Postingan

Menampilkan postingan dengan label menerbitkan buku

FEATURES

Mencoba Membuat Ilmu Bermanfaat

Gambar
Tadi malam ada orang yang datang ke rumah. Saya tak kenal sebelumnya. Beliau tahu saya dari video saya tentang pendidikan yang dishare orang-orang. Oleh: Mochamad Yusuf* Sebenarnya beliau sudah ingin ke rumah saya beberapa hari lalu. Namun karena kesibukan saya, siang ada agenda dan malamnya ada kelas, maka baru bertemu tadi malam. Saat kontak pertama kali beliau mengutarakan niatnya ingin mencari informasi buat anandanya. Apa yang harus dilakukan agar dia dapat masuk sekolah kedinasan. Awalnya saya tolak. Karena saya sendiri bukan seorang BP/BK yang dapat memberi nasehat masalah karir. Saya hanyalah seorang konsultan IT yang tahu tentang HTML dan digital marketing. Tapi beliau ngotot. "Tak apa, Pak. Minimal jadi silaturahim," jawabnya. Ya, sudah kalau demikian. Monggo. Tapi saya baru bisa lowong Kamis malam. Dan datanglah beliau tadi malam. Kunjungan ini sebenarnya hanya beberapa sekian respon terhadap video saya tentang pendidikan. Kalau yang kirim WA, DM, telpon sudah bany...

Ganti Judul Dari Rejeki Menjadi Rezeki

Gambar
Namun sepertinya memang itu kesalahan jamak yang sering dilakukan. Jadi sepertinya bukan saya saja yang melakukan kesalahan konyol seperti ini. Hehehe (alasan saja). Oleh: Mochamad Yusuf * Sudah hampir setengah tahun setengah, saya menulis artikel tentang rezeki. Dulu saya mulai menulis ini gara-gara melihat keanehan warung nasi pecel dan nasi bebek. Kedua warung ini aslinya ramai minta ampun. Namun setelah pindah ke lain tempat menjadi sepi sunyi senyap. Padahal pindahnya masih di jalan yang sama dan tak jauh. Paling sekitar 50 meteran. Kebingungan melihat fenomena ini akhirnya saya tulis menjadi artikel pertama itu. Sejak itu saya mengumpulkan semua pengalaman saya tentang rezeki. Rencananya saya kumpulkan sampai 99 artikel, lalu saya bukukan. Artikel tentang rahasia rejeki itu, bisa Anda ikuti di sini: http://enerlife.web.id/category/rejeki/ . Namun setelah hampir menulis 84 artikel, saya baru sadar bahwa saya melakukan kesalahan eja yang mendasar. Karena selama itu saya menulis de...