Postingan

Menampilkan postingan dengan label peringkat korupsi indonesia

FEATURES

Jangan Beri Makan Keluarga Kita Dengan Korupsi [2]: Ibadah Sosial Yang Disepelekan

Gambar
(ref: naurafariha.blogspot.com) Ketika John mendekatinya, dia santai saja. Tidak merasa salah. Bahkan kemudian saat ada polisi yang menilangnya, dia ngotot tidak bersalah. Dia menyalahkan tukang parkirnya yang membolehkan parkir di situ. Oleh: Mochamad Yusuf * Seorang teman yang ambil S3 di Australia berkomentar di status Facebook saya. Katanya, para guru sekolah dasar di sana sangat mengkhawatirkan murid-muridnya bila tidak mau antri. Mereka tidak khawatir bila mereka tidak bisa matematika. Kata mereka pembentukan karakter yang mau antri dan tidak main 'selonong' sangat lama. Bisa 16 tahun. Sedangkan untuk dapat menguasai materi Matematika hanya diperlukan waktu 6 bulan. Cerita ini sebenarnya sudah saya ketahui sebelumnya. Bahkan dari berbagai sumber yang hampir sama terjadi di negara-negara di Amerika, Jerman dan lain-lain. Pendidikan dasar mereka lebih menitikberatkan pada moral, etika dan hubungan dengan sosial daripada nilai-nilai pelajaran sekolah. Akibatnya hasil pendi...

Jangan Beri Makan Keluarga Kita Dengan Korupsi [1]: Ada Apa Dengan Korupsi?

Gambar
(ref: pemilihanrektor.ui.ac.id) Ini yang membingungkan saya. Bagaimana mungkin golongan ini yang semakin bergairah dalam agama, tapi juga semakin bergairah juga dalam korupsi? Mereka rajin mendatangi masjid, tapi juga rajin melakukan kolusi dengan pengusaha. Mereka yang bersemangat melakukan umroh dan haji, tapi juga bersemangat memainkan anggaran sehingga bisa dikorupsi. Oleh: Mochamad Yusuf * Seminggu yang lalu adalah 'Hari Korupsi Internasional'. Mengikuti diskusi-diskusi di media massa, ternyata negara kita masih mempertahankan prestasi korupsinya (korupsi kok prestasi, ihik-ihik). Secara ranking kita membaik, tapi secara nilai (index) sama. Jadi mungkin ada negara lain yang lebih buruk index-nya, maka ranking kita jadi naik. Saya jadi berpikir, kenapa negara kita yang yang pemeluk agama Islamnya tinggi (terbesar di dunia), tetapi kok korupsinya juga banyak? Apalagi kalau kita lihat gairah beragamanya sangat tinggi. Seperti semakin banyaknya sekolah Islam terpadu. Atau ju...