Postingan

Menampilkan postingan dengan label persahabatan

FEATURES

Persahabatan Yang Tidak Lekang Waktu

Gambar
Di dunia ini saya kagum kalau ada seseorang memiliki persahabatan sejak kecil dan terus bersahabat sampai meninggal dunia. Apalagi kalau persahabatan laki dan perempuan dilanjut menikah sampai kakek nenek. Maka saya sering terharu menyaksikan film-film yang mengisahkan persahabatan yang tak lekang waktu ini. Memang akan susah menjaga persahabatan sejak kecil sampai dewasa. Dari tempat tinggal sudah berpindah-pindah. Juga sekolah berpindah-pindah. Takdir dan mengejar cita-cita yang berbeda-beda sudah memisahkan persahabatan itu. Maka saya beryukur memiliki persahabatan yang tidak lekang karena waku ini. Memang bukan persahabatan sejak kecil. Tapi persahabatan yang kita mulai sejak SMA. Yakni saat kita aktif dalam kegiatan SKIW, Sie Kerohanian Islam Wijayakusuma. Kegiatan ekstrakurikuler kerohanian Islam yang mengumpulkan para aktivis dari 4 sekolah kompleks di Jalan Wijayakusuma. Yakni SMAN 1, 2, 5 dan 9 Surabaya. Sejak lulus SMA kita masih mengadakan berbagai kegiatan. Bahkan saat SKIW...

Etika Ber-WA di Kantor

Gambar
Siapa yang tidak tahu WhatsApp (WA) sekarang ini? Kini hampir semua orang yang memiliki ponsel pintar menginstall WA. WA adalah aplikasi perpesanan (chatting) yang ada di ponsel. Dengan WA bisa berkomunikasi via teks, suara, gambar, video, dokumen bahkan untuk digunakan bertelpon. WA semakin populer karena semakin tumbuhnya grup-grup yang memiliki ikatan sejarah seperti sekolah, kelas, kantor. Atau kesamaan minat, hobi, lokasi (tetangga atau satu masjid) dan lainnya. Sehingga yang tidak memiliki WA pun didorong untuk memilikinya. Apalagi saat ini ponsel pintar semakin terjangkau harganya. Untuk ber-WA hanya butuh koneksi internet baik lewat seluler atau wifi. Karena kemudahannya ini beberapa kantor mengakomodasi untuk keperluan kantor. Namun tidak semua perusahaan membolehkan karyawan ber-WA-an. Bila perusahaaan Anda membolehkan, bersyukurlah. Tapi tidak berarti Anda boleh sebebas-bebasnya menggunakan WA. Ada beberapa aturan tidak tertulis menggunakan WA dan sejenisnya seperti Line, We...

Bekal Mencapai Karir Tertinggi

Gambar
Setiap karyawan pastinya ingin memiliki karir yang meningkat dari waktu ke waktu. Bahkan kalau memungkinkan mencapai puncak karir tertinggi dalam perusahaan, misal: sebagai CEO atau Direktur Utama. Bukan khayalan. Bukan pula sesuatu yang tidak mungkin diwujudkan. Semua mungkin untuk dicapai asal memiliki bekal seperti di bawah ini. Ini sesuatu yang bisa dipelajari dan dilatih agar makin bagus. Bukan sesuatu bakat yang hanya dimiliki seseorang. Jadi Anda bisa mencapai puncak karir tertinggi. Bekal tersebut adalah: Sikap positif Ini yang dilihat oleh orang lain: sikap Anda! Anda baik, maka ada kesempatan untuk maju. Anda tidak baik, maka harapan itu mengecil bahkan sirna. Sikap baik itu tentu berarti patuh aturan kantor, hukum yang berlaku, agama dan norma masyarakat. Kalau diharuskan masuk pk 08.00 tepat, ya kita masuk sebelum pk 08.00. Kalau Anda sering telat, maka susah bagi Anda untuk dipromosikan.Selain itu sikap positif adalah berani menghadapi masalah. Bukan sekedar menggeru...

Bagaimana Melihat Orang Lain Bosan dengan Pembicaraan Anda

Gambar
Salah satu ketrampilan yang harus dikuasasi di kantor adalah ketrampilan berkomunikasi. Ketrampilan ini sangat penting khususnya untuk menjaga hubungan sosial dan memperluas networking Anda. Dengan mahir berkomunikasi Anda akan mengetahui banyak hal yang sebelumnya menimbulkan banyak pertanyaan di benak Anda. Misal: suatu ketika saat Anda bercakap dengan seseorang, dia minta pamit ke kamar mandi. Namun dia tidak kunjung kembali ke Anda. Ini sebenarnya salah satu tanda bahwa dia bosan dengan pembicaraan Anda. Anda harusnya introspeksi dan meningkatkan ketrampilan komunikasi Anda. Sehingga nantinya Anda bisa menghindari kebosanan atau ketidak tertarikan mereka berbicara dengan Anda. Tanda-tanda lain yang bisa dilihat apakah orang lain tidak tertarik dengan pembicaraan Anda adalah: Berubah topik tiba-tiba. Saat Anda berbicara dengan seseorang, tiba-tiba dia mengalihkan topik lain yang sangat signifikan. Ini adalah tanda bahwa dia bosan melakukan percakapan dengan Anda. Misal: saat A...

Batasan Dalam Menggosip

Gambar
Berkumpul dengan orang lain seperti kehidupan di kantor, tidak mungkin tidak ada percakapan. Pasti suatu saat Anda akan melakukan percakapan. Dari ngobrol yang ringan, diskusi yang berat, meeting yang serius sampai bergosip yang seru. Kalau terkait dengan pekerjaan mungkin tidak terlalu masalah. Bagaimana dengan membicarakan di luar pekerjaan? Itulah yang dinamakan gosip. Menggosip memang menyenangkan untuk dilakukan. Sebaliknya menyakitkan sebagai obyek yang digosipkan. Sebenarnya menggosip memiliki dampak buruk, terlebih kalau kantor Anda tidak terlalu besar. Karena lambat laun yang digosipkan akan tahu. Karena itu perlu mengetahui batasannya bergosip. Jangan sampai gosipan Anda mempengaruhi kehidupan profesional dan karier Anda. Lalu apa yang menjadi batasannya? Batasannya adalah saat Anda mulai membicarakan karakter seseorang. Karena saat membicarakan karakter, berarti lebih banyak subyektivitas yang dikeluarkan. Ini menjurus ke fitnah. Dan tentu saja merugikan obyek gosip bila dem...

Tips Memperkokoh Networking Anda

Gambar
Jaringan pergaulan atau networking sangatlah penting. Kunci kesuksesan pekerjaan Anda di kantor sangat dipengaruhi oleh networking Anda. Semakin luas, semakin lancar. Semakin kuat, semakin mantap karir Anda. Namun untuk menjaga dan memperkokoh jaringan Anda tidaklah mudah. Berikut tips untuk memperkokoh networking Anda: Menyapa dengan positif. Setelah menyapa dengan “Hai” dan sebangsanya, lanjutkan dengan kata-kata positif. Seperti “Saya senang berada di sini dan bertemu dengan Anda.” Kata-kata positif ini memberi energi positif dan membangun suasana rileks. Memberi pujian Perhatikan dengan seksama rekan Anda, cari sesuatu yang bisa dipuji. Buatlah pujian secara personal. Jangan terlalu berlebihan atau dibuat-buat. Misal: tulisan tangannya bagus dan rapi, Anda bisa mengatakan tulisannya bagus dan rapi. Jangan bertanya negatif Jangan bertanya atau menyampaikan sesuatu yang negatif. Misalnya bertanya, “Apakah istri Anda masih tidak membolehkan Anda memancing sambil ngom...

Saat Persahabatan Renggang

Gambar
Saat di kantor bisa jadi Anda menjalin persahabatan dengan rekan kantor. Bisa dimaklumi, karena perjumpaan dengan rekan kantor bisa lama. Sehari bisa 8 jam. Dan berlangsung sampai tahunan bahkan puluhan tahunan. Malah ada yang mengatakan rekan kantor seperti keluarga. Tapi tentu saja ada saat-saat pasang dan ada pula saat-saat surut. Ada akrab, juga kadang renggang. Bila kerenggangan ini terjadi akan membuat suasana bekerja kurang nyaman. Apalagi sampai memburuk menjadi permusuhan. Dampaknya Anda menjadi tidak bersemangat bekerja. bahkan sampai malas berangkat kerja dari rumah. Sebenarnya penyebab kerenggangan bisa beragam. Seperti lupa memberi perhatian, tidak jujur, memfitnah di hadapan bos sampai mengambil bekas pasangan (pacar/suami/istri). Berikut tips merekatkan kembali persahabatan yang renggang dengan rekan kerja Anda: Lupa memberikan perhatian Masalah sepele seperti tidak mengucapkan selamat ulang tahun, Anda bisa dianggap kurang memberikan perhatian. Penawarnya cukup me...

Kolang-Kaling [8]: Hutang Adalah Musuh Silaturahmi

Gambar
Hutang. Siapa yang tak kenal istilah ini? Tapi hutang adalah momok dan musuh bagi silaturahmi. Seringkali hutang ini menjadi pemutus kongsi, perkawanan, kekerabatan bahkan menjadi permusuhan! Oleh: Mochamad Yusuf * Seorang teman mengeluh. Saudaranya bila ada pertemuan keluarga seringkali tidak hadir. Paling dia terlihat saat mengantarkan istrinya. Duduk sebentar, lalu menghilang. Muncul lagi saat menjemput istrinya. Dia ‘takut’ dengan seorang saudara lainnya. Kalau saudara yang ‘ditakutkan’ ini ada, sudah pasti dia tidak berani muncul di rumah pertemuan itu. Kalau mengantar, istrinya akan diturunkan jauh dari rumah. Dan sebaliknya, akan dijemput jauh dari rumah pertemuan. Usut punya usut, ternyata saudara yang ‘takut’ pertemuan ini, memiliki hutang pada saudara yang ‘ditakutinya’. Mungkin karena masih belum sanggup membayar, dia jadi malu bertatap muka pada saudara yang telah meminjaminya. Jadinya dia menghindar pertemuan keluarga yang kemungkinan besar didatangi saudara yang ‘ditakuti...