Namun saya ingin obrolan itu lebih ada faedah atau manfaatnya. Dan supaya obrolan itu tak hilang ditelan waktu, saya ingin menuliskan obrolan itu. Sehingga obrolan itu bisa bergema menembus waktu. Oleh: Mochamad Yusuf * Sejak SD sampai kuliah, saya menempuhnya di sekolah negeri. Semuanya favorit. Artinya sekolah yang saya ikuti menjadi dambaan para siswa. Atau lebih tepatnya orang tua. Karena kadang yang lebih ingin menempuh di sekolah tersebut adalah orang tuanya. Hehehe. Namun hanya SD saja yang bukan favorit. Mungkin pilihan SD itu karena dekat dari rumah saja. Sekitar 100 meter. Begitu dekatnya bunyi bel sekolah sampai terdengar dari rumah. Enaknya kalau istirahat selalu pulang ke rumah untuk makan dan minum gratis. Jadi tak pernah bawa uang saku. Ya, karena tak favorit maka kondisi sekolahnya tak bagus. Dinding sekolah hanya papan yang ditumpuk-tumpuk. Karena ada ukuran yang tak pas, jadi ada beberapa lubang yang tak tertutupi papan. Lubang ini biasanya digunakan mengintip siswa k...