Postingan

Menampilkan postingan dengan label pandemi

FEATURES

Sekolah Daring Bikin Siswa Depresi - Apa Solusinya?

[video width="426" height="426" mp4="https://enerlife.id/wp-content/uploads/2021/07/sekolah-daring-bikin-depresi.mp4"][/video] Laporan terbaru Koran Tempo menyebut semakin lamanya sekolah daring menyebabkan siswa semakin depresi. Laporan lain juga melaporkan meningkatnya pernikahan usia dini (anak). Oleh: Mochamad Yusuf* Beberapa orang tua mensiasati dengan memberi lingkungan baru bagi anandanya. Yakni menciptakan suasana yang menyenangkan. Atau mengajak mereka ke desa atau tempat wisata. Ya, pandemi menggila kembali di Indonesia. Rencana sekolah luring terbatas yang dimulai tahun ajaran baru nanti, bisa jadi ditunda. Padahal daring ada dampak lain seperti kecanduan HP dan akses internet terlarang. Sekolah berasrama mungkin bisa jadi solusi sementara. Karena sekolah berasrama sudah bisa melakukan lockdown mandiri. Isolasi dari pihak luar. Sehingga para siswa belajar dan beraktivitas normal. Ini 19 keuntungan sekolah berasrama salah satunya seperti di pondo...

Sekolah Lagi atau Tetap di Rumah?

Gambar
Saat ini ramai diperdebatkan di masyarakat. Apakah saatnya kembali belajar di sekolah atau tetap belajar di rumah. Ini khususnya terjadi pada kota yang sudah mulai membuka sekolah secara terbatas seperti Surabaya. Oleh: Mochamad Yusuf * Seperti diberitakan, pemerintah kota Surabaya berencana membuka beberapa sekolah SMP untuk tahap uji coba dimulainya belajar tatap muka. Untuk sekolah negeri, kemungkinan mereka patuh. Untuk sekolah swasta, ada yang menolak. Sebenarnya riskan, kalau sekolah dengan sistem bertemu di sekolah terus pulang kembali ke rumah. Karena saat di luar sekolah, ada kemungkinan terkena penularan Covid-19. Namun kalau terus dilanjutkan belajar di rumah, tidak cukup efektif untuk banyak menyerap ilmu. Kondisi keluarga, fasilitas dan lainnya susah untuk full Daring. Dan memang tidak mungkin sama hasilnya belajar dengan bimbingan langsung dan belajar sendiri. Maka yang terbaik seperti sekarang ini. Libur. Isolasi diri di rumah. Mereka diminta belajar sendiri di rumah. Gu...

Sekali Mengajar Untuk Seluruh Indonesia

Gambar
Saya punya keinginan untuk berbagi ilmu yang saya miliki kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke. Sebenarnya sudah terjadi. Meski belum banyak kota. Minimal beberapa kota di pulau besar sudah saya lakukan. Tapi sejak adanya pandemi Corona, saya sudah mewujudkannya. Yakni saat mengajar kelas Google Gapura Digital (GD). Sebenarnya ini tidak disengaja. Karena awalnya memang kelas offline untuk kota Surabaya. Karena pandemi maka dijadikan online. Dan yang ikut ternyata dari seluruh Indonesia. Gara-gara pelatihan ini, saya jadi kenal beberapa kota/kabupaten yang sebelumnya tidak tahu. Seperti ada peserta dari Simeulue. Ternyata setelah saya googling ini sebuah kabupaten yang berada di satu pulau di propinsi Aceh. Hari ini, 4 Mei 2020, saya jadi fasilitator untuk Pelatihan Daring Digital Entrepreneurship yang diadakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan Google Gapura Digital. Targetnya memang seluruh Indonesia. Maka jelas pesertanya da...

Krisis Ke-2 Yang Lebih Hebat

Gambar
Semakin banyak orang yang saya kenal yang terdampak Covid-19. Bukan sebagai penderita yang positif. Tapi sebagai korban yang terdampak ekonominya. Ada teman yang menghubungi saya untuk berhutang sekedar untuk kebutuhan keluarga yang tidak seberapa. Ada teman yang berniat menjual rumahnya karena sudah tidak tahu harus berbuat apa. Ada teman yang dipercepat pensiunnya dan bisnisnya tak jalan karena ada krisis ekonomi ini. Belum lagi cerita orang-orang yang tidak saya kenal. Seperti teman wali santri Gontor yang sudah 3 bulan dirumahkan. Dia menulis di grup Gontor untuk cari pekerjaan. Dan masih banyak lagi yang lain.. Begitu beratnya cobaan bagi teman-teman itu, sampai ada yang minta saran ke saya wirid apa yang harus banyak dibaca. Karena wirid yang sudah dilakukan sepertinya tidak mempan. Krisis ini hampir sama dengan krisis yang dulu pernah kita alami. Krisis Moneter 1997-1998. Banyak yang terdampak. Bahkan saya lihat masih ada yang belum recovery sampai sekarang. Padahal krisis monet...

Mengajar Daring untuk Google Gapura Digital

Gambar
Kali ini saya mengajar daring untuk kelas Google Gapura Digital (GD). Hampir sama aplikasi yang saya pakai dengan mahasiswa saya di Universitas Dinamika (Surabaya) kemarin. Bersyukur kekhawatiran saya tidak terjadi tadi. Saat sebelum mengajar mahasiswa kemarin, saya tenang karena saya yakin mereka familiar dengan IT. Pasti lancar. Tapi peserta GD beragam. Ada angkatan milenial tapi banyak juga kaum emak dan bapak yang gaptek. Tapi Alhamdulillah tadi lancar. Ada untungnya kelas daring ini, karena bisa menjangkau peserta yang jauh. Tadi banyak peserta dari luar kota. Juga mereka tidak meninggalkan aktivitas mereka, seperti berdagang, bekerja dll. Juga dosennya bisa mengajar dari mana saja (saya ngajar di restoran di atap hotel di mana depan saya ada orang renang, hehehe). Tentu ada kekurangannya juga. Mungkin epidemi Corona ada hikmahnya. Salah satunya ke depan akan semakin banyak kelas daring karena sudah familiar. Bagaimana pendapat Anda?

Kuliah Online Perdana Saat Epidemi Corona

Gambar
Hari ini sebenarnya kuliah perdana semester genap. Namun sore kemarin pihak kampus memutuskan mahasiswa belajar daring (online). Meski begitu karena saya belum tahu situasi dan prosedur yang tepat, saya tetap ke kampus. Setelah paham saya mulai mengajar daring perdana gara-gara epidemi Covic 19 ini. Alhamdulillah meski perdana, kuliah berjalan lancar. Bahkan yang absen sedikit. Yang bikin senang, ternyata mahasiswa happy. Mungkin karena bisa disambi ya? Tadi ada yang magang di sebuah perusahaan, sehingga tidak mau bersuara. Tadi ada sambil goreng sosis sampai gosong. Ada yang sambil makan pesanan Gofood. Apa seperti ini yang dimaksud Kampus Merdeka itu? Mahasiswa tetap dapat ilmu sambil merdeka beraktivitas yang lain. Hehehe. Bagaimana pendapat Anda?

Corona Mulai Berdampak Pada Kita

Gambar
Kemarin saat ke kampus, di depan pintu masuk dihentikan satpam. Aneh. Tidak biasanya. Ternyata saya ditembak dengan termometer. Saya tersenyum. Dampak Corona sudah mulai saya rasakan. Sorenya mengikuti pengarahan dari Google Indonesia. Pihak Google Surabaya sudah mengingatkan saya untuk jangan melewatkan pengarahan ini. Aneh. Tidak biasa acara ini. Ternyata Google Indonesia meniadakan kelas Gapura Digital. Wow. Gantinya jadi kelas online. Dampak Corona mulai saya rasakan. Pagi ini saya baca sudah 3 Perguruan Tinggi yang meniadakan kelas. Mereka mengganti kelas dengan online. Wow. Dampak Corona mulai dirasakan Indonesia. Dan pagi ini saya terkapar di kamar. Sejak Maghrib kemarin badan saya ngreges. Badan rasanya capek semua. Sudah agak mendingan pagi ini daripada kemarin. Jadinya kegiatan hari ini banyak saya cancel. Istirahat total. Sehat memang segala-galanya. Tanpa sehat yang lain tidak berarti. Mohon doanya agar saya kembali sehat. Kembali ke beraktivitas seperti biasanya. Aamiiin.