(ref: pemilihanrektor.ui.ac.id) Ini yang membingungkan saya. Bagaimana mungkin golongan ini yang semakin bergairah dalam agama, tapi juga semakin bergairah juga dalam korupsi? Mereka rajin mendatangi masjid, tapi juga rajin melakukan kolusi dengan pengusaha. Mereka yang bersemangat melakukan umroh dan haji, tapi juga bersemangat memainkan anggaran sehingga bisa dikorupsi. Oleh: Mochamad Yusuf * Seminggu yang lalu adalah 'Hari Korupsi Internasional'. Mengikuti diskusi-diskusi di media massa, ternyata negara kita masih mempertahankan prestasi korupsinya (korupsi kok prestasi, ihik-ihik). Secara ranking kita membaik, tapi secara nilai (index) sama. Jadi mungkin ada negara lain yang lebih buruk index-nya, maka ranking kita jadi naik. Saya jadi berpikir, kenapa negara kita yang yang pemeluk agama Islamnya tinggi (terbesar di dunia), tetapi kok korupsinya juga banyak? Apalagi kalau kita lihat gairah beragamanya sangat tinggi. Seperti semakin banyaknya sekolah Islam terpadu. Atau ju...