kata suara di seberang sana melaporkan keadaan lalu lintas. "Masak Pak? Wah, kalau begitu memang itu rejeki Bapak," penyiarnya menimpali sambil ikut tertawa. Saya yang mendengarkan radio sambil lalu juga ikut tersenyum mendengarkan percakapan ini. Tiba-tiba saya tertarik dengan percakapan ini. Rejeki. Benarkah itu rejeki? Dalam film-film spionase sering untuk melancarkan sebuah misi, ada anggota tim yang bertugas ‘menghack’ ja...

Rahasia Rejeki (20): Rejeki Yang Harus Memutar Dahulu

Gambar
Pulanglah saya ke Surabaya. Jadi selama safari penjualan ke seluruh Jawa Timur tak ada hasil. Perjalanan yang menempuh ribuan kilometer, beberapa minggu dan telah memeras tenaga hasilnya nol besar. Oleh: Mochamad Yusuf * Empat tahun lalu saya membawahi departemen software development (softdev). Sebelumnya saya di departemen website development (webdev). Kalau di departemen webdev saya bertanggung jawab membuat website, maka di departemen ini saya membuat sofware. Meski begitu tetap sama rohnya, yakni semuanya berbasis web dan server-client. Bila di departemen webdev saya tak kebingungan masalah order, di departemen softdev jarang ada order. Karena mungkin masyarakat masih belum kenal web based application ini. mungkin masih terlalu maju bagi jaman itu. Entah kalau sekarang. Karena masih familiar dengan sistem aplikasi office yang biasanya dibuat menggunakan Delphi atau VB. Tapi saya tak menyerah. Saya tak menunggu order. Tapi saya menjemput order. Rencananya saya membuat sistem yang s...

Rahasia Rejeki (20): Rejeki Yang Harus Memutar Dahulu

Gambar
Pulanglah saya ke Surabaya. Jadi selama safari penjualan ke seluruh Jawa Timur tak ada hasil. Perjalanan yang menempuh ribuan kilometer, beberapa minggu dan telah memeras tenaga hasilnya nol besar. Oleh: Mochamad Yusuf * Empat tahun lalu saya membawahi departemen software development (softdev). Sebelumnya saya di departemen website development (webdev). Kalau di departemen webdev saya bertanggung jawab membuat website, maka di departemen ini saya membuat sofware. Meski begitu tetap sama rohnya, yakni semuanya berbasis web dan server-client. Bila di departemen webdev saya tak kebingungan masalah order, di departemen softdev jarang ada order. Karena mungkin masyarakat masih belum kenal web based application ini. mungkin masih terlalu maju bagi jaman itu. Entah kalau sekarang. Karena masih familiar dengan sistem aplikasi office yang biasanya dibuat menggunakan Delphi atau VB. Tapi saya tak menyerah. Saya tak menunggu order. Tapi saya menjemput order. Rencananya saya membuat sistem yang s...

Rahasia Rejeki (19): Partner Yang Tepat

Gambar
Memang salah satu selalu lebih menonjol. Karena memang sifatnya demikian. Ketika salah satu meninggalkan yang lain, kesuksesan itu juga mulai meninggalkan mereka. Oleh: Mochamad Yusuf * Apa sebenarnya yang membuat seseorang sukses? Apakah karena kerja kerasnya? Keuletannya? Kegigihannya? Kecerdasan dan kecerdikan? Pantang mundur? Atau lain-lain yang sering disebut dalam buku dan seminar motivasi? Ya, hal itu memang sangat mempengaruhi. Namun ada faktor lain, yakni partner yang tepat. Contoh paling jelas adalah pendiri negara kita: Soekarno – Hatta. Soekarno adalah pemuda yang cerdas dan memiliki cita-cita luar biasa terhadap negaranya: merdeka! Saat mengalami penjajahan ratusan tahun, tentu saja merdeka adalah mimpi di siang bolong. Sesuatu yang tak mungkin. Sejak sekolah menengah di Surabaya dia mulai berusaha mewujudkan impian itu. Di Surabayalah semakin tertempa, karena mendapat bimbingan langsung dari tokoh pergerakan terkemuka: HOS Tjokroaminoto. Namun pertemuannya dengan tokoh pe...

Rahasia Rejeki (19): Partner Yang Tepat

Gambar
Memang salah satu selalu lebih menonjol. Karena memang sifatnya demikian. Ketika salah satu meninggalkan yang lain, kesuksesan itu juga mulai meninggalkan mereka. Oleh: Mochamad Yusuf * Apa sebenarnya yang membuat seseorang sukses? Apakah karena kerja kerasnya? Keuletannya? Kegigihannya? Kecerdasan dan kecerdikan? Pantang mundur? Atau lain-lain yang sering disebut dalam buku dan seminar motivasi? Ya, hal itu memang sangat mempengaruhi. Namun ada faktor lain, yakni partner yang tepat. Contoh paling jelas adalah pendiri negara kita: Soekarno – Hatta. Soekarno adalah pemuda yang cerdas dan memiliki cita-cita luar biasa terhadap negaranya: merdeka! Saat mengalami penjajahan ratusan tahun, tentu saja merdeka adalah mimpi di siang bolong. Sesuatu yang tak mungkin. Sejak sekolah menengah di Surabaya dia mulai berusaha mewujudkan impian itu. Di Surabayalah semakin tertempa, karena mendapat bimbingan langsung dari tokoh pergerakan terkemuka: HOS Tjokroaminoto. Namun pertemuannya dengan tokoh pe...

Rahasia Rejeki (18): Kisah Matinya Surabaya Post

Gambar
Meski Surabaya Post bangkrut, sebenarnya harian ini masih ada di hati masyarakat Surabaya. Jadi kalau tetap dihidupkan sebenarnya masih bisa dijadikan periuk rejeki. Cukuplah, meski tak berlebih. Oleh: Mochamad Yusuf * Warga Surabaya khususnya yang berusia dewasa sudah pasti tahu harian Surabaya Post. Sebelum Jawa Pos terkenal seperti hari ini, Surabaya Postlah yang lebih banyak dibaca. Masa-masa keemasan ini sekitar tahun 1970-an dan 1980-an. Dan masih bertahan kejayaannya sampai awal 1990-an. Saya sendiri mempunyai ikatan batin dengan harian ini, yakni waktu saya masih duduk di bangku SMA. Sewaktu di SMA ini tulisan reportase saya banyak dimuat di Surabaya Post. Karenanya saya lalu aktif di organisasi reporter muda yang dikelola oleh Surabaya Post. Nama perkumpulan ini adalah Kronik Pelajar. Kelak meski saya sudah lulus SMA, saya masih menulis untuk Surabaya Post. Tapi sudah bukan reportase atau artikel, namun sudah opini. Dan dimuat di halaman opini yang biasanya memuat tulisan para...

Rahasia Rejeki (18): Kisah Matinya Surabaya Post

Gambar
Meski Surabaya Post bangkrut, sebenarnya harian ini masih ada di hati masyarakat Surabaya. Jadi kalau tetap dihidupkan sebenarnya masih bisa dijadikan periuk rejeki. Cukuplah, meski tak berlebih. Oleh: Mochamad Yusuf * Warga Surabaya khususnya yang berusia dewasa sudah pasti tahu harian Surabaya Post. Sebelum Jawa Pos terkenal seperti hari ini, Surabaya Postlah yang lebih banyak dibaca. Masa-masa keemasan ini sekitar tahun 1970-an dan 1980-an. Dan masih bertahan kejayaannya sampai awal 1990-an. Saya sendiri mempunyai ikatan batin dengan harian ini, yakni waktu saya masih duduk di bangku SMA. Sewaktu di SMA ini tulisan reportase saya banyak dimuat di Surabaya Post. Karenanya saya lalu aktif di organisasi reporter muda yang dikelola oleh Surabaya Post. Nama perkumpulan ini adalah Kronik Pelajar. Kelak meski saya sudah lulus SMA, saya masih menulis untuk Surabaya Post. Tapi sudah bukan reportase atau artikel, namun sudah opini. Dan dimuat di halaman opini yang biasanya memuat tulisan para...

Rahasia Rejeki (17): Ibu Yang MalangRahasia Rejeki (17): Ibu Yang Malang

Gambar
Saya tak bisa membayangkan bagaimana perasaan wanita itu. Anak kandungnya yang telah dilahirkan, dibesarkan sampai tega melakukan hal ini. Apakah anaknya menginginkan ibunya meninggal saja? Dan langsung hilang bagaikan sampah di tumpukan sampah yang menggunung itu? Oleh: Mochamad Yusuf * Wanita tua itu berteriak-teriak minta tolong. Tak ada yang mendengar. Karena siang itu begitu hiruk. Maklum ini sebuah terminal. Tapi dia tetap minta tolong, karena dia sudah tak tahan dengan sinar matahari. Kulitnya sudah mulai melepuh. Dia berteriak-teriak terus, sampai akhirnya suara serak. Dan lama-kelamaan mulai habis. Air matanya sudah kering. Sudah tak bisa lagi menangis. Namun sekarang dia tak berteriak saja, tapi juga berdoa. Dia berteriak pada Tuhan. Doanya sepertinya didengar. Dua tukang becak mendengar. Meski awalnya aneh, seperti ada suara minta tolong, tapi mana mungkin sumber suaranya itu dari tempat sampah. Ya, benar tempat sampah. [TSA, 0/11/2010 subuh] ~~~ <em>Saya membaca beri...

Rahasia Rejeki (17): Ibu Yang Malang

Gambar
Saya tak bisa membayangkan bagaimana perasaan wanita itu. Anak kandungnya yang telah dilahirkan, dibesarkan sampai tega melakukan hal ini. Apakah anaknya menginginkan ibunya meninggal saja? Dan langsung hilang bagaikan sampah di tumpukan sampah yang menggunung itu? Oleh: Mochamad Yusuf * Wanita tua itu berteriak-teriak minta tolong. Tak ada yang mendengar. Karena siang itu begitu hiruk. Maklum ini sebuah terminal. Tapi dia tetap minta tolong, karena dia sudah tak tahan dengan sinar matahari. Kulitnya sudah mulai melepuh. Dia berteriak-teriak terus, sampai akhirnya suara serak. Dan lama-kelamaan mulai habis. Air matanya sudah kering. Sudah tak bisa lagi menangis. Namun sekarang dia tak berteriak saja, tapi juga berdoa. Dia berteriak pada Tuhan. Doanya sepertinya didengar. Dua tukang becak mendengar. Meski awalnya aneh, seperti ada suara minta tolong, tapi mana mungkin sumber suaranya itu dari tempat sampah. Ya, benar tempat sampah. [TSA, 0/11/2010 subuh] ~~~ Saya membaca berita ini di ...

Rahasia Rejeki (16): Sekolah Sebagai Rejeki Yang Lain

Gambar
Kadang saya bertanya-tanya mengapa hal ini bisa terjadi. Karena banyak orang yang tak cerdas, tak memiliki keinginan sekolah dan malas sekolah, tapi tetap bisa bersekolah dan kelak jadi pimpinan. Oleh: Mochamad Yusuf * Saat keluar dari masjid jumat kemarin, saya terkejut disapa teman lama. Saat konsentrasi bagaimana mengeluarkan motor yang terjepit di parkiran yang rapat, tiba-tiba teman ini di depan saya. Saya sungguh senang melihatnya kembali. Maklum sejak pindah rumah karena berkeluarga, saya jarang melihatnya. Sebenarnya dia adalah tetangga, karena umurnya lebih tua dari saya. Waktu saya masih SD dia mungkin sudah duduk di SMP. Kita tinggal di kampung yang penduduknya berpendapatan menengah ke bawah. Kebanyakan bekerja di sektor informal: sopir, penjual makanan, pedagang kecil dan sebagainya. Kalaupun ada yang pegawai, tingkatannya mungkin juga rendah. Jadi kebanyakan tak terlalu kaya. Maka tak heran kalau selepas SMA rata-rata sudah bekerja. Bahkan ada yang hanya lulus SMP. Salah ...

Rahasia Rejeki (16): Sekolah Sebagai Rejeki Yang Lain

Gambar
Kadang saya bertanya-tanya mengapa hal ini bisa terjadi. Karena banyak orang yang tak cerdas, tak memiliki keinginan sekolah dan malas sekolah, tapi tetap bisa bersekolah dan kelak jadi pimpinan. Oleh: Mochamad Yusuf * Saat keluar dari masjid jumat kemarin, saya terkejut disapa teman lama. Saat konsentrasi bagaimana mengeluarkan motor yang terjepit di parkiran yang rapat, tiba-tiba teman ini di depan saya. Saya sungguh senang melihatnya kembali. Maklum sejak pindah rumah karena berkeluarga, saya jarang melihatnya. Sebenarnya dia adalah tetangga, karena umurnya lebih tua dari saya. Waktu saya masih SD dia mungkin sudah duduk di SMP. Kita tinggal di kampung yang penduduknya berpendapatan menengah ke bawah. Kebanyakan bekerja di sektor informal: sopir, penjual makanan, pedagang kecil dan sebagainya. Kalaupun ada yang pegawai, tingkatannya mungkin juga rendah. Jadi kebanyakan tak terlalu kaya. Maka tak heran kalau selepas SMA rata-rata sudah bekerja. Bahkan ada yang hanya lulus SMP. Salah ...

Rahasia Rejeki (15): Misteri Rejeki Tukang Tambal

Gambar
Saya sampai sekarang tak bisa menjelaskan bagaimana itu terjadi. Kalo misalnya tukang tambalnya lupa mencabut paku, seharusnya sudah bocor jauh sebelumnya. Karena jarak rumah – kantor adalah 16 km. Oleh: Mochamad Yusuf * Tiga bulan lalu saya mengalami kejadian yang aneh. Begitu anehnya, saya sampai menuliskan sebagai status facebook. Ingin tahu apa komentar teman-teman dari peristiwa itu. Sebenarnya kejadiannya biasa. Hanya ban bocor. Tapi ban ini bocornya baru ketahuan pagi sebelum dipakai. Jadi malamnya tak bocor. Bahkan masih bisa mengantarkan saya dari kantor ke rumah. Namun pagi ketika mau dipakai, ketahuan ban bocor. Oke, bisa saja banyak hal yang menyebabkan hal itu. Namun kejadian ini berlangsung 3 hari berturut-turut. Bahkan sepeda anginnya (pancal) Zidan juga ikutan. Jadi yang itu bisa sehari 2 kali bocor. Sehingga total 4 kali bocor, 3 kali sepeda motor saya dan sekali sepada anginnya Zidan. Terus terang saya merasa aneh. Karena ban luar dan ban dalamnya masih baru. Untuk ba...

Rahasia Rejeki (15): Misteri Rejeki Tukang Tambal

Gambar
Saya sampai sekarang tak bisa menjelaskan bagaimana itu terjadi. Kalo misalnya tukang tambalnya lupa mencabut paku, seharusnya sudah bocor jauh sebelumnya. Karena jarak rumah – kantor adalah 16 km. Oleh: Mochamad Yusuf * Tiga bulan lalu saya mengalami kejadian yang aneh. Begitu anehnya, saya sampai menuliskan sebagai status facebook. Ingin tahu apa komentar teman-teman dari peristiwa itu. Sebenarnya kejadiannya biasa. Hanya ban bocor. Tapi ban ini bocornya baru ketahuan pagi sebelum dipakai. Jadi malamnya tak bocor. Bahkan masih bisa mengantarkan saya dari kantor ke rumah. Namun pagi ketika mau dipakai, ketahuan ban bocor. Oke, bisa saja banyak hal yang menyebabkan hal itu. Namun kejadian ini berlangsung 3 hari berturut-turut. Bahkan sepeda anginnya (pancal) Zidan juga ikutan. Jadi yang itu bisa sehari 2 kali bocor. Sehingga total 4 kali bocor, 3 kali sepeda motor saya dan sekali sepada anginnya Zidan. Terus terang saya merasa aneh. Karena ban luar dan ban dalamnya masih baru. Untuk ba...

Rahasia Rejeki (14): Rejeki Tak Bisa Dikejar Dengan Membabi-Buta

Gambar
Ternyata harta saya meski dikurangi, tak berkurang. Sedangkan dia mengambil harta dariku, malah hartanya terus berkurang. Harta bisa mendatangkan kebahagiaan tapi bisa juga mendatangkan malapetaka. Oleh: Mochamad Yusuf * Perawakannya masih muda. Usianya belum 40. Bahkan saya menebak sekitar 35-an. Namun rambutnya sudah dipenuhi dengan uban. Tapi secara selintas tak begitu dikenali banyak ubannya, karena potongan rambutnya yang sering gundul. Orang-orang terkecoh usianya mungkin perawakan badannya: perut tambun. Jadi makin kelihatan karena tinggi badannya yang pendek. Tapi raut wajahnya tak ada rasa stress atau tegang apapun. Tenang. Tak seperti wajah businessman lainnya. Ya, dia memang pengusaha. Meski masih muda, jangan anggap dia sebagai pengusaha kemarin sore. Dia mulai berbisnis sejak lulus SMA. Sebenarnya dia terpaksa melakukan hal ini, karena dia sudah menikah di kelas 1 SMA. Bila teman-temannya yang lain selulus SMA mencari perguruan tinggi untuk kuliah, dia malah bekerja. Awaln...

Doctor IT PAS FM SBY - 03 November 2010: Pembuatan Website & RSS Feed

Gambar
Setiap awal bulan 'Doctor IT' membahas cara mengembangkan bisnis lewat internet. Materi memakai referensi buku '99 Jurus Sukses Mengembangkan Bisnis Lewat Internet'. Kali ini membahas tentang website. Oleh: Mochamad Yusuf * Untuk mengembangkan bisnis, anda memerlukan media untuk berpromosi. Banyak media yang bisa anda lakukan, baik melalui media mainstream (Above The Line/ATL) dan media non mainstream (Below The Line/BTL). Namun bila anda ingin berpromosi di media online yang lagi marak, anda perlu membangun website. Untuk membangun website yang harus anda siapkan adalah domain dan hosting. Domain adalah nama alamat yang akan diketikkan oleh pengakses untuk melihat website anda. Sedang hosting adalah tempat menyimpan website anda. Tentu saja banyak hal yang harus dipertimbangkan untuk membeli domain dan menyewa hosting. Untuk supaya lebih mudah diakses bagi pengakses, sebaiknya ditambahkan fitur RSS Feed. Fitur ini memungkinkan mengambil content tanpa harus datang websi...

ANDAKAH YANG KAMI CARI? Untuk Posisi Web Designer, Web Developer, Copywriter & Project Officer

Gambar
(ref sxc.hu) Memiliki ketertarikan pada internet dan website? Senang dan mampu mendesain serta tertarik pada desain dan teknologi website yang menarik dan atraktif? Jika ya, tentukan posisi anda di SAM Design! Kami tunggu lamaran anda sampai 20 November 2010! SAM Design mengajak anda bergabung untuk maju dan berkembang sebagai web designer, web developer, copywriter dan project officer. SAM Design adalah perusahaan yang telah melayani berbagai perusahaan terkemuka. Posisi pekerjaan di Surabaya. SAM Design, http://www.samdesign.com , adalah sebuah perusahaan integrated corporate communication yang membantu perusahaan untuk merancang, membuat dan mengembangkan strategi komunikasi yang efektif. Bentuknya dapat melalui website, company profile, CD interactive, iklan dan lainnya. SAM Design adalah satu-satunya perusahaan yang memenangkan penghargaan Enterprise 50 Award sebanyak tiga kali berturut-turut dari Accenture dan majalah SWA. Dengan berkomitmen menciptakan produk berkualitas Wow! a...

Kenali Awalan Nomor Seluler Untuk Bertelpon Gratis [CDMA]

Gambar
(ref: sxc.hu) Ingin berkomunikasi murah bahkan gratis? Bukan mimpi. Ini nyata. Bahkan anda bisa melakukannya di mana saja dan kapan saja. Tak perlu memakai trik-trik khusus. Karena anda hanya menggunakan HP anda. Oleh: Mochamad Yusuf * Lho kok bisa? Saat ini persaingan antar operator seluler begitulah sengit. Mereka berlomba untuk mendapat pelanggan (pengguna) sebanyak-banyaknya. Harapannya adalah mereka bisa membelanjakan uangnya untuk membeli pulsa. Permasalahannya ternyata untuk mendapat pengguna yang benar-benar baru sungguhlah sulit. Atau tak terlalu banyak pertumbuhannya. Yang bisa dilakukan adalah ‘merayu’ pengguna operator lain untuk pindah ke mereka. Atau minimal membeli kartu perdananya. Tak peduli nomor itu adalah nomor kesekian dari yang dimiliki oleh seorang pengguna. Untuk itu para operator merayu dengan berbagai iming-iming murah bahkan gratis. Dari gratis SMS, ringback tone, Facebook bahkan bertelpon! Sebagian besar syaratnya adalah melakukan komunikasi sesama operator...

Rahasia Rejeki (14): Rejeki Tak Bisa Dikejar Dengan Membabi-Buta

Gambar
Ternyata harta saya meski dikurangi, tak berkurang. Sedangkan dia mengambil harta dariku, malah hartanya terus berkurang. Harta bisa mendatangkan kebahagiaan tapi bisa juga mendatangkan malapetaka. Oleh: Mochamad Yusuf * Perawakannya masih muda. Usianya belum 40. Bahkan saya menebak sekitar 35-an. Namun rambutnya sudah dipenuhi dengan uban. Tapi secara selintas tak begitu dikenali banyak ubannya, karena potongan rambutnya yang sering gundul. Orang-orang terkecoh usianya mungkin perawakan badannya: perut tambun. Jadi makin kelihatan karena tinggi badannya yang pendek. Tapi raut wajahnya tak ada rasa stress atau tegang apapun. Tenang. Tak seperti wajah businessman lainnya. Ya, dia memang pengusaha. Meski masih muda, jangan anggap dia sebagai pengusaha kemarin sore. Dia mulai berbisnis sejak lulus SMA. Sebenarnya dia terpaksa melakukan hal ini, karena dia sudah menikah di kelas 1 SMA. Bila teman-temannya yang lain selulus SMA mencari perguruan tinggi untuk kuliah, dia malah bekerja. Awaln...

Rahasia Rejeki (13): Rejeki Karena Bersatu

Gambar
Mereka mempertahan semua hal pada aslinya. Namun lambat laun pengunjungnya berkurang. Padahal menunya tetap, rasanya sama bahkan restorannya tetap. Semua itu tak menahan laju penurunan pengunjung. Oleh: Mochamad Yusuf * Waktu kerja di SCTV dulu, ada ruang favorit bagi saya. Yakni kantin. Di tempat ini saya biasanya mencari ide dengan berdiskusi dengan teman-teman. Tentu sambil ngopi atau minum minuman lain. Selain itu tentu saja juga karena sebagai tempat makan. Tapi meski makan di situ, saya bawa makanan dari rumah. Paling-paling hanya beli krupuk dan minuman tehnya. Namun kadang di sore hari saat perut sudah lapar, saya pesan makanan juga. Biasanya mie instan. Ini sebenarnya aneh. Karena kantin ini sebenarnya dikelola oleh restoran terkenal: Mbok Berek. Restoran ini dikenal sebagai penyedia makanan jawa tengah seperti gudeg, ayam bakar, ayam kremes dan lainnya. Tapi justru yang laku adalah mie instannya. [TSA, 31/10/2010 malam] ~~~ Artikel ini bagian dari buku yang saya rencanakan u...

Rahasia Rezeki (15): Misteri Rezeki Tukang Tambal Ban

Gambar
Saya sampai sekarang tak bisa menjelaskan bagaimana itu terjadi. Kalo misalnya tukang tambalnya lupa mencabut paku, seharusnya sudah bocor jauh sebelumnya. Karena jarak rumah – kantor cukup jauh. Sekitar 16 km.

Rahasia Rejeki (13): Rejeki Karena Bersatu

Gambar
Mereka mempertahan semua hal pada aslinya. Namun lambat laun pengunjungnya berkurang. Padahal menunya tetap, rasanya sama bahkan restorannya tetap. Semua itu tak menahan laju penurunan pengunjung. Oleh: Mochamad Yusuf * Waktu kerja di SCTV dulu, ada ruang favorit bagi saya. Yakni kantin. Di tempat ini saya biasanya mencari ide dengan berdiskusi dengan teman-teman. Tentu sambil ngopi atau minum minuman lain. Selain itu tentu saja juga karena sebagai tempat makan. Tapi meski makan di situ, saya bawa makanan dari rumah. Paling-paling hanya beli krupuk dan minuman tehnya. Namun kadang di sore hari saat perut sudah lapar, saya pesan makanan juga. Biasanya mie instan. Ini sebenarnya aneh. Karena kantin ini sebenarnya dikelola oleh restoran terkenal: Mbok Berek. Restoran ini dikenal sebagai penyedia makanan jawa tengah seperti gudeg, ayam bakar, ayam kremes dan lainnya. Tapi justru yang laku adalah mie instannya. [TSA, 31/10/2010 malam] ~~~ Artikel ini bagian dari buku yang saya rencanakan u...

Rahasia Rejeki (12): Antara Rejeki Ikal dan Lintang

Gambar
Meski keberhasilan Ikal bisa saja karena kerja keras dan kegigihannya, namun ada faktor rejeki yang menjadi faktor kesuksesannya. Yakni kesempatan bersekolah lebih tinggi. Sebaliknya dengan Lintang. Oleh: Mochamad Yusuf * Dalam novel ‘Laskar Pelangi’ ada 2 tokoh yang menarik saya. Yang pertama Ikal. Dia adalah tokoh utama dari cerita ini. Yang kedua adalah Lintang. Lintang adalah teman Ikal. Bersama 8 teman lain, mereka membentuk persaudaraan yang diberi nama Laskar Pelangi. Meski ini fiktif, namun novel ini didasarkan pada cerita nyata dari pengarangnya, Andrea Hirata. Jadi secara garis besar cerita itu benar. Bahkan nama-nama sebagian masih memakai nama aslinya. Laskar Pelangi adalah sebuah angkatan dari sekolah dasar. Tepatnya SD Muhammadiyah di pulau Belitung. Sekolah ini sebenarnya kembang kempis mau tutup karena kekurangan murid. Bila kurang dari 10 untuk tiap angkatan, maka sekolah itu akan ditutup oleh pemerintah. Di angkatan Laskar Pelangi, pengelola sekolah sudah hampir berse...

Rahasia Rejeki (12): Antara Rejeki Ikal dan Lintang

Gambar
Meski keberhasilan Ikal bisa saja karena kerja keras dan kegigihannya, namun ada faktor rejeki yang menjadi faktor kesuksesannya. Yakni kesempatan bersekolah lebih tinggi. Sebaliknya dengan Lintang. Oleh: Mochamad Yusuf * Dalam novel ‘Laskar Pelangi’ ada 2 tokoh yang menarik saya. Yang pertama Ikal. Dia adalah tokoh utama dari cerita ini. Yang kedua adalah Lintang. Lintang adalah teman Ikal. Bersama 8 teman lain, mereka membentuk persaudaraan yang diberi nama Laskar Pelangi. Meski ini fiktif, namun novel ini didasarkan pada cerita nyata dari pengarangnya, Andrea Hirata. Jadi secara garis besar cerita itu benar. Bahkan nama-nama sebagian masih memakai nama aslinya. Laskar Pelangi adalah sebuah angkatan dari sekolah dasar. Tepatnya SD Muhammadiyah di pulau Belitung. Sekolah ini sebenarnya kembang kempis mau tutup karena kekurangan murid. Bila kurang dari 10 untuk tiap angkatan, maka sekolah itu akan ditutup oleh pemerintah. Di angkatan Laskar Pelangi, pengelola sekolah sudah hampir berse...